cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
KABILAH : Journal of Social Community
ISSN : 25029649     EISSN : 25033603     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KABILAH (Journal of Social Community) Print-ISSN: 2502-9649 and Online-ISSN: 2503-3603, this journal is published by Institute for Research and Community Service (LP2M) Islamic College Nazhatut Thullab Sampang Madura. Journal published twice a year, every June and December. This journal contains conceptual articles and research result report about social community from the perspective of religion, education, law, economy and culture.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
USHUL FIQH PERSPEKTIF SYI’AH Rifki Rufaida; Tutik Hamidah
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Syi’ahdan Sunni merupakan dua aliran besar dalam Islam yang hingga saat ini memiliki pengaruh sangat signifikan dalam masyarakat Islam. Dalam menetapkan suatu hukum, kedua aliran menyepakati Al qur’an dan hadis sebagai sumber hukum yang utama dan mutlak, akan tetapi berbeda pendapat mengenai hadis. Dalam pandangan Syiah, periwayatan hadis dibatasi pada jalur riwayat ahl al-bait atau imam yang ma’shum, dan kriteria ini merupakan salah satu syarat agar sebuah hadis dinilai shahih dari aspek sanad. Dalam aspek matan, kriteria keshahihan hadis tidak disebutkan secara eksplisit oleh kalangan Syiah, mereka hanya membuat tolak ukur keshahihan matan dengan berdasar pada kesesuaian dengan al- Qur’an, serta tidak bertentangan dengan hadis shahih yang lainnya. Dalam pandangan Syiah, Ijma’ adalah kesepakatan yang dilakukan para para Imam mereka, karena pembuat hukum adalah Imam yang mereka anggap ma’shum (terhindar dari dosa). Menurut Syi’ah, ijma’ yang dilakukan oleh ulama di luar mereka tidak bisa dijadikan sebagai hujjah. Begitu juga dengan pengguanaan qiyas, mayoritas ulama syiah menolak penggunakan qiyas dalam hukum syariat, Alasan penolakan terhadap metodologi qiyas adalah dikarenakan adanyapelarangan dari Rasulullah SAW dan Aimmah Ahlulbait. Mereka lebih mengedepankan penggunan akal. Kata kunci : ushul fiqh, syi’ah
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MILENIAL: UPAYA MEWUJUDKAN GENERASI UNGGUL DENGAN NILAI-NILAI ISLAM Moh Khorofi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Era milenial yang sedang berlangsung saat ini merupakan fase kehidupan yang diperuntukkan bagi generasi yang lahir ketika teknologi dan internet berkembang pesat. Mereka dikenal sebagai generasi yang tidak hanya nyaman dengan teknologi, tetapi juga merasa tidak nyaman hidup tanpa teknologi. Kemajuan teknologi di satu sisi diakui semakin memudahkan siswa dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan, namun di sisi lain juga menyebabkan terjadinya pergeseran nilai dalam sikap hidup dan pengamalan agama yang bias menuju kebebasan dan hiper teknologi. Dalam menyikapi kondisi tersebut, pendidikan Islam harus dilibatkan dengan melakukan berbagai upaya strategis untuk mengubah tantangan yang dihadapi agar menjadi peluang sebagai upaya melahirkan generasi unggul yang cerdas dan berakhlak mulia. Artikel ini akan menjelaskan pentingnya peran pendidikan Islam untuk bertanggung jawab di tengah perubahan zaman yang mengedepankan pemanfaatan teknologi digital sebagai media komunikasi dan sumber belajar. Melalui penggunaan metode penelitian kepustakaan, artikel ini mengumpulkan berbagai ide, fakta, hasil penelitian dan pendapat dari para ahli disertai dengan analisis terkait, sehingga terlihat betapa pentingnya kontribusi pendidikan Islam dalam menciptakan generasi unggul yang tidak hanya memiliki intelektual dan potensi material, tetapi juga potensi moral dan spiritual. Kata kunci: Pendidikan Islam, Era Milenial, Generasi Unggul.
Pelayanan Publik berbasis E-government Melalui Aplikasi Gowaslu Dalam Penggulangan Pelanggaran Pemilu di kantor Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Pamekasan Rahadian Ardiansyah HP; Hasbullah Hasbullah; Sukma Tirta Firdaus
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi aktif dari masyarakat berbasisi e-government melalui aplikasi Gowaslu. Metode deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan purpossive sampling sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Badan Pengawas Pemilu pamekasan memperoleh support penuh dari pihak Stakeholder, terutama masyarakat. Bentuk dukungan tersebut berupa penyediaan hardware dan software yang dibutuhkan Berdasarkan deskripsi penerapan pelayanan berbasis e-government di Badan Pengawas Pemilu pamekasan memperoleh support penuh dari pihak Stakeholder, terutama masyarakat. 2) capacity, yang berupa ketersediaan unsur finansial, alat-alat elektronik yang menunjang upaya peningkatan kualitas pelayanan, serta para tenaga administrasi yang kompeten dan anggota bawaslu profesional. Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap penggunaan e-government dalam pelayanan yang diberikan oleh pihak bawaslu terutama kabupaten pamekasan. Penerapan tersebut memberikan banyak manfaat, seperti nilai kepraktisan, efisiensi waktu, serta efektivitas pelayanan. 3) capicity, yang berupa ketersediaan unsur finansial, alat-alat elektronik yang menunjang upaya peningkatan kualitas pelayanan, serta para tenaga administrasi yang kompeten dan anggota bawaslu profesional. Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap penggunaan e-government dalam pelayanan yang diberikan oleh pihak bawaslu terutama kabupaten pamekasan. Penerapan tersebut memberikan banyak manfaat, seperti nilai kepraktisan, efisiensi waktu, serta efektivitas pelayanan Kata Kunci: E-government , Aplikasi Gowaslu
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERISI KATA PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH TANWIRUL ISLAM II SAMPANG Moh. Hasyim Asy’ari; Imam Rusli; Lutfi Sandi; Mahmudi Mahmudi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa Arab adalah bahasa internasional yang sangat dibutuhkan. Tidak hanya sebagai media komunikasi tapi juga sebagai sumber rujukan Islam yang terpercaya dan akuntabel. Sehingga memahaminya menjadi hal yang mutlak dilakukan. Karenanya, peneliti merasa penting melakukan riset penggunaan media gambar berisi kata pada pelajaran bahasa Arab tersebut di Madrasah Ibtidaiyah Tanwirul Islam II Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melului pengumpulan data kualitatif berupa wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berisi kata pada mata pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah Tanwirul Islam II Sampang dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu merumuskan tujuan, memilih dan menetapkan media bergambar sebagai alat bantu yang dimanfaatkan guna mencapai tujuan pembelajaran, melakukan persiapan kelas yang matang, mengatur langkah penyajian pelajaran dan pemanfaatan media bergambar, memaksimalkan kegiatan siswa dengan memahami isi dari kata bergambar melalui bimbingan guru, kemudian dilakukan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana kompetensi pembelajaran dapat tercapai. Kata Kunci: Media; Gambar; Kata; Bahasa Arab;
IMPLEMENTASI WAKAF TUNAI PERSPEKTIF ISLAM (Studi kasus di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang). Iftihor Iftihor
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Islam adalah agama yang universal yang memiliki konsep tersendiri yang sangat khas dan berkarakter. Statement ini dapat dibuktikan dengan bagaimana islam mengatur segala sesuatunya secara detail seperti kedudukan harta, bagaimana cara mengelolanya, memanfaatkannya, memperolehnya, dan mengeluarkannya. Wakaf merupakan salah satu instrumen dalam ekonomi islam yang bertujuan untuk mencapai tujuan dalam ekonomi islam yaitu mewujudkan kehidupan yang sejahtera. Wakaf masih dipandang sebagai amalan bagi orang-orang kaya, karena pembayaran wakaf identik dengan tanah dan bangunan. Oleh karena itu saat ini di Indonesia muncul alternatif baru mengenai pembayaran wakaf yaitu wakaf tunai dengan munculnya Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang pengelolaan wakaf tunai yang produktif dan dibentuknya badan wakaf indonesia yang merupakan suatu lembaga dalam mengurus wakaf tunai. Di kecamatan Ketapang lembaga yang mempunyai tugas dalam pelaksanaan wakaf tunai adalah BMT NU Ketapang, namun sampai saat ini ada beberapa masyarakat ketapang yang belum mengetahui keberadaan wakaf tunai tersebut. Penelitian ini akan membahas implementasi wakaf tunai di yang ada di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang yang didalamnya menerapkan wakaf tunai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi wakaf tunai di BMT NU sesuai perspektif islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara. Observasi, dan dokumentasi, informannya adalah Karyawan BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, tokoh agama, dan juga bukku sebagai refernsi. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan tringulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis implementasi wakaf tunai di BMT NU Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang masih belum sesuai dengan pespektif islam, dikarenakan pengelolaan yang masih dilakukan secara konsumtif sehingga dana wakaf yang terkumpul tidak dikelola secara produktif artinya dana wakaf yang terkumpul hanya disimpan dan akan disalurkan apabila sudah mencapai target yang ditentukan. Akan tetapi untuk proses penghimpunan dana wakaf dan proses pendistribusian wakaf sudah sesuai dengan syari'ah islam.
Implementasi Indeks Desa Zakat (IDZ) Pada Desa Jrangoan Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Mahmudi Mahmudi; Anwar Anwar; Umar Faruq
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 5 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: BAZNAS sebagai pusat pengelolaan zakat nasional meyelenggarakan program pemberdayaan zakat dalam bentuk program indeks desa zakat (IDZ). IDZ merupakan mekanisme yang digunakan untuk mengukur kondisi sebuah desa sehingga dapat dikatakan layak atau tidak layak dibantu oleh dana zakat yang diukur melalui lima dimensi yaitu: ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial dan kemanusiaan, serta, dakwa dan advokasi. Lima dimensi itulah yang kemudian menjadi kajian pokok dalam penelitian ini. Sedangkan teknik estimasi penghitungan untuk memperoleh nilai IDZ menggunakan metode Multi-Stage Weighted Index. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Denagn metode berbasis Mixed Methods, yaitu sebuah metodologi penelitian yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Kajian ini memuat metode kualitatif yang digunakan dalam menyusun komponen pembentuk Indeks Desa Zakat. Sedangkan metode kuantitatif digunakan dalam membentuk model estimasi penghitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa Jrangoan dikategorikan baik dengan nilai 0,68 dan diinterpretasikan kurang diprioritaskan untuk dibantu dana zakat. Kata Kunci: IDZ
Analisis Kinerja Baznas Kabupaten Sampang Dengan Pendekatan Indeks Zakat Nasional (IZN) Maryam Qadarin; Mabruroh Mabruroh; Firdausi Nusula
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Menurut data di BPS angka kemiskinan di Kabupaten Sampang pada 2017 berjumlah 225,13 ribu jiwa atau 24,11% di tahun 2018 berjumlah 204,82 ribu jiwa atau 21,21% dan 2019 berjumlah 202,21 ribu jiwa atau 20,71% penduduk miskin. tahun 2020 diketahui jumlah warga miskin di Sampang masih menempati angka tertinggi pertama dari 29 Kabupaten dan 9 kota se-Jawa Timur. Salah satu instrumen redistribusi yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat kemiskinan adalah zakat. Pemerintah Indonesia telah membentuk badan yang secara resmi bertugas mengumpulkan dan menyalurkan zakat yaitu BAZNAS. Oleh karena itu penelitian ini akan menganalisis kinerja BAZNAS kabupaten Sampang dengan IZN sebagai upaya evaluasi perzakatan di kabupaten Sampang agar manfaat zakat yaitu mengurangi kemiskinan dapat terwujud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Multi-Stage Weight Index untuk memperoleh nilai Indeks Zakat Nasional (IZN). Data dari mustahik dan pengelola BAZNAS kab Sampang dikumpulkan menggunakan metode angket yang telah disusun oleh PUSKAS BAZNAS, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil IZN BAZNAS Kabupaten Sampang pada dimensi makro bernilai 0,7 artinya baik. Dimensi makro memiliki indeks indikator regulasi bernilai 1 (sangat baik) dan indikator dukungan APBD bernilai 1(sangat baik) dan variabel Database Lembaga Zakat bernilai 0 (tidak baik). Sedangkan pada dimensi mikro bernilai 0,6 artinya cukup baik dengan indeks indikator Kelembagaan bernilai 0,618 (baik) dan indikator Dampak Zakat bernilai 0,6(cukup baik). Sehingga nilai IZN BAZNAS Kabupaten Sampang adalah 0,64 nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja BAZNAS Kabupaten Sampang dalam kategori baik.
ANALISIS EFEKTIVITAS POLA ALOKASI ZAKAT, INFAK, SEDEKAH DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN SAMPANG Dhoqi Dofiri; Wasilah Wasilah; Isabela Isabela
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 6 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Efektivitas suatu Pola Alokasi merupakan cara Pengalokasian program yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sampang. Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) salah satu ibadah yang memiliki posisi yang sangat penting dan strategis, baik dari sisi ubudiyah maupun dari sisi kesejahteraan umat dalam mengurangi kemiskinan antar masyarakat. zakat merupakan rukun islam yang harus ditunaikan oleh umat muslim, secara nyata dinyatakan di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist, zakat secara bahasa (lughat), berarti : tumbuh, berkembang dan berkah atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan. dari sisi muzakki allah Swt. menjajikan bagi siapa saja yang mau mengeluarkan sebagian hartanya dalam bentuk zakat, infak dan sedekah akan diberikan ganjaran yang berlipat, tidak hanya diakhirat, tetapi juga didunia. Apun Pola alokasi dana ZIS akan efektif jika prinsip-prinsip dalam setiap pengelolaan dapat dilaksanakan dengan baik dan mendorong untuk meningkatkan produktifitas masyarakat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang manfaatnya bisa berkelanjutan dengan menjalankan prinsip-prinsip Pengeloaan ZIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Badan Amil Zakat Nasional merupakan lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional di Kabupaten Sampang. Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, Bagaimana pola alokasi ZIS di BAZNAS Kabupaten Sampang. kedua, Bagaimana Efektifitas pola alokasi ZIS di BAZNAS Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya adalah pelaksana atau Pengelola di BAZNAS sampang. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Pola Alokasi ZIS di BAZNAS Sampang dalam program konsumtif dan produktif sudah disesuaikan dengan kehidupan masyarakat dan dimanfaatkan untuk kepentigan sosial guna mengurangi permasalahan dalam ekonomi, memberantaskan kemiskinan dalam menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat. Kedua, Efektivitas Pola Alokasi ZIS di BAZNAS Sampang kurang dirasakan oleh masyarakat kabupaten sampang secara keseluruhan dalam kesejahteraan masyarakat sampang, karena kurangnya kesimbangan antara Penyaluran Program Konsumtif dan produktif pemerataan diwilayah perkotaan dan di desa.
Analisis Efektivitas Pelatihan Wirausaha Terhadap Peningkatan Kemampuan Berwirausaha di Kabupaten Sampang Nasrul Hadi; Khoiril Anwar; Thoif zamroni
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pelatihan wirausaha sebagai salah satu langkah bagaimana cara kita melatih para wirausahawan muda dilatarbelakangi oleh banyaknya pengusaha-pengusaha yang ada mengalami kegagalan dalam berwirausaha, hal itu dikarenakan kurangnya pengalaman dan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana mereka memulai dalam berwirausaha. Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permaslahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, Kegiatan apa saja yang dilakukan Disporabudpar Koperasi dalam pelatihan kewirausahaan di Kab. Sampang, kedua, Bagaimana Efektivitas Pelatihan Kewirausahaaan di Kab. Sampang Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, informannya adalah Disporabudpar, Koperasi, dan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, kegiatan yang diberikan pada saat pelatihan itu ialah, memberikan sebuah motifasi tentang bagaimana menjalankan sebuah usaha, memberikan materi dasar bagaimana memulai dalam sebuah usaha, dan bagaimana cara memasarkannya. Kedua, terkait Efektif tidaknya sebuah pelatihan, dimana hasilnya tidak efektif banyak indikator yang tidak tercapai seperti: pertama reaksi, peserta ada yang menanggapi positif dan ada juga yang menanggapi negatif terkait pelatihan tersebut, kemudian terkait kepuasan peserta terhadap materi yang disampaikan banyak yang menanggapi kurang puas, dan apakah pelatihan itu bermanfaat bagi usaha yang sedang dijalankan, banyak peserta juga yang mengatakan tidak ada, kemudian yang kedua tentang pembelajaran, banyak juga dari peserta yang tidak mempelajari terkait apa yang disampaikan pada saat pelatihan itu, dan yang ke tiga tentang perilaku, yang ketiga ini banyak sifat dan perilaku dari peserta pelatihan yang baik, karna itu adalah bagian dari kenyamanan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan, dan yang ke empat ialah business impact, tentang meningkat tidaknya penjualan dan pendapatan setelah mengikuti pelatihan, banyak dari peserta yang tidak mendapatkan keberhasilan dipoin terakhir itu, sehingga pelatihan itu tidak bisa dikatakan efektif.
ÁNALISIS DAMPAK ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP KESEJAHTERAAN MUSTAHIK (MODEL CIBEST BAZNAS SAMPANG) Faqih Faqih; Maryam Qadarin; Safinatul Ulumiyah; Munawaroh Munawaroh
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 5 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pendapatan mustahik sesudah dan sebelum mendapatkan bantuan dana zakat, serta menganalisis penyaluran dana zakat dalam meningkatkan taraf kesejahteraan mustahik BAZNAS Kota Sampang berdasarkan Model CIBEST (Center Of Islamic Bussiness and Islamic Studies). Sampel yang digunakan penelitian ini adalah mustahik yang terdaftat sebagai penerima bantuan zakat produktif BAZNAS Kota Sampang. Seluruh responden dianalisis berdasarkan klasifikasi CIBEST Indeks, serta di kelompokkan berdasarkan tingkat spiritual dan materialnya. Analisis data menggunakan Uji t dua sampel berpasangan (paired sample t Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian dan pendayagunaan bantuan dana zakat produktif yang diberikan terbukti dapat meningkatkan level tingkat kesejahteraan serta menurunkan tingkat kemiskinan rumah tangga mustahik. Kesimpuan ini diperkuat dengan hasil analisis statistik rata –rata pendapatan mustahik sebelum menerima zakat BAZNAS Kota Sampang.