cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS PERMINTAAN JAHE MERAH (Zingiber officinale roscoe Var. Rubrum) DI JAWA TIMUR Inas Arifatun Inas ’; Mubarokah Mubarokah; Teguh Soedarto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2436

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan permintaan jahe merah di Jawa Timur, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jahe merah, dan merekomendasikan Langkah strategis dalam pengembangan produksi jahe merah di Jawa Timur. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai dinas pertanian Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 3 orang. Metode riset menggunakan Analisis Trend Linier, Analisis Regresi Berganda, dan Analisis Deskriptif. Hasil riset menunjukkan bahwa Hasil analisis trend menghasilkan persamaan Y = 92.905.913,17 + 12.265.976,52X, berkorelasi (+) yang berarti bahwa tiap tahun bertambah permintaan. Secara parsial variabel harga dan jumlah penduduk secara signifikan berpengaruh terhadap permintaan jahe merah di Provinsi Jawa Timur. Alternatif Langkah strategis dalam pengembangan produksi jahe merah di Jawa Timur yaitu Pemberdayaan Petani/Pelaku Usaha Tanaman Jahe Merah Penguatan akses pasar kepada kelembagaan petani dan pelaku usaha melalui pembenahan manajemen rantai pasokan dan pengembangan kemitraan usaha antara industri herbal dengan kelembagaan tani dan champion tanaman obat (jahe merah); Pengembangan Kawasan Tanaman Jahe Merah; dan Penerapan Budiaya Tanaman Obat yang Baik. 
KEBERADAAN PENYAKIT KARAT DAUN (Hemileia vastatrix B. ET BR.) PADA KETINGGIAN TEMPAT BERBEDA Pani, Mario; Sari, Rahayu Eka
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2496

Abstract

Salah satu organisme pengganggu tanaman yang sering menyerang pertanaman kopi adalah Hemileia vastatrix. Patogen ini dikenal sebagai penyebab penyakit Karat daun kopi. H. vastatrix menjadi patogen utama bagi tanaman kopi, sebab serangan jamur ini pada pertanaman kopi dapat menimbulkan kerugian yang berarti. Tinggi rendahnya serangan patogen ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi keberadaan penyakit karat daun kopi pada lahan tanaman kopi dengan ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan kopi arabika di Kecamatan Silih Nara, Celala, dan Bies. Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kejadian penyakit dan intensitas penyakit tidak berbeda nyata pada ketinggian tempat berbeda. Tingkat kejadian penyakit tertinggi berdasarkan ketinggian tempat yaitu 51% dan terendah 41%. Sedangkan pengaruh ketinggian tempat terhadap tingkat intensitas penyakit tidak terlalu tinggi antara semua sub ketinggian. Intensitas tertinggi terdapat pada sub ketinggian 1.100-1300 dpl yaitu 10,88% dan terendah pada sub ketinggian 1.300-1.500 dpl yaitu 8,69%. Secara keseluruhan perbedaan tingkat keparahan penyakit tertinggi dapat dilihat pada pengamatan pertama dan mengalami penurunan pada pengamatan terakhir. Tingkat kejadian penyakit dan intensitas penyakit pada pengamatan masih tergolong rendah, akan tetapi perlu adanya antisipasi terhadap potensi serangan patogen H.vastatrix yang lebih parah akibat dampak dari perubahan iklim secara global.
ANALISIS NILAI TAMBAH RANTAI PASOK TEBU DI PABRIK GULA WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Mayangsari, Andina; Al Fauzi, Farit
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2435

Abstract

                  Salah satu subsektor dalam pertanian adalah subsektor perkebunan dan salah satu tanaman hasil perkebunan dengan nilai ekonomi tinggi seabagai bahan baku gula adalah tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi rantai pasok tebu dan nilai tambah anggota rantai pasok. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Wringin Anom, Situbondo. Metode penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling untuk petani mitra tebu sebesar 40 responden, metode purposive sampling untuk penentuan para pakar rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom sebesar 3 responden dan metode sensus untuk penentuan ritel sebesar 33 responden. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan opini pakar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis nilai tambah menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok tebu di Pabrik Gula Wringin Anom memiliki performa yang belum optimal. Analisis nilai tambah menunjukkan proporsi nilai tambah yang diperoleh petani sebesar 2,13 %, Pabrik Gula Wringin Anom sebesar 49,12% dan ritel sebesar 48,75%.
ANALISIS MARJIN PEMASARAN, FARMER SHARE, DAN SALURAN DISTRIBUSI KOMODITI TOMAT, KENTANG, DAN KUBIS DI KABUPATEN MAGELANG Nun Maulida Suci Ayomi; Nur Muttaqien Zuhri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis marjin pemasaran, farmer share, dan saluran distribusi tomat, kentang, dan kubis di Kabupaten Magelang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu analisis yang bertujuan untuk mendiskripsikan atau menggambarkan suatu objek penelitian melalui data yang telah terkumpul lalu diuraikan dan disusun kedalam format yang lebih mudah untuk dipahami. Hasil penelitian menunjukan nilai margin rata-rata tomat Rp1.766,00 dan rata-rata farmer share 70,92%, untuk kentang rata-rata margin total Rp1.671,00 dan rata-rata farmer share 85,42%, dan kubis memiliki nilai rata-rata marjin Rp1.428,00 dan rata-rata farmer share 69,40%. Saluran distribusi pada komoditas tomat memiliki 6 model saluran pemasaran, komoditas kentang dan kubis masing-masing memiliki 7 model saluran pemasaran.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKTIVITAS JAGUNG DI DESA ANAENGGE KECAMATAN KODI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Ngabu, Wigbertus; Iriany, Atiek
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2471

Abstract

Komoditas jagung merupakan bahan makanan utama kedua setelah beras. Selain itu, jagung juga digunakan sebagai bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Jika pemenuhan bahan pakan terganggu, maka pada akhirnya akan mengganggu pemenuhan kebutuhan protein dan peningkatan gizi bagi masyarakat. Oleh karena itu, jagung dipandang sebagai komoditas yang cukup strategis seperti halnya beras. Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang cukup potensial terutama di Indonesia Timur. Selain sebagai sumber bahan pangan, jagung juga menjanjikan banyak harapan untuk dijadikan sebagai bahan baku berbagai macam keperluan industri. Salah satu daerah potensial untuk produksi jagung adalah Kabupaten Sumba Barat daya yang memiliki banyak lahan marjinal (lahan kering). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas Jagung di Kabupaten Sumba Barat Daya dengan benih unggul Brawijaya Nusa 01. Metode yang digunakan yaitu regresi linear berganda, dan diproleh hasil variabel yang signifikan berpengaruh terhadap produktivitas jagung di desa Anaengge Kabupaten Sumba Barat Daya Luas Lahan, Benih, NPK, Urea, Pestisida. Diproleh hasil R2 sebesar 93.26%, hasil ini menujukan variabel produktivitas jagung
LAMA WAKTU PERENDAMAN BENIH PORANG DENGAN EKSTRAK TAUGE TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN BIBIT PORANG Ambarwanti, Cahreta; Palupi, Tantri; Purwaningsih, Purwaningsih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2406

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh serta lama waktu terbaik perendaman benih porang dengan esktrak tauge terhadap viabilitas dan pertumbuhan bibit porang. Penelitian ini terdiri dari dua kegiatan, pertama uji viabilitas benih menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Variabel yang diamati adalah Indeks Vigor, Keserempakan Tumbuh, Daya Berkecambah, Kecepatan Tumbuh, Panjang Plumula dan Panjang Radikula. Dengan perlakuan (1)= tanpa perendaman, (2)=  perendaman 1 jam), (3)= perendaman 2 jam, (4)= perendaman 3 jam, (5)= perendaman 4 jam.  Percobaan kedua yaitu uji Pertumbuhan bibit porang menggunakan Rancangan Acak Lengkap, perlakuan yang digunakan sama seperti pengujian pertama. Variabel yang diamati adalah Tinggi Tanaman dan Jumlah Batang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa lama perendaman benih porang dengan ekstrak tauge tidak meningkatkan viabilitas perkecambahan dan pertumbuhan bibit porang, namun perendaman benih porang selama 2 jam dapat meningkatkan pertumbuhan panjang plumula dan radikula pada benih porang.
DAMPAK KEBIJAKAN PAJAK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI MASA PANDEMI COVID-19 Rahman, Abdur; Hariyati, Yuli; Hani, Evita Soliha
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren pertumbuhan ekonomi sektor pertanian, industri dan perdagangan, pengaruh penerapan insentif pajak terhadap pertumbuhan ekonomi serta merumuskan kebijakan insentif pajak yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif meliputi analisis tren dan analisis simultan 2SLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ekonomi sektor pertanian, industri dan perdagangan mengalami penurunan pada 10 tahun terakhir. Pajak PPh dan PPN berpengaruh negatif terhadap konsumsi, kemudian konsumsi berpengaruh positif terhadap pendapatan nasional dan pendapatan nasional berpengaruh positf terhadap pertumbuhan ekonomi. Saat dilakukan simulasi, yang paling besar meningkatkan pertumbuhan ekonomi yaitu pada simulasi ke-6, dimana terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 21,19%. Selain itu juga adanya peningkatan konsumsi sebesar 31,36% dan pendapatan nasional sebesar 19,72%.
PENGETAHUAN PETANI DALAM KONSERVASI DAN PENGELOLAAN TANAH PADA PERTANIAN KOPI DI MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA Lubis, Junita; Zuhra, Fatimah; Murni, Murni; Ihsan, M Ali
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2413

Abstract

Petani kopi di daerah Kabupaten Mandailing Natal mempunyai pengetahuan tentang pengelolahan tanah dalam sistem pertanian berbasis kopi. Pengetahuan petani didapatkan dari wawancara langsung kepada petani, baik secara individu maupun secara kelompok. Pengetahuan masyarakat didapatkan berasal dari pengalaman dan petani mempelajarinya dari lingkungan sekitar serta didapat dari pelatihan yang sering diadakan oleh pemerintah setempat dengan tujuan pengembangan produksi petani secara maksimal. Hal ini dapat terlihat dari pemahaman petani kopi tentang konservasi, di sini petani sudah melakukan teknik konservasi seperti pembuatan teras, tanaman pelindung dan sebagainya. Walaupun para petani telah memahami tentang sistem konservasi dan pengolahan tanah, tetapi masih banyak juga petani yang tidak menerapkan sistem konservasi tersebut. Hal tersebut dikarenakan harga jual kopi yang rendah sedangkan biaya untuk menerapkan sistem konservasi dan pengolahan tanah mereka anggap mahal dan akan menambah biaya produksi kopi. Hal tersebut menjadi salah satu hambatan bagi petani untuk melakukan teknik konservasi.
PENGARUH DOSIS BIO URIN DAN DOSIS AMPAS KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L) Parmila, I Putu; Suardika, Putu; Prabawa, Putu Shantiawan; Suarsana, Made
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2420

Abstract

Bio Urin dan Ampas Kopi telah dapat digunakan sebagai perlakuan. Kedua kombinasi perlakuan ini akan dicobakan pada tanaman bayam merah untuk meningkatkan produksi secara kwantitas dan kwalitas karena bayam merah merupakan kelompok sayuran yang mempunyai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan manusia dan mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi dan dapat dibudidayakan di lahan pekarangan sebagai salah satu program peningkatan pangan dan gizi keluarga. Karena mengandung vitamin yang lengkap dan juga bermanfaat untuk obat herbal dan mengandung vitamin B1 B2, A, C, mengandung carotenes, kalsium, kalium, protein zinc. Percobaan ini dilaksanakan di desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng pada ketinggian 200 meter dpl dengan suhu rerata 32-35 0C, curah hujan rerata 150 mm bulan-1 mulai bulan Juli 2021- September 2022. Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh tunggal masing masing antara dosis ampas kopi dan bio urin terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah. Metoda penelitian dengan Rancanagan Acak Kelompok 3 ulangan. Perlakukan terdiri dua faktor: (1) B0 = Tanpa Bio Urin/0 pot-1, B1 = 50 ml Bio Urin. pot-1, B2 = 100 ml bio urin. pot-1, B3 = 150, Bio Urin. pot-1 dan (2) K0 = Tanpa Ampas kopi/ 0.pot-1 K1 = 20 g ampas kopi .pot-1, K2 = 40 g ampas kopi .pot-1 K3 = 60 g ampas kopi. pot-. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dosis bio urin berpengaruh nyata terhadap variabel hasil, yaitu: berat segar tajuk, berat segar akar, berat kering oven akar dan berat kering oven total pertanaman kecuali terhadap berat segar daun dan berat kering oven daun. Dosis ampas kopi berpengaruh tidak nyata pada taraf uji F 5% terhadap variabel pertumbuhan dan hasil, yaitu tinggi tanaman pada semua umur pengamatan, kecuali terhadap diameter batang umur 14 hst.  Interaksi kombinasi perlakuan dosis bio urin dan dosis ampas kopi berpengaruh sangat nyata pada taraf  uji F 1% terhadap  vaiabel berat segar akar dan berpengaruh nyata taraf  uji F 5% pada semua variabel hasil,  yaitu berat segar tajuk, berat segar akar, berat kering oven akar dan  berat kering oven total pertanaman,  kecuali berpengaruh tidak nyata uji F 5%  terhadap variabel berat segar daun dan berat kering oven daun, yaitu pada perlakuan  0 g bio urin dan 0 g ampas kopi ,yaitu 60.700 g dan berpengaruh nyata  terhadap berat segar tajuk tanaman, yaitu dosis bio urin 100 ml  dan dosis ampas kopi 60 g,  yaitu 148,633 g, dosis berat kering akar dosis bio urin 0 ml dan dosis mmpas kopi 0 g yaitu 9,067 g dan berat kering total pada dosis bio urin 0 ml dan dosis ampas kopi 0 g,  yaitu 27,967 g.
MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA PENGUSAHA KULINER DI SENTRA WISATA KULINER URIP SUMOHARJO SURABAYA Zhafira Puspa Ningrum; Syarif Imam Hidayat; Sri Widayanti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2438

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif yakni menurunnya pendapatan para pelaku UMKM. Sentra Wisata Kuliner (SWK) Urip Sumoharjo Surabaya adalah salah satu sentra kuliner binaan pemerintah kota Surabaya yang turut terkena dampak pandemi covid-19, namun para pengusaha kuliner masih tetap berwirausaha walaupun pendapatannya menurun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memotivasi pengusaha kuliner di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Urip Sumoharjo Surabaya memilih untuk berwirausaha. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha kuliner di Sentra Wisata Kuliner Urip Sumoharjo Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis faktor dengan software IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat dua faktor yang terbentuk, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang memotivasi pengusaha kuliner untuk berwirausaha terdiri dari pemenuhan kebutuhan hidup, keinginan bertahan hidup, serta harga diri. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari memanfaatkan kesempatan berwirausaha dan bermanfaat bagi orang lain.

Page 57 of 139 | Total Record : 1386