cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI PADI DI DESA POJOKWATU KECAMATAN SAMBONG KABUPATEN BLORA Rahman, Mochamad Fatkhur; Winarno, Sri Tjondro; Widayanti, Sri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi produktivitas rata-rata hasil panen padi dan menganalisis tingkat efisiensi masing-masing faktor produksi yang mempengaruhi produktivitas rata-rata hasil panen padi pada usahatani padi di Desa Pojokwatu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2022, populasi dalam penelitian ini adalah petani padi di Desa Pojokwati dengan jumlah responden 40 orang yang dipilih menggunakan Simple Random Sampling. Hasil analisis efisiensi teknis dengan menggunakan Stochastic Frontier Production Function terdapat tiga variabel yang berpengaruh signifikan yang mempengaruhi efisiensi pengunaan faktor-faktor produksi pada usahatani padi di Desa Pojokwatu yaitu : luas lahan, tenaga kerja, dan pestisida. Sedangkan variabel pupuk dan benih berpengaruh tetapi tidak signifikan. Besarnya efisiensi teknis sebesar 0,85, eifisensi harga dan ekonomi sebesar 14 dan 11,9 menunjukksn bahwa usahatanipadi di Desa Pojokwatu belum efisien secara teknis, ekonomi, dan harga. Petani diharapkan mampu menggunakan seluruh faktor-faktor produksi secara proporsional sehinga proses produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien dan menguntungkan bagi petani dan perlu mendapatkan penyuluhan serta pembinaan dalam melakukan usahatani padi agar dapat menambah pengetahuan dan juga wawasan dalam mengembangkan usahataninya.
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN B1 (THIAMINE) DAN DEFOLIASI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK PUCUK JAMBU AIR (SYZYGIUM AQUEUM) Zuhroh, Mimik Umi; Suud, Moch; Sholeh, Ibrohim
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh penambahan vitamin B1 (Thiamine) tehadap pertumbuhan stek pucuk Jambu air (Syzygium aqueum). 2) Mengetahui pengaruh defoliasi terhadap pertumbuhan stek pucuk Jambu air (Syzygium aqueum). 3) Mengetahui pengaruh interaksi antara Penambahan Vitamin B1 (Thiamine) dan Defoliasi Terhadap pertumbuhan stek pucuk Jambu air (Syzygium aqueum). Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai dengan januari 2020 di Desa Talkandang Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah penambahan vitamin B1 (kontrol, 1 ml/l, 3 ml/l dan 5 ml/l) dan faktor kedua adalah defoliasi (kontrol, 25% dan 50%) dengan 3 kali ulangan. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah 1) Perlakuan penambahan vitamin B1 (Thiamine) memberikan pengaruh terhadap  pertumbuhan stek pucuk jambu air (Syzygium aqueum). Pengaruh tersebut terjadi pada parameter saat muncul tunas, panjang tunas pada umur 42 HST dan 56 HST, jumlah daun pada umur 42 HST, 56 HST dan 70 HST, luas daun pada umur 56 HST dan 70 HST, jumlah akar, panjang akar dan persentase stek jadi. 2) Perlakuan defoliasi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan stek pucuk jambu air (Syzygium aqueum). Pengaruh tersebut terjadi pada parameter jumlah daun per tanaman pada umur 42 HST dan 56 HST serta luas daun pada umur 70 HST. 3) Perlakuan interaksi penambahan vitamin B1 (Thiamine) dan defoliasi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan stek pucuk jambu air (Syzygium aqueum). Pengaruh tersebut terjadi pada parameter panjang tunas pada umur 70 HST.
IMPLEMENTASI CORPORATE FARMING DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI DI GAPOKTAN SRI LESTARI, DESA KARANGSARI, KECAMATAN KUTOWINANGUN, KABUPATEN KEBUMEN Maharani, Artita Devi; Astuti, Ari; Stefani, Eska; Erfina, Aulia Nur
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2503

Abstract

Corporate farming merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk meminimalisir permasalahan yang dialami oleh petani dengan melakukan pemberdayaan petani. Kabupaten Kebumen adalah salah satu kabupaten yang memperoleh hibah program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan , dan pengaruh corporate farming terhadap tingkat pendapatan tersebut. Metode dasar dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan instrument berupa kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode sensus berjumlah 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani di Gapoktan Sri Lestari per usahatani (0,15 ha) per musim setelah adanya corporate farming mengalami peningkatan sebesar Rp 351.172 atau 24,67% dengan pendapatan petani per usahatani per musim setelah adanya corporate farming sebesar Rp 1.774.392 dan sebelum adanya corporate farming sebesar Rp 1.423.220. Hasil analisis dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa corporate farming berpengaruh positif dan signifikan.
VEGETASI GULMA PADA LAHAN YANG DIDOMINASI ALANG-ALANG (Imperata cylindrica) DI KEBUN KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN DAN KEBUN KELAPA SAWIT MENGHASILKAN Umi Kusumastuti Rusmarini; Yohana Th. Maria Astuti; Diroy Parulian
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2411

Abstract

Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman penghasil CPO yang merupakan komoditas unggulan di Indonesia. Gulma merupakan salah satu tumbuhan yang menjadi masalah di perkebunan kelapa sawit.Adanya gulma di kebun kelapa sawit dapat menganggu pengelolaan perkebunan sawit antara lain dalam persaingan unsur hara,air dan panen.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman vegetasi gulma pada lahan yang didominasi alang-alang (Imperata cylindrica) di kebun TM (tanaman menghasilkan) dan TBM (tanaman belum menghasilkan) kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2022 di kebun kelapa sawit Kabupaten Lahat. Metode yang digunakan dalam analisis vegetasi adalah metode kuadrat  dengan pengambilan sampel secara acak langsung(restricted random sampling). Gulma  dianalisis untuk mengetahui nilai nisbi dari parameter pengamatan, kerapatan, frekuensi, dan dominansi. Nilai keseragaman komunitas vegetasi gulma juga dihitung dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa gulma yang banyak tumbuh di lahan yang didominasi alang-alang di kebun  kelapa sawit TBM berdasarkan daur hidup adalah gulma tahunan yaitu Asystasia gangetica, Camonea umbellata, dan Ottochloa nodosa. Sedangkan di kebun TM kelapa sawit gulma yang mendominasi juga gulma tahunan yaitu Mikania micrantha. Berdasarkan morfologi, gulma daun lebar Asystasia gangetica dan Camonea umbellata banyak tumbuh di kebun TBM kelapa sawit, sedangkan gulma daun lebar Mikania micrantha banyak tumbuh di kebun TM kelapa sawit. Komunitas vegetasi gulma di kebun TM dan TBM kelapa sawit tidak seragam dengan nilai koefisien komunitas (C) 41,05%.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus osreatus) PADA USAHA RAJA QULAT MUSHROOM DI DESA KUTA BLANG KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Sagala, Alhayati; Nugroho, Yoga
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan secara finansial pada usaha budidaya jamur tiram Raja Qulat Mushroom yang ada di desa Kuta Blang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan pada November 2022. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu primer dengan cara wawancara langsung terhadap pemilik usaha dan data sekunder yang diperoleh melalui jurnal, skripsi dan Qanun Aceh Selatan. Analisis data yang digunakan terdiri dari Net Present Value, Internal rate of return, Payback Period, Probability Index. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1). NPV dengan Discount Factor 14% yaitu sebesar Rp 20.753.376. 2) IRR yang dihasilkan sebesar 30%. 3). PP yang diperlukan yaitu selama 3 tahun dan 4) PI yang diperoleh yaitu 1,42. Dari keempat analisis data ini menunjukkan hasil Layak sehingga usaha jamur tiram pada usaha Raja Qulat Mushroom dari aspek finansial layak untuk dikembangkan.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DAN KESEDIAAN PETANI UNTUK MEMBAYAR (WTP) PUPUK BIO-SLURRY DI JAWA TENGAH Malinda Aptika Rachmah; Dwidjono Hadi Darwanto; Jangkung Handoyo Mulyo
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2434

Abstract

Pupuk bio-slurry merupakan pupuk organik hasil dari pemanfaatan limbah biogas dari hasil proses fermentasi tanpa oksigen dalam ruang tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui distribusi kesediaan petani untuk membayar (WTP) pupuk bio-slurry berdasarkan persepsi petani di Jawa Tengah; (2) mengetahui hubungan antara persepsi dengan WTP petani untuk pupuk bio-slurry di Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2020. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa petani di Kabupaten Demak dan Magelang telah mengkomersialkan ampas biogas (bio-slurry) menjadi pupuk organik. Data primer diperoleh dengan purposive sampling dari kuisioner dengan 80 responden. Analisis data menggunakan korelasi Rank-Kendall untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan WTP. Atribut persepsi yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemudahan untuk dicoba, dan manfaat hasil yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin baik persepsi maka kesediaan petani untuk membayar bio-slurry makin naik; (2) keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, dan manfaat hasil yang dapat diamati, memiliki hubungan positif dengan kesediaan petani untuk membayar pupuk bio-slurry, sedangkan kemudahan untuk dicoba tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kesediaan untuk membayar (WTP) pupuk bio-slurry oleh petani. Semakin baik persepsi petani terhadap pupuk bio-slurry, maka akan semakin besar juga kesediaan petani untuk membayar pupuk bio-slurry diatas harga pasar.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI DESA SUGIHREJO KECAMATAN KAWEDANAN KABUPATEN MAGETAN Dea Aji Puspitasari; Mubarokah Mubarokah; Dita Atasa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2473

Abstract

Desa Sugihrejo adalah salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan yang memiliki luas wilayah sebesar 2,31 km2, yang merupakan Desa terbesar ke-7 diantara 20 Desa lainnya yang berada di Kecamatan Kawedanan, untuk luas tanah pertanian sawah di Desa Sugihrejo adalah seluas 131,66 ha, dan mayoritas warga di Desa Sugihrejo bermata pencaharian sebagai petani padi. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Desa Sugihrejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. 2) untuk menganalisis efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi usahatani di Desa Sugihrejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. 3) untuk menganalisis pendapatan petani padi di Desa Sugihrejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Penelitian ini dianalisis dengan regresi linier berganda dimana pada penelitian ini membutuhkan 67 sampel petani padi yang ada di Desa Sugihrejo. Hasil penelitian ini dapat menunjukan bahwa variabel luas lahan, bibit, pupuk, tenaga kerja, dan pestisida berpengaruh terhadap produksi padi. Variabel luas lahan, pupuk, dan tenaga kerja pada usahatani mempunyai NPMxi/Pxi lebih kecil dari satu yang artinya bahwa penggunaan ketiga faktor produksi diatas tidak efisien. Dan untuk variabel benih dan pestisida memiliki nilai NPMxi/Pxi lebih besar dari satu yang artinya belum efisien. rata-rata jumlah pendapatan yang diperoleh oleh para petani padi di Desa Sugihrejo dalam per usahatani sekali musim panen adalah sebesar Rp 2.489.05.
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA USAHA PENGOLAHAN IKAN GURAME DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, KOTA MEDAN Lubis, Wildani; Intan, Dian Retno; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Mei Br. Kabeakan, Nana Trisna; Purba, Khairul Fahmi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2507

Abstract

Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan pada bulan Juni – Juli 2021. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk mengetahui nilai tambah ikan gurami pada produk olahan bakso dengan metode Hayami dan pendapatan pengolah bakso ikan. Penentuan sample menggunakan metode sensus dengan penarikan responden metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah produk bakso ikan sebesar Rp  5.635,-/ kilogram dengan harga output sebesar Rp  130.000,-/kilogram, penggunaan tenaga kerja sebanyak 2 orang dengan upah Rp 50.000,-/HOK/proses. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp  3.803.-/ kilogram pada 1 kali proses produksi. Sehingga pendapatan yang diperoleh untuk 1 bulan  Rp  532.420,-/bulan
ANALISIS NILAI TAMBAH, PROFITABILITAS DAN TITIK IMPAS ANEKA KUE KERING PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA INTAN RAHMADHANI DESA SOROGENEN KECAMATAN KALASAN KABUPATEN SLEMAN Muhammad Raihan Arkana; Siti Hamidah; Made Suyastiri YP
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2418

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis besarnya nilai tambah, (2)menganalisis profitabilitas, dan (3)menganalisis  titik impas usaha aneka kue kering pada Industri Rumah Tangga Intan Rahmadhani sebelum dan saat terjadinya pandemi covid-19. Penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan studi kasus. Metode pengambilan responden menggunakan metode purposive sampling, yaitu Endah Sri Kurniawati selaku pemilik Industri Rumah Tangga Intan Rahmadhani. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik Pengumpulan data  dengan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Metode analisis data dengan Analisis Nilai Tambah metode Hayami, Analisis profitabilitas, dan Analisis Titik Impas Aneka Kue Kering. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai tambah aneka kue kering pada Industri Rumah Tangga Intan Rahmadhani mengalami penurunan saat terjadinya pandemi covid-19, (2) profitabilitas aneka kue kering pada Industri Rumah Tangga Intan Rahmadhani mengalami penurunan saat terjadinya pandemi covid-19, (3) titik impas aneka kue kering pada Industri Rumah Tangga Intan Rahmadhani mengalami peningkatan saat terjadinya pandemi covid-19.
KAJIAN KONTRIBUSI TENAGA KERJA KELUARGA PADA USAHA BUDIDAYA PUYUH DENGAN METODE ANOVA DI KABUPATEN BOYOLALI Lestari, Retna Dewi; Setiyani, Rahmawati; Sari, Intan Lukita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2500

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi tenaga kerja keluarga peternak puyuh metode anava di kabupaten boyolali berdasarkan skala usaha. Lokasi penelitian dikhususkan pada kawasan sentra burung puyuh berdasarkan data dari BPS yaitu Kecamatan Banyudono, Kecamatan Teras, dan Kecamatan Andong. Jumlah responden yang ditentukan oleh peneliti adalah 47 peternak dengan asumsi telah memenuhi distribusi normal statistik. Pengambilan data dilakukan pada bulan September – Oktober 2022. Metode analisis dilakukan dengan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tenaga kerja pada usaha ternak puyuh responden dibagi menjadi lima kegiatan yaitu penyediaan pakan dan minuman, pemberian obat dan vaksin, pembersihan kandang, pemanenan, pasca panen dan pemasaran. Pada penggunaan tenaga kerja keluarga paling banyak adalah kegiatan pascapanen dan pemasaran telur puyuh yaitu 2,49 HOK. Penggunaan tenaga kerja keluarga untuk skala usaha puyuh di Kabupaten Boyolali yang nilainya sedang dan besar nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan usaha skala kecil. Hal ini disebabkan kebutuhan tenaga kerja keluarga yang lebih besar untuk kegiatan panen dan pascapanen seperti pengemasan telur. Petani di Kabupaten Boyolali cenderung melibatkan keluarga untuk membantu kegiatan panen dan pascapanen karena dirasa lebih mudah daripada mempekerjakan tenaga luar. Sedangkan penggunaan tenaga kerja luar pada usaha skala besar lebih tinggi dibandingkan skala menengah dan kecil. Hal ini disebabkan jumlah ternak yang semakin meningkat, sehingga membutuhkan tenaga kerja luar yang lebih tinggi.

Page 58 of 139 | Total Record : 1386