cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Akta Kimia Indonesia
ISSN : 18584586     EISSN : 25493736     DOI : -
Core Subject : Science,
Akta Kimia Indoneisa publishes peer-reviewed open access articles in all areas of chemistry, including: Analytical Chemistry Physical Chemistry Organic Chemistry Inorganic Chemistry Biological Chemistry To submit an article, you need to register first. Please click register in the menus above.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN PADA MODIFIKASI MATERIAL ALAM Tri Esti Purbaningtias; Puji Kurniawati; Bayu Wiyantoko; Didik Prasetyoko; Suprapto Suprapto
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.994 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5536

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan pengembangan bahan alam dari zeolit alam, sekam padi dan ampas tebu. Modifikasi bahan alam dilakukan dengan menggunakan cetyltrimethyllammonium bromide (CTAB) sebagai surfaktan kationik untuk templat mesopori. Karakter fisikokimia bahan alam yang termodifikasi dan tanpa modifikasi diselidiki dengan menggunakan XRF, XRD, FTIR, fisisorpsi nitrogen, dan SEM-EDX. Kandungan utama dari bahan alam adalah Silika (Si) yang dibuktikan dari analisis XRF. Analisis XRD menunjukkan bahwa modifikasi dengan penambahan surfaktan dapat menyebabkan penurunan kristalinitas zeolit alam dan ampas tebu, sedangkan kristalinitas sekam padi meningkat. Munculnya pita serapan spesifik pada hasil karakterisasi menggunakan FTIR menunjukkan adanya gugus silanol dan siloksan pada semua material yang membuktikan bahwa semua jenis material alam tersebut merupakan material ekonomis yang kaya akan silika. Sementara itu profil fisisorpsi nitrogen memberikan informasi bahwa modifikasi pori oleh surfaktan hanya berhasil pada ampas tebu. Morfologi bahan alam yang dimodifikasi dan tidak dimodifikasi serta komposisi kimia dari partikel ditunjukkan oleh SEM-EDX.
Analisis Kualitas Minyak Nilam Asal Kolaka Utara Sebagai Upaya Meningkatkan dan Mengembangkan Potensi Tanaman Nilam (Pogostemon sp.) di Sulawesi Tenggara Abraham Rahman; La Rudi; La Ode Arham; Muna Erna Wati
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.089 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5708

Abstract

AbstractThe research objective was to study the quality of patchouli oil in North Kolaka. Quality analysis based on Physical Chemical Properties of patchouli oil. The quality of patchouli oil (sample 1a and 1b) products from the distillation industry in North Kolaka has fulfilled most of the specifications of SNI quality standards. Patchouli oil (Sample 2), obtained by processing patchouli plant samples from North Kolaka by good and correct postharvest and refining methods, the quality has met all SNI quality specifications. Patchouli oil in North Kolaka has good quality potential and can meet Indonesian patchouli oil quality specifications.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kulitas minyak nilam Kolaka Utara. Analisis kualitas berdasarkan Sifat Fisika-Kimia minyak nilam.  Kualitas minyak nilam (sampel 1a dan 1b) produk industri penyulingan masyarakat Kolaka Utara telah memenuhi sebagian parameter spesifikasi standar mutu minyak nilam Indonesia (SNI). Minyak nilam (sampel 2) kualitasnya telah memenuhi seluruh spesifikasi standar mutu SNI. Minyak sampel 2 diolah dari sampel tanaman nilam Kolaka Utara dengan cara panen dan penanganan pascapanen serta teknis penyulingan yang baik dan benar. Minyak nilam Kolaka Utara memiliki potensi kualitas yang baik dan memenuhi seluruh spesifikasi standar mutu SNI.
Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Bawang Merah Dengan Metode Microwave Ultrasonic Steam Diffusion (MUSDf) Achmad Ferdiansyah Pradana Putra; Islamiyah Wulandari; Nadya Rosita Asri
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.686 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5093

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan proses ekstraksi bawang merah dengan metode Microwave Steam Diffusion yang dimodifikasi dengan penambahan ultrasonic. Dengan metode ini dapat menghasilkan yield  minyak atsiri bawang merah yang berkualitas dengan kebutuhan energi yang lebih rendah. Variabel yang digunakan ialah metode Microwave Steam Diffusion (MSDf) dan Microwave Ultrasonic Steam Diffusion (MUSDf) dengan waktu ekstraksi 40, 50, 60 dan 70 menit. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa metode yang terbaik untuk menghasilkan ekstrak minyak bawang merah adalah dengan menggunakan metode MUSDf dengan hasil yield sebesar 0,96 ml/kg, kadar organosulfur sebesar 61,14%, serta waktu ekstraksi yang optimum adalah 60 menit.
Ekstraksi Titanium Dioksida (TiO2) Anatase Menggunakan Metode Leaching dari Pasir Mineral Tulungagung Istiqomah Istiqomah; A Putri; T Patmawati; L Rohmawati; W Setyarsih
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.349 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5938

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengekstraksi titanium dioksida anatase menggunakan metode leaching asam sulfat dari pasir mineral Tulungagung. Ekstraksi anatase dilakukan dengan proses separasi magnetik dan dikarakterisasi XRF, dimana  hasilnya menunjukkan senyawa utama dalam pasir mineral adalah Fe2O3 dan TiO2 yang memiliki persentase sebesar 83,35% dan 12,20%. Selanjutnya serbuk magnetik dilarutkan dengan H2SO4, dan di vacuum pump, hasilnya berupa filtrat yang dinetralkan dengan aquades hingga terbentuk endapan. Endapan tersebut dikalsinasi pada suhu 600°C selama 2 jam. Setelah itu dilakukan karakterisasi XRD untuk mengetahui fasa TiO2 anatase yang diinginkan dengan menganalisis menggunakan sofware match! dan rietveld. Hasil analisis yang didapatkan menunjukkan bahwa telah terbentuk fasa tunggal TiO2 anatase dengan ukuran nanokristalin sebesar 2,4 nm
Analisis Kuantitatif Hidrokuinon pada Produk Kosmetik Krim Pemutih yang Beredar di Wilayah Surabaya Pusat dan Surabaya Utara dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis djamilah Arifiyana; Harjanti Harjanti; Yosephine Sri; Ebtavanny Ebtavanny; Tamara Gusti
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.466 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5532

Abstract

Hidrokuinon merupakan senyawa aktif yang mampu mengendalikan produksi pigmen, yakni berfungsi untuk mengurangi atau menghambat pembentukan melanin kulit. Hal inilah yang menyebabkan hidrokuinon sering kali digunakan sebagai pemutih dalam krim. Pada penelitian ini dilakukan analisis kuantitatif hidrokuinon dalam produk kosmetik krim pemutih wajah yang beredar di wilayah Surabaya Pusat dan Surabaya Utara, baik yang memiliki nomor registrasi BPOM maupun yang tidak memiliki nomor registrasi BPOM. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 sampel yang terdiri dari 6 sampel krim pemutih yang memiliki nomor registrasi BPOM dengan kode A, B, C, D, E, F dan 6 jenis krim pemutih yang tidak memiliki nomor registrasi BPOM dengan kode G, H, I, J, K, L. Analisis dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tertinggi hidrokuinon diperoleh dari sampel G dengan perolehan kadar hidrokuinon sebesar 0,0331%, dan secara keseluruhan kadar hidrokuinon pada sampel yang digunakan dalam penelitian ini tidak melebihi batas kadar hidrokuinon yang ditetapkan BPOM, yaitu tidak lebih dari 2%.
Pemanfaatan Ekstrak Kubis Ungu (Brassica Oleraceae) Sebagai Indikator Warna Pada Analisis Hidrokuinon Reny Eka Evi Susanti; Ana Nurjanah; Rika Endara Safitri; Qurrata A'yun
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.387 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5134

Abstract

AbstractPurple cabbage has  distinctive color which is purple due to anthocyanin. Anthocyanin is natural pigmen that has  high sensitivity in color change every level of pH changes acid to base. The anthocyanin sensitivity can be used  color indicator. The purpose of this research is utilization purple cabbage extract as color indicator hydroquinone analysis. The research method in this research is maceration extract by executing optimizations such as  temperatur optimization and optimization of maceration time. Based on the results of the research has obtained  regression equation y = 0,001x + 0,0574 with a value or R=0,947. It can be concluded that purple cabbage extract can be used as color indacator on hydroquinone analysisKata kunci: Purple Cabbage (Brassica Oleraceae), Color indicator, Hydroquinone. AbstrakKubis ungu mempunyai warna khas yaitu warna ungu yang disebabkan oleh zat antosianin. Antosianin merupakan pigmen alami yang mempunyai sensitifitas tinggi dalam perubahan warna disetiap tigkat perubahan pH dari asam ke basa. Kepekaan antosianin tersebut dapat dijadikan indikator warna. Penelitian ini bertujan untuk memanfaatkan ekstrak kubis ungu sebagai indikator warna pada analisis hidrokuinon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi maserasi, dengan melakukan beberapa optimasi diantaranya optimasi optimasi suhu dan optimasi waktu maserasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh  persamaan regresi y = 0,001x + 0,0574 dengan nilai R = 0,947, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kubis ungu dapat dijadikan sebagai indikator warna pada analisis hidrokuinon.Kata kunci: Ekstrak kubis ungu, Indikator warna, Hidrokuinon.

Page 1 of 1 | Total Record : 6