cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
KERAGAAN ENAM VARIETAS UNGGUL BARU PADI KHUSUS PADA LAHAN SUB OPTIMAL DI KALIMANTAN BARAT Subekti, Agus; Umar, Abdullah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2426

Abstract

Kebutuhan beras nasional terus mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Selain berfungsi sebagai sumber utama karbohidrat, beras juga menjadi makanan dengan fungsi khusus terutama untuk kesehatan. Konsumsi beras yang memiliki Indeks Glikemik (IG) rendah sebagai makanan pokok dipercaya baik bagi penderita diabetes. Selain itu beras yang memiliki kandungan seng (Zn) dan antioksidan yang tinggi sangat berguna bagi penderita stunting dan gizi buruk. Beberapa varietas unggul baru (VUB) padi khusus hasil inovasi Badan Litbang Pertanian memiliki keunggulan dalam hal aroma, warna, atau kandungan nutrisi untuk mengatasi atau melengkapi kekurangan zat tertentu dalam tubuh. Dengan mempertimbangkan manfaat padi khusus bagi kesehatan, maka perlu dilakukan uji coba VUB padi khusus di Kalimantan Barat. Uji coba ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaan agronomi dan hasil VUB padi khusus pada lahan sub optimal. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok, dengan perlakuan berupa enam VUB padi khusus yaitu Arumba, Jeliteng, Baroma, Tarabas, Inpago 13 fortiz, dan Inpari IR Nutri Zinc, dengan lima ulangan. Uji coba Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan jenis tanah Aluvial. Hasil uji coba  menunjukkan bahwa VUB padi khusus Inpari IR Nutri Zinc memiliki produktivitas 4,5 t/ha, produktivitas ini lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan VUB padi khusus lainnya. VUB padi khusus Inpari IR Nutri Zinc cocok untuk dikembangkan pada lahan sub optimal pasang surut di Kalimantan Barat.
PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays sacharata) Eddy Yusworo
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2510

Abstract

Penelitian lapangan dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik,dan pupuk anorganik terhadap  pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di lahan persawahan yang dikeringkan di Dusun Mudal Desa Sariharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman, yang berlangsung dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2022. Perlakuan pemupukan diatur dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, yang terdiri atas 4 perlakuan, yaitu P0 = tanpa pemberian pupuk, P1 = pupuk organik 5,0 ton/ha, P2 = pupuk campuran antara pupuk organik 2 ton/ha ditambah dengan pupuk anorganik urea: 200kg/ha, SP-36: 50kg/ha dan KCl: 50kg/ha, P3 = pupuk anorganik urea : 450kg/ha, SP-36:100kg/ha dan KCl:100kg/ha. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok/blok, sehingga  terdapat 12 blok tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Uji-F), apabila hasil analisis sidik ragam menunjukkan perbedaan nyata dilanjutkan Uji Jarak Ganda Duncan (UJGD) pada taraf 5% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan campuran pupuk organik 2,0 ton/ha ditambah dengan pupuk anorganik berupa  urea:200kg/ha+SP-36:50kg/ha + KCl: 50kg/ha cenderung memberikan hasil yang terbaik pada sebagian besar para meter yang diambil.
PENGARUH JARAK TANAM DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) VARIETAS ETHANA Putri, Adellia Dwi; Sugiono, Darso; Supriadi, Devie Rienzani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2460

Abstract

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) menjadi salah satu komoditas tanaman hortikultura yang produksinya meningkat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan interval waktu pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Rancangan ini terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah jarak tanam dengan 3 taraf yaitu j1 (40 x 60 cm), j2 (50 x 60 cm) dan j3 (60 x 60 cm). Faktor kedua adalah interval waktu pemberian pupuk dengan 4 taraf yaitu t0 (tanpa pemupukan), t1 (1x pemupukan), t2 (2x pemupukan) dan t3 (3x pemupukan). Diperoleh 12 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Pengaruh perlakuan selanjutnya dianalisis ragam dan jika uji F 5% signifikan, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi pada jarak tanam dan interval waktu pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana. Faktor jarak tanam (j) secara mandiri memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap parameter pengamatan luas daun dan bobot buah per petak. Semua faktor interval waktu pemberian pupuk anorganik (t) belum mampu memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Ethana pada semua jarak tanam.
ANALISIS KORELASI KARAKTERISTIK KARYAWAN DENGAN KINERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN AGRIBISNIS BUAH NAGA Rasmikayati, Elly; Irawan, Akbar Adiputra; Saefudin, Bobby Rachmat; Zikriawan Purnama, Mochamad Dafa; Bayu Utomo Sumarsah, Muhammad Nugroho
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2508

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah serta sektor pertanian yang memiliki peran penting untuk perekonomian di indonesia. Saat ini banyak perusahaan atau industri yang ingin meningkatkan produktivitas dan kinerjanya, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi adalah sumber daya manusia (SDM). PT. Trisna Naga Asih adalah salah satu perusahaan pertanian yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkompetensi dengan baik untuk menjalankan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik karyawan dengan kinerja karyawan di PT Trisna Naga Asih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan pengambilan data sekunder dengan sampel berukuran 62 orang karyawan di PT Trisna Naga Asih. Metode analisis yang digunakan pada penilitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif, analisis crosstab dan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terjadi korelasi yang positif dan signifikan pada variabel karakteristik dan kinerja karyawan diantaranya antara tingkat pendidikan dengan kemampuan menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik dan benar serta bertanggung jawab, antara tingkat pendidikan dengan kemampuan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, antara jenis kelamin dengan kemampuan untuk menjalin hubungan baik antar sesama pekerja, dan antara umur karyawan dengan kepedulian untuk saling membantu sesama pekerja apabila ada kesulitan dalam pekerjaan.
ANALISIS PERSEPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DI KECAMATAN KALASAN KABUPATEN SLEMAN Sri Wahyuni Budiarti; Hermawati Cahyaningrum; Endah Ratnaningsih; Rahayu Widowati; Janu Riyanto; I Made Pika Adiwijaya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2469

Abstract

Introduksi teknologi budidaya bawang merah kepada petani memiliki tantangan yang berbeda di setiap wilayah. Percontohan merupakan salah satu metode untuk mempercepat penyebarluasan inovasi teknologi baru. Percontohan diharapkan dapat merubah pengetahuan, sikap, dan perilaku petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan persepsi petani terhadap penerapan teknologi budidaya bawang merah di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Parameter yang diamati adalah karakteristik, tingkat pengetahuan, dan persepsi petani terhadap paket teknologi budidaya bawang merah. Data diperoleh melalui metode survei dengan instrumen kuesioner. Responden adalah peserta temu lapang yang dipilih secara purposive. Tingkat pengetahuan dan persepsi petani dianalisis berdasarkan persentase, skala Likert, dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden mayoritas berjenis kelamin laki-laki (86,67%) usia 46–60 (50,00%) dengan pendidikan SMA/SMK (40,00%), dan memiliki pekerjaan sebagai petani (80,00%) dengan pengalaman bertani >10 tahun (53,33%). Persentase tingkat pengetahuan petani terhadap penerapan teknologi budidaya bawang merah sebesar 83,33%. Karakteristik petani berhubungan erat secara signifikan dengan penerapan teknologi penggunaan varietas unggul dan pemupukan berimbang. Tingkat pengetahuan petani terhadap persepsi penerapan teknologi budidaya bawang merah berhubungan erat dengan nilai signifikansi sebesar 0,53. Persepsi petani terhadap penerapan komponen teknologi budidaya bawang merah mendapatkan respon positif yang dinyatakan mudah dengan rerata skor 2,74.
INTRODUKSI PADI INPARI DI SAWAH IRIGASI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN Suparwoto Suparwoto; Waluyo Waluyo; Susilawati Susilawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2512

Abstract

Varietas merupakan salah satu teknologi yang ramah lingkungan, aman dan harganya murah sehingga terjangkau oleh petani dalam meningkatkan kebutuhan beras nasional.  Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dimulai pada musim kemarau  2022.  Adapun tujuan kegiatan ini untuk melihat pertumbuhan dan produksi beberapa varietas Inpari di sawah irigasi.  Jumlah varietas yang diperagakan sebanyak empat varietas yaitu Inpari 22, Inpari  6, Inpari 42, dan Inpari IR Nutri Zinc.   Variabel yang diamati meliputi :  tinggi tanaman saat panen, jumlah anakan produktif/rumpun, panjang malai, jumlah gabah per malai, jumlah gabah isi per malai, dan produksi gabah konversi per hektar.  Metoda yang digunakan adalah onfarm reseach.  Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t).  Hasil menunjukkan bahwa tinggi tanam saat panen sekitar 100,6 cm-107,4 cm tergolong pendek.  Jumlah  anakan produktif/rumpun yaitu 14,2-28 batang, anakan terbanyak dicapai oleh Inpari 42  dan jumlah anakan sedikit oleh Inpari 6. Jumlah gabah/malai terbanyak dicapai oleh Inpari 42 yaitu  267 butir. Produksi gabah  tertinggi dicapai oleh Inpari 42 tidak berbeda nyata dengan Inpari IR Nutri Zinc yaitu 7,6 ton gkp/ha dan  7,3 ton gkp/ha tetapi berbeda nyata dengan Inpari 22  ( 6,7 ton gkp/ha) ) dan Inpari 6 (6,2 ton gkp/ha).
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETANI PADI DENGAN FAKTOR PRODUKSI DAN HASILNYA DI KABUPATEN BOGOR Rasmikayati, Elly; Karyani, Tuti; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2511

Abstract

Salah satu komoditas tanaman pangan unggulan Indonesia adalah padi. Produksi dan produktivitas padi relatif tinggi dan seragam tetapi pada kenyataannya berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi karakteristik petani padi dan hubungannya dengankteristik petani padi dengan hasil produksi dan faktor produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan studi literatur dan analisis data sekunder dari skripsi. Jumlah sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 sampel dengan ukuran sampelnya 77 petani padi. Analisis karakteristik petani padi menggunakan analisis statistik deskriptif. Analisis Hubungan antara karakteristik petani padi dengan faktor produksi dan hasil produksi menggunakan analisis Crosstab dan uji Chi-square. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara status keanggotaan, status kepemilikan lahan dan lama pengalaman berusahatani dengan penggunaan faktor produksi pupuk urea. Sedangkan, untuk karakteristik yang lainnya tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil produksi dan faktor produksi. Harapan dari penelitian ini adalah adanya pelatihan dan pengawasan dalam penggunaan pupuk agar tidak merusak lahan.
ANALISIS PERFORMA PENAMBAHAN ARANG DAN CUKA KAYU PADA KUALITAS PUPUK ANAEROBIK BOKASHI ASAL KOTORAN SAPI Seto, Rehino Yanu
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2531

Abstract

Limbah peternakan sering kali dibuang di lahan kosong atau di aliran sungai dan mencemari lingkungan sekitar kandang di Indonesia. Bokashi yang dibuat dengan mencampurkan limbah peternakan dengan tambahan effective microorganism (EM) memiliki potensi untuk mengurangi cemaran dari kandang. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018-2018 dengan dua repetisi. Untuk menganalisis efek dari penambahan arang dan cuka kayu pada kualitas pupuk bokashi, percobaan pada pot dilakukan dengan lima perlakuan dan satu perlakuan kontrol. Percobaan menggunakan dua tanaman sayur. Proses pembuatan bokashi dilakukan melalui proses fermentasi dan aklimitasi selama 28 hari. Tingkat perkecambahan dari Brassica rapa var. Perviridis dan Raphanus sativus L. sativus secara berturut-turut adalah 75-85% dan 65-83%. Bokashi dengan EM saja (T1) dan EM bokashi dengan cuka kayu (T2) menunjukan perbedaan signifikan pada rata-rata bobot segar (13,0 g dan 12,8 g) dan tinggi tanaman (16,4 cm dan 16,0 cm).  T1 dan T2 juga menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan perlakuan lain pada panjang pucuk tanaman dari Brassica rapa var. Perviridis (16,4 dan 16,0 cm). Pada percobaan penanaman Raphanus sativus L. sativus, T2, T3, T4, dan T5 menunjukkan rata-rata bobot yg lebih besar secara signifikan dibandingkan dengan perlakuan kontrol (9,2 g).
ANALISIS USAHA TANI TUMPANGSARI PADI GOGO-JAGUNG (JAGO) PADA AGROEKOSISTEM LAHAN KERING KABUPATEN MERAUKE Palobo, Fransiskus; Jayanti, Edita Dwi; Ayakeding, Edison
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2524

Abstract

Usaha Tani adalah kegiatan dalam bidang Pertanian, mulai dari sarana produksi, produksi/budi daya, penanganan pascapanen, pengolahan, pemasaran hasil, dan/atau jasa penunjang. Budidaya tanaman padi dan jagung selama ini sebagian besar dilakukan di lahan sawah yang sumber airnya cukup, sedangkan luas lahan sawah semakin hari semakin berkurang. Tujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usahatani tumpangsari Padi Gogo–Jagung pada agroekosistem lahan kering di wilayah perbatasan kabupaten Merauke Papua. Kegiatan dilaksanakan di desa Yaba Maru distrik Tanah Miring kabupaten Merauke, dimulai bulan Juni sampai Nopember 2019. Menggunakan lahan kelompok tani yang seluas 9 ha dengan sistem tumpang sari padi gogo (20 x 10 x 50 cm) dan jagung (50 x 20 x 50 cm). Adapun varietas unggul: (a).  Inpago Unsed 1 + Nasa 29, (b). Inpago 8 + Bima URI  20, (c) Inpago 11 + Bisma, (d) Inpago 12 + Sukmaraga. Parameter yang diukur produktivitas dan analisis usahatani. Hasil keuntungan Inpago Unsed 1 + Nasa 29 yakni Rp 49.995.000 dengan R/C 3.72, Inpago 8 + Bima URI  20 yakni Rp 45,735.000 dengan R/C 3,49, Inpago 11 + Bisma yakni Rp 24.935.000 dengan R/C 2,36, Inpago 12 + Sukmaraga Rp 32.525.000 R/C 2,77.
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) DI KBQ BABURRAYYAN ACEH TENGAH Evi Aslani; Lia Angraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga berperan dalam devisa Negara. KBQ Baburrayyan adalah sebuah koperasi berskala nasional di Indonesia dibidang pengolahan Kopi Arabika Gayo yang terletak di Aceh Tengah. Penelitian ini terdiri atas 4  perlakuan yaitu tanpa fermentasi (P0), fermentasi 2 hari (P1), fermentasi 4 hari (P2), dan fermentasi 6 hari (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, keasaman (pH), dan karakteristik organoleptik kopi yang terdiri dari aspek warna, aroma, rasa, dan overall. Perlakuan terbaik kopi bubuk arabika terdapat pada perlakuan P3 dengan hasil kadar air 1,75% dan P2 dengan pH 5,04. Nilai organoleptik warna dan aroma perlakuan terbaik terdapat pada P3 dengan nilai tertinggi 5,88 (agak suka-suka) dan 5,72 (agak suka-suka). Sedangkan nilai terhadap organoleptik rasa yang tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai tertinggi 5,38 (agak suka) dan overall 5,56 (agak suka-suka).

Page 59 of 139 | Total Record : 1386