cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
PENGARUH BERBAGAI SENYAWA ORGANIK KOMPLEKS TERHADAP PLANLET ANGGREK DENDROBIUM Garuda, Sitti Raodah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 17, No 1: Edisi Januari 2015
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.808 KB)

Abstract

Keunikan Dendrobium  seperti variasi bentuk, warna, dan ukuran menjadi daya tarik. Perkecambahan benih anggrek dilakukan di laboratorium dengan teknik in vitro. Media yang digunakan adalah Vacin dan Went. Peneliti menambahkan zat lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan eksplan, seperti senyawa organik kompleks. Tujuan: mengetahui pengaruh penambahan senyawa organik kompleks terhadap pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium. Penelitian berbentuk RAL lima perlakuaan. dengan tiga ulangan, tiap ulangan terdiri dua botol kultur. Tiap botol kultur ditanami empat planlet. Penambahan senyawa organik kompleks berupa ekstrak melon memberikan pertumbuhan vegetatif  terbaik, sedangkan ekstrak jambu biji memberikan hasil terbaik terhadap tinggi planlet dan jumlah anakan. Planlet dengan perlakuan ekstrak melon menunjukkan penampilan planlet anggrek yang lebih kekar merupakan ciri tanaman yang dapat bertahan pada saat aklimatisasi, sedangkan ekstrak jambu biji baik digunakan untuk tujuan regenerasi planlet anggrek
FINANCIAL FEASIBILITY OF “SALAK PONDOH CRISPY” INDUSTRY Hidayat, Nur; Purwaningsih, Heni; Kaliky, Rahima
Agros Journal of Agriculture Science Vol 7, No 1 (2005): Edisi Juli 2005
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.219 KB)

Abstract

“Salak pondoh” (Salacca edulis reinw) representing typical commodity in Yogyakarta and represent one among superior commodity at Sleman regency which its growth started by have sufficiently long and get enough the government attention, where infrastructure for the fluency current of input and output have been made available inclusive of its marketing institute. Greater harvest price salak pondoh very low so profit farmer advantage also. To overcome the mentioned of there were some farmer salak pondoh that is with the diversification product and one of them is crispy processing. To see To see what the effort farmer’s profit or do not hence have been done by research. This research aim to know the eligibility financial of effort industry of processing kripik barks the pondoh. The research was conducted in Bangunkerto village and Donokerto village of District Turi and Lumbungrejo village, Tempel District Sleman Regency on November until December 2004. Research method used by method the survey, data type collected covers the data of primary and secondary. Primary data obtained from interview with the farmer bark the pondoh use the questionnaire; secondary data is secondary obtained from Biro Pusat Statistik DIY and other institution which is related to this research. Intake sample conducted by purposive and responder determined by counted 60 people. The data mustered tabulation was analyzed descriptively and to analysis technical financial feasibility by NPV, IRR, B/C and Payback Period. Research result indicated that industrial Investment crispy bark of pondoh processing by financial is competent for developed that shown from positive value NPV, higher IRR Estimation from storey; level of rate of interest actual, and B/C ratio > 1
ADAPTASI DAN SELEKSI SEPULUH GENOTIPE GANDUM PADA LAHAN TROPIS DATARAN RENDAH DEMAK Kurnia, Theresa Dwi; Widyawati, Nugraheni; Murdono, Djoko
Agros Journal of Agriculture Science Vol 17, No 2: Edisi Juli 2015
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.221 KB)

Abstract

Kebutuhan gandum yang terus meningkat setiap tahun memaksa usaha penanaman gandum di Indonesia. Dengan mengembangkan gandum yang mampu beradaptasi di lahan cekaman abiotik, berupa suhu tinggi dan lahan kering, dapat menjadi jalan keluar dari keterbatasan lahan. Tujuan: mengetahui dinamika pertumbuhan dan hasil panen beberapa genotipe gandum yang diadaptasikan di dataran rendah tropis dan melakukan seleksi genotipe hasil adaptasi calon varietas berdasar penampilan fenotipe. Penelitian dengan penanaman 10 genotipe gandum F2 hasil adaptasi tahun sebelumnya, di Desa Telogoweru, Guntur, Demak  pada bulan Juli hingga Oktober 2013. Penelitian selanjutnya adalah melakukan seleksi berdasarkan penampilan terbaik dengan penanaman kembali hasil panen F2. Kesimpulan: terjadi penurunan nilai tinggi tanaman dalam proses adaptasi tetua, F1 maupun F2, dan pada karakter jumlah anakan terlihat adanya peningkatan dari proses adaptasi F2. Potensi hasil menunjukkan penurunan berat 1000 butir dan jumlah biji per malai dalam proses adaptasi tetua, F1 dan F2, tetapi untuk hasil biji per hektar, genotipe LAJ3302, ALTAR, SELAYAR, dan OASIS mampu menunjukkan peningkatan hasil. Proses seleksi menunjukkan bahwa genotipe LAJ3302, ALTAR, SELAYAR, OASIS, BASRIBEY, dan HP1744 merupakan genotipe yang dapat dijadikan calon varietas tahan cekaman suhu tinggi dan kekeringan
PRODUKSI DAN EKONOMI KEDELAI INDONESIA Sulistiya Sulistiya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 1: Edisi Januari 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.997 KB)

Abstract

Produksi kedelai Indonesia hampir tidak pernah beranjak, bahkan cenderungmenurun. Indonesia tidak memiliki lahan luas khusus untuk pertanaman kedelai. Kedelai olehpetani umumnya hanya merupakan tanaman sampingan atau pengisi lahan kosong setelahpetani menanam padi. Selain naik turunnya harga kedelai yang berdampak pada parapengusaha tahu dan tempe, ternyata para petani kedelai pun sering merugi. Kebijakan yangberat sebelah kepada sektor konsumsi dibanding produksi kedelai, menyebabkan produksikedelai nasional menurun. Penurunan terjadi terutama karena menyempitnya lahanpertanaman kedelai milik petani, hal ini terjadi karena kedelai kurang menarik dari sisi usahapetani sehingga berdasarkan rasionalitasnya, petani lebih mengutamakan komoditas lain,terutama padi. Makin merosotnya produksi kedelai dalam negeri berakibat pada makinbesarnya ketergantungan pada impor yang tentunya menguras devisa negara. Kebijakanpengadaan stok kedelai nasional melalui impor memang mudah dilakukan namun dampaknegatifnya bagi perkembangan produksi pertanian dalam negeri, khususnya kedelai, sangatburuk.
EVALUASI DAN PENENTUAN JENIS TANAH DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT EVALUATION AND DETERMINATION OF LAND IN THE DISTRICT OF WEST SERAM Edwen D Waas; Jacob Ayal; Sheny Kaihatu
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 2: Edisi Juli 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.093 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi tanah di Kabupaten Seram Bagian Barat  Provinsi Maluku, dilaksanakan pada tahun 2013 menggunakan Sistem Klasifikasi  Taksonomi Tanah (Soil Survay Staff, 2010). Dari hasil penelitian ditemukan lima ordo tanah menurunkan sebanyak tujuh sub-ordo, sembilan grup, dan 15 subgrup tanah. Ordo Entisol menurunkan tiga subgroup, yaitu Lythic Udorthents, Typic Udorrthents, dan Typic Quartzipsamments. Ordo Molisols menurunkan dua subgroup, yaitu Lythic Hapludolls dan Typic Hapludolls. Ordo Inceptisol menurunkan tujuh subgroup, yaitu Fluventic Endoaquepts, Vertic Endoaquepts, Typic Endoaquepts, Lythic Dystrudepts, Typic Dystrudepts, Aquic Eutrudepts, dan Typic Eutrudepts. Ordo Alfisols menurunkan satu subgroup, yaitu Typic Hapludalfs. Ordo Ultisols menurunkan dua subgroup, yaitu Typic Paleudults dan Typic Hapludults. Pada umumnya tanah-tanah di daerah penelitian merupakan tanah belum mengalami perkembangan horizon dan memiliki solum tanah dari dangkal sampai dalam. Warna tanah bervariasi dari coklat hinga kuning kemerahan. Tekstur liat sampai berpasir, konsistensi sampai lekat, kedalaman efektif dangkal sampai dalam, dan pH tanah sangat masam sampai agak alkalis. Keadaan landform datar hingga bergunung. The research aims to identify the land in the district of West Seram Maluku Province, carried out in 2013 using Classification System Soil Taxonomy (Soil Survay Staff, 2010). From the results of the study found five orders of soil lowered as much as seven sub-orders, nine groups and 15 subgroups ground. Order of Entisol lowered three subgroups, namely Lythic Udorthents, Typic Udorrthents, and Typic Quartzipsamments. Order of Molisols down two subgroups, namely Lythic Hapludolls and Typic Hapludolls. Order of Inceptisol lowered seven subgroups, namely Fluventic Endoaquepts, Vertic Endoaquepts, Typic Endoaquepts, Lythic Dystrudepts, Typic Dystrudepts, Aquic Eutrudepts, and Typic Eutrudepts. Order of Alfisols lowered one subgroup, ie Typic Hapludalfs. Order of Ultisols down two subgroups, namely Typic Paleudults and Typic Hapludults. In general, the soils in the study area is the land has not been progressing and has solum soil horizon from shallow to deep. Ground color varies from yellow hinga reddish brown. Loamy to sandy texture, consistency until sticky, effective depth of shallow to deep, and very sour soil pH to slightly alkaline. Flat, hilly landform circumstances.
KAJIAN PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK UMBI KENTANG DI GUDANG PENYIMPANAN BIBIT (Dengan Jamur Beauveria bassiana dan Daun Tagetes erecta) Loso Winarto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 15, No 1: Edisi Januari 2013
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.406 KB)

Abstract

Kajian pengendalian hama Penggerek umbi kentang (Phthorimaea operculella Zell) di gudang penyimpanan bibit dengan dengan jamur Beauveria bassiana dan daun Tegetes erecta dilaksanakan di Kebun BBI Hortikultura, Kabupaten Karo, bulan Oktober sampai Desember 2010. Digunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri atas tujuh perlakuan, tiga ulangan. Perlakuan: control, kerapatan konidia 106 per ml, 105 per ml, 104 per ml, ketebalan daun Tegetes dua cm, tiga cm dan empat cm. Parameter: intensitas serangan P.operculella dan bibit yang sehat. Pada akhir pengkajian, intesitas serangan diperlakuan kontrol 100 persen persen, kerapatan konidia B.bassiana 106 per ml, 105 per ml, 104 per ml, ketebalan daun tegetes dua cm, tiga cm, dan empat cm. Hasil: perlakuan jamur Beauveria bassiana yang efektif terdapat pada kerapatan spora 105 dan 106, pada 70 hari setelah aplikasi pesrsentase serangan masing-masing 20 persen. Daun Tegetes erecta pada ketebalan tiga dan empat cm dari 10 hst hingga 70 hst tidak terdapat umbi yang terserang larva P. Operkulella.Umbi bibit yang sehat 100 persen terdapat pada perlakuan Tagetes erecta ketebalan tiga dan empat cm. Kata kunci: kentang; jamur; hama
SISTEM PEMASARAN BERAS SUATU SOLUSI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI KALIMANTAN BARAT Juliana C. Kilmanun
Agros Journal of Agriculture Science Vol 15, No 1: Edisi Januari 2013
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.769 KB)

Abstract

Salah satu harapan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kalimantan Barat adalah menjadikan Kabupaten Kubu Raya sebagai “buffer Stock” beras untuk Kalimantan Barat. Petani Kabupaten Kubu Raya, khususnya Desa Sui Itik bermatapencaharian sebagai petani padi. Namun pemasaran beras sampai sekarang masih merupakan persoalan yang sulit dicarikan solusinya oleh petani. Selain itu harga jual masih sangat rendah sehingga berpengaruh terhadap pendapatan petani Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sistem pemasaran padi, khususnya beras, di Desa Sui Itik dan apa solusi yang harus diambil dalam pemasaran beras di desa tersebut. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dengan petani menggunakan metode pendekatan Rapid Rural Appraisal (RRA). Pengumpulan data dilakukan dengan metode pendekatan Stratifide Random Sampling dan dianalisis secara diskriptif. Dari hasil penelitian disimpulkan: 1) Untuk meningkatkan pengetahuan manajemen pemasaran perlu dilakukan pelatihan manajemen pemasaran ke petani Desa Sui Itik. 2) Sistem dan informasi pasar yang baik sangat berpengaruh nyata terhadap kelancaran pemasaran beras di Desa Sui Itik. 3) Sistem pemasaran beras secara Multi Level Marketing (MLM) diharapkan dapat berkembang karena sistem ini akan memperlancar pemasaran beras di Desa Sui Itik. 4). Kebijakan pemerintah tentang stabilitas harga gabah atau beras berdampak terhadap tingkat pendapatan petani. Kata kunci: pemasaran beras, harga, pendapatan petani.
ANALISIS USAHATANI KEDELAI LAHAN GAMBUT DESA PASIR PALEMBANG KABUPATEN MEMPAWAH Juliana C Kilmanun
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 2: Edisi Juli 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.483 KB)

Abstract

Kedelai merupakan komoditas utama kacang-kacangan dan menjadi andalan nasional karena merupakan sumber protein nabati penting untuk diversifikasi pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional. Namun produksi  kedelai saat ini  belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usahatani petani kedelai di lahan gambut.  Penelitian dilakukan di Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.  Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani yang berusahatani kedelai dan data sekunder dari instansi terkait. Data diolah secara diskriptif dan dianalisis menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Lahan gambut di Desa Pasir Palembang berpotensi untuk pengembangan tanaman kedelai, (2) Usahatani kedelai di lahan gambut di Desa Pasir Palembang memberikan keuntungan Rp 6.400.000 dengan R/C ratio 2, (3)Petani memiliki keinginan yang tinggi untuk menanam kedelai, namun menghadapi keterbatasan modal untuk mendapatkan benih yang sesuai dengan permintaan pasar.
Adaptation of Local Sweet Potato Clones in tha Lowlands of Papua Demas Wamaer
Agros Journal of Agriculture Science Vol 19, No 2 (2017): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.583 KB)

Abstract

Objective of study was to obtain local clones of adaptive lowland ubijalar in Papua. Experiment was conducted in lowland dry season 2012/2013 in two locations, namely Keerom and Jayapura districts. Randomized Block Design (RAK), 10 local varieties of adaptive lowland Papua and two national superior varieties (Beta 2 and Cangkuang) were used. Cultivation technique used is a bund system. Results: there were three local varieties with higher yield and yield potential than Beta-2 comparison varieties (22.4 t/ha with yield potential 22.9 t/ha) and Cangkuang (20.6 t/ha with potential yield 21,6 ta/ha), while the three local varieties are Ningkay-3 having average productivity 27,5 t/ha (yield potential 28,0 t/ha) Ningkay-6 has productivity 24,9 t ha yield potential 28.1 t/ha) and Ordinance Tingkamang-1 has an average productivity of 23.8 t/ha (yield potential of 24.5 t/ha). These three varieties are Ningkay-3, Ningkay-6, and Oringking Tingkamang-1 each also has a very high tuber-dry production either compared to other test varieties or with a comparison variety, the averaged average is 9,3; 8,0 and 7.3 t/ha with dry matter 33.8; 32.3 and 30.8 percent respectively. Further testing with various seasons and more locations and varying altitude is required. Key-words: local clon, sweet potato, Papua
PEMUPUKAN TANAMAN UBIKAYU BERDASARKAN METODE PERANGKAT UJI TANAH KERING DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI Kiki Kusyaeri Hamdani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 17, No 1: Edisi Januari 2015
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.781 KB)

Abstract

Tanaman ubikayu umumnya diusahakan di lahan kering dan jarang dibudidayakan di lahan sawah. Produktivitas ubikayu di lahan kering masih rendah akibat tingkat kesuburan yang rendah (rendahnya kandungan hara N, P, dan K serta bahan organik). Selain itu, kandungan Al yang dominan pada lahan kering dapat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan tanaman ubikayu. Salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas ubikayu di lahan kering adalah dengan teknologi pemupukan melalui pengelolaan hara spesifik lokasi (PHSL) yang mempertimbangkan kearifan lokal. Pada prinsipnya teknologi tersebut dapat menentukan kadar hara tanah melalui metode analisis tanah secara uji cepat (quick test) dengan menggunakan perangkat uji tanah kering (PUTK). PUTK adalah suatu alat untuk menganalisis kadar hara tanah lahan kering yang dapat digunakan di lapangan dengan cepat, mudah, murah, dan cukup akurat. PUTK dirancang untuk mengukur kadar hara P, K, C-organik, pH, dan kebutuhan kapur, kecuali hara N.

Page 13 of 139 | Total Record : 1386