Articles
165 Documents
PERSEPSI SOSIAL LAKI-LAKI TERHADAP PERILAKU MALE GROOMING
Ariesta Tri Pradani;
Indah Yasminum Suhanti
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.932 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v3i2.4909
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara mendalam terkait persepsi sosial laki-laki terhadap perilaku male grooming. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan model penelitian fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini adalah tiga laki-laki berusia dewasa awal yang tidak melakukan perilaku male grooming dan memiliki teman pria dengan perilaku grooming. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dan validasi data menggunakan validitas interpretif, triangulasi sumber, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi sosial laki-laki terhadap perilaku male grooming adalah aktivitas berdandan yang dilakukan oleh laki-laki untuk memenuhi suatu kebutuhan yaitu tuntutan pekerjaan dan perawatan diri
HUBUNGAN FUNGSI SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI RSJD ATMA HUSADA MAHAKAM SAMARINDA
Nur Annisa Farizah;
Evi Fitriany;
Eka Yuni Nugrahayu
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.801 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v2i2.4436
Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang ditandai adanya ketidakselarasan antara proses berpikir, perasaan dan perbuatan. Lebih dari 21 juta orang menderita skizofrenia di seluruh dunia. Mayoritas pasien skizofrenia (>80%) akan mengalami masalah fungsi sosial. Berbagai masalah baik fisik, psikologis maupun sosial yang dialami penderita akan mempengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia. Pengukuran kualitas hidup skizofrenia ini penting dalam membantu penderita skizofrenia lebih produktif dalam hidupnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Responden penelitian adalah pasien skizofrenia rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Samarinda dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil dari 38 responden didapatkan sebanyak 12 responden (85,7%) memiliki hasil fungsi sosial buruk dengan kualitas hidup yang rendah dan 11 responden (45,8%) memiliki hasil fungsi sosial buruk dengan kualitas hidup yang tinggi. Terdapat 2 responden (14,3%) memiliki hasil fungsi sosial baik dengan kualitas hidup yang rendah dan 13 responden (54,2%) memiliki fungsi sosial baik dengan kualitas hidup yang tinggi. Hasil analisis statistik dengan uji Chi-Square didapatkan p = 0,015 (p<0,05). Kesimpulannya terdapat hubungan antara fungsi sosial dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia.
BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN EMPATI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR SD “X” DI SAMARINDA (EXPERIENTIAL METHOD)
Silvia Eka Mariskha;
Siti Khumaidatul Umaroh
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.137 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v1i1.4016
Empati memegang peranan penting dalam pembangunan perilaku prososial dan kompetensi social pada fase anak. Anak yang memiliki tingkat emptai yang tinggi akan mampu menyesuaikan diri dengan baik di lingkungannya dan menunjukkan rasa kasih sayang terhadap sesama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sebanyak lima (5) sesi, 120 menit setiap sesinya. Penelitian ini melibatkan 20 anak usia 9-12 tahun di SD “X” Samarinda, dengan metode bermain peran untuk meningkatkan perilaku empati. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Empati untuk Anak (SEA) yang disusun oleh peneliti dan memperoleh nilai koefisen alpha sebesar 0.899. Uji-t menemukan bahwa ada peran signifikan metode bermain peran dalam meningkatkan empati pada anak yang terlibat dalam penelitian (t= 4.884, p<.005)
PENGARUH KEBAHAGIAAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PELAYANAN PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AJI MUHAMMAD PARIKESIT TENGGARONG
Ervina Ismirawati
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.492 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v1i1.3498
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kebahagiaan dan budaya organisasi terhadap pelayanan perawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Sehingga terdapat 3 pengaruh yang akan diselidiki dalam penelitian ini, yaitu : Kebahagiaan dan dan budaya organisasi terhadap pelayanan perawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Penelitian dikenakan kepada perawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Subjek dalam penelitian ini adalah 80 perawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong yang merawat pasien di rawat inap. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probabilitas sampling dimana setiap populasi memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur untuk dipilih menjadi anggota sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kebahagiaan dan budaya organisasi terhadap pelayanan perawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong dengan nilai probabilitas p=0,000 (p< 0,05) maka terdapat pengaruh kebahagiaan (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap pelayanan perawat (Y) dengan nilai R Square 0,426. Artinya ada sumbangan efektif kebahagiaan dan budaya organisasi sebesar 42,6% terhadap pelayanan perawat. Jadi dapat disimpulkan semakin tinggi kebahagiaan dan budaya organisasi maka pelayanan perawat akan semakin baik.
EFEKTIVITAS BERMAIN “LEGO” UNTUK ENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF BERPIKIR SIMBOLIK ANAK USIA 4 – 5 TAHUN
Rizqi Syafrina;
Vivi Endang Adiningsih
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.271 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v3i1.4797
Bermain bagi anak usia dini memiliki banyak manfaat, dimana anak akan merasa bahagia ketika bermain. Selain itu bermain juga dapat membantu anak usia dini dalam mencapai perkembangannya secara maksimal. Santrock (2002) mengatakan permainan merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk kepentingan kegiatan itu sendiri. Anak usia dini menyukai aktivitas bermain, dimana mereka melakukannya dengan senang. Di kota Samarinda ada salah satu tempat kursus yang menawarkan permainan “lego”. Peminat di tempat kursus ini cukup banyak, mereka memiliki banyak cabang di kota-kota besar di Indonesia. Orangtua memiliki harapan mendapatkan manfaat yang positif dengan mengikutkan anak kursus bermain “lego”. Selain itu banyak artikel di media sosial yang menuliskan mengenai manfaat bermain lego, sehingga orangtua memiliki minat untuk mengikutkan anak kursus bermain “lego”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bermain “lego” untuk meningkatan perkembangan kognitif berpikir simbolik pada anak usia 4 – 5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Pre Experimental Design atau juga sering dikenal dengan Quasi Experiment. Bentuk rancangan eksperimen yang digunakan adalah The One Group Pretest-posttest Design. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan desain kelompok tunggal dengan pretest dan posttest yang dilakukan dengan cara melakukan percobaan terhadap satu kelompok, tanpa menggunakan kelompok pembanding. Subjek penelitian ini adalah anak-anak yang mengikuti kursus “lego” di Robokidz Samarinda sebanyak 4 orang, dengan usia 4-5 tahun. Instrumen pengukuran ini menggunakan lembar observasi perkembangan kognitif berpikir simbolik dan wawancara semi-terstruktur dengan orangtua. Hasil penelitian menunjukkan jika bermain “lego” tidak meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik (z = -1.857, p = 0.063) secara siginifikan pada anak usia 4-5 tahun. Namun, modul di Robokidz mampu menjalankan fungsinya untuk meningkatkan perkembangan kognitif berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun berdasarkan hasil observasi secara individual pada kelompok eksperimen.
PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI DENGAN KUALITAS HIDUP PEKERJA SEBAGAI MEDIATOR
Mariza Dayzibel;
Meyritha Trifina Sari;
Diana Imawati
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 2, No 1 (2019): Mei
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.247 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v2i1.4268
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh iklim organisasi terhadap Perilaku kewargaan organisasi dengan menggunakan kualitas hidup pekerja sebagai mediator, pada Karyawan Rumah Sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan assosiatif tipe hubungan kausal yang bertujuan untuk mengetahui hubungan yang bersifat sebab akibat. Teknik penggambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dipilih berdasarkan karakteristik penelitian dengan subjek berjumlah 120 orang. Hasil Analisis yang dilakukan terhadap aspek dari Perilaku kewargaan organisasi, Iklim Organisasi, dan Kualitas Hidup Pekerja didapat dalam Penelitian ini, peneliti menemukan bahwa Perilaku Perilaku kewargaan organisasi dapat berpengaruh sangat besar jika Iklim Organisasi menggunakan mediator Kualitas Hidup Pekerja dengan nilai signifikan sebesar 0,460 (P<0,05) sehingga hal tersebut dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia Saat ini.
DUKUNGAN SOSIAL ATASAN , PROBLEM FOCUSED COPING DAN KEPRIBADIAN EXTROVERT INTROVERT PEGAWAI BAPENDA KOTA SAMARINDA
Lia Rosliana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.994 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v1i2.3949
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan social atasan dengan problem focus coping pegawai berkepribadian ekstrovert dan introvert. Subjek penelitian ini adalah 98 orang Pegawai Bapenda Kota Samarinda Kalimantan Timur. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Skala Problem Focused Coping , Skala Dukungan Atasan, dan Alat Tes Psikologi tipe kepribadian dari Eysenc. Semua skala diisi oleh subjek penelitian. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan program Product Moment dari Seri Program Statistik (SPS) Versi 2000. Edisi Profesor Sutrisno Hadi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa: pertama ada korelasi yang sangat signifikan antara dukungan atasan dan problem focus coping pada pegawai yang berkepribadian ekstrovert dan introvert ( r=0,345 dengan p=0,000 ( p< 0,001). Kedua ada korelasi yang signifikan antara tingkat dukungan Atasan dengan tingkat problem focused coping pegawai berkepribadian ekstrovert saja ( r= 0,448 dengan p= 0,001(p<0,01). Ketiga tidak ada korelasi antara tingkat dukungan social Atasan dengan tingkat problem focused coping pegawai yang berkepribadian introvert = 0,238 dengan p= 0,115( p >0,05).
PENGARUH AKTUALISASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KETAKUTAN AKAN SUKSES PADA WANITA KARIR
Lingga Pramana Putri
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.493 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v1i1.3493
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris apakah terdapat pengaruh aktualisasi diri dan dukungan sosial terhadap ketakutan akan sukses. Terdapat tiga variabel yang akan diselidiki dalam penelitian ini , yaitu : 1) Aktualisasi Diri terhadap Ketakutan Akan Sukses ; 2) Dukungan Sosial terhadap Ketakutan Akan Sukses ; 3) Aktualisasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Ketakutan Akan Sukses. Penelitian dikenakan kepada 60 wanita karir. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh Aktualisasi Diri (X1) terhadap Ketakutan Akan Sukses (Y) dengan nilai p < 0,05 dan nilai p = 0,007. Ada pengaruh Dukungan Sosial (X2) terhadap Ketakutan Akan Sukses (Y) dengan nilai p < 0,05 dan nilai p = 0,002. Kemudian terdapat pengaruh Aktualisasi diri (X1) dan Dukungan Sosial (X2) terhadap Ketakutan Akan Sukses (Y) dengan nilai p < 0,05 dan nilai p = 0,000, F = 10,046.
RESILIENSI PADA REMAJA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA: STUDI LITERATUR
Muhamad Taufik Hermansyah;
Muhamad Rochman Hadjam
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.939 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v3i2.4950
Perceraian orang tua merupakan suatu fenomena yang muncul setiap tahun, hal tersebut dapat menyebabkan berbagai dampak pada anak khususnya di usia remaja. Beberapa dampak yang dihasilkan oleh perceraian orang tua pada remaja adalah menyebabkan kesedihan, stres dan trauma. Kemampuan resiliensi dapat berperan penting dalam menurunkan dampak perceraian orang tua. Penelitian ini mengkaji resiliensi sebagai bagian dari psikologi positif dalam berperan pada remaja yang mengalami hal tersebut. Metode literature review digunakan dalam artikel ini, dengan menggabungkan teori dan hasil-hasil penelitian untuk dievaluasi dan dikritisi, kemudian disimpulkan oleh penulis. Peran, urgensi dan dinamika resiliensi remaja korban perceraian orang tua pada artikel ini dibahas. Diharapkan penelitian ini dapat membantu memberikan pengetahuan baru dalam memahami peran resiliensi pada remaja korban perceraian orang tua. Perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkaji secara mendalam mengenai peran resiliensi dan intervensi agar dapat memberikan solusi praktis bagi permasalahan remaja
KOHESIVITAS KELOMPOK DITINJAU DARI KEPEMIMPINAN KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Didik Widiantoro;
Icha Herawati
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.617 KB)
|
DOI: 10.31293/mv.v2i2.4438
Perkembangan organisasi yang sangat pesat saat ini menimbulkan banyak masalah yang seharusnya diselesaikan. Salah satu langkah dalam mempersiapkan hal tersebut sebuah organisasi harus memperhatikan kualitas peningkatan Sumber Daya Manusia. Hal tersebut menjadi salah satu pendukung dalam keberhasilan sebuah organisasi. Universitas merupakan sebuah organisasi yang memberikan pelayanan dalam bidang pendidikan. Dalam menunjang pelayanan, Univesitas harus memiliki sumber daya manusia yang berkualifikasi sesuai. Salah satu kemampuan sumber daya manusia yang harus dikuasai dengan baik adalah bagaimana menjadikan tempat kerja sebagai milik sendiri, dan memiliki rasa keikutsertaan dalam segala kegaitan untuk mencapai tujuan. Serta peran para pemimpin dalam memberikan arahan terhadap sumber daya manusia juga menjadi hal yang penting untuk diterapkan. Adapun tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara kohesivitas kelompok terhadap kepemimpinan karyawan. Penelitian ini menggunakan kajian survey dengan skala penelitian. Populasi penelitian merupakan karyawan Universitas Islam Riau. Teknik pengambilan sampel digunakan dalam penelitian ini yaitu quota random sampling. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel tergantung (Kohesivitas Kelompok) dan variabel bebas (Kepemimpinan). Penelitian menggunakan Skala adapatasi dari Forsyt (2000) untuk aspek kohesivitas dan Skala Kepemimpinan. Hasil dari penelitian ini diperoleh terdapatnya hubungan yang signifikan dari kepemimpinan karyawan dengan kohisivitas kelompok yang dimiliki oleh karyawan Universitas Islam Riau.