cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
FENOMENA JUAL BELI PASAL UNDANG-UNDANG OLEH OKNUM DPR (Sebuah Analisis Etika) Ari Kusumah Wardani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i2.1412

Abstract

Abstrak DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) mengemban tugas untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, namun tugas tersebut acapkali diwarnai oleh kepentingan politik yang bersifat ego sektoral di kalangan Oknum anggota DPR tersebut. Hal ini berakibat pada semakin meningkatnya praktik uang yang dilakukan oleh para oknum anggota DPR untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Sulit untuk dibantah jika ada pihak yang mengatakan bahwa aktivitas para oknum di gedung parlemen negeri ini sesekali seperti pasar saja, proses legislasi di negeri ini kadang-kadang terjadi seperti sebuah proses jual beli. Gedung parlemen terkadang diwarnai penyimpangan-penyimpangan seperti jual beli pasal-pasal dalam pembahasan RUU. Meskipun praktik ini terkesan tertutupi, namun perlu difahami bahwa Publik sudah mulai bijak dan waspada dalam mengamati dan menilai. Praktik jual beli pasal yang dilakukan para oknum saat pembahasan UU merupakan bentuk pelanggaran hukum yang harus dibawa ke ranah penyidikan dan penyelidikan oleh pihak berwajib. Banyaknya gugatan mengenai isi UU kepada MK membuktikan bahwa ada suatu hal yang salah pada fungsi legislasi di DPR kita. Padahal UU merupakan salah satu dasar negara yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara kearah yang lebih baik lagi. Dalam membongkar praktik jual beli pasal ini, tentunya dibutuhkan penegakan hukum yang tegas yang dapat memutus jaringan-jaringan kolusi modal, serta diperlukan keberanian untuk menindak pejabat negara yang melakukan lobi-lobi ilegal, karena praktik semacam ini jelas-jelas sangat merugikan negara, terutama rakyat sebagai pihak yang paling dirugikan. Kata Kunci: Etika, Jual Beli Pasal, DPR
Budaya Organisasi di Kantor Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran Winda Widianingsih
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i2.495

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pada pelaksanaannya yang belum sesuai dengan budaya organisasi. Hal ini terlihat dari kurangnya integritas yang dimiliki pegawai Desa Sidamulih dalam melaksanakan pekerjaan, masih kurangnya arahan yang diberikan oleh kepala desa kepada pegawai desa, masih kurangnya pengawasan dan pengendalian oleh Kepala Desa dalam melaksanakan program.   Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rumusan masalahnya adalah: 1) Bagaimanakah budaya organisasi yang terjadi di kantor desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran?; 2) Apakah hambatan-hambatan yang dihadapi dalam budaya organisasi di kantor Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran?; 3) Bagaimanakah upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi budaya organisasi di Kantor Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan jumlah informan sebanyak 12orang. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, dan wawancara.  Tekhnik analisis data yang digunakan adalah secara univarit ( analisis suatu variabel) yang dinterprestasikan secara kualitatif yang bersumber dari hasil observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Budaya Organisasi di Kantor Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran telah berjalan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan para pegawai telah menjalankan budaya organisasi tersebut dengan baik, walaupun masih terdapat adanya hambatan- hambatan. Terdapat beberapa aspek yang kurang menunjang dan perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan Budaya Organisasi antara lain masih adanya pegawai yang belum memiliki inisiatif sendiri dalam melaksanakan pekerjaan, masih terdapat pegawai yang dirasa kurang bertanggung jawab dalam setiap penyelesaian masalah, masih adanya pegawai yang kurang dalam berkomitmen untuk merealisasikan tujuan organisasi, masih terdapat beberapa program yang masih belum terealisasi, masih adanya pegawai yang belum mampu untuk melakukan pengawasan dari diri sendiri dan selalu oleh kepala desa. Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, yaitu dengan diberikannya kebebasan dalam melaksanakan pekerjaan oleh kepala desa, dengan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama, dengan memberikan pelatihan dan pembinaan oleh kepala desa, menyelesaikan program yang memang belum terealisasi, meningkatkan dan mempertahankan apa yang telah dilakukan seperti halnya pengawasan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
MEMAHAMI ADMINISTRASI NEGARA MELALUI PERSPEKTIF PERBANDINGAN Ari Kusumah Wardani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i4.891

Abstract

AbstrakTulisan ini bermaksud untuk memperkenalkan Perbandingan Administrasi Publik / Negara sebagai salah satu perspektif atau kajian tersendiri dalam Ilmu Administrasi Publik / Negara. Secara khusus, bagi para akademisi Administrasi Publik / Negara, tulisan ini diharapkan menjadi salah satu acuan dalam mengimplementasikan penelitian dalam lingkup Administrasi Publik / Negara dengan basis perbandingan.Pada prinsipnya, tujuan akhir dari pendekatan Perbandingan Administrasi Negara adalah untuk memperpendek kesenjangan antara objek yang dibandingkan. Contohnya negara maju vs Negara berkembang, sentralisasi vs Desentralisasi, dll. Caranya adalah dengan mengenali dan menganalisis faktor yang menyebabkan satu satu objek tertinggal atau secara kualitas lebih rendah daripada yang lain atau begitupun sebaliknya. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana hal tersebut agar menjadi meningkat setelah dibandingkan.Pendekatan ini sangatlah aplikatif dalam menjawab masalah-masalah dalam administrasi publik pada situasi yang spesifik, mengingat perbedaan khas pada konteks tiap institusi dan level dalam administrasi pemerintahan. Karena pendekatan ini berorientasi pada benchmarking / studi tolak ukur, maka secara positif dan signifikan berdampak pada perubahan & Reformasi Administrasi.  Kata Kunci: Perbandingan Administrasi Negara / Publik, Komparatif, Benchmarking.
Penilaian Kinerja Oleh Kepala di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah VI Tasikmalaya Dejan Saputra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i2.471

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penilaian Kinerja oleh Kepala di kantor Balai Sumber Daya Alam Wilayah VI Tasikmalaya. Rumusan masalah yang diajukan adalah: 1) Bagaimana penilaian kinerja oleh Kepala di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Wilayah VI Tasikmalaya?; 2) Apa saja hambatan-hambatan yang ditemukan oleh kepala dalam penilaian kinerja di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Wilayah VI Tasikmalaya?; 3) Apa sajakah  upaya yang dilakukan oleh Kepala dalam penilaian kinerja di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Wilayah VI Tasikmalaya?Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Yang dapat di artikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan, melukiskan keadaan subjek atau objek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa: Pertama, penilaian kinerja oleh kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah VI Tasikmalaya berjalan cukup baik. Kedua, Hambatan-hambatan yang ditemukan adalah : 1) Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan kurang dilakukan secara rutin sehingga pegawai kurang memiliki keterampilan dalam bekerja; 2) Rendahnya tanggung jawab pegawai dalam bekerja; 3) Rendahnya ketulusan pegawai dalam bekerja; 4) Kurangnya kerjasama dengan berbagai pihak internal. Ketiga, Upaya-upaya yang dilakukan adalah : 1) Meningkatkan prestasi kerja pegawai melalui pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan secara rutin oleh kepala balai; 2) Meningkatkan tanggung jawab pegawai dalam bekerja melalui penerapan tata tertib yang jelas oleh pimpinan; 3) Meningkatkan ketulusan pegawai dalam bekerja dengan cara meningkatkan kesadaran pegawai yang disampaikan dalam setiap pertemuan rapat bahwa dalam pekerjaan yang diberikan merupakan amanat yang harus diselesaikan dengan baik; 4) Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak internal sehingga setiap permasalahan dalam penyelesaian pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Produktivitas Kerja Aparatur Pemerintah Desa di Desa Utama Kecamatan Cijeu ngjingKabupaten Ciamis heryanti heryanti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.781 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.397

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kepala desa  sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Hal ini terlihat dari: 1) Masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kepala desa  sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan sehingga berdampak pada pelaksanaan pemberian pelayanan kepada masyarakat. 2) Masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat memanfaatkan waktu serta memenuhi target yang telah ditentukan sehingga menyebabkan bertumpuknya pekerjaan yang harus diselesaikan oleh aparatur pemerintah desa. Berdasarkan hasil penelitian baik melalui observasi dan wawancara mengenai maka dapat diimpulkan sebagai berikut :1). Produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa sudah berjalan dengan baik, meskipun belum terlalu optimal. Pelatihan dan pengembangan SDM menjadi suatu keniscayaan bagi organisasi, karena penempatan pegawai secara langsung dalam pekerjaan tidak menjamin mereka akan berhasil. Pegawai baru sering sering merasa tidak pasti tentang peranan dan tanggung jawab mereka. 2). Hambatan dalam produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa terdiri dari:  Masih kurangnya pengetahuan yang dimiliki aparat mengenai hakikat masalah yang dihadapi. Masih belum terkumpulnya fakta-fakta dan data-data yang relevan, partisipasi dari aparat dan masyarakat dalam mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan permasalahan yang ada. Masih rendahnya pengolahan data-data dan fakta-fakta yaang ada hal ini dikarenakan sedikitnya aparat yang mampu menggunakan perangkat komputer untuk mengolah data mengenai administrasi kependudukan, akibatnya aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi kurang maksimal. 3).Upaya meningkatkan produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa yaitu  Aparat pemerintahan desa  berupaya untuk turun langsung ke lapangan menanyakan kepada masyarakat mengenai pendataan yang dilakukan oleh aparat desa. Aparat pemerintahan desa   berupaya untuk mendatangkan seorang ahli komputer untuk dapat memberikan pelatihan bagi aparat supaya dapat terampil dalam menggunakan komputer yang tersedia di kantor desa untuk mengolah data.
KEMAMPUAN KERJA APARATUR DESA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ADMINISTRATIF DI DESA UTAMA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS imel agnu meliyanti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i1.1213

Abstract

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan untuk keperluan pembahasan hasil penelitian digunakan pendekatan kualitatif,teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa, Kepala Desa, beserta4 orang Kepala Dusundan 4 orang Tokoh Masyarakat dari setiap dusun di Desa Utama. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, menyajikan data,sertamenarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian di Kantor Kepala Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, adalah sebagai berikut:Kemampuan kerja aparatur Desa Dalam Memberikan Pelayanan Administratif Di Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis secara umum dapat dikatakan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa indikator yang belum dilaksanakan dengan baik. Hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaannya yaitu pegawai masih merasa kesulitan untuk menyelesaikan masalah menyangkut tanpa bantuan orang lain, adanya perbedaan kemampuan individu dalam menyampaikan informasi, berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dengan baik, sertapegawai kurang memiliki keberanian dalam mengambil sebuah keputusan tanpa bantuan pegawai lain. Kemudian upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memahami dan mengetahui jenis-jenis pelayanan administrai yang dapat diminta oleh masyrakat.Dengan menumbuhkan kesadaran pegawai atas pentingnya ada inovasi-inovasi dalam pelayanan. Serta salin bekerja sama antar pegawai untuk dapat mengambil keputusan yang paling tepat dan sesuai dengan kewenangan.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis mengajukan saran yaitu petugas pelayanan sebaiknya mampu memahami jenis pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, mengetahui redaksi dari setiap surat keterangan yang bisa diminta oleh masyarakat kepada pihak Pemerintah Desa Utama. Petugas sebaiknya mampu menyelesaikan pelayanan administratif sesuai dengan target waktu yang telah di tentukan dan akan lebih baik lagi apabila petugas juga bisa menerapkan skala prioritas dalam mengerjakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya agar tugas dapat terselesaikan dengan baik sesuai dengan target waktu masing-masing tugas. Untuk mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi secara optimal, aparatur Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis seyogyanya dapat meningkatan lagi kemampuan kerjanya dalam memberikan pelayanan administratif serta dapat menggunakan peralatan yang berkaitan dengan tugas yang ada, lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, serta lebih melakukan inovasi-inovasi baru dalam penyelenggaraan pelayanan agar tercipta penyelenggaran pelayanan yang baik dan dapat memberikan kepuasan terhadap masyarakat. Kata Kunci : Kemampuan Kerja dan Pelayanan
PENGAWASAN PELAKSANAAN UPAH MINIMUM KOTA (UMK) OLEH DINAS TENAGA KERJA PADA PERUSAHAAN SWASTA DI KOTA BANJAR ine nita
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.775 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i3.667

Abstract

ABSTRAK Penelitian di latarbelakangi oleh permasalahan belum optimalnya pengawasan oleh Dinas Tenaga Kerja pada perusahaan swasta dikota Banjar dalam pelaksanaan Upah Minimum Kota (UMK). Hal ini terlihat dari masih adanya perusahaan di Kota Banjar yang belum membayar upah sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) yang telah ditetapkan, padahal dari pihak dinas sudah mengamanatkan kepada setiap perusahaan agar semua perusahaan melaksanakan upah sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK).Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jumlah informan 9 orang. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen-dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalag reduksi data, penyajian data, dan Verifikasi yang diinterprestasikan secara kualitatif yang bersumber dari observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pengawasan pelaksanaan Upah Minimum Kota (UMK) oleh Dinas Tenaga Kerja pada perusahaan swasta di Kota Banjar secara umum sudah dilaksanakan dengan baik. Tetapi, 1 dari 10 indikator belum dilaksanakan kurang baik yaitu, permintaan laporan dan informasi secara lisan dari pegawai. Adapun hambatan-hambatan yang ditemukan dalam pengawasan pelaksanaan Upah Minimum Kota (UMK) oleh Dinas Tenaga Kerja pada perusahaan swasta di Kota Banjar yaitu 1) Terbatasnya jumlah pengawas ketenagakerjaan 2) Kurangnya sosialisasi dari Dinas terhadap pihak karyawan maupun manajemen perusahaan 3) Tidak kesesuainya laporan atau informasi mengenai pengupahan pegawai 4) Pihak manajen perusahaan kurang sigap dalam memberikan perintah untuk memperbaiki laporan yang kurang atau salah. Dan upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut, yaitu 1) Memaksimalkan pegawai yang ada dengan melakukan peningkatkan potensi 2) Melakukan sosialisasi dan pemahaman dengan melakukan pembinaan terhadap karyawan maupun pihak manajemen perusahaan 3) Memverifikasi serta laporan dengan relita yang ada dilapangan 4) Memaksimalkan pembinaan terhadap pengusaha dalam rangka meningkatkan kompetensi untuk memperbaiki laporan yang kurang atau salah.  Kata kunci : Pengawasan, Pelaksanaan, Upah Minimum Kota (UMK)
PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS DISEKRETARIAT DPRD KABUPATEN CIAMIS Novie Achmad Qodar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i4.890

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya pengelolaan arsip dinamis disekretarit DPRD Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif survei dengan jumlah informan sebanyak 6 orang yang terdiri dari 1 orang kabagmum, 1 orang kasubag umum dan kepegawaian, 1 orang kasubag perlengkapan, 1 orang kasubag program, 1 orang kasubag rapat dan risalah, 1 orang kasubag rapat dan perundang-undangan, dan 1 orang kasubag pembayaran dan pembukuan. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi data yang diinterpretasikan secara kualitatif yang bersumber dari hasil observasi dan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Pelaksanaan pengelolaan arsip dinamis di Sekretariat DPRD Kabupaten Ciamis belum berjalan secara optimal, hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa masih ditemukannya permasalahan permasalah seperti pengelolaan surat masuk, surat dinas, nota dinas dan ekspedisi surat masih bersifat manual, lamanya pencatatan surat masuk, surat keluar dan sulitnya surat ditemukan kembali pada saat dibutuhkan, tertumpuknya surat atau dokumen mengakibatkan hilangnya data dan informasi tidak dapat tersampaikan serta kesulitan untuk mencari keberadaan surat tersebut.Hambatan-hambatan yang ditemukan dalam pengelolaan arsip dinamis disekretariat DPRD Kabupaten Ciamis meliputi Sumber daya manusia masih minim, Belum memiliki depo arsip khusus, kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang serta fasilitas-fasilitas pendukung untuk mengelola arsip, kurangnya kesadaran dari pegawai dalam hal kearsipan, kurangnya kesadaran dan pemahaman pegawai dalam melaksanakan kegiatan kearsipan baik dalam hal penciptaan, pemeliharaan maupun penyusutan arsip. Upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan pengelolaan arsip dinamis disekretariat DPRD Kabupaten Ciamis meliputi pegawai yang bertugas sebagai Arsiparis diikutsertakan dalam program magang tata kelola kearsipan yang baik dan benar, mengajukan permohonan pembuatan gedung arsip khusus dan fasilitas pengelolaan kearsipan, mengajukan tambahan fasilitas pendukung dalam mengelola arsip, memberikan pemahaman kepada pegawai mengenai IT, meningkatkan kesadaran pegawai supaya lebih tahu pentingnya mengelola arsip dengan baik. Kata Kunci: Pengelolaan Arsip Dinamis 
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN OLEH PERANGKAT DESA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA PURWASARI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2016 alfian nurja sanjadi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.499 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i3.674

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permalasalah efektivitas kerja perangkat desa di Desa Purwasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan yang belum optimal dilaksanakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana efektivitas pemungutan pajak bumi dan bangunan oleh perangkat desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan hambatan dalam pelaksanaan pemungutan  pajak bumi dan bangunan, yang menyebabkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak masih rendah.Metode yang digunakan adalah deskriptif, dengan informan terdiri dari perangakat desa dan masyarakat Desa Purwasari. Data penelitian menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas kerja perangkat desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat belum terlaksana secara efektif, sebagian dusun tidak mencapai target dikarenakan kesadaran masyarakat masih rendah, dalam menyadarkan masyarakat mengenai pajak bumi dan bangunan perangkat  desa tidak pernah melakukan pendekatan secara pribadi, dan desa tidak pernah melakukan sosialisasi tentang pentingnya pajak bumi dan bangunan kepada masyarakat. Kata Kunci : Pajak Bumi Dan Bangunan, kesadaran, sosialisasi
METAMORFOSIS ADMIISTRASI NEGARA Lina Marliani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i2.1408

Abstract

Abstrak Administrasi Negara merupakan terjemahan dari Public Administration, dimana istilah administrasi Negara masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi dan sampai saat ini masih belum menemukan titik temu. Public Administration ada yang menterjemahkan administrasi Negara dan ada juga yang menterjemahkan Administrasi Publik, sehingga tampak seolah-olah tampak Administrasi Negara versus Administrasi Publik. Jika administrasi Negara diibaratkan sebagai makhluk hidup, Administrasi Negara sudah mengalami perubahan (metamorphosis) dalam perkembangan paradigmanya. Perubahan ini terjadi karena administrasi negara harus menyesuaikan diri dengan perubahan/perkembangan lingkungan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang setiap jaman selalu berubah. Hal ini tidak lain untuk keberlangsungan hidup administrasi itu sendiri. Kata Kunci : Administrasi Negara, administrasi publik, paradigma

Page 6 of 54 | Total Record : 532