cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Al Himayah
ISSN : 26148765     EISSN : 26148803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Al Himayah adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, Dikelola oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FSE Fakultas Syariah. Jurnal AL Himayah fokus pada pengabdian Hukum dan Keadilan. Terbit setiap bulan Maret dan Oktober ISSN 2614-8803 (media online) dan 2614-8765 (media cetak).
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah" : 11 Documents clear
FORMULASI KELUARGA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nurliana Nurliana
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.414 KB)

Abstract

Masyarakat berpedoman pada nilai budaya yang berlaku, menselaraskan kehidupan pada nilai yang hidup dalam masyarakat, sebagai pedoman tertinggi bagi sikap mental, cara berfikir, dan bertingkah laku. Era revolusi Industri 4.0. problem terberat bagi keluarga umat Islam ialah menghadapai penyakit “kemanusiaan modern”. Tantangan dan godaan menyusup kehidupan keluarga melalui tekhnologi, komunikasi, dan informasi. Arus deras materialisme membawa perubahan pola hidup dan sikap prilaku suami, istri dan anak-anak. Orientasi materialisme dan konsumerisme mengakibatkan perilaku-perilaku yang menyimpang dan sikap hidup yang tidak tenang. Terjadi pergeseran pola hidup yang semula bercorak sosial religius ke pola individual materialistis dan sekuler. Inilah tawaran pembahasan, perlu mendapat respons positif, bertujuan melahirkan prespektif baru yang lebih progresif tentang formulasi keluarga era revolusi industri 4.0. perspektif hukum Islam. Formulasi keluarga era revolusi industri 4.0 perspektif hukum Islam: Pertama, sikap saling memahami, membudayakan sikap saling memahami dalam keluarga. Kedua, aktualisasi peran, setiap anggota keluarga menyadari perannya masing-masing sembari sikap saling membutuhkan. Ketiga, menghadirkan penghargaan, dalam bentuk ucapan pujian, kejutan, kata-kata motivasi, sikap dan perlakuan sesuai tata krama dan adab sopan santun yang dibimbing dalam Islam, mampu meminimalisir kesenjangan sosial serta konflik keluarga.
DIALEKTIKA HUKUM WARIS ADAT DAN HUKUM WARIS ISLAM DI KOTA GORONTALO Hamid Pongoliu
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.623 KB)

Abstract

Hukum waris yang eksis dalam masyarakat muslim di Kota Gorontalo pada awalnya berasal dari nilai-nilai budaya masyarakat setempat. Namun dengan masuknya Islam dan menjadi agama seluruh masyarakat Gorontalo, hukum waris tersebut berubah menjadi Islami yang ditandai dengan hidupnya hukum Islam tercermin pada pelaksanaan hukum dalam masyarakat pada saat itu selalu mengacu pada tiga prinsip hukum adat Gorontalo, yaitu: (1) adati hula-hula’a to syara’a (adat bersendikan syarak; (2) adati hula-hula’a to syara’a, syara’a hula-hula’a to adati (adat bersendikan syarak dan syarak bersendikan adat); (3) adati hula-hula’a to syara’a, syara’a hula-hula’a to Kitabi (adat bersendkan syarak dan syarak bersendikan al-Qur’an, hadis Nabi saw, ijmak dan qiyas). Tiga macam prinsip ini merupakan pijakan masyarakat Gorontalo dalam menyelesaikan persoalan hukum, tetapi kemudian hal ini berubah disebabkan kebijakan politik hukum Belanda dengan teori hukumnya (teori resceptie in complexu dan teori receptie), berhasil mengeluarkan hukum adat dari pengaruh hukum Islam yang hingga sekarang masih dirasakan. Inilah sebabnya munculnya praktik pewarisan yang tidak sejalan dengan prinsip hukum Islam dalam masyarakat.
NIKAH MISYAR DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM Parlindungan Simbolon
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.732 KB)

Abstract

Nikah Misyar model pernikahan baru dalam Islam yang tidak pernah terjadi pada masa dahulu apalagi pada masa Rasulullah saw. Pernikahan ini muncul pertama kali di Arab Saudi dan Mesir pada tahun 1999. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti apa yang dimaksud dengan Nikah Misyar dan bagaimana hukumnya menurut pandangan Islam. Penelitian ini berbentuk Library Research yang data-datanya didapatkan melalui dokumentasi dan media sosial. Data-data yang ditemukan kemudian dianalisa dengan mengemukakan ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits serta pandangan-pandangan ulama kontemporer. Hasil kajian menemukan bahwa Nikah Misyar tidak sesuai dengan hukum Islam karena prinsip pernikahan Nikah Misyar bertentangan dengan prinsip pernikahan dalam Islam. Tulisan ilmiah seputar Nikah Misyar harus ditingkatkan, dipublikasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat Islam khususnya di Indonesia agar mereka mengetahui dan mencegah terjadinya Nikah Misyar.
PENANGANAN HUKUM TERHADAP PELAKU KEKERASAN PADA ANAK DI KOTA GORONTALO Selviyanti Kaawoan
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.299 KB)

Abstract

Kekerasan pada anak adalah segala bentuk tindakan yang melukai dan merugikan fisik, mental, dan seksual termasuk hinaan meliputi: Penelantaran dan perlakuan buruk, eksploitasi termasuk eksploitasi seksual, serta trafficking jual-beli anak. Penggunaan istilah Child Abuse adalah semua bentuk kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh mereka yang seharusnya bertanggung jawab atas anak tersebut atau mereka yang memiliki kuasa atas anak tersebut, yang seharusnya dapat di percaya, misalnya orang tua, keluarga dekat, dan guru. Dampak yang terjadi akibat kekerasan tersebut mungkin saja diingat dalam jangka panjang oleh anak hingga ia meranjak dewasa. Dan tidak menutup kemungkinan kekerasan yang terjadi menimpanya akan ia lakukan juga terhadap orang lain.
SIYASAH SYAR’IYAH DALAM HUKUM ISLAM PADA MASA UMAR BIN KHATTAB Lailan Rafiqah
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.855 KB)

Abstract

Umar bin Khattab adalah orang yang memperkenalkan istilah Amir al-Mu’minin (Pemimpin orang-orang yang beriman) dan ia menyebut dirinya Khalifah Khalifati Rasulullah (pengganti dari pengganti Rasulullah). Fakta sejarah mengungkapkan kiprahnya membangun peradaban Islam dengan ijtihadnya berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah, hal ini mengungkapkan kecemerlangan pemikiran Umar bin Khattab. Kebesaran Umar bin Khattab terletak pada keberhasilannya sebagai negarawan yang bijaksana dan sebagai mujtahid yang ahli dalam membangun Negara besar yang ditegakkan atas prinsip-prinsip keadilan, persamaan, dan persaudaraan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Dalam banyak hal Umar bin Khattab dikenal sebagai tokoh yang bijaksana, kreatif dan jenius. Peranannya dalam sejarah Islam masyhur karena pada masa kepemimpinannya mampu memperluas wilayah kekuasaan Islam dan menerapkan syiyasah syar’iyah (kebijakan-kebijakan politiknya) secara paripurna. Sistem pemerintahan dan politik Islam stabil pada masa kepemimpinannya, usaha perluasan wilayah Islam memperoleh hasil gemilang, membuat berbagai lembaga kenegaraan , berhasil di bidang ekonomi syari’ah serta menetapkan perturan pengadilan yang kokoh dan adil.
URGENSI AKSESIBILITAS DISABILITAS PADA INSTANSI PEMERINTAHAN KABUPATEN GORONTALO Ismet Hadi
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.795 KB)

Abstract

Aksesibilitas adalah kemudahan yang disediakan bagi difabel guna mewujudkan kesamaan dan kesempatan dan segala aspek kehidupan dan penghidupan sebagai suatu kemudahan bergerak melalui dan menggunakan bangunan gedung dan lingkungan dengan memperhatikan kelancaran dan kelayakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan undang-undang terhadap penyediaan aksesibilitas yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas. Aksesibilitas pada penelitian ini difokuskan kepada aksesibilitas disabilitas pada instansi pemerintahan di Kabupaten Gorontalo. Dasar acuan penelitian ini adalah Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta prinsip universal design yang di implementasikan pada peraturan Menteri No. 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Pelaksanaan implementasi Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas di Kabupaten Gorontalo belum terlaksana dengan optimal (2). Hambatan yang ditemukan pada instansi pemerintah di lingkungan Kabupaten Gorontalo diantaranya gedung pemerintahan belum aksesibel bagi penyandang disabilitas hal ini sarana yang disediakan belum memenuhi prinsip desain universal tentang kemudahan, kegunaan, keselamatan dan kemandirian. Belum adanya regulasi dalam bentuk Peraturan Daerah Maupun Peraturan Bupati sebagai payung hukum terkait standart fasilitas dan layanan yang harus disediakan bagi penyandang disabilitas, dan minimnya anggaran daerah untuk pengembangan dan pembangunan fasilitas yang terkait dengan aksesibilitas penyandang disabilitas
MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN SEKSUAL ANAK AKIBAT KEMAJUAN TEKNOLOGI DIGITAL DENGAN KONSEP PENDIDIKAN ISLAM SEJAK DINI MELALUI PEMANFAATAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (Studi Kasus Desa Lomaya Bone Bolango) Mulya Ningsi Katili
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.809 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memahami kebutuhan psikologi anak di usia dini sehingga mereka tidak terjerumus dalam tindak kekerasan seksual baik menjadi pihak pelaku maupun korban,selain itu mengawal kemajuan era teknologi digital saat ini sehingga tidak mempengaruhi pola tingkah laku anak yang aktif, sehat,cerdas,dan beretika melalui konsep pendidikan islam sejak dini dengan memanfaatkan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilakukan di Desa Lomaya Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang dilakukan penulis adalah metode penelitian sosial kepustakaan, penelitian ini penulis lakukan dengan turut serta dalam kehidupan masyarakat serta mengkaji berbagai pengalaman dan literatur yang relevan dan berhubungan langsung dengan objek penelitian yang dijadikan sebagai landasan teoritis, selain itu penulis juga melakukan metode penelitian lapangan, dilakukan dengan cara wawancara atau pembicaraan langsung dan terbuka dalam bentuk tanya jawab dengan narasumber. Hasil yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah: (1)Kehidupan anak-anak di Desa Lomaya Kabupaten Bone Bolango masih tergolong dalam strata sosial menengah kebawah,hal ini disebabkan para orang tua yang didominasi oleh mata pencaharian petani pedesaan namun dipihak lain laju perkembangan era digital tidak membatasi anak-anak dengan mudah mengakses fasilitas sosial media,dan lain sebagainya.(2)Sejak dibangunnya Tempat Pendidikan Al-Qur’an di Desa Lomaya Kabupaten Bone Bolango dan juga didukung Undang-Undang ITE dan Undang-Undang perlindungan anak dibawah umur,maka secara berangsur anak-anak di Desa Lomaya menjadi paham bagaimana seharusnya menggunakan teknologi digital dengan cerdas dan bijaksana.
Manajemen Konflik Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadis Maryam Kasim; Herson Anwar; Lian G Otaya
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik merupakan salah satu karakteristik yang terdapat dalam kehidupan manusia yang takkan pernah hilang dari muka bumi. Untuk itu hal penting dalam menangani konflik yakni bagaimana sistem manajemen konflik yang harus diterapkan, salah satunya di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait dengan manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan sebuah studi Pustaka (Library Research) yang berasal dari buku dan artikel tentang manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Hasil penelitian diperoleh bahwa manajemen konflik merupakan suatu cara yang dapat digunakan oleh individu atau kelompok untuk mengantisipasi pertentangan maupun perselisihan antara diri seseorang dengan orang lain yang terjadi di dalam kehidupan. Sumber konflik dapat diperoleh dari dua factor yakni factor manusia dan factor organisasi.Jenis-jenis konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis terdiri dari Konflik intrapersonal, Konflik interpersonal, Konflik intragrup, Konflik intergrup, Konflik intraorganisasi, Konflik interorganisasi. Strategi manajemen konflik dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis terdiri dari Negosiasi atau perundingan, Tabayun, Musyawarah, Tahkim dan Islah.
Pengendalian Pendidikan terhadap Media Pembelajaran Dalam Urgensi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid –19 Hasna R. Tatu; Siti Asiah; Abdurrahman Mala
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 (corona virus disease 2019) pertama muncul di akhir tahun 2019 tepatnya di Wuhan, China. COVID-19 merupakan sebuah virus yang penularannya sangat cepat dan sulit untuk mengetahui ciri-ciri orang yang sudah terjangkit virus ini karena masa inkubasinya kurang lebih selama 14 hari. Indonesia termasuk dalam krisis wabah covid -19 yang mengakibatkan sekolah ditutup yang mengharuskan semua instansi memikirkan masa depan peserta didik dengan melakukan pembelajaran daring. Sehingganya dibutuhkan pengendalian yaitu controlling terhadap penggunaan media dalam situasi pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan situasi belajar mengajar yang dilakukan tanpa tatap muka secara fisik namun dilakukan secara virtual dengan menggunakan media melalui aplikasi Whatshap. Sedangkan yang dimaksud dengan pengendalian atau controlling dalam penelitian ini adalah upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk mengawasi keefektifan dalam penggunaan media pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun yang menjadi lokasi penelitian ini adalah SDIT Permata umat yang berada di kecamatan tibawa. Hasil penelitian terkait dengan pengendalian pendidikan yakni controlling yang dilakukan kepala sekolah terhadap media pembelajaran melalui whatshap yakni kepala sekolah memiliki hak penuh terhadap pengendalian pendidikan yakni controlling yang dilakukan terhadap pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran daring menggunakan media pembelajaran melalui aplikasi Whatshap. Karena media merupakan hal terpenting dalam pembelajaran.
Manajemen Akal Dan Orientasi Studi Al-Quran Dan Al-Hadits Rosalinda Gonibala; Herson Anwar; Lian G Otaya
Jurnal Al Himayah Vol. 3 No. 2 (2019): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiakn konsep manajemen akal dalam testudi Al-quran dan Al-hadits penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan menggunakan tafsir tematik terhadap ayat-ayat Al-Quran dan Al-Hadits dalam hasil penelitian ini menemukan bahwa majemen akal merupakan salah satu konsep yang harus diatur didalam Alquran dan Al-Hadits Dalam ajaran islam, akal memperoleh kehormatan yang tinggi. Banyak ayat-ayat dalm Al-Quran maupun hadits-hadits yang mengarahkan manusia untuk menggunakan akalnya agar berpikir dengan baik dalam memahami ajaran agama maupun ilmu pengetahuan. Akal dalam pengertian Islam, bukanlah otak, melainkan daya berpikir yang ada dalam jiwa manusia, daya yang digambarkan dalam Al Quran yaitu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dengan memerhatikan alam sekitar.

Page 1 of 2 | Total Record : 11