cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
PELAKSANAAN KEARSIPAN OLEH BAGIAN KESEKRETARIATAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN CIAMIS DELLA YORIANA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i4.886

Abstract

ABSTRAKPenelitian Ini dilatarbelakangi oleh kurangnya Sumber Daya Manusia khususnya di Bidang Kearsipan, dan belum Memadainya Fasilitas Khusus untuk Kearsipan. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan kearsipan oleh bagian kesekretarian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis?, 2) Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kearsipan oleh Bagian Kesekretariatan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis?, 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan- hambatan dalam pelaksanaan kearsipan oleh Bagian Kesekretariatan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis?.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah informandan dokumen. Teknik pengumpulan datadalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observsi/wawancara), serta studi dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data yang digunakan adalah data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verification (verifikasi data).Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1)pelaksanaan kearsipan oleh bagian kesekretariatan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis belum berjalan secara optimal, 2) hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kearsipan oleh bagian kesekretariatan berupa kurangnya pemahaman dan kepedulian pegawai terhadap arsip, terbatasnya ruangan serta fasilitas dan kelengkapan penataan arsip, serta belum adanya pegawai khusus untuk menangani arsip, 3) upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kearsipan berupa meningkatkan pemahaman dan kesadaran pegawai dalam pelaksanaan kearsipan, meningkatakan sarana dan prasarana serta fasilitas untuk menunjang penataan arsip, dapat dilakukan dengan memperluas ruangan. Kata Kunci:Pelaksanaan Kearsipan
Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Keliling Oleh Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika di Kabupaten Ciamis Nurholis Nurholis
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i2.502

Abstract

Pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis terdapat pelayanan pengujian kendaraan bermotor keliling hal ini tidak berbeda dengan pengujian kendaraan bermotor pada umumnya hanya dengan sistem jemput bola hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik.pelayanan pengujian kendaraan bermotor keliling belum memuaskan masyarakat karena pemahaman masyarakat terhadap pelayanan pengujian kendaraan bermotor keliling di Kabupaten Ciamis, nampaknya belum semuanya mengerti dan memahami secara prosedural.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari, mengetahui, dan menganalisis mengenai Pelayanan pengujian kendaraan bermotor keliling oleh Dinas  Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Ciamis, kendala-kendala dan upaya-upaya yang dilakukan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi kepustakaan dan lapangan dengan teknik analisis adalah metode analisis kualitatif.Hasil penelitian menemukan bahwa : 1) Pelayanan pengujian kendaraan bermotor keliling oleh Dinas  Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Ciamis cukup baik dan telah sesuai dengan hakekat pelayanan yang diungkapkan Sedarmayanti (2014:266) tentang hakekat dari pelayanan. 2) Kendalanya adalah kurang optimalnya keberadaan dan kepastian petugas yang memberikan pelayanan, belum optimalnya kesungguhan petugas dalam memberikan pelayanan, masih kurangnya petugas pelayanan yang memiliki kemampuan untuk memberikan atau menyelesaikan pelayanan kepada masyarakat, target waktu pelayanan belum dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan, pelaksanaan waktu pelayanan belum sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, Belum menunjangnya kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang bersih, rapi dan teratur. 3) Upaya-upayanya yaitu melakukan pembinaan kepada pegawai agar memiliki kedisiplinan dalam memberikan pelayanan; mengajukan penambahan tenaga penguji kendaraan bermotor yang secara teknis memiliki kompetensi dalam pengujian kendaraan bermotor; mengikutsertakan pegawai dalam Pendidikan dan Pelatihan; dan meningkatkan kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang bersih, rapi dan teratur sebagai penunjang dalam pelayanan.
Pengaruh Pembinaan Oleh Kepala Desa Terhadap Kinerja Perangkat Desa di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis lana maulana
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.799 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.402

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan yang menunjukan bahwa kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis masih belum maksimal. Masalah tersebut diduga karena Kepala Desa belum maksimal melaksanakan pembinaan perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang dapat dilihat dari kurangnya evaluasi secara kontinyu, Kepala Desa kurang memberikan dukungan dan arahan kepada perangkat desa, dan kurang adanya perhatian Kepala Desa terhadap perangkat desa untuk menunjang keberhasilan suatu pekerjaan.Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian asosiatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi: observasi, wawancara, dan angket. Adapun populasi yang berjumlah 14 orang yaitu seluruh pegawai yang ada di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis adalah sampling Jenuh/sensus dimana dalam pengumpulan datanya 13 orang perangkat desa melalui pengisian angket dan 1 orang Kepala Desa dengan melakukan wawancara secara langsung.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat penulis simpulkan sebagai berikut: 1) Pembinaan pegawai oleh Kepala Desa sudah dilaksanakan dengan cukup baik.. 2) Kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis termasuk kedalam kategori penilaian cukup baik. Artinya perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis memiliki kinerja yang cukup baik. 3). Dari hasil perhitungan dengan mengunakan rumus Korelasi Poduct Moment sebesar 0,75 dengan perolehan Koefisien Determinasi sebesar 56,25% yang artinya, bahwa pengaruh pembinaan oleh Kepala Desa terhadap Kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis  sebesar 56,84%,sedangkan sisianya 43,75 %adalah faktor lain yang tidak diteliti.
EFEKTIFITAS PROMOSI WISATA PADA OBJEK WISATA SITE MUSEUM TAMBAKSARI DI DESA TAMBAKSARI KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS susi maryati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i2.1457

Abstract

Setelah melalui berbagai kajian berbagai teori tentang efektifitas promosi wisata yang dilanjutkan dengan  observasi lapangan serta melakukan wawancara dengan beberapa narasumber, peneliti menyimpulkan bahwa:1.      Efektifitas promosi wisata Site Museum Tambaksari yang selama ini dilakukan sudah termasuk dalam kategori baik, terbukti dengan hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan dalam 10 tahun terakhir terus meningkat. Sementara hasil wawancara dengan nara sumber menunjukkan bahwa mayoritas nara sumber menyatakan baik.2.      Hambatan-hambatan yang ditemui dalam promosi wisata Site Museum Tambaksari adalah masalah keterbatasan Sumber Daya Manusia, keterbatasan fasilitas sarana prasarana, serta masalah finansial/dana3.      Upaya-upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ditemui dalam promosi wisata Site Museum Tambaksari antara lain: a.      Untuk mengatasi hambatan dalam hal Sumber Daya Manusia pihak museum merekrut tenaga khusus, mengadakan pelatihan terhadap personil yang ada, dan bekerja sama dengan pihak lain b.      Untuk mengatasi hambatan dalam hal fasilitas, pihak museum mengajukan proposal rehabilitasi serta mengoptimalkan partisipasi masyarakat c.       Untuk mengatasi masalah finansial/dana, pihak museum melakukan kerja sama promosi dengan institusi pendidikan, memanfaatkan jejaring sosial, dan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga. Kata Kunci : efektivitas, promosi wisata, Site Museum Tambaksari
ETOS KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN CIAMIS EGI GANDANA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i1.1223

Abstract

Latar belakang yang mendasari penulisan skripsi ini adalah keterkaitan antara data dan fakta mengenai pelaksanaan etos kerja pegawai negeri sipil yang diharapkan dapat berdampak baik terhadap kualitas kerja terutama menyangkut pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Rumusan masalah penelitian ini adalah 1) Bagaimana etos kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis? 2) Hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaan etos kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis? 3) Upaya-upaya apa saja yang dilakukan dalam menghadapi hambatan pelaksanaan etos kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis.Metode penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan/verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) pelaksanaan etos kerja Pegawai Negeri Sipil sudah dilaksanakan dengan baik. 2) Hambatan-hambatan yang mempengaruhi pelaksanaan etos kerja yaitu pegawai tidak berani mengambil keputusan yang berat karena akan menerima konsekuensinya dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang berat karena terbiasa dan kaku terhadap prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah 3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan etos kerja PNS di Kantor Kecamatan Sukadana yakni pimpinan memberikan kepercayaan penuh kepada bawahannya, mendukung dan ikut bertanggung jawab atas keputusan yang diambil, mendorong agar staf tidak segan untuk membuat terobosan baru, dan memberikan reward untuk staf yang melakukan terobosan baru yang tepat. Kata Kunci: Etos Kerja Pegawai Negeri Sipil 
PENGELOLAAN POTENSI DESA OLEH PEMERINTAH DESA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADES) DI DESA KAWALIMUKTI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS ROSI YULIAWATI
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.871 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i3.672

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengelolaan potensi desa dalam rangkameningkatkan pendapatan di Desa Kawalimukti Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, (2)mengetahui hambatan-hambatan dalam pengelolaan potensi desa dalam rangka meningkatkanpendapatan desa di Desa Kawalimukti Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, (3) mengetahuiupaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam pengelolaan potensidesa dalam rangka meningkatkan pendapatan desa di Desa Kawalimukti Kecamatan KawaliKabupaten Ciamis.Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datamenggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan berupa observasi dan wawancara. Adapunyang menjadi informan dalam penelitian ini. 1 (satu) orang Kepala Desa, 9 (sembilan) orangperangkat desa 9 (sembilan) orang perangkat desa, 2 (dua) orang BPD dan 3 (tiga) orang tokohmasyarakat desa sehingga secara keseluruhan informan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang.Sedangkan sumber data yang lainnya berupa dokumentasi-dokumentasi yang diperoleh yangberhubungan dengan penelitian ini. Pengelolaan potensi desa oleh pemerintah dalam rangkameningkatkan pendapatan asli desa di Desa Kawalimukti masih kurang optimal. Hal ini terlihatdari masih terdapat hambatan-hambatan di setiap indicator yang ditanyakan. Dapat diketahuibahawa factor yang menghambat adalah dalam kepengurusan dan penentuan program belumterealisasi dengan tepat, pengelola masih belum sesuai dengan peraturan dan peraturanperundang-undangan yang diterapkan oleh pemerintahan desa, fasilitas informasi kurang, masihbelum memahami pentingnya pelaporan yang akuntable. dan kurangnya kesadaran pengelolamembayar sewa kepada pemerintah desa. adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasihambatan tersebut adalah dengan cara memberikan informasi tentang apa yang ditugaskan danmenjelaskan apa upaya yang dilakukan mengumpulkan data yang valid dan menerima masukandari usulan-usulan masyarakat melalui BPD dan aparat pemerintahan yang mewakili masyarakatsehingga tercapai keputusan yang tepat sasaran, mengikutsertakan masyarakat dan meberikanpengertian tentang BUMDesa lebih mendetail dan memberikan pengertian khusus kepadapengurus BUMDesa, memberikan penyuluhan dan pelatihan,memperluas jaringan internet danmemperbanyak fasilitas informasi. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian penulis mencobamengajukan saran sebagai berikut: (1) sebaiknya pemerintah Desa Kawalimukti secepatnyamembentuk program-program yang akan dikembangkan dalam BUMDesa, (2) SebaiknyaPemerintah Desa harus lebih meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilanperangkat desa dalam mengelola potensi desa, (3) Pemerintah desa dalam hal ini perlu menjalinkerjasama sama yang lebih baik dan berkelanjutan dengan pihak-pihak yang kompeten.
KINERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN CIAMIS ahmad juliarso
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i1.1210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja pegawai belum optimal dalam melaksanakan pekerjaanya. Berdasarkan latar belakang penelitian di atas, maka peneliti mencoba mengemukakan rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis?; 2) Bagaimana hambatan-hambatan dalam meningkatkan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis?; 3) Bagaimana upaya-upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam meningkatkan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis?Dalam penelitian ini penulis memakai metode deskriptif dengan cara menggambarkan keadaan objek penelitian. Informan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara observasi, dan wawancara.Berdasarkan pembahasan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan sebagai berikut :  1) Kinerja pegawai belum optimal, seperti pegawai belum dapat menyelesaikan setiap pekerjaan dengan cepat dan tepat sesuai dengan target waktu yang telah di tetapkan, masih ada sebagian pegawai yang kurang memperhatikan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam menyelesaikan setiap pekerjaannya. Sedangkan berdasarkan hasil observasi diketahui selama ini sebagian pegawai belum mampu memaksimalkan waktu kerja, masih adanya pegawai masih kurang mendapat kepercayaan untuk dilibatkan dalam pelaksanaan pekerjaannya. 2)Adanya hambatan-hambatan seperti kurangnya pegawai menerima berbagai pengarahan yang telah diberikan, kurangnya pegawai memahami ketentuan yang telah ditetapkan dalam bekerja, pegawai kurang memiliki kesadaran dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Begitupula dengan hasil observasi sulitnya mengajak peran aktif semua pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggungjawabnya.3)Adanya upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan seperti lebih aktif menyampaikan pengarahan yang telah diberikan, mengajak peran aktif dari semua pihak untuk terlibat dalam proses penyelesaian pekerjaan, pegawai dapat mengambil keputusan. Begitupula dengan hasil observasi mengajak peran aktif pegawai dalam memperhatikan petunjuk yang sebelumnya telah diberikan kepada pegawai, memberikan pekerjaan yang sekiranya mampu diselesaikan oleh pegawai, memberikan perhatian kepada pegawai sehingga pegawai dapat memiliki kebebasan untuk mengambil inisiatif dalam bekerja, mengajak pegawai dapat memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan, pegawai kurang memperhatikan SOP yang telah ditetapkan, meningkatkan pemahaman yang baik dalam bekerja. Kata Kunci :  Kinerja Pegawai
KINERJA PERANGKAT DESA DI KANTOR KEPALA DESA KARANGAMPEL KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS ega ilis septiani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.362 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i3.676

Abstract

ABSTRAKKinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawaidalam melaksanakantugasnya. Kinerja pegawai merupakan suatu kegiatan yang sangat penting karena dapat digunakan sebagai ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan organisasi. Latar belakang dalam penelitian ini adalah adanya kinerja perangkat desa yang masih kurang hal ini terlihat dari kurangnya tanggung jawab perangkat desa terhadap pekerjaannya, kurangnya keterampilan perangkat desa dalam bidang teknologi dan informasi, kurangnya pemahaman perangkat desa terhadap pekerjaan tertentu.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja perangkat desa di Kantor Kepala Desa Karangampel Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis secara  umum cukup baik. Hambatan yang timbul dalam kinerja perangkat desa yaitu kualitas sumber daya manusia yang masih rendah, sarana dan prasarana yang kurang memadai, rendahnya tingkat komunikasi dan koordinasi antara perangkat desa.  Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu mengikutsertakan perangkat desa dalam pendidikan dan pelatihan, memaksimalkan anggaran yang ada untuk melengkapi sarana dan prasarana, meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara perangkat desa.Kata Kunci: Kinerja dan Perangkat Desa
Kinerja Penyuluh Pertanian BP3K Kecamatan Ciamis Dalam Rangka Pemberdayaan Petani Di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Hendra Mulyana
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.518 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.392

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Kinerja Penyuluh Pertanian BP3K Kecamatan Ciamis Dalam Rangka Pemberdayaan Petani Di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang dirasa belum optimal.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1)Bagaimana kinerja penyuluh pertanian BP3K Kec. Ciamis dalam rangka pemberdayaan petani di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis? 2)Bagaimana hambatan kinerja penyuluh dalam pemberdayaan petani  di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis? 3)Bagaimana upaya yang dilakukan penyuluh untuk mengatasi hambatan-hambatan yang timbul dalam pemberdayaan petani di Desa Pawindan  Kecamatan Ciamis ? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teori pengukuran kinerja menurut Miner.Untuk pengumpulan data, penulis melakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang informan yaitu penyuluh pertanian dan kepala  BP3K Kecamatan Ciamis serta para petani Desa Pawindan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dapat diketahui bahwa 1)Kinerja penyuluh pertanian BP3K Kecamatan Ciamis dalam rangka pemberdayaan petani di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis belum optimal hal ini karena kualitas ketepatan waktu penyuluh dalam menyelesaikan pekerjaan belum optimal tepat waktu karena banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan serta kuantitas kinerja penyuluh pertanian pun belum optimal karena penyuluh belum mampu mengembangkan kelompok tani menjadi professional karena sulitnya mengarahkan para petani yang SDM nya cenderung rendah. Waktu kerja bekum optimal karena penyuluh belum menerapkan adanya target waktu saat melaksanakan penyuluhan. Dan kerja sama belum optimal karena penyuluh belum mampu tampil komunikatif saat penyuluhan. 2)Hambatan-hambatan yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian adalah pekerjaan penyuluh yang kadang terlambat, penyuluh belum mampu mengembangkan kelompok tani menjadi professional, penyuluh kurang mampu tampil komunikatif, keterbatasan sarana penyuluhan dan kurangnya keterampilan yang penyuluh miliki. 3)Untuk mengatasi hambatan tersebut, maka penyuluh melakukan berbagai upaya seperti melakukan sistim kerja team work, lalu melakukan pembinaan dan pendampingan yang intensif kepada kelompok tani, serta penyuluh terus belajar meningkatkan kompetensi diri dan berkoordinasi dengan pimpinan dan intansi terkait untuk memecahkan masalah di lapangan
Pengawasan sebagai fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Di Desa Neti Sunarti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v5i2.1413

Abstract

Abstrak Pengawasan merupakan suatu cara pengaturan pekerjaan diantara para anggota organisasi sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara efisien dengan tujuan Mencegah dan memperbaiki kesalahan, penyimpangan, ketidaksesuaian dalam pelaksanaan tugas yang dilakukan. dan Agar pelaksanaan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. sedangkan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) merupakan salah satu bentuk pemerintahan perwakilan yang terdapat di desa. Badan perwakilan dari penduduk desa yang bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat, yang terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya yang memiliki fungsi dan menetapkan peraturan desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, dan di samping itu BPD (Badan Permusyawaratan Desa) mempunyai fungsi mengawasi pelaksanaan peraturan desa dalam rangka pemantapan pelaksanaan kinerja pemerintah desa. pembangunan merupakan program yang direncanakan yang terbagi ada dua tahap yaitu:Tahap pertama, pada hakikatnya pembangunan bertujuan untuk menghapuskan kemiskinan tahap kedua adalah menciptakan kesempatan-kesempatan bagi masyarakat untuk dapat hidup bahagia terpenuhi kebutuhan tersebut. Infrastruktur adalah Pembangunan adalah proses perubahan sistem yang di rencanakan kearah perbaikan yang orientasinya pada modernis pembangunan dan kemajuan sosial ekonomis. Konsep pembangunan itu merupakan kunci pembuka bagi pengertian baru tentang hakekat fungsi administrasi pada setiap negara dan sifat dinamis. Pembangunan akan dapat berjalan lancar, apabila disertai dengan administrasi yang baik. Kata Kunci: Pengawasan, Pembangunan Infrastruktur

Page 7 of 54 | Total Record : 532