cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR KOTORAN TERHADAP MUTU INTI KELAPA SAWIT (PALM KERNEL) DI KERNEL BIN PT SOCFINDO KEBUN SEUNAGAN Suhaini S; Sri Maryati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi utama dari tanaman kelapa sawit adalah buahnya. Minyak nabati yang dihasilkan dari buah kelapa sawit terdiri dari CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) yang berasal dari inti kelapa sawit (endocarp). Inti kelapa sawit (kernel) merupakan produk unggulan bernilai jual tinggi dan diolah lebih lanjut menjadi minyak inti sawit. Mutu Inti kelapa sawit (kernel) dipengaruhi oleh kadar air dan kadar kotoran selama penyimanan sementara di kernel bin sebelum dikirim ke mitra. mutu inti kelapa sawit (palm kernel) akan memengaruhimutu minyak inti sawit. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kadar air dan kotoran terhadap mutu inti kelapa sawit (palm kernel) pada kernel bin di Pabrik Kelapa Sawit PT. Socfindo. Penelitian ini dilakukan PT. Socfindo Kebun Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu pemisahan kadar kotoran dari sampel secara manual, dan metode pencarian kadar air pada inti kelapa sawit menggunakan Instrument Moisture Analyzer Balance dengan prinsip penguapan. Hasil analisis kadar air pada sampel inti kelapa sawit (kernel) di kernel bin selama 10 hari diperoleh rata-rata adalah 6.90%. Sedangkan nilai kadar kotoran pada sampel inti sawit (kernel) di kernel bin selama 10 hari diperoleh rata-rata 6.93%. Untuk kadar air pada inti sawit di kernel bin telah memenuhi syarat mutu yang ditetapkan oleh SNI dan PT Socfindo, yaitu maksimal 8%, sedangkan untuk kadar kotoran pada inti sawit tidak memenuhi syarat mutu SNI, yaitu maksimal 6% akan tetapi memenuhi syarat mutu dari PT Socfindo maksimal 8%.
FLUKTUASI HARGA DAN EFISIENSI PEMASARAN CABAI RAWIT DI DESA SEPANJANG KECAMATAN GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI Angga Deviyanto; Joni Murti Mulyo Aji
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa fluktuasi harga, saluran, lembaga, margin dan efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Sepanjang. Sampel petani key informans yang digunakan sebanyak 25 orang. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analitik. Hasil Penelitian menunjukkan fluktuasi harga cabai rawit di Desa Sepanjang disebabkan oleh naik turunnya penawaran cabai rawit karena cuaca yang tidak menentu. Terdapat 3 saluran pemasaran cabai rawit di Desa Sepanjang. Ketiga saluran pemasaran cabai rawit di Desa Sepanjang tergolong dalam kategori efisien.
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN PENGOLAH RUMPUT LAUT (Studi kasus: PT Bantimurung Indah) Dewiyanti, Dewiyanti; Muflikh, Yanti Nuraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2405

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan banyaknya industri yang bergerak pada bisnis yang sama dengan PT Bantimurung Indah sehingga menyebabkan persaingan yang ketat pada industri pengolahan rumput laut. Oleh karena itu, diperlukan startegi yang tepat untuk meningkatkan daya saing PT Bantimurung Indah. Analisis yang digunakan yaitu rantai nilai Porter, five force Porter, Business Model Canvas, dan strategi generik Porter. Hasil analisis menunjukkan beberapa strategi peningkatan daya saing berdasarkan identifikasi lingkungan bisnis yang tepat untuk perusahaan tersebut adalah: 1) meningkatkan pelayanan dan fasilitas sarana produksi untuk meningkatkan kapasitas produksi; 2) melakukan penetrasi pasar untuk meningkatkan penjualan; 3) meningkatan standar mutu produk dengan menggunakan bahan baku yang berkualiatas;  4) meningkatkan kerjasama dengan petani rumput laut untuk mengantisipasi kurangnya bahan baku karena harga yang mahal dan kualitas yang tidak memenuhi standar perusahaan; dan 5) meningkatkan kompetensi manajemen untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Strategi bersaing yang dapat diterapkan PT Bantimurung Indah adalah strategi diversifikasi antaralain yaitu meningkatkan aktivitas pemasaran, menjaga nilai perusahaan, melakukan evaluasi produk, dan menjaga kualitas bahan baku.
BUDIDAYA RUMPUT LAUT DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT Jumardi Jumardi; Darma Darma; Asysyuura Asysyuura; Sultan Sultan; Fitriadi Fitriadi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2423

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana budidaya rumput laut yang dilakukan masyarakat Kelurahan Pallette dalam meningkatkan perekonomian mereka.  Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan termasuk petani sebagai pelaku budidaya rumput laut, penyuluh serta Lurah.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses budidaya, mereka masih menggunakan teknik sederhana sesuai kemampuan dan pengetahuan yang mereka miliki. Namun demikian para informan mengakui produksi yang dihasilkan dapat terjual dan diterima di pasaran yang mendorong adanya peningkatan pendapatan sehingga perekonomian mereka menjadi lebih baik.
PENGARUH BERBAGAI JENIS DAN LAMA PERENDAMAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK Mucuna bracteata Paksi, Seto Narindra; Setyawati, Ety Rosa; Andayani, Neny
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2410

Abstract

Penelitian ini dilakukan bulan Juli sampai Agustus  2021 dan bertempat di  perkebunan kelapa sawit milik PT. Bumi Permai Lestari Tbk, Desa Dendang, Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Provinsi Bangka Belitung. Bahan yang digunakan terdiri dari batang pada ruas ke 2 sampai 3 tanaman Mucuna bracteata, zat pengatur tumbuh organik 1000 gram bawang merah, 1000 gram tauge, 1000 gram bonggol pisang, polybag ukuran 20 cm x 15 cm, 1 liter air tiap ZPT dan tanah top soil, dan pupuk NPK mutiara. Rancangan penelitian ini adalah rancangan percobaan yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tebagi 2 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pertama yaitu  lama perendeman yang terbagi dari 3 taraf  yaitu 15 menit, 30 menit, 45 menit dan faktor kedua jenis zat ZPT alami yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu bawang merah, tauge dan bonggol pisang. Dari perlakuan diatas, terdapat 9 kombinasi dan setiap perlakuan terdiri dari 5 kali ulangan. Sehingga terdapat 45  percobaan dan setiap percobaan terdapat 45 batang. Hasil pengamatan dianalisis dengan annova pada taraf 5%, jika diperoleh hasil yang signifikan maka akan dilakukan uji lanjut menggunakan Uji DMRT pada derajat erorr 5%. Dari penelitian dapat diketahui bahwa tidak ada interaksi nyata antara bahan alami dan lama rendaman terhadap pertumbuhan Mucuna Bracteata, ZPT alami dari bongol pisang lebih berdampak  terhadap pertumbuhan Mucuna Bracteata dan lama rendaman ZPT memberikan dampak yang sama terhadap pertumbuhan Mucuna Bracteata
KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN KOMPETITIF USAHATANI JAMBU BIJI VARIETAS KRISTAL Darsan, Darsan; Nikmah, Sofa Daimatin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2421

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui keunggulan komparatif usahatani jambu kristal, (2) mengetahui keunggulan kompetitif usahatani jambu kristal. (3) menganalisis perubahan atau sensitivitas yang terjadi terhadap keunggulan komparatif dan kompetitif jika terjadi perubahan input dan output usahatani jambu kristal. Metode penentuan wilayah atau daerah penelitian menggunakan metode purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus. Analisis data menggunakan analisis PAM (Policy analisys matrix). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa usahatani jambu kristal memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dilihat dari nilai PCR dan DRCR kurang dari 1. Nilai PCR yaitu o,655 dan nilai DRCR yaitu 0,537. Hal ini menunjukan bahwa jika nilai PCR dan DRCR kurang dari 1 itu berarti usahatani jambu kristal layak dan efisien untuk dikembangkan serta dilanjutkan. Untuk mengetahui daya saing selain mengetahui keunggulan komparatif dan kompetitif juga harus mengetahui tentang sensitivitas atau perubahan jika terjadi perubahan input ataupun outputnya. Pada penelitian ini menunjukan walaupun ada kenaikan input sebesar 20% dan output turun 20% nilai PCR dan DRCR tetap kurang dari 1, itu berarti walaupun ada perubahan input atauput ouput tidak berpengaruh dalam kegiatan usahatani jambu kristal.Bagi pemerintah sebaiknya kebijakan subsidi pupuk dan pestisida tetap dilanjutkan supaya usaha tani tetap berdaya saing khususnya secara kompetitif.
ANALISIS SEKTOR BASIS DAN PERKEMBANGAN SEKTOR BASIS DI KOTA SALATIGA: PENDEKATAN LOCATION QUOTIENT DAN DYNAMIC LOCATION QUOTIENT Anggraini, Ayu Febri; Widayanto, Budi; Etika Rini, Wulandari Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor basis serta perkembangan sektor basis di Kota Salatiga. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi yang ditentukan yaitu Kota Salatiga dengan metode purpossive. Data sekunder yang digunakan berupa data PDRB yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika Kota Salatiga dan Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis data yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor basis di Kota Salatiga yaitu sektor pengadaan listrik dan gas; sektor pengadaan air pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang; sektor konstruksi; sektor transportasi dan pergudangan; sektor penyediaan akomodasi dan makan minum; sektor jasa keuangan dan asuransi; sektor real estate; sektor jasa perusahaan; sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; sektor jasa pendidikan; sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Sektor basis di masa yang akan datang yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; sektor industri pengolahan; sektor transportasi dan pergudangan.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA PROGRAM SERASI (SELAMATKAN RAWA SEJAHTERAKAN PETANI) DI KABUPATEN BANYUASIN Maya Lestina; Andy Mulyana; Dwi Wulan Sari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2393

Abstract

Program Serasi bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani, sehingga penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program tersebut. Penelitian dilakukan di Kabupaten Banyuasin di 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Lago dan Kecamatan Muara Telang. Metode yang digunakan adalah metode survey. Jumlah responden sebanyak 96 petani. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Program Serasi secara simultan dipengaruhi oleh variabel partisipasi petani, kompetensi petani, pendampingan penyuluh, pendampingan Gapoktan dan pendampingan tim teknis. Secara parsial variabel partisipasi, kompetensi petani, pendampingan penyuluh berpengaruh signifikan terhadap Program Serasi, sedangkan pendampingan Gapoktan dan pendampingan tim teknis tidak berpengaruh signifikan.
ANALISIS PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT (Elaeis quineensis Jacq.) AFDELING 1 DI KEBUN BATEE PUTEH PT. AGRO SINERGI NUSANTARA (ASN) Alda Yanti; Agustiar Agustiar
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Data dan informasi yang sudah diolah menggunakan analisis kuantitatif kemudian dideskripsikan dengan metode deskriptif  untuk mendapatkan gambaran lengkap dari data yang sudah di peroleh dari perusahaan. Dan data ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. PT. Agro Sinergi Nusantara Kebun Batee Puteh merupakan satuan analisis Produksi TBS  merupakan satuan pengamatan.. peneliti menggunakan alat analisis regresi linear berganda. nilai signifikansi (Sig) dalam uji F adalah sebesar 0.147. karena nilai sig. 0,147>0,05, maka Sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji F dapat disimpulkan bahwa Biaya Produksi (X1) dan produktivitas (X2), harga jual TBS (X3) Secara simultan (bersama-sama) tidak berpengaruh terhadap produksi TBS (Y) atau bearti tidak signifikan. Pada nilai Coefficients  dapat diketahui bahwa nilai dari intercept, X1,X2 dan X3 adalah  Y = 6633448,391 - 0,462613628 X1 + 2748586,342X2 - 9788,650659X3. Dalam uji parsial menggunakan uji t yaitu membandingkan antar t-hitung (t-stat) dengan t tabel. Jika thit > ttabel pada taraf tententu maka dapat disimpulan variabel tersebut berpengaruh signifikan. menggunkan taraf nyata 5% maka variabel dengan p-value sama atau lebih kecil dari 5 % dapat dinyatakan sebagai variabel yang parsial berpengaruh signifikan.
PENGARUH KOMBINASI PENAMBAHAN INOKULUM EFFECTIVE MICROORGANISME-4 (EM4) DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP KUALITAS FERMENTASI TONGKOL JAGUNG Arif Mustofa; Nur Hidayat; Agus Budiarto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2472

Abstract

Tanaman jagung merupakan tanaman pakan utama kedua setelah padi. Jumlah limbah jagung keseluruhan adalah mencapai 1,5 kali bobot biji artinya jika dihasilkan 19 juta ton biji/ha maka diperoleh 28,5 ton limbah yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, baik secara langsung maupun dengan pengelolahan terlebih dahulu.. Kandungan nutrisi tongkol jagung terdiri dari 90% bahan kering, 2,8% protein kasar, 0,7 lemak kasar, 1,5% abu, 32,7% serat kasar, 80% dinding sel, 6,0% lignin dan ADF 32%. Tongkol jagung bisa mempunyai kualitas yang baik bisa dilakukan proses pengolahan seperti fermentasi. Proses fermentasi dilakukan dengan menambahkan starter bakteri asam laktat (BAL) yang sesuai dengan substrat dan tujuan proses fermentasi. Pemanfaatan tongkol jagung fermentasi menggunakan Effective microorganism-4 (EM4) untuk memperoleh produk yang bermanfaat sebagai pakan. Penambahan EM4 bertujuan untuk meningkatkan jumlah BAL. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi EM4 dan lama inkubasi. Pada faktor konsentrasi EM4 menggunakan 3 level yang berbeda, yaitu 2%, 4%, 6%. Sedangkan pada faktor lama inkubasi yaitu pada hari ke 6, hari ke 8 dan hari ke 10.  Hasil perlakuan tersebut akan dilakukan pengujian fisik untuk mengetahui kondisi fermentasi terbaik pada tongkol jagung.

Page 55 of 139 | Total Record : 1386