cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALYSIS OF CUSTOMER SATISFACTION OF ORNAMENTAL PLANTS RENTAL IN CV PUTRA TANI Putrie Nurdiantiwi; Retno Lantarsih; Sulistiya MP
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.657 KB)

Abstract

The research aims are to: (1) find out the rental property attributes of CV Putra Tani plants that need to be improved in order to increase customer satisfaction of CV Putra Tani; (2) analyze the level of customer satisfaction. Research location determined by purposive sampling in CV Putra Tani. Sampling was done by probability sample method by taking 100 rental consumers of ornamental plants as respondent. Data collected in form of primary and secondary data. To achieve the purpose of the first research using Likert scale scaling with Method of Importance Performance Analysis (IPA). To achieve the purpose of  research goals used Method Customer Satisfaction Index (CSI). Based on the research results, the attributes included in the main priority are varieties of plants, the uniqueness of plants, the affordable price, and the suitability of the price with the quality of service and product quality. The result of the analysis of consumer satisfaction index by 0,74762, which mean that consumer including on satisfied criterion.
PREFERENSI KONSUMEN DALAM PEMILIHAN SAYURAN ALTERNATIF DI PROVINSI PAPUA (Kasus Kabupaten Jayapura) Afrizal Malik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 1: Edisi Januari 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.406 KB)

Abstract

Tujuan: mengemukakan preferensi konsumen dalam penentuan usaha tani sayuran. Metode: kombinasi desk study dengan QSA, Juli 2015. Pengambilan data acak di pasar Sentani dan swalayan, masing-masing 25 responden. Pengamatan: (i) Selera; (ii) Harga produk; (iii) ketahanan kesegaran alami; (iv) Kandungan gizi atau vitamin; (v) Mutu. Parameter utama produsen: (i) Tingkat harga hasil; (ii) Harapan keuntungan; (iii) Risiko gagal; (iv) Penguasaan teknologi; (v) Kebutuhan modal produksi; (vi) kemudahan budidaya. Analisis data sistem skoring dilengkapi analisis deskriptif. Hasil: sayuran pilihan utama konsumen: (1) terong, bayam, kangkung, ketimun; (2) tomat, buncis, cabe rawit, sawi, kubis; (3) bawang merah, cabe besar. Faktor penentu pilihan sayuran: (i) mudah budidayanya, (ii) kebutuhan modal relatif rendah, (iii) risiko kegagalan rendah, (iv) harga relatif baik. Jenis sayuran prioritas: (1) kacang panjang, terong, ketimun, kangkung, bayam (2) sawi, cabe rawit, tomat, buncis. Jenis sayuran lainnya, walaupun harga jual dan keuntungan tinggi, petani enggan mengusahakan, karena butuh modal besar dan risiko gagal tinggi. Bagi petani sayur modal lemah perlu: (i) kredit, (ii) pemberian kredit selektif dengan perhitungan cermat.
MUTU BENIH JAGUNG LAMURU PADA UMUR SIMPAN BERBEDA DENGAN BEBERAPA METODE PENGUJIAN Rahmawati Rahmawati; Syamsuddin Syamsuddin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 1: Edisi Januari 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.341 KB)

Abstract

Pengujian mutu benih di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Mei 2013, varietas jagung Lamuru dari UPBS Balitsereal periode simpan 12 dan 23 bulan. Pengujian RAL empat ulangan menghasilkan persentase daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang akar, jumlah akar sekunder, panjang bibit, dan bobot kering kecambah tidak beda nyata. Pengujian paper piercing test menunjukkan persentase daya kecambah, kecepatan tumbuh, dan bobot kering kecambah berbeda nyata, sedangkan panjang akar, jumlah akar sekunder, dan panjang bibit tidak beda nyata. Penggunaan brick gravel test menunjukkan hasil sama dengan paper piercing test, kecuali berat kering kecambah pada brick gravel test hasil tidak beda nyata. Benih periode 12 bulan persentase daya berkecambah, berat kering kecambah, panjang akar primer, jumlah akar sekunder, dan panjang bibit sama pada semua metode, sedangkan kecepatan tumbuh beda nyata pada paper piercing test. Benih 23 bulan menunjukkan hasil beda dengan 12 bulan. Pengamatan berat kering kecambah, panjang akar primer, jumlah akar sekunder, dan panjang bibit hasilnya sama, sedangkan kecepatan tumbuh hasilnya beda pada ketiga metode. Persentase daya berkecambah dengan paper piercing test beda nyata dengan brick gravel test dan media pasir.
PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) JAGUNG MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI Dl LAHAN KERING PAPUA Muhammad Yasin; Afrizal Malik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 1: Edisi Januari 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.992 KB)

Abstract

Kajian bertujuan menganalisis dan memperoleh informasi teknologi peningkatan produktivitas sebagai sumber pertumbuhan baru jagung pada lahan kering agroekosistem dataran rendah di sentra pengembangan Kabupaten Nabire. Pengkajian dilaksanakan Agustus hingga November 2013. Pemilihan lokasi secara purposive atas dasar Kabupaten Nabire merupakan salah satu sentra pengembangan jagung di Papua. Dari Nabire ditentukan Distrik Wanggar yang terluas menanam jagung, kemudian ditentukan kampung Wiraska, kemudian ditentukan kelompok tani Sri Rejeki. Kegiatan lapang menggunakan rakitan teknologi spesifik lokasi dengan pendekatan PTT jagung, melibatkan 12 petani sebagai kooperator (introduksi) dengan luas kajian tiga ha. Sebagai pembanding, data dikumpulkan dari petani non kooperator (eksisting) menggunakan kuisioner sebanyak 55 petani. Data yang dikumpulkan: data sosial ekonomi (input dan output), keragaan teknologi usahatani jagung. Untuk petani kooperator dikumpulkan dengan farm record keeping. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil: pada kondisi eksisting, petani menggunakan pupuk Urea 35,6 kg+14,5 kg SP-36_KCl 7,2 kg+fhonska 62,4 kg per ha dengan tingkat produktivitas 2,71 ton per ha dengan tingkat pendapatan Rp 6.030.310 per ha. Petani kooperator produktivitasnya 3,957 ton per ha, tingkat pendapatan Rp 10.616.500. Produktivitas petani kooperator lebih tinggi 31,5 persen. Diketahuinya produktivitas penerapan PTT yang lebih tinggi menunjukkan perlu dikembangkannya lebih lanjut, terutama di kawasan pengembangan jagung di kabupaten Nabire.
APLIKASI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI SAWAH APPLICATION OF JAJAR LEGOWO PLANTING SYSTEM TO INCREASE PADDY YIELD Kiki Kusyaeri Hamdani; Sri Murtiani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 2: Edisi Juli 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.889 KB)

Abstract

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi padi pada skala nasional. Di sisi lain, petani sering dihadapkan pada berbagai kendala teknologi dalam usaha pertaniannya sehingga produksinya tidak optimal. Sistem tanam jajar legowo merupakan rekayasa teknologi untuk mengoptimalkan produktivitas padi melalui pengaturan populasi agar tanaman mendapatkan ruang tumbuh dan sinar matahari yang optimum. Tujuan pengkajian adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi sistem tanam jajar legowo terhadap peningkatan produksi padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di Desa Cigadog, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang pada April hingga Juli 2013, menggunakan Rancangan Acak Kelompok empat perlakuan dan enam ulangan, berturut-turut adalah: sistem tanam jajar legowo 2:1, 4:1, 5:1, dan sistem tanam tegel. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran dan pengamatan komponen pertumbuhan dan komponen hasil. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf lima persen. Hasil: sistem tanam jajar legowo 2:1 mendapatkan hasil tertinggi dibandingkan dengan menggunakan sistem tanam lainnya, yaitu 6.08 ton per ha. Some efforts have been implemented by government in order to increase national paddy production. In the other side, farmers are often confronted with difficulties in application of various technologies in their farming system and hence the yields never meet optimum quantity. Jajar legowo planting system is a modified paddy planting techniques which is applied to optimize yield by arranging its planting distance so that every paddy clump receive wider growing space and optimum sunlight. Aim of research was to determine effect of jajar legowo planting system to increment of paddy yield. Research plots were located at Cigadog countryside, Cisalak, Subang in April up to July 2013. Research was designed by using Randomized Complete Block Design with four treatment, those were jajar legowo planting system 2:1, 4:1, 5:1, and tegel planting system. Each treatment consisted from six replications. Data collected by measurement and observation of growth variable and yield component, while data analysis were performed using analysis of variance followed by Duncan,s Multiple Range Test at level five percent. Result: jajar legowo planting system 2:1 yielded 6.08 ton per ha and was best treatment giving highest yield.
PERMINTAAN DAGING SAPI DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DEMAND FOR BEEF IN THE PROVINCE OF YOGYAKARTA Sulistiya Sulistiya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 2: Edisi Juli 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.876 KB)

Abstract

Tingkat konsumsi protein masyarakat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini belum memenuhi target, padahal daging sapi merupakan sumber protein hewani yang mudah didapat. Oleh karena itu penelitian tentang analisis permintaan daging sapi di Provinsi DIY perlu dilakukan. Tujuan: (1) Mengetahui faktor yang memengaruhi permintaan daging sapi di DIY. (2) Mengetahui elastisitas harga sendiri dan elastisitas pendapatan dari permintaan daging sapi di DIY, serta mengetahui elastisitas harga silang dari permintaan daging sapi terhadap perubahan harga daging kambing, daging ayam, beras, dan minyak goreng.Metode: statistik deskriptif, dilanjutkan dengan statistik induktif, dan uji hipótesis. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis secara regresi linier berganda dengan pengujian nilai t dan F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil: Secara bersama, faktor yang memengaruhi permintaan daging sapi di DIY adalah harga daging sapi, daging kambing, daging ayam, beras, minyak goreng, pendapatan, jumlah penduduk. Secara individu, permintaan daging sapi hanya dipengaruhi oleh harga daging sapi dan pendapatan penduduk. Permintaan daging sapi inelastis artinya daging sapi merupakan barang kebutuhan sehari-hari yang terjangkau dan mudah diperoleh penduduk DIY. Peningkatan pendapatan penduduk tidak menambah permintaan daging sapi. Barang substitusi dari daging sapi di DIY adalah daging kambing dan daging ayam, sedangkan barang komplementer adalah beras dan minyak gorengProtein consumption level of society in Yogyakarta Province has yet to meet the target, but the beef is a source of animal protein that is easily obtainable. Therefore, research on the analysis of demand for beef in this province needs to be done. Objective: (1) Determine the factors that affect the demand for beef in Yogyakarta. (2) Determine the own price elasticity and income elasticity of demand for beef in this province, and to know the cross-price elasticity of demand for beef to changes in the price of mutton, chicken, rice, and cooking oil. Metode: descriptive statistics, followed by inductive statistics , and hypothesis testing. The data used are primary and secondary data. Data were analyzed by multiple linear regression with the value of t and F tests, and analysis of the coefficient of determination. Results: Taken together, the factors that affect the demand for beef in the province is the price of beef, mutton, chicken, rice, cooking oil, income, number of inhabitants. Individually, beef demand is influenced by the price of beef and income residents. Beef inelastic demand means that beef is the daily necessities that are affordable and easy to obtain population of Yogyakarta Province. The increase in income population does not add to demand for beef. Substitutes of beef in the province is goat and chicken, while the complementary goods are rice and cooking oil. 
PROTEKSI TARIF OPTIMAL UNTUK KEDELAI DI INDONESIA Reni Kustiari; Saktyanu K. Dermoredjo
Agros Journal of Agriculture Science Vol 15, No 1: Edisi Januari 2013
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.842 KB)

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi dan jagung yang memiliki keunggulan yang kaya protein dan memiliki sumber protein nabati yang beragam. Konsumsi kedelai nasional tahun 2011 sebesar 2,95 juta ton, sementara produksi dalam negeri telah mencapai 851.000 ton, harus mengimpor sekitar 2,1 juta ton atau sekitar 71 persen dari total konsumsi nasional. Dukungan kebijakan pemerintah (benih, pupuk, dan mekanisasi subsidi) telah meningkatkan keuntungan petani. Namun, kebijakan perlindungan seperti tarif impor sekitar 15,8 persen, 27,7 persen atau 41,4 persen harus dipertimbangkan, agar petani mencapai keuntungan sekitar 25 persen, 30 persen atau 35 persen dari total pendapatan. Tarif impor di atas 27 persen tidak dapat diterapkan karena baound rate kedelai impor adalah 27 persen. Saat ini, keuntungan pertanian kedelai sekitar 16,5 persen dari total pendapatan. Tujuan utama dari makalah ini adalah: (a) untuk menganalisis keuntungan sistem usaha tani kedelai; (b) untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah (tarif impor) terhadap perekonomian secara umum, dan (d) merumuskan rekomendasi kebijakan untuk pengembangan industri kedelai dan pendapatan petani. Kata kunci: proteksi, tarif; keuntungan.
PENGOLAHAN RED DEVIL WADUK SERMO MENJADI ASAM AMINO SEBAGAI SUMBER NUTRISI TANAMAN DURIAN Rahilla Apria Fatma
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 2: Edisi Juli 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.886 KB)

Abstract

Waduk Sermo merupakan waduk terkenal di Kulonprogo, namun di balik keindahannya tersimpan suatu masalah yang sampai saat ini belum ada yang bisa mengendalikannya, yaitu masalah hama ikan Red Devil yang populasinya terus meningkat dan tidak dapat dikendalikan. Ikan Red Devil merupakan ikan pemangsa ikan lain yang bernilai ekonomis, seperti ikan Nila, Gurami, dan Bawal, sehingga tidak sedikit warga yang memanfaatkan ikan tersebut untuk berbagai macam produk makanan, seperti keripik ikan dan makanan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan hama Ikan Red Devil yang lebih kreatif dan bernilai ekonomis tinggi. Ikan Red Devil memiliki kandungan protein tinggi mencapai 35 persen sehingga dapat diolah menjadi asam amino yang merupakan zat yang bersifat membantu pertumbuhan tanaman durian yang merupakan tanaman budidaya khas Desa Hargowilis. Metode yang digunakan adalah dengan mencampurkan larutan EM4 ke adonan ikan Red Devil kemudian didiamkan selama tujuh hari untuk proses pembentukan asam amino. Kesimpiulan: dengan campuran asam amino yang diperoleh dari hasil olahan ikan Red Devil dapat dihasilkan buah durian yang berkualitas baik.
NATURE AND CHARACTERISTICS OF SOIL AFFECTING THE GROWTH OF AREN PLANT (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) Rosi Widarawati; Prapto Yudono; Didik Indradewa; Sri Nuryani Hidayah Utami
Agros Journal of Agriculture Science Vol 19, No 1 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.277 KB)

Abstract

Aren plant (Arenga pinnata) can produce industrial raw materials. Almost all parts of palm trees can be utilized, namely young and old leaves, young endosperms, stems, stem bunches of flowers, roots, and fibers. Sugar leaves used for the roof of the house or hut. Young endosperms are used for fleas as a mixture of food or drink. Stem aren tree can be taken flour for the manufacture of palm flour. The main problem is the unclear growth of aren trees caused by soil characteristics in various places. The objectives of the study were to: 1) understanding the effect of land characteristic on the growth of aren trees; 2) look for various growth characters of aren plants at different altitudes. The study was conducted by survey and observation. Location was selected by purposive sampling, i.e. areas with altitude (<600 m ASL, 600 to 700 m ASL, and> 700 m ASL). The results showed differences results. Aren plant cultivation techniques that include the way of nursery, maintenance and post harvest management not implemented in Kulonprogo region, especially Ngargosari village, Pagerharjo, and Nglinggo. There is influence of altitude factors of place, soil type, morphology, physiology, and biochemistry to growth and aren products.
INTENSIFIKASI BUDIDAYA JAMUR KUPING DI PAKEM SLEMAN Sulistiya Sulistiya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 17, No 1: Edisi Januari 2015
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.703 KB)

Abstract

Budidaya jamur kuping sudah cukup lama menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Namun teknis budidaya yang dilakukan selama ini belum memenuhi standart teknis, sehingga produktivitasnya masih rendah. Pemasaran jamur juga masih terbatas pada pasar tradisional. Limbah jamur belum dimanfaatkan secara baik, sehingga berpotensi mencemari lingkungan kumbung. Kegiatan pengabdian ini meliputi pemberian peralatan budidaya jamur, berupa termohygrometer dan pompa air beserta nozzlenya, dan penyuluhan serta pelatihan pembukuan, pemasaran, dan pengolahan limbah jamur menjadi kompos. Hasil menunjukkan adanya peningkatan produksi jamur dilihat dari nilai Efisiensi Konversi Biologi (EKB)  yang di atas 30 persen. Mitra juga telah memiliki pembukuan usaha dan memiliki Blog untuk memasarkan jamur secara on-line. Mitra juga sudah memiliki ketrampilan mengolah limbah jamur menjadi pupuk kompos yang bisa digunakan untuk membantu menyuburkan pertanaman mereka.

Page 14 of 139 | Total Record : 1386