cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS PENGADAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS PADA BULOG KANTOR CABANG KEDIRI Febryanti, Lilik; Soedarto, Teguh; Amir, Indra Tjahaya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2532

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui mekanisme atau sistem pengadaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri. Serta untuk menganalisis pengendalian persediaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis Economic Order Quantity (EOQ). Hasil dari penelitian ini adalah mekanisme atau sistem pengadaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri sudah sesuai dengan SOP yang berlaku. jumlah pemesanan beras yang ekonomis yaitu sebanyak 23.366,88 kg, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 42 kali dalam satu tahun. Jumlah safety stock yang harus dimiliki oleh Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kediri yaitu sebanyak 224.730 kg. Jumlah persediaan maksimal (maximum inventory) yang bisa dikelola oleh perusahaan agar memperoleh keuntungan yang yaitu sebanyak 268.096,88 kg. Jumlah pemesanan kembali (reorder point) diperoleh waktu pemesanan yang optimal pada saat tingkat pemesanan sama dengan 241.967,64 kg.
EFEKTIVITAS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) PADA PELAKU UMKM RED HOUSE COFFEE GAYO Ikhsan Ikhsan; Nurhaslita Sari; Evi Susanti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Red House Coffee merupakan salah satu UMKM Aceh Tengah Desa Berghendal Kecamatan Meria Satu Kabupaten Bener Meriah yang dibangun pada 2016 oleh Isra Failani. Usaha ini telah  menerima surat perizinan Besertifikasi Pemenuhan Komitmen Produksi Rumah Tangga (SPP-IRT) dan NIB. Red House Coffee menyediakan coffee Honey, wine, natural, luwak, robusta, dan speacility.  Omzed Red House Coffee pada tahun 2022 terbilang rendah dibandingkan pengeluaran, yakni mencapai 150 juta/bulan dengan pengeluaran 40 juta/bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyusunan SOP Red House Coffee Gayo. Di sini SOP sangat menunjang kesuksesan sebuah usaha. Metode penelitian yang digunakan berupa kualitatif bersifat deskriptif dengan sumber data  primer dan sekunder dan teknik pengumpulan datanya secara kuesioner serta wawancara.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa SOP Red House Coffee Gayo tidak memenuhi prosedur penyusunan SOP yang benar. Dalam hal ini SOP Red House Coffee belum berbentuk dokumen, hanya berupa perintah secara lisan dari atasan kepada bawahan. Hal ini disebebakan oleh faktor administrasi, kepegawaiaan, dan harga penyusunan SOP yang mahal.
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG IKAN RUCAH TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK As’ari, Husaeni Khasan; Zulfanita, Zulfanita; Wahyu Wibawanti, Jeki Mediantari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa suplementasi tepung ikan rucah (TIR) berpengaruh terhadap kualitas fisik telur itik. Penelitian ini menggunakan 60 ekor itik mojosari. Perlakuannya adalah suplementasi tepung ikan rucah P0, P1, P2, P3 dengan  konsentrasi 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5% TIR. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Parameter yang diamati: indeks telur, indeks kuning telur, indeks putih telur, skor warna kuning telur, berat telur, berat dan ketebalan kerabang. Data dianalisis dengan uji Analysis of Variance. Hasil: tepung ikan rucah tidak berpengaruh nyata terhadap berat telur sebanyak 61,13; 61,13; 62,80; dan 61,93. Indeks telur berpengaruh tidak nyata dengan nilai 79,01; 79,37; 78,05; dan 78,93. Indeks kuning telur berpengaruh tidak nyata dengan nilai37,40; 39,40; 40,00; dan 40,90. Indeks putih telur berpengaruh tidak nyata dengan nilai 0,98; 1,06; 1,00; dan 0,84. Warna kuning telur tidak berpengaruh nyata dengan nilai 14,20; 13,93; 14,20; dan 14,53. Berat kerabang berpengaruh tidak nyata dengan nilai 8,13; 8,66; 8,33; dan 8,00. Ketebalan kerabang berpengaruh tidak nyata dengan nilai 0,26; 0,28; 0,34; dan 0,24. Tepung ikan rucah tidak berpengaruh terhadap berat telur, indeks telur, indeks kuning telur, indeks putih telur, berat kerabang, warna kuning telur, dan ketebalan kerabang.
PERTUMBUHAN BERBAGAI KLON BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg.) PADA MEDIA TANAM CAMPURAN TANAH DAN KOMPOS AMPAS TAHU Yudo Winarso; M. Umar Harun; Erizal Sodikin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2519

Abstract

Limbah padat ampas tahu belum banyak dimanfaatkan dan ada prospek diolah sebagai pupuk organik. Pupuk organik limbah ampas tahu dapat dicampur sebagai media tanam. Untuk mendapatkan media yang tepat dan sesuai kebutuhan tanaman, perlu dilakukan pencampuran kompos limbah ampas tahu. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan stum mata tidur berbagai klon karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.), mendapatkan komposisi kompos limbah ampas tahu yang baik Penelitian ini dilaksanakan di kebun pembibitan masyarakat Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih., mulai bulan April 2022 sampai Juni 2022, dengan ketinggian tempat kurang lebih 32 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial. Faktorial pertama klon karet yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktorial kedua komposisi kompos limbah ampas tahu yang terdiri dari 6 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kompos limbah ampas tahu terhadap pertumbuhan stum mata tidur/bibit karet berbagai klon tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) tidak berpengaruh nyata terhadap waktu muncul tunas setelah dan diameter tanaman.Sedangkan pada tinggi tanaman, jumlah dan luas daun berepengaruh sangat nyata tetapi pada pajang akar hanya berpengaruh nyata. Berdasarkan sidik ragam ternyata tidak ada interaksi antara komposisi media tanam dengan klon karet. Komposisi kompos limbah ampas tahu pada media tanam dapat meningkatkan laju pertumbuhan stum mata tidur/bibit karet , media tanam 10 % kompos
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI BELIMBING DI DESA TASIKMADU KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN Azizah, Rika Nur; Nugroho, Sigit Dwi; Hendrarini, Hamidah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi dan pendapatan usatahani belimbing, menganalisis tingkat risiko produksi dan pendapatan serta untuk mengetahui upaya atau cara dalam mengendalikan risiko produksi dan pendapatan di Desa Tasikmadu Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2022, populasi dalam penelitian ini adalah petani belimbing di Desa Tasikmadu dengan jumlah responden 34 orang yang dipilih menggunakan Simple Random Sampling. Hasil analisis berdasarkan fish bone diagram teridentifikasi 14 sumber risiko dimana terbagi menjadi delapan risiko produksi dan enam risiko pendapatan. Selanjutnya dianalisis menggunakan failure mode and effect analysis menunjukkan nilai risk priority number tertinggi 392 yang disebabkan oleh perubahan cuaca yang tidak menentu. Petani perlu mendapatkan penyuluhan serta pembinaan dalam melakukan usahatani belimbing agar dapat menurunkan tingkat risiko yang terjadi.
UPAYA PELAJUAN PROSES DEKOMPOSISI JERAMI PADI MELALUI BERBAGAI CARA : SEBUAH STUDI LITERATUR Aziz, Hozin; Tito, Dewi Hidayati; Rizka, Annisa Efta
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2530

Abstract

Jerami padi merupakan sisa hasil sampingan dari budidaya padi yang masih memiliki potensi sebagai sumber hara bagi tanah. Potensi hara dari jerami padi mampu mengefisiensikan penggunaan pupuk hingga 50%. Namun potensi ini terkendala dengan proses pengkomposan jerami yang lama karena kandungan selulosa dan lignin yang tinggi. Proses dekomposisi yang lama menjadikan pupuk dari jerami padi tidak efisien dalam budidaya. Upaya pelajuan proses dekomposisi jerami padi menjadi penting karena akan mendukung pertanian yang berkelanjutan, berkelanjutan karena secara ekonomi akan mengefisiensikan biaya budidaya, akan memperbaiki lingkungan pertanian karena lebih ramah lingkungan dan secara sosial akan mudah diterima masyarakat karena selama ini jerami padi masih dianggap sebagai limbah pertanian yang kurang bermanfaat. Tujuan dari tulisan ini adalah mencari tahu dari berbagai literatur yang ada selama ini telah dilakukan dalam upaya pemercepatan proses dekomposisi jerami padi melalui berbagai cara dan teknis pembuatan kompos dan potensinya untuk dikajiterapkan dalam berbudidaya pertanian yang berkelanjutan. Dari hasil studi literatur ini dapat diketahui bahwa upaya-upaya pemercepatan proses dekomposisi ini dapat dilakukan melalui 
RESPON PEMBERIAN PUPUK KASCING SEBAGAI CAMPURAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA BIBIT TEBU Oktaviani, Anindia Dwi; Ekawati, Rina
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2523

Abstract

Salah satu upaya untuk memperbaiki lingkungan tanah, khususnya struktur tanah, adalah penggunaan kascing organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kascing sebagai campuran komposisi media tanam terhadap pertumbuhan vegetatif bibit bud set tanaman tebu (Saccharum officinarum L.)  yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2022 di kebun praktek Politeknik LPP di Wedomartani, kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan sumber bahan tebu bud set dengan persentase campuran pupuk kascing yang berbeda, antara lain: P0 = Tanah saja (kontrol), P1 = Tanah (50%) : Kascing (50%), P2 = Tanah (25%) : Kascing (75%), P3 = Tanah (75%) : Kascing (25%), dan P4 = Kascing 100%. Peubah pengamatan yang diamati, antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar, dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kascing sebagai campuran media tanam dengan komposisi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan kering tajuk serta bobot kering akar tanaman kelapa sawit asal bud set. Pemberian campuran media tanam antara 50% tanah : 50% kascing dapat direkomendasikan sebagai media tanam campuran kascing dan tanah yang terbaik.
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI MANISAN PALA PADA INDUSTRI TIGA SERANGKAI DESA BATEE TUNGGAI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Ringo, Liston Siringo; Suharna, Yoga Nugroho
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar harga pokok produksi manisan  pala pada Industri Tiga Serangkai di Desa Batee Tunggai Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode Activity Based Costing (ABC); yaitu sistem biaya yang didasarkan pada aktivitas. Metode ABC menelusuri biaya pada berbagai aktivitas dan juga kepada berbagai produk, sehingga dapat diketahui aktifitas apa saja dan berapa biaya dari setiap aktivitas  yang mendukung produk tersebut. Sistem ABC mampu memberikan informasi biaya secara lebih akurat. Hasil dari penelitian, harga pokok produksi manisan pala dalam bentuk bunga yang dikirim adalah sebesar Rp.4.965,16/bungkus, yang bentuk iris adalah sebesar Rp.3.408,24/bungkus. Sedangkan harga pokok produksi manisan pala untuk yang dijual di rumah dalam bentuk bunga adalah sebesar  Rp.4.465,16/bungkus, dan manisan pala bentuk iris Rp.2.908,24/bungkus. Harga pokok produksi untuk manisan pala berbentuk bunga lebih besar dibanding manisan pala  bentuk iris.
KAJIAN KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN MOJOKERTO Hardi, Tri; Soedarto, Teguh
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2536

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap Indeks status keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Mojokerto pada masing-masing dimensi. Melakukan identifikasi dan kajian faktor-faktor yang sensitif mempunyai pengaruh pada keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Mojokerto. Indeks status keberlanjutan pada usaha peternakan sapi perah ini dianalisis pada dimensi sosial, dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan. Dalam analisis data keberlanjutan dari usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Mojokerto memakai metode MDS (Multi Dimensional Scaling) melalui pendekatan RAPFISH (Rapid Appraisal for Sustainability). Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang sensitif yang berpengaruh pada Indeks status keberlanjutan pada setiap dimensi menggunakan Analisis Leverage dan Analisis Monte Carlo. Hasil dari penelitian didapatkan Indeks status keberlanjutan dari Usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Mojokerto secara multidimensi pada level kurang berkelanjutan sebesar 49,53%. Nilai Indeks keberlanjutan pada dimensi sosial (46,12%), dimensi ekologi (42.54%), dimensi ekonomi (52,36%), dimensi teknologi (57,74%) dan dimensi kelembagaan (48,88%). Agar status keberlanjutan dapat meningkat maka perlu dilakukan upaya perbaikan pada setiap dimensi guna meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah dan mendukung ketahanan pangan di subsektor peternakan.
KONTRIBUSI IBU RUMAH TANGGA BEKERJA PADA UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN POKOK DALAM PENCAPAIAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN UMBULHARJO Artita Devi Maharani; Nanang Kusuma Mawardi; Eska Stefani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2502

Abstract

Setiap keluarga menginginkan kehidupan yang sejahtera yang tercukupi kebutuhan pokoknya,yaitu sandang, pangan dan papan. Namun, pada kenyataannya banyak ibu yang berperan ganda dalam memenuhi kebutuhan keluarga khususnya kebutuhan pangan. Salah satu faktor yang utama adalah pendapatan suami yang rendah memotivasi seorang istri atau ibu rumah tangga untuk bekerja. Kontribusi  ibu  baik yang berstatus ibu rumah tangga, kepala rumah tangga atau anggota rumah tangga sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola diversifikasi pangan pokok serta menganalisis kontribusi ibu rumah tangga yang bekerja dalam pencapaian diversifikasi pangan pokok sebagai upaya ketahanan rumah tangga.Penelitian ini akan dilakukan dengan metode penelitian eksplorasi deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel melalui metode survey dengan pengisian kuisioner melalui Google Form.Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi melalui SPSS for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik ibu rumah tangga sampel teridenfikasi mayoritas pada usia menjelang non produktif  yaitu diatas 50 tahun dan  memiliki jumlah anggota keluarga antara 4- 6 orang dalam setiap rumah tangga. (2) Pola konsumsi pangan pokok rumah tangga sampel dikategorikan menjadi 3 yaitu B>NB, B<NB dan B=NB dengan hasil paling besar pada kategori B>NB yaitu sebanyak 25 rumah tangga sampel, (3) Hubungan karakteristik ibu rumah tangga terhadap upaya diversifikasi pangan dalam pencapaian ketahanan pangan dari hasil uji korelasi menunjukkan variabel motivasi ibu rumah tangga memiliki tingkat signifikansi yang paling tinggi terhadap upaya diversifikasi pangan sehingga dapat disimpulkan semakin tinggi usia ibu rumah tangga

Page 60 of 139 | Total Record : 1386