cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill) MENJADI TEMPE (Studi Kasus di UMKM Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju) Aktiva, Eka Nopi; Damayanti, Ursula
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2415

Abstract

Tempe adalah jenis makanan ciri khas Indonesia yang diketahui banyak orang di dunia. Umumnya tempe digunakan sebagai lauk dan makanan tambahan. Tempe berpotensi meningkatkan kesehatan dan harganya relatif murah sehingga menjdai alternatif makanan bergizi dan terjangkau masyarakat. Industri tempe merupakan industri kecil yang menyerap sejumlah besar tenaga  kerja,  baik  terkait  langsung dalam proses produksi maupun terkait dengan perdagangan bahannya. Prospek industri tempe sangat baik, pertumbuhan  permintaan  tempe  setelah tahun 1998 mencapai 4% per tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya keuntungan dan kelayakan usaha industri rumah tangga tempe serta nilai tambah kedelai menjadi tempe di Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan kajian mendalam (Indepth study). Penelitian dilakukan di Kelurahan Plaju Kecamatan Plaju Kota Palembang Sumatera Selatan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja. Penelitian dilaksanakan pada Januari sampai Februari 2022. Hasil perhitungan menunjukkan usaha pembuatan tempe kedelai memberikan  keuntungan Rp5.396.793 per satu bulan proses produksi (30) kali. Sedangkan keuntungan yang diperoleh setiap kilogram bahan baku kedelai sebesar Rp 3.598, Tingkat keuntungan 54,5%. Nilai tambah yang diperoleh dari kedelai menjadi tempe adalah sebesar sebesar Rp 6.598 per kilogram bahan baku kedelai.  Usaha pembuatan tempe kedelai ini dapat dikatakan layak untuk diusahakan karena hasil dari R/C adalah 1,29 yang berarti setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp 1,29.
RESPON NITROGEN PHOSPHOR KALIUM TERSEDIA LATOSOL DAN PERTUMBUHAN KEDELAI DENGAN PEMBERIAN ZEOLIT DAN PUPUK NPK Peniwiratri, Lelanti; Saidi, Didi; Nurrokhmah, Siti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2433

Abstract

Kedelai dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang cukup unsur hara. Latosol merupakan tanah yang berpotensi sebagai media tumbuh kedelai namun terkendala pH masam dan rendahnya ketersediaan hara nitrogen, fosfor dan kalium. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian zeolite dan pupuk NPK terhadap ketersediaan hara nitrogen, fosfor dan kalium Latosol dan pertumbuhan Kedelai. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangreja, Kabupaten Cilacap ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama takaran zeolit: 0 ton/ha (Z0), 2,5 ton/ha (Z1) dan 5 ton/ha (Z2), faktor kedua berupa takaran pupuk NPK: 0 kg/ha (P0), 150 kg/ha (P1) dan 300 kg/ha (P2) dan 450 kg/ha (P3), setiap perlakuan diulang tiga kali sehingga didapatkan 36 pot percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian zeolit dengan takaran setara 5 ton/ha berpengaruh nyata meningkatkan ketersediaan nitrogen, fosfor, kalium  Latosol, tinggi tanaman dan berat kering tanaman kedelai, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pH H2O dan KPK Latosol. Pemberian pupuk NPK dengan takaran setara 300 kg/ha berpengaruh nyata terhadap peningkatan ketersediaan nitrogen, fosfor, kalium Latosol, tinggi tanaman dan berat kering tanaman kedelai tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pH H2O dan KPK Latosol. Pemberian zeolit dan pupuk NPK tidak menunjukkan adanya interaksi.
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR KOTORAN TERHADAP MUTU INTI KELAPA SAWIT (PALM KERNEL) DI KERNEL BIN PT SOCFINDO KEBUN SEUNAGAN Suhaini S; Sri Maryati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2467

Abstract

Produksi utama dari tanaman kelapa sawit adalah buahnya. Minyak nabati yang dihasilkan dari buah kelapa sawit terdiri dari CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) yang berasal dari inti kelapa sawit (endocarp). Inti kelapa sawit (kernel) merupakan produk unggulan bernilai jual tinggi dan diolah lebih lanjut menjadi minyak inti sawit. Mutu Inti kelapa sawit (kernel) dipengaruhi oleh kadar air dan kadar kotoran selama penyimanan sementara di kernel bin sebelum dikirim ke mitra. mutu inti kelapa sawit (palm kernel) akan memengaruhimutu minyak inti sawit. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kadar air dan kotoran terhadap mutu inti kelapa sawit (palm kernel) pada kernel bin di Pabrik Kelapa Sawit PT. Socfindo. Penelitian ini dilakukan PT. Socfindo Kebun Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu pemisahan kadar kotoran dari sampel secara manual, dan metode pencarian kadar air pada inti kelapa sawit menggunakan Instrument Moisture Analyzer Balance dengan prinsip penguapan. Hasil analisis kadar air pada sampel inti kelapa sawit (kernel) di kernel bin selama 10 hari diperoleh rata-rata adalah 6.90%. Sedangkan nilai kadar kotoran pada sampel inti sawit (kernel) di kernel bin selama 10 hari diperoleh rata-rata 6.93%. Untuk kadar air pada inti sawit di kernel bin telah memenuhi syarat mutu yang ditetapkan oleh SNI dan PT Socfindo, yaitu maksimal 8%, sedangkan untuk kadar kotoran pada inti sawit tidak memenuhi syarat mutu SNI, yaitu maksimal 6% akan tetapi memenuhi syarat mutu dari PT Socfindo maksimal 8%.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN BERINGIN Rahmat Suryanto Pirngadi; Jana Purti Utami; Aflahun Fadhly Siregar; Salsabila Salsabila; Akbar Habib; Juita Rahmadani Manik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2422

Abstract

Permintaan cabai merah yang cenderung mengalami peningkatan ditetiap harinya dianggap sangat tepat untuk di kembangkan di Provinsi Sumatera Utara terkhusus pada Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang yang sudah lama menjadikan cabai merah sebagai komoditi unggulan. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan petani cabai merah di Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa, pada uji kooefesien regresi faktor luas lahan, harga dan biaya produksi cabai merah berpengaruh positif terhadap pendapatan usahatani cabai merah dan faktor tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap pendapatan usahatani cabai merah. Pada uji serempak seluruh variabel independent berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah. Pada uji parsial luas lahan, harga dan biaya produksi berpengaruh signifikan, sedangkan faktor tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah yang ada di Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SAYUR ORGANIK DI PASAR MODERN KOTA SURABAYA Habibah, Nadia; Soedarto, Teguh; Nugroho, Sigit Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2479

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karateristik konsumen sayur organik, jenis sayur yang dibeli, dan faktor-faktor yang memengaruhi keutusan konsumen dalam membeli sayur organik di pasar modern Kota Surabaya. Responden dalam penelitian ini adalah 50 konsumen sayur organik di pasar modern Kota Surabaya. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif, dan SEM-PLS. Hasil riset menunjukan: 1) Karakteristik konsumen sayur organik didominasi oleh perempuan, dengan usia 39-49 tahun, memiliki status sudah menikah, pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, pendidikan terakhir S1, dan dengan rata-rata pendapatan 4.000.000 – 6.000.000/bulan. 2) Jenis sayur yang paling banyak dibeli oleh konsumen adalah sawi, banyaknya sayur yang dibeli dalam satu kali transaksi >500g. 3) Faktor budaya berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan konsumen sayur organik, faktor sosial berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan konsumen sayur organik, faktor pribadi berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan konsumen sayur organik, dan faktor psikologis berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan konsumen sayur organik.
KONTRIBUSI USAHATANI TEMBAKAU TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI DESA TEGALREJO KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG Sulistiya Sulistiya; Muhammad Baqiyatus Sofwani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2442

Abstract

Penelitian ini ini dilakukan dengan tujuan untuk : (1) Mengetahui seberapa besar kontribusi usahatani tembakau terhadap pendapatan petani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung (2) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi pendapatan usahatani tembakau di Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive).Petani  responden di[ilih dengan metode cara simple random sampling dan diambil sebanyak 254 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata  biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk usahatani tembakau adalah  Rp 30.558.800, rata rata pendapatan petani tembakau adalah Rp 83.455.263,  kontribusi usahatani tembakau adalah sebesar 79,7% yang berarti sangat besar. Faktor- faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani tembakau adalah biaya pupuk, biaya tenaga kerja, jumlah produksi, dan harga tembakau. Sedangkan luas lahan, biaya penyusutan, dan biaya bibit tembakau tidak berpengaruh terhadap pendapatan.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH PINANG YANG TELAH DISKARIFIKASI Elsa Nurhanian; Tantri Palupi; Dini Anggorowati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2437

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan lama perendaman terbaik dalam mempercepat perkecambahan benih pinang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan ditanam 10 benih. Taraf perlakuan lama perendaman air kelapa yang digunakan adalah 0 jam (kontrol), 4 jam, 8 jam, 12 jam, 16 jam dan 20 jam dengan konsentrasi 80%. Variabel yang diamati dalam penelitian adalah kadar air, indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah,  kecepatan tumbuh, panjang tunas dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama perendaman air kelapa dari lama perendaman 4 jam hingga 20 jam hanya mampu meningkatkan keserempakan tumbuh benih pinang yang telah diskarifikasi.
SALICYLIC ACID EFFECTIVENESS AS RESISTANCE INDUCER OF RICE PLANT AGAINST SHEATH BLIGHT PATHOGEN Suharti, Woro Sri; Nur Hibah, Feby Laelia; Wiyantono, Wiyantono
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2439

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of salicylic acid in inhibiting the growth of Rhizoctonia solani in vitro and to determine the effect of salicylic acid in increasing rice plants' resistance to rice sheath blight disease. In the in vitro research stage, the antifungal activity of salicylic acid was assayed with 5 levels of concentration. The observed variable was the percentage of R. solani mycelium growth inhibition. The next stage of research was carried out in planta. The observed variables in the resistance assay were the pathosystem, growth, morphological, and physiological components. Based on the observed variables of pathosystem components, salicylic acid can reduce the intensity of rice sheath blight both on an in vitro and in planta. Based on observations of morphological and physiological components, the salicylic acid was able to increase plant resistance by thickening of the leaf epidermis and increase the phenolic compounds.
PEMETAAN MODEL BISNIS RED HOUSE COFFEE DENGAN PENDEKATAN BISNIS MODEL CANVAS Pramulya, Rahmat; Agustia, Devi; Darmansyah, Dedy; Lestari, Rachmatika; Safrida, Safrida; Alfizar, Alfizar; Dabutar, Candra
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2441

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia, dan dikenal juga sebagai negara yang menjadi referensi produksi kopi berkualitas baik. Budaya minum kopi sekarang merupakan menjadi rutinitas atau bahkan menjadi kebiasaan yang sering kita jumpai mulai dari kedai kopi di gang sempit, persimpangan jalan, hingga mal – mal di perkotaan. Hal ini menjadi penanda bahwa fenomena kedai kopi menjadi sebuah bisnis baru yang cukup menjajikan, salah satunya yaitu red house coffee. Pertumbuhan UMKM di kabupaten bener meriah ditambah dengan adanya program pemerintah yaitu PPKM membuat pendapatan para pelaku usaha semakin berkurang. Red house coffee merupakan coffee Honey, wine, natural,luwak,robusta, speacility berlokasi di kabupaten bener meriah, provinsi aceh yang harus terus berinovasi agar usahanya dapat bertahan yang dapat dilakukan dengan memetakan model bisnis dan mengevaluasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memetakan operasional bisnis usaha mikro dengan studi pada “red house coffee” dengan pendekatan Business Model Canvas. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis Sembilan blok business model canvas. Hasil penelitian menunjukan bahwa bisnis model kanvas red house coffee terdapat aspek yang masih lemah pada red house coffee dan perlu diperbaharui, yaitu aspek Channels yang masih mengandalkan penjualan dari outlet dan kurang mengoptimalkan penjualan online, meningkatkan promosi melalui social media seperti Instagram, facebook, tiktok dan youtub dengan melakukan iklan berbayar. Aspek value propotition yang belum menambahkan logo pada kemasan produk, menambah fasilitas wifi. Aspek customer relationship membangun awareness merek dan mengadakan membership. Aspek Revenue stream yaitu bisa menambah pendapatan dengan penyewaan tempat. Dan aspek key partner yaitu bisa memasok produk pada retail atau pun melalui minimarket local dan nasional.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KONSUMEN DENGAN PERILAKU KONSUMSI BERAS SEHAT BOGOWONTO Elly Rasmikayati; Ai Sri Hartati; Kevin Marsa Tilano; Bobby Rachmat Saefudin; Yomitha Faradina
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2404

Abstract

Pertumbuhan masyarakat Indonesia yang semakin meningkat disertai peningkatan dalam pendidikan dan pendapatan menyebabkan peningkatan dan konsumsi beras, baik jumlahnya dan mutunya. Masyarakat memerlukan pangan yang yang bergizi dan aman untuk dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik konsumen beras sehat Bogowonto dengan pola pembelian dan pola konsumsi beras sehat Bogowonto. Penelitian ini dilakukan dengan cara studi literatur dan pengolahan data sekunder. Rancangan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen beras sehat Bogowonto berumur 33-64 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA kebawah, bekerja sebagai petani organik dengan pendapatan sekitar Rp 2.000.000 – Rp 2.499.999. Variabel karakteristik konsumen dan perilaku mengkonsumsi beras sehat yang berkorelasi secara signifikan adalah antara jumlah tanggungan dan pengeluaran untuk membeli beras sehat Bogowonto, dan antara jumlah tanggungan dan jumlah pembelian beras sehat Bogowonto.

Page 56 of 139 | Total Record : 1386