Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2024)"
:
10 Documents
clear
Peran Psychological Empowerment Terhadap Workforce Agility Pada Karyawan Startup
Yusuf, Rahadatul Aisy;
Yuniasanti, Reny
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.7983
Menghadapi lingkungan yang serba cepat di mana peran pekerjaan cenderung dinamis, workforce agility menjadi penting untuk dimiliki sebab karyawan dituntut menggunakan keterampilan dalam menghadapi tuntutan yang terjadi. Berdasarkan beberapa faktor pendorong, psychological empowerment memiliki peranan penting yang mampu meningkatkan workforce agility pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological empowerment dengan workforce agility pada karyawan startup. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi untuk mengetahui hubungan antara psychological empowerment dengan workforce agility. Instrumen pada penelitian ini menggunakan psychological empowerment scale dan workforce agility scale. Subjek penelitian ini sebanyak 105 karyawan startup. Analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman rho dan menunjukkan terdapat hubungan antara variabel psychological empowerment dengan workforce agility pada karyawan startup. Implikasi pada penelitian ini dapat memberikan pengetahuan maupun perancangan pelatihan bagi tiga pihak, yaitu perusahaan, karyawan, dan bagi peneliti selanjutnya mengenai psychological empowerment dan workforce agility dalam lingkungan kerja yang serba cepat ini.Kata Kunci: pemberdayaan psikologis, ketangkasan tenaga kerja, startup
Relasi Anak dan Orang Tua Pada Remaja Akhir Dengan Indikasi Depresi
Awali, Azizah Nur Arifah;
Nurlita, Wa Ode;
Baroroh, Dwi Nurul
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.7683
Abstrak: Kasus Depresi pada Remaja di Indonesia sampai saat ini masih tinggi, faktor yang paling berpengaruh terhadap risiko depresi salah satunya adalah keluarga, kondisi keluarga yang tidak harmonis, kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan masalah ekonomi diduga menjadi salah satu pemicu masalah depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran relasi anak dan orang tua pada remaja akhir yang terindikasi mengalami gejala depresi. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 remaja akhir yang terindikasi mengalami gejala depresi yang telah diukur melalui skala BDI (Beck Depression Inventory). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 subjek menunjukkan relasi anak dan orang tua yang buruk mereka jarang berkomunikasi, berkomunikasi hanya ketika dibutuhkan dan membutuhkan saja, orang tua kurang tau kondisi anak sehingga saat berkomunikasi tidak merespon dengan baik yang menyebabkan penilaian yang buruk oleh anak kepada orang tua, dan kurangnya kedekatan baik secara fisik maupun emosional antara keduanya. Hanya satu remaja yang menunjukkan komunikasi dan kedekatan yang harmonis dengan orang tuanya. Remaja akhir sangat membutuhkan kehadiran orang tua untuk memberi dukungan dan membimbing anak menghadapi masa-masa krisis di fase remaja akhir.Kata Kunci: Relasi, komunikasi, depresi, remaja akhir, orang tua
Eksplorasi Psikologis: Studi Kasus Terhadap Muncikari Gigolo
Ambarwati, Tri;
Fakhri, Nurfitriany;
Nurdin, Muhammad Nurhidayat
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.7780
In the prostitution business, procurers are intermediaries between clients and prostitutes, both male and female. Procurers are tasked with handling conflicts and incentives in their work. The aim of this research is to understand the psychological dynamics of a respondent regarding their motivation to become a procurer and the impact of this profession on them. This research is a qualitative research study with a case study approach. The main respondent in the study was one woman accompanied by one other person as a significant other. In this research, data were collected using semi-structured interviews. The results of data analysis show that the respondent's decision to become a procurer was influenced by a toxic relationship environment, traumatic events, financial difficulties, and family separation. The respondent experienced several negative impacts on their psychological condition, even though they felt safe about their financial condition. These negative impacts were losing concern for others, hurting themselves, feeling guilty about what they did, and giving in to pressure. The psychological insights gained from this study have significant implications for mental health practitioners working with individuals involved in prostitution, while contributing to the broader academic discourse on psychological adaptation in such complex social environments.
Altruisme Pada Relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB)
Kasedu, Fredho Umbu Wara;
Simarmata, Nicholas
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.8048
Abstrak: Relawan merupakan orang yang sukarela mau menolong orang lain dan terdaftar dalam suatu organisasi. Salah satu organisasi relawan yang ada yaitu komunitas “Ketimbang Ngemis Bali” (KNB). KNB bertujuan membantu “sosok mulia” yaitu lansia yang memilih untuk tetap masih bekerja dan tidak mengemis. Relawan KNB tidak mendapatkan keuntungan secara materi dari kegiatan yang dilakukannya dan mau mengorbankan apa yang dimilikinya. Ini menunjukan perilaku menolong yang didasari oleh altruisme yaitu pemberian pertolongan dengan motif sukarela, tidak mengharapkan balasan meskipun tidak memberikan manfaat secara langsung untuk diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik altruisme dan gambaran altruisme pada relawan KNB. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden penelitian ini berjumlah empat orang berdasarkan metode pengambilan sampel non acak bertujuan dengan kriteria sudah menjadi relawan minimal satu tahun di komunitas KNB. Metode pengambilan datanya menggunakan wawancara. Metode analisis data menggunakan teknik analisis interaktif menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menemukan bahwa karakteristik altruisme relawan komunitas KNB terdiri dari empati, niat yang tulus, tanggung jawab, dan percaya karma. Sedangkan gambaran altruisme relawan komunitas KNB diawali dari karakteristik altruisme yang mendasari keinginan menjadi relawan untuk menolong. Penelitian ini diharapkan dapat menjawab dinamika yang terjadi dalam diri relawan untuk lebih mengenal diri sendiri sehingga mampu memperkuat alasan untuk tetap menjadi relawan dan menolong secara altruis di tengah situasi sosial yang semakin individualis karena tekanan lingkungan global.
Assessing The Level Of Nomophobia Among Students
Fuady, Ikhsan;
Prasanti, Ditha;
Yusnita, Titien
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.7980
Nomophobia (phobia of disconnection from smartphones) has a serious impact on social and mental problems in society, so it is important to measure the high number of nomophobia as an effort to anticipate more serious societal problems. This study aims to determine the level of nomophobia among college students. This research method uses a survey approach conducted on 123 students in West Java. To find out the level of nomophobia among college students, descriptive statistical analysis was applied. The results of the analysis show that most students have a high dependence on smartphones, the level of nomophobia among students, most students are in the moderate and severe categories. The most severe dimension of nomophobia experienced by students is the fear of not being able to communicate and losing connectedness. These findings indicate that the current condition of students is quite apprehensive in terms of their dependence on smartphones. This dependence can have an impact on mental disorders as well as other social problems. Therefore, parents or policy makers need to make regulations or rules that limit smartphone dependency among students (or children in the context of parents)
Peran Regulasi Emosi Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Pemegang Beasiswa
Ma'rufa, Nazula Hidayatul;
Nashori, Fuad
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.8148
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 178 mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia. Skala yang digunakan adalah skala regulasi emosi dan skala stres akademik. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah terdapat pengaruh regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Jamovi dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berhubungan secara negatif dan memiliki pengaruh terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia sebesar 2.8%. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya regulasi emosi menentukan rendahnya stres akademik. Sebaliknya, rendahnya regulasi emosi menentukan tingginya stres akademik. Semakin regulasi emosi tinggi maka stres akademik cenderung menurun. Begitu pula sebaliknya jika regulasi emosi rendah maka stres akademik cenderung meningkat.Kata Kunci: Stres Akademik, Regulasi Emosi, Mahasiswa Pemegang Beasiswa Abstract This research aims to determine whether there is a role of emotional regulation on academic stress in students holding scholarships at the Islamic University of Indonesia. This research uses quantitative-correlational methods. Data collection was carried out using a purposive sampling technique on 178 students holding scholarships from the Islamic University of Indonesia. The scales used are the emotional regulation scale and the academic stress scale. The proposed research hypothesis is that there is an influence of emotional regulation on academic stress in students who hold scholarships. Data analysis was carried out using the Jamovi and SPSS applications. The results of the research show that emotional regulation is negatively related and has an influence on academic stress among students holding scholarships at the Islamic University of Indonesia by 2.8%. This shows that high emotional regulation determines low academic stress. Conversely, low emotional regulation determines high academic stress. The higher emotional regulation, the lower academic stress tends to be. Likewise, if emotional regulation is low, academic stress tends to increase. Keywords: Academic Stress, Emotion Regulation, Scholarship Holders
Apakah Munculnya Celebrity Worship Dapat Disebabkan Oleh Kesepian? : Studi Pada Penggemar K-Pop di Twitter
Kalimah, Anis;
Khotimah, Husnul;
Widyatno, Aryudho
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.7945
Abstrak: Perkembangan k-pop yang semakin pesat membuat aktivitas pemujaan terhadap idola mengalami peningkatan. Twitter menjadi salah satu media sosial yang menjadi wadah bagi penggemar k-pop untuk menyalurkan kegiatan fangirling-nya. Beberapa penggemar menunjukkan rasa cinta berlebihan terhada idolanya, hal ini disebut celebrity worship. Terdapat beberapa faktor yang memepengaruhi celebrity worship, salah satunya kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesepian terhadap celebrity worship pada penggemar k-pop di twitter dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling sebanyak 100 subjek dari total populasi infinite. Pengumpulan data menggunakan skala kesepian dan skala celebrity worship. Analisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kesepian terhadap celebrity worship dengan sumbangan efektif sebesar 12.5%. Implikasi yang didapat dalam penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada penggemar k-pop terkait bagaimana kesepian dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan perilaku celebrity worship.Kata Kunci: celebrity worship, kesepian, penggemar k-pop
Perilaku Menyalahkan Diri dan Persepsi Budaya Patriarki Pada Perempuan Korban Pelecehan Seksual
Surya, Amadea Pavita
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.8022
Banyaknya kasus kekerasan seksual serta munculnya perilaku menyalahkan diri pada korbanya membuat perlu adanya penelitian terkait faktor yang mungkin berkorelasi dengan perilaku tersebut. Penelitian bertujuan agar tidak memburuk dampak negatif yang muncul pada korban. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini yaitu adanya hubungan positif antara persepsi terhadap budaya patriarki dan perilaku menyalahkan diri pada perempuan korban pelecehan seksual yang berada pada rentang usia dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik sampling insidental. Alat ukur yang digunakan dalam peneitian ini yaitu Rape Attribution Questionnaire (RAQ) oleh Frazier (2002) yang terlebih dahulu diterjemahkan dan skala persepsi terhadap budaya patriarki. Analisis data dilakukan menggunaka uji Spearman Rho dengan hasil r=0,013 dan signifikansi 0,899 sehingga hipotesis ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi terhadap budaya patriarki dan perilaku menyalahkan diri pada korban pelecehan seksual.The large amounts of sexual harassment cases and the emergence of self-blame in its victims make it urgent to conduct research in this regard. This research is important to do so as not to elargexacerbate the negative impact of self-blame on the victims. The research method used in this study is a quantitative research method. The sampling technique used in this research is the incidental sampling technique. The measuring instrument used in this research is the Rape Attribution Questionnaire (RAQ) by Frazier (2002) which was first translated into Indonesian and the scale of perception of patriarchal culture. Data analysis was carried out using the Spearman Rho test with the results of r = 0.013 and a significance of 0.899 so the hypothesis was rejected. The conclusion of this study is that there is no significant correlation between perceptions of patriarchal culture and self-blame behavior on victims of harassment.
The Influence Of Perceived Transformational Leadership Style And Job Satisfaction On Organizational Commitment In Teacher
Previarzya, Realita Sereen;
Thamrin, Winny Puspasari
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.8145
Teachers play an important role in the success and sustainability of the organization. Thus, teachers are required to have a work attitude that plays an active role in achieving school goals and a high commitment to school organizations. Commitment to the organization is an attitude that describes an individual's orientation to the organization as indicated by loyalty, self-identification and involvement in the goals of the organization. Transformational leadership and job satisfaction are predicted to have a role in influencing organizational commitment to teachers. This study aims to empirically prove the effect of transformational leadership style and job satisfaction on organizational commitment in teachers. The research sample was 238 high school teachers in Bogor Regency. The data analysis technique in this study used multiple linear regression analysis. The results of this study show that transformational leadership and job satisfaction have a 55.7% influence on organizational commitment with a significance level of p=0.000. This shows that transformational leadership and job satisfaction have a very significant influence on organizational commitment. The results of this study also show that organizational commitment, perceived of transformational leadership style, and job satisfaction among high school teachers in Bogor Regency are in the high category.
Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini (AUD) Melalui Alat Permainan Edukatif (APE) Papan Berhitung
Arumsari, Andini Dwi;
Setyawan, Dedi;
Dzulkifli, Dzulkifli;
Marini, Marini
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/mv.v7i2.8314
Abstrak: Alat permainan edukatif (APE) diberikan kepada anak usia dini (AUD) untuk membantu anak-anak belajar, salah satunya adalah mengoptimalkan perkembangan kognitifnya melalui pembelajaran berhitung. Alat permainan edukatif (APE) Papan berhitung dirancang secara khusus untuk menarik minat anak dan membantu mereka belajar berhitung dengan cara yang menyenangkan dan mudah dimengerti. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak usia dini (AUD) melalui alat permainan edukatif (APE) Papan berhitung. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa TK A di TK Aisyiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre eksperimen dengan model one group pretest post-test design. Pre dan post tes dilakukan menggunakan 10 indikator dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak usia dini (STPPA) usia 5-6 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah ada peningkatan perkembangan kognitif anak usia dini (AUD) melalui alat permainan edukatif (APE) Papan Berhitung dengan skor sig Uji beda dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 29, dan mendapatkan hasil nilai signifikansi (Sig) sebesar 0.03.Kata Kunci: Alat Permainan Edukatif, Anak Usia Dini, Perkembangan Kognitif, siswa TK A Abstract : Educational game tools (APE) are given to early childhood (AUD) to help children learn, one of which is optimizing their cognitive development through learning to count. Educational game tools (APE) Counting boards are specifically designed to attract children's interest and help them learn to count in a fun and easy-to-understand way. The purpose of this study was to determine the increase in cognitive development of early childhood (AUD) through educational game tools (APE) Counting boards. The subjects in this study were students of Kindergarten A at Aisyiyah Kindergarten Surabaya. This research used pre experiment method with one group pre-test post-test design model. Pre and post tests were conducted using 10 indicators in the Early Childhood Development Achievement Level Standards (STPPA) aged 5-6 years. The results of this study are that there is an increase in cognitive development of early childhood (AUD) through educational game tools (APE) Counting boards with a sig score. The difference test was conducted using SPSS 29th version, and obtained a significance value (Sig) of 0.03. Keywords: Educational Game Tools, Early Childhood, Cognitive Development, Kindergarten students