cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DINAS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS SOSIAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Diyan Wahyudisam
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The object of  the research are the employees and the staff of Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat. The type of research is quantitative research, this research aims to solve the problem as it has been formulated previously and to find out if the leadership style of head office has a positive effect on employees motivation in Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.The results of the first hypotesist which the authors propose that the leadership style of head office has a positive and significant relations with the work motivation of employees in the Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, acceptable or unsubstantiated by using product moment analysis obtained the result of the leadership style relations of the head office has a positive and significant relations with employees motivation at the Dinas Sosial Kutai Barat is 0.584.The linear regression analysis that has been described previously obtained  simple equation regression Y = 10.641 + 0,440x. That is the leadership style of head office  has a positive relations with the motivation of employees in Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. If the leadership style has increased then the resulting employees motivation will also increase.
PENGARUH MANAJEMEN PROYEK TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PROYEK PADA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPAN KUTAI TIMUR Abdi Setiawan
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abdi Setiawan, skripsi dengan judul Pengaruh Manajemen Proyek Terhadap Efektivitas Pengelolaan  Proyek Pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kutai Timur.            Populasi penelitian adalah sebanyak 47 orangi, terdiri dari  12 orang pejabat struktural dan 35 orang PNS yang dalam pengelolaan proyek dianggap memahami kebijakan dan permasalahan proyek. Teknik penarikan sampling dengan menggunakan porposive sampling.            Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh    rhit = 0,712,  hasil tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tabel harga -  harga   kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 45  pada tingkat  signifikasi  5%, yaitu 0,288. atau  dapat dikatakan  pula   bahwa   rhit = 0,712 > rtab = 0,288. hal ini bermakna bahwa terdapat ada hubungan yang  positif antara variabel  manajemen proyek dengan variabel efektivitas pengelolaan proyek pada Dinas Perumahan dan Penataan Kawasan Permukiman Kabupaten Kutai Timur.            Berdasarkan hasil perhitungan  uji-t sebesar 5,623. Hal ini berarti dapat pula dikatakan bahwa thit = 5,623, hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 5,623 > ttab = 1,701 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 47 (47 – 2 = 46). hal ini berarti bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara variabel manajemen teknis dengan variabel efektivitas pengelolaan proyek.            Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi diperoleh  R Square atau r2, dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh variabel manajemen proyek terhadap variable efektivitas pengelolaan proyek, diperoleh nilai  R Square atau r2 sebesar 45%. berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh manajemen proyek  terhadap efektivitas  pengelolaan proyek pada Dinas Perumahan dan Penataan Kawasan Permukiman  Kabupaten Kutai Timur adalah sebesar  45%, dan sebesar 55% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.  Maknanya adalah bahwa sebesar  45% efektivitas  pengelolaan proyek di pengaruhi oleh faktor manajemen  proyek terdiri dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan proyek, dan sisanya sebesar 55%  efektivitas pengelolaan proyek dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak di ukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PROGRAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN DENGAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KUTAI TIMUR Eko Widodo Budi Utomo
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eko Widodo Budi Utomo.  Hubungan Antara Program Pendidikan dan Latihan Dengan Semangat Kerja Pegawai Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pendidikan dan Latihan mempunyai hubungan yang positif dengan Semangat Kerja pegawai  pada  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Pendidikan dan Latihan dengan variabel Semangat Kerja pegawai  pada  Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Kutai Timur.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,582 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan positif diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  5,138.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,746.  Ini berarti terdapat korelasi yg signifikan antara variabel Pendidikan dan Latihan dengan variabel Semangat Kerja pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH Provinsi Kalimantan Timur Farida Farida
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FARIDA. Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dibawah bimbingan Bapak H. Marsuq, S.Sos, M.Si sebagai Pembimbing I dan Bapak Drs. Ghufron, S.Sos, M,Si sebagai Pembimbing II.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel motivasi pimpinan terhadap variabel Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH Provinsi Kalimantan Timur dan Untuk menguji kebenaran apakah dapat diterima atau ditolak.  Untuk mendapatkan data penulis melakukan penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Pimpinan mempunyai hubungan motivasi pimpinan terhadap Kinerja Aparatur, dalam arti bahwa faktor Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dari bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang meningkat. Hal ini diikuti pula oleh motivasi Pimpinan berfungsi sebagai variabel sebab. Untuk meningkatkan kinerja aparatur di samping faktor motivasi pimpinan maka faktor lain perlu mendapatkan perhatian sehingga kinerja aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dapat ditingkatkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif, dimana menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat digenerelasikan, karena itu menuntut sampel yang representative dari seluruh populasi, operasionalisasi konsep serta alat ukur yang validitas dan reliabiltas. Adapun Tehnik Pengumpulan Data tidak lain merupakan suatu proses pengadaan data primer untuk keperluan penelitian dan merupakan langkah yang sangat penting dalam metode ilmiah. Guna memperoleh data yang relevan dalam pemetaan gambaran penyelenggaraan pelayaan public. Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur / pegawai  Di Lingkungan UPTD Pengawasan Dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Dan Hortikutura  Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 berjumlah 30 orang, karena jumlah pegawai relatif Kecil,  maka penulis tidak menarik sampel. Tehnik Analisis Data Untuk menganalisis data variabel pimpinan dan prestasi kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus dari pendapat Sidney Siegel dalam Sugiyono (2011 : 256-257) yaitu rumus koefisien Korelasi Rank Spearman (rs).
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI KANTOR KECAMATAN LOA JANAN ILIR Mailina, Serli
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap pengembangan karir pegawai, akan menjadi tujuan utama bagi pihak perusahaan. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan, maka tanggung jawab dan peran pegawai benar-benar memberikan hasil kerja yang lebih baik dan berkualitas. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pegawai dari jenis yang tepat, pada tempat dan waktu yang tepat serta jumlah yang tepat, maka diperlukan suatu pendidikan dan pengembangan yang efesien dan efektif, yang memiliki rumusan malasah apakah pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap pengembangan karir Pegawai Negeri Sipil.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap pengembangan karir Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kcematan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan analisis deskripsi kuantitaif dengan penelitian explanatory research (Kuncoro,2007).Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisi maka dapat ditarik kesimpulan, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) berada pada skala baik, artinya, bahwa pendidikan dan pelatihan sudah sesuai dengan program. Pelaksanaan pengembangan karir telah dilaksanakan dengan baik.
PENGARUH KEDISIPLINAN PEMIMPIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Ronald Jefy
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Kedisiplinan Pemimpin Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Kedisiplinan Pemimpin Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur.          Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel Kedisiplinan Pemimpin dan variabel Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi r adalah sebesar 0.984 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat diantara kedua variabel.          Sementara itu untuk uji –t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar =31.050 hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untk n-2 adalah 3.374, ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari Kedisiplinan Pemimpin dan Kinerja Pegawai. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat diselesaikan dan hipotesis dapat dibuktikan.
GOOD INFORMATION GOOVERNACE DI BIDANG KECIPTAKARYAAN PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN MAHAKAM ULU Yuyus Nor Rahman
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui pelaksanaan Good Information Governance dibidang Keciptakaryaan Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mahakam Ulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dengan melakukan pengumpulan yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan Good Information Governance dibidang  Keciptakaryaan Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mahakam Ulu berjalan dengan sejumlah kekurangan dan dapat dikatakan belum optimal hal ini ditandai dengan hasil penelitian yang menunjukkan sistem informasi manajemen Keciptakaryaan Kabupaten Mahakam Ulu masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki khususnya manajemen yang perlu diperbaiki dan perlu ditingkatkan dari SDM khususnya yang bekerja pada bidang keciptakaryaan. Kepatuhan terhadap adanya risiko dimulai dari perencanaan awal suatu proyek dapat di rencanakan sesuai dengan kebutuhan daerah hal ini bertujuan agar terjadi pemerataan dalam pembangunan dan menghindari risiko konflik yang dapat muncul. Terdapat beberapa petugas yang  bertugas membagikan informasi yaitu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pembina teknis kegiatan (PPK) yang menerima dan menjalankan tugas dari kepala Dinas hal ini disesuaikan dengan aturan PUPR.  Harus ada pemeriksaan rutin atas informasi apa yang dipertahankan, pemangkasan data lama akan mengurangi biaya yang diperlukan untuk menyimpannya dan menghapus atau mengarsipkan konten setelah habis masa pakainya juga harus didorong. Kemudian pada indikator Bersih (Clean)  menunjukkan bahwa untuk informasi SPPIP maupun RPKPP dilakukan di upgrade atau di perbarui setiap  tahunnya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan untuk mendapat informasi SPPIP maupun RPKPP melalui informasi online. Kemudian ada pemeriksaan rutin yang dilakukan yang bertujuan untuk mencegah potensi dan permasalahan pembangunan pemukiman dan infrastruktur oleh pihak terkait. Kemudian kontrol yang diberikan tidak dapat berlaku secara efektif karena pemahaman individu atau kapasitas SDM masih rendah kemudian dibatasi oleh media informasi yang sangat minim oleh karena itu peningkatan infrastruktur informasi mesti ditingkatkan. 
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN LONG APARI KABUPATEN MAHAKAM ULU Elvina Hunyang B
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elviana Hunyang. B, Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu Dibawah bimbing oleh Ibu Salasiah, S. Sos, M. Si Sebagai Pembimbing I dan Ibu Jamiah, S. Sos, M. Si sebagai pembimbing II.Penelitian ini dilatar belakangi oleh gaya kepemimpinan, dimana hubungan antara kinerja pegawai dan gaya kepemimpinan seorang Pimpinan berpengaruh dalam pencapaian tujuan suatu organisasi. Bentuk gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam suatu organisasi mungkin dapat mempengaruhi kinerja setiap pegawai.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang terdapat pada kantor Kecamatn Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu, dan untuk mengetahui kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Long Apari serta untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu.Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis menyimpulkan beberapa hal yakni : Pimpinan Pada kantor Kecamatn Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu lebih dominan pada gaya kepemimpinan otokrasi. Secara parsial gaya kepemimpinan yaitu kepemimpinan tipa otokrasi mempunyai pengaruh yang positif dan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kemudian gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Ini berarti gaya kepemimpinan memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja pegawai.Dengan demikian penelitian ini membantu pimpinan/kepala kantor dalam memahami apa saja hal-hal yang dapat meningkatkan kinerja para pegawai pada kantor kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu.
OPTIMALISASI KINERJA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR (Studi Kasus Pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian) Ahmad Riyadi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi Kinerja Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Studi Kasus Pada Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian dapat di ukur menggunakan tingkat pencapaian kinerja dalam menganalisis hasil kerja. Dimana tingkat pencapaian hasil yang diukur berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan meliputi kuantitas kerja, kualitas kerja dan kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimanan Optimalisasi Kinerja Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Pada Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian beserta faktor-faktor yang menghambat dan mendukung pengaruh tersebut. Adapun hasil penelitian yang dilakukan peneliti dengan menggunakan indikator berdasarkan kuantitas kerja, kualitas kerja dan kemampuan kerja yang telah ditetapkan sudah layak mendapatkan predikat “BAIK”. Berdasarkan kuantitas kerja menunjukan bawah target pencapaian pekerjaan yang dilakukan seluruh pegawai pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sudah sangat baik, walaupun dari segi kebutuhan pegawai dengan jumlah beban kerja yang ada masih kurang dan masih memerlukan penambahan pegawai agar terdapat keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah pegawai yang ada. Kuantitas kerja pegawai yang sudah cukup baik tersebut berpengaruh pula terhadap laporan SKP secara elektronik yang dibuat pegawai setiap harinya, dan hal tersebut dapat dimonitor langsung sehingga pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai tersebut dapat terlihat dan diukur hasil pekerjaannya oleh pimpinannya. Kemudian dari kualitas kerja diukur berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek ketepatan, aspek kelengkapan dan aspek kerapian yang menunjukkan aspek pertama ketepatan pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan arahan atau SOP yang merupakan pedoman tugas pegawai, aspek kedua kelengkapan adalah ketelitian pegawai dalam menyelesaikan tugas tepat pada waktunya karena telah ditunjang dengan sarana dan prasarana pendukung seperti komputer dan jaringan internet (wifi), aspek ketiga kerapian pegawai dalam melaksanakan tugas dinilai telah memuaskan karena dapat di lihat dari segi kreatifitas dalam mengelola tugas terutama pada pekerjaan yang sesuai dengan target, dan dari kemampuan kerja adalah untuk mengukur keterampilan serta pengetahuan yang dimiliki seorang pegawai untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Sedangkan kinerja pegawai dapat diartikan sebagai kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu, sebab dengan kinerja ini akan diketahui seberapa jauh kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya Berdasarkan hal tersebut, pegawai mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik sesuai dengan kemampuannya dalam melaksanakan tugas yang diberikan, dengan catatan dukungan sarana dan prasarana harus dipenuhi agar kinerja dapat berjalan optimal. Sedangkan jika dilihat dari faktor pendukung antara lain penempatan kerja pegawai pada posisi yang tepat tujuan agar pegawai lebih optimal kinerjanya dalam melaksanakan tugpegawaiya disesuaikan dengan latar belakang dan tingkat pendidian, kompetensi, keterampilan, keahlian dan pengalaman dengan formasi yang tersedia. Kemudian sarana prasarana penunjang juga menjadi prioritas agar pelaksanaan pekerjaan seorang pegawai dapat berjalan dengan optimal sesuai kinerjanya. Namun tetap ada yang harus diperhatikan karena adanya faktor penghambat antara lain kurangnya sumber daya manusia (SDM), kurangnya tingkat kompetensi dan kualifikasi pendidikan beberapa pegawai, kurangnya pelatihan-pelatihan untuk peningkatan pegawai yang diadakan baik oleh pemerintah maupun swasta. 
PERAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KANTOR KELURAHAN SUNGAI KELEDANG KOTA SAMARINDA Ihsan Maulana Rachman
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk melihat Peran Kepemimpinan Lurah dalam Pemberdayaan masyarakat pada Kantor Kelurahan Sungai Keledang Kota Samarinda, serta mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Lurah dalam memberdayakan masyarakat Kelurahan Sungai Keledang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Keledang Kota Samarinda, dalam pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan, observasi dan wawancara mendalam. Narasumber meliputi Lurah Sungai Keledang, Sekertaris Lurah, Ketua RT serta masyarakat di beberapa RT. Data-data yang diperoleh dikumpulkan, dibandingkan, dan dianalisis  kualitatif. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Peran Kepemimpinan Lurah dalam Pemberdayaan Masyarakat adalah pemimpin yang dalam peran perencanaan melakukan kegiatan identifikasi dilapangan dengan mencari data, fakta dan keterangan dalam masyarakat. Dalam peran pengorganisasian, terdapat koordinasi pekerjaan pada bawahan dengan penekanan pada rasa tanggung jawab bawahan. Dalam peran pengarahan, komunikasi yang baik dan mudah dimengerti oleh masyarakat. Pendekatan dilakukan dengan cara informal, penyampaiannya banyak dilakukan dalam kegiatan kemasyarakatan. Dalam peran pengawasan, pengawasan dilakukan dengan berada ditengah-tengah masyarakat. Dengan adanya peran Lurah ini diharapkan mampu menggerakan masyarakat Sungai Keledang sehingga menjadikan masyarakat yang mandiri.