cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KONSUMEN DAN KEPUTUSANNYA DALAM MEMBELI SAYUR DAN BUAH DI RITEL ONLINE Rasmikayati, Elly; Mukti, Gema Wibawa; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2392

Abstract

 Perkembangan revolusi industri 4.0 terjadi di berbagai sektor, termasuk pada sektor pertanian,, dalam hal ini penggunaan ritel online untuk menjual hasil panen komoditas pertanian. Konsumen yang awalnya berbelanja di ritel tradisional atau modern mulai membeli di ritel online. Perubahan ini dipengaruhi oleh adanya perubahan perilaku pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam berbelanja sayur dan buah di ritel online; dan 2) menganalisis keterkaitan antar-faktor tersebut terhadap keputusan pembelian sayur dan buah di ritel online. Metode yang digunakan adalah survei terhadap 100 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor psikologi (persepsi) sangat memengaruhi keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (2) faktor pribadi memengaruhi keputusan mereka dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (3) faktor sosial memengaruhi keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (4) faktor budaya tidak memengaruhi  keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (5) fktor psikologis, pribadi, sosial dan budaya berkorelasi nyata dengan proses pengambilan keputusan mereka dalam membeli buah dan sayur di ritel online.
PUPUK BERBAHAN AKTIF Trichoderma spp. SEBAGAI AGEN HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KENTANG DI DESA KAPONAN KECAMATAN PAKIS, MAGELANG Harum Sitepu; Susiana Purwantisari; Ryantoko Setyo Prayitno
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2386

Abstract

Trichoderma spp. adalah jamur antagonis yang secara alami merupakan parasit dan mampu menyerang banyak jenis jamur penyebab penyakit tanaman sehingga berpotensi digunakan sebagai pupuk yang mampu dimanfaatkan dalam upaya pengendalian hayati sekaligus alternatif pengganti pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis dan cara pemberian pupuk Trichoderma spp. yang efektif digunakan untuk memacu pertumbuhan kentang, dan yang menunda serangan penyakit pada tanaman kentang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan 5 (lima) perlakuan yang terdiri dari atas 5 perlakuan dan kontrol yaitu P0 :tanpa perlakuan Trichoderma; P1 :aplikasi semprot Trichoderma 80 gram/10 liter air. P2 :aplikasi semprot Trichoderma 100 gram/10 liter air, P3 :aplikasi Kocor Trichoderma 80 gram/10 liter air,;P4 : aplikasi Kocor Trichoderma 100 gram/10 liter air,; P5: aplikasi Kocor + Semprot Trichoderma 80 gr/10 liter air. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Magelang dengan ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Hasil penelitian menunjukkan pengukuran tinggi tanaman perlakuan P5 secara signifikan berbeda secara dengan P0 (kontrol) sedangkan perlakuan lainnya (P1,P2,P3,dan P4) tidak terlau berbeda signifikan. Pengukuran jumlah daun, perlakuan P1 dan P5 berbeda secara signikan dengan P0 (kontrol), sedangkan perlakuan lainnya (P2,P3, dan P4) tidak terlalu berbeda signifikan. Pengukuran banyaknya pertumbuhan tunas setiap tanaman, perlakuan P1 dan P5, berbeda secara signifikan dengan P0 (kontrol), sedangkan perlakuan lainnya (P2,P3, dan P4) tidak terlalu berbeda signifikan. Untuk pengukuran skore serangan penyakit P1,P4, dan P5 berbeda secara signikan dengan P0 (kontrol), sedangkan perlakuan lainnya (P2, dan P3) tidak terlalu berbeda signifikan.Pengukuran produksi umbi kentang per-tanaman perlakuan P1 dan P5, berbeda secara signifikan dengan P0 (kontrol), sedangkan perlakuan lainnya (P2,P3, dan P4) tidak terlalu berbeda signifikan. Kesimpulan dari penelitian adalah aplikasi Kocor + Semprot Trichoderma dan dosis pupuk Trichoderma spp. 80gram/10 liter air yang paling baik meningkatkan pertumbuhan dan menunda serangan penyakit pada tanaman kentang
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERAS ORGANIK PADA KELOMPOK TANI MADYA JAYAN KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL Stefani, Eska; Sudrajat, Suprih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2402

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain : 1) Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam pengembangan padi organik pada Kelompok Tani Madya Jayan 2) Menganalisa alternatif strategi dan prioritasnya yang digunakan untuk mengembangkan usaha beras organik. Metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian keunggulan Kelompok Tani Madya Jayan antara lain petani mempunyai pengalaman dalam budidaya organik, lahan sudah bersertifikat organik, produk menawarkan banyak manfaat kesehatan dan ramah lingkungan, produk bersertifikat organik dan mempunyai brand, Sudah memiliki jaringan pemasaran tetap, keinginan besar petani untuk maju, serta dapat melakukan pemurnian benih. Kelemahan antara lain kemasan masih sederhana, harga jual beras organik sama dengan beras non organik, sistem keuangan masih sederhana, pengurus belum konsisten menjalankan tugasnya, serta kemampuan administrasi masih rendah. Peluangnya antara lain adanya dukungan dari Dinas Pertanian, tersedianya pasar beras organik yang masih luas, gaya hidup sehat dikalangan masyarakat, serta kemajuan dan inovasi teknologi. Ancamannya antara lain permintaan terbatas dari konsumen menengah keatas serta persaingan dalam industri semakin meningkat. Prioritas alternatif strategi pengembangan usaha beras organik di kelompok tani ini berdasarkan analisis QSPM adalah menguatkan kelembagaan kelompok tani
KARAKTERISTIK KIMIA KOPI BUBUK DAN MUTU SENSORI SEDUHAN KOPI ARABIKA JANTAN (PEABERRY) DENGAN VARIASI SUHU PENYANGRAIAN DI KOPERASI BAITUL QIRADH BABURRAYYAN Fitriani, Fitriani; Yuliani, Hilka
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2387

Abstract

Peaberry coffea atau sering dikenal sebagai kopi lanang merupakan salah satu kopi yang hanya memiliki satu biji kopi (monokotil). Kopi peaberry merupakan biji kopi yang memiliki kualitas cita rasa tinggi, yang sangat diminati oleh konsumen mancanegara. Penyangraian biji kopi merupakan suatu proses yang penting dalam industri perkopian untuk menentukan mutu kopi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimia dan mutu sensori terhadap kopi arabika peaberry dengan perlakuan suhu penyangraian yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu, S1 (160oC), S2 (170oC), S3 (180oC), S4 (190oC) dan S5 (200oC). Analisis data yang dihasilkan menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan jika menghasilkan pengaruh yang signifikan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu penyangraian berpengaruh nyata terhadap nilai rendemen, kadar air dan nilai pH. Perlakuan terbaik pada kopi bubuk arabika peaberry diperoleh pada perlakuan S5 dengan nilai rendemen 83,37%, kadar air 1,30% dan nilai keasaman (pH) 6.00%. Hasil perlakuan terbaik pada seduhan bubuk kopi arabika peaberry diperoleh pada perlakuan S4 (190oC), menghasilkan penilaian sensori tertinggi pada seduhan bubuk kopi baik dari warna, aroma maupun cita rasa.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TUMPANGSARI PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L) DAN KRATOM (Mitragyna speciosa K) DI KECAMATAN PUTUSSIBAU SELATAN KAPUAS HULU KALIMANTAN BARAT Anggraeni, Rini; Kadarso, Kadarso; Guntur, Charles
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2419

Abstract

Kratom mengandung senyawa bioaktif sehingga memiliki harga jual dan permintaan yang tinggi, hal ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Kapuas Hulu sebagai pemasok bubuk kratom terbesar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan keuntungan dari usahatani tanaman sela pisang kepok dan kratom. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif analitik, penentuan lokasi menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang. Pengujian hipotesis menggunakan analisis pendapatan dan kelayakan. Dari hasil analisis usaha tani diketahui bahwa jumlah penerimaan lebih besar dari biaya usahatani Rp 24.116.575,80 > Rp 8.181.196,06 per kebun atau Rp 146.604.522,00 > Rp 49.320.723,57 per hektar. Dari analisis R/C rasio diperoleh nilai 6,41 per lahan atau dalam hektar R/C rasio 2,95 yang layak untuk dibudidayakan. Rata-rata produksi pisang kapuk dan kratom per kebun adalah 5.980 kg > BEP produksi 35,27 kg, artinya usahatani tanaman pisang kapuk dan kratom secara tumpangsari layak dilakukan. Dari hasil analisis pendapatan Rp 27.328.000 lebih besar dari BEP yaitu Rp 732.281,39 usahatani layak. Dari analisis nilai BEP, harga < harga jual yang diterima atau Rp 713,06 < Rp 18.500 maka usaha layak untuk dijalankan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBIBITAN KARET DI DESA LALANG SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN SUMATERA SELATAN Endang Lestari, Sri Rahayu; Fitriyana, Gusti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petani karet rakyat di Desa Lalang Sembawa Kecamatan Banyuasin Sumatera Selatan dan untuk mengetahui usahatani karet rakyat menguntungkan atau tidak. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lalang Sembawa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pada bulan Juni 2019. Metode pengambilan sampel adalah metode slovin dengan nilai kritis 10%, sehingga dari populasi 67 petani terdapat 40 petani sampel. Berdasarkan hasil penelitian pendapatan usahatani pembibitan karet di Desa Lalang Sembawa, maka kesimpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Rata-rata pendapatan usahatani pembibitan karet di Desa Lalang Sembawa sebesar Rp.61.945.697,00/masa produksi, (2) R/C usahatani pembibitan karet di Desa Lalang Sembawa memiliki nilai 5,90 atau lebih dari satu, hal ini menunjukkan bahwa usahatani pembibitan karet di Desa Lalang Sembawa menguntungkan dan layak untuk diusahakan. 
PENGARUH MEDIA TANAM HAYATI PADA PENGEMBANGAN PADI LOKAL DENGAN SISTEM TANAM POLYBAG Kurniawati, Aprilia Setya; Sukendah, Sukendah; Makhziah, Makhziah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2430

Abstract

Tanaman padi varietas lokal yang ditanam oleh petani diperkirakan hanya berkisar 10-15% dari jumlah plasma nutfah padi varietas lokal. Pertumbuhan masyarakat yang signifikan menyebabkan kebutuhan produksi pangan (terutama padi) mengalami peningkatan. Salah satu teknologi atau inovasi budidaya padi yang masih jarang digunakan di Indonesia adalah sistem potting/polybag. Penanaman padi lokal dengan sistem polybag membutuhkan media tanam yang tepat karena pertumbuhan padi pada polybag bergantung pada media tanamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam nabati pada pertumbuhan dan hasil dari pengembangan tanaman padi lokal dengan sistem polybag. Penelitian ini menggunakan padi lokal varietas Rojolele yang ditanam dengan menggunakan polybag ukuran 40 x 40 cm. Penelitian ini dilakukan di Stasiun Klimatologi Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur, sejak bulan November 2021 sampai Februari 2022. Penelitian ini merupakan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yaitu macam media tanam, meliputi; (1) tanah + arang sekam; (2) tanah + humus bambu; dan (3) tanah + cocopeat yang semua medianya memiliki perbandingan 2:1. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Parameter pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, panjang akar, umur berbunga, umur panen, jumlah malai per rumpun, jumlah biji per malai, jumlah biji bernas per malai dan jumlah 100 biji. Penggunaan sistem polybag pada penggembangan budidaya padi lokal dengan macam media tanam memberikan pengaruh nyata terhadap parameter umur berbunga, umur panen dan jumlah biji per malai tanaman padi lokal.
KARAKTERISTIK MUTU KOPI ARABIKA LONGBERRY DI KBQ BABURRAYYAN HASIL PENGOLAHAN SEMI WASH DENGAN PENGARUH PERLAKUAN LAMA FERMENTASI DAN LAMA PENYANGRAIAN Anhofiah, Nida; Rasyid, Maya Indra
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2407

Abstract

INTISARIKopi arabika longberry adalah jenis biji kopi pilihan dengan bentuk fisik panjang dibandingkan bentuk fisik kopi pada umumnya. Saat ini, peningkatan produksi kopi longberry masih terhambat oleh rendahnya mutu biji kopi yang dihasilkan sehingga mempengaruhi pengembangan produksi akhir kopi. Tujuan penelitian ini terkait penanganan pascapanen yang tepat pada pengolahan kopi arabika (Coffea arabica) longberry di KBQ Baburrayyan khususnya pengaruh lama fermentasi dan lama penyangraian terhadap sifat kimia dan organoleptik hasil pengolahan semi wash. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah lama fermentasi, yang terdiri dari 2 taraf yaitu 24 jam dan 48 jam. Faktor kedua adalah lama penyangraian, yang terdiri dari 3 taraf yaitu 10 menit, 12 menit dan 14 menit dengan menggunakan suhu 160°C. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi rendemen, keasaman (pH), kadar air, dan uji organoleptik kopi arabika longberry. Hasil menunjukkan interaksi perlakuan lama fermentasi dan lama penyangraian berpengaruh nyata pada taraf 5% terhadap rendemen, keasaman (pH), kadar air, rasa, aroma dan warna seduhan kopi sangrai arabika longberry. Perlakuan lama fermentasi dan lama penyangraian yang paling tepat digunakan untuk menghasilkan karakteristik kimia dan mutu sensori terbaik yaitu 48 jam selama 12 menit dengan rendemen 83,57%, kadar air 2,13%, keasaman (pH) 4,95, skoring aroma 4,48 (netral), skoring rasa 4,79 (netral), skoring warna 4,71 (netral).
KERAGAAN KEBUN DAN KARAKTERISTIK PETANI PINANG DI KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT Sulistyowati, Henny; Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2425

Abstract

Biji pinang merupakan bahan baku penting dalam bidang industri dan farmasi. Saat ini pinang sudah menjadi salah satu komoditas ekspor dari sub sektor perkebunan, sehingga merupakan alternatif yang sangat sesuai untuk diversifikasi komoditas perkebunan di Kalimantan Barat. Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang sudah mulai mengembangkan tanaman pinang, akan tetapi produksinya masih tergolong rendah. Keterbatasan akses terhadap informasi tentang teknologi, pasar, maupun informasi penting lainnya menjadi penghambat kemajuan petani, oleh karena itu diperlukan banyak upaya untuk membantu petani pinang dalam menghadapi permasalahannya. Upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah pengadaan basis data kebun agar pemerintah dapat membuat kebijakan dan tindakan yang ditujukan untuk memberdayakan kebun pinang di Kabupaten Kubu Raya, dan meningkatkan kesejahteraan petaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang keragaan kebun dan karakteristik petani pinang di Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua petani pinang (86,7%) di lokasi penelitian menanam pinang secara polikultur, dan belum menjalankan usahataninya sesuai dengan “good agricultural pratice” sehingga produktivitas pinang yang diusahakan masih tergolong rendah secara kuantitas maupun kualitas. Pemasaran biji pinang kering juga belum efisien. Peran pemerintah dan lembaga terkait diperlukan untuk memberikan pelatihan, bimbingan, pendampingan, dan informasi pasar pada petani pinang di Kabupaten Kubu Raya.
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA KOI PADA UNIT PEMBENIHAN RAKYAT (UPR) RAMA KOI Andi Sitti Halimah; Muhammad Siri Dangnga; Arwan Arwan; Lausu Lausu
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2417

Abstract

Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Rama Koi merupakan salah satu pembudidaya masih aktif menjalankan usaha budidaya dan penjualan ikan hias jenis Koi di Kabupaten Sidrap. Produksi UPR ini dipasarkan ke berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan bahkan ke luar pulau Sulawesi. Banyaknya usaha serupa yang bermunculan, tidak membuat usaha budidaya dan penjualan Koi di UPR ini surut bahkan terus melakukan perbaikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ini. Proses awal dalam analisis ini adalah mengetahui dan menghitung jumlah pengeluaran UPR Rama Koi dalam mengelola usaha budidaya ikan Koi, selanjutnya mengitung beberapa kriteria seperti NPV, IRR, B/C Ratio, dan PP. Hasil penelitian menunjukkan usaha budidaya ikan Koi di UPR ini masih layak untuk dijalankan dengan nilai NPV yang diperoleh sebesar Rp575.137.935; Net B/C yang diperoleh sebesar 1,70; IRR sebesar 31.64% pada tingkat suku bunga sebesar 12% dengan Payback Period sebesar 2,27.

Page 54 of 139 | Total Record : 1386