cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 109 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Menggunakan Microsoft PowerPoint pada Materi Peluang Adam Yunus Al Hilal; Nanang Nabhar Fakhri Auliya
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.12131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran multimedia interaktif menggunakan Microsoft PowerPoint pada materi peluang kelas XII. Jenis penelitian ini adalah penelitian research and development. Langkah pengembangan penelitian ini mengacu pada model Borg and Gall. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall, yang menggunakan 10 tahap. Namun, dalam penelitian ini peneliti menyederhanakan menjadi 7 tahap. Penelitian ini merupakan penelitian dalam skala kecil yang terhalang oleh keterbatasan biaya, waktu, dan kesamaan tahap. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran multimedia interaktif menggunakan Microsoft PowerPoint materi peluang dikembangkan telah layak digunakan dalam pembelajaran. Kelayakan ini didasarkan pada uji kelayakan ahli materi yang mendapatkan skor 38,5 artinya memiliki kategori sangat layak. Uji kelayakan ahli media yang mendapatkan skor 81,5 memiliki kategori sangat layak. Uji kelayakan dari pengguna pada uji coba awal yang mendapatkan skor 66,4 memiliki kategori sangat layak. Uji kelayakan pada uji lapangan produk utama yang mendapatkan skor 69 memiliki kategori sangat layak. Temuan ini menjadikan media pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif media pembelajaran matematika oleh guru maupun siswa. This study aims to determine the feasibility of interactive multimedia learning media using Microsoft PowerPoint in class XII opportunity material. This type of research is research and development research. This research development step refers to the Borg and Gall model. This research and development refer to the Borg and Gall development model, which uses 10 stages. However, in this study the researcher simplified it into 7 stages. This research is research on a small scale which is hindered by the limitations of cost, time, and the similarity of stages. Based on the results of the study, it can be concluded that interactive multimedia learning media using Microsoft PowerPoint material opportunities developed has been feasible to use in learning. This feasibility is based on a material expert's feasibility test who gets a score of 38.5 which means it has a very decent category. The feasibility test of media experts who get a score of 81.5 has a very decent category. The feasibility test of users in the initial trial who got a score of 66.4 has a very decent category. The feasibility test on the main product field test which gets a score of 69 has a very feasible category. These findings make this learning media can be used as an alternative media for learning mathematics by teachers and students.
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Lidi Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa pada Materi Menggambar Vektor Wahyuning Widiyastuti; Faried Hermawan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.7263

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan menguji keefektifan penggunaan alat peraga lidi dan motivasi siswa terhadap pembelajaran matematika dalam rangka meningkatkan hasil belajar matematika. Subyek penelitian adalah siswa kelas X MIPA SMA Negeri 2 Kudus yang berjumlah 72 orang dan terbagi dalam dua kelompok penelitian. Kedua kelompok mengalami perlakuan yang sama secara bergantian. Metode penelitian yang digunakan adalah counter balance. Data hasil belajar diperoleh melalui pre-test dan post-test. Dan data motivasi diperoleh melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan alat peraga lidi mempunyai hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan alat peraga lidi. Selain itu, hasil belajar yang lebih baik ditunjukkan oleh kelompok siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Serta tidak ada interaksi antara penggunaan alat peraga lidi dan tanpa penggunaan alat peraga lidi dengan motivasi siswa dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga lidi terbukti efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi menggambar vektor dimensi tiga. This research is an experimental study that aims to test the effectiveness of using stick props and students' motivation towards learning mathematics in order to improve mathematics learning outcomes. The research subjects were 72 students of class X MIPA SMA Negeri 2 Kudus and divided into two research groups. The two groups experienced the same treatment in turn. The research method used is a counterbalance. Learning outcome data obtained through the pre-test and post-test. And motivation data obtained through a questionnaire. The results showed that groups of students who were taught using stick teaching aids had higher learning outcomes than those who did not use stick props. In addition, better learning outcomes are shown by groups of students who have high learning motivation. And there is no interaction between the use of stick props and without the use of stick props with student motivation in improving mathematics learning outcomes. It can be concluded that the use of stick props is proven to be effective in improving student mathematics learning outcomes in three-dimensional vector drawing material.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Intuisi Terhadap Kreatifitas Siswa Mulyaningrum Lestari
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6339

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran intuitif untuk kreativitas siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Sragen. Sampel penelitian ini diambil dengan cluster random sampling dan dipilih kelas X. MIA 4 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran ekspositori, dan kelas X.Mia 5 sebagai kelas yang menggunakan pembelajaran intuitif. Analisis data dalam penelitian ini adalah siswa kelas yang menggunakan model pembelajaran ekspositori, rata-rata memenuhi tingkat kefasihan berpikir sebesar 71,9% dan masih belum memenuhi tingkat berpikir kreatif lainnya. Kemudian, siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran intuitif diperoleh siswa yang memenuhi tingkat kelancaran berpikir dan kefasihan berpikir sebesar 82,14%. Sehingga dapat dikatakan bahwa kreativitas siswa yang mendapatkan model pembelajaran berbasis intuisi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. The purpose of this study was to determine the implementation of intuitive learning models for the creativity of class X students. The population of this study was class X students of SMAN 2 Sragen. The sample of this study was taken by cluster random sampling and selected class X. MIA 4 as an experimental class that uses expository learning, and class X.Mia 5 as a class that uses intuitive learning. Analysis of the data in this study were students in the class who used expository learning models, on average meeting the level of fluency thinking by 71.9% and still not meeting the level of other creative thinking. Then, students in the class who use the intuitive learning model obtained students who meet the level of thinking Flexibility and fluency thinking level of 82.14%. So it can be said that the creativity of students who get an intuitive-based learning model is better than students who get an expository learning model.
Lawang Sewu dalam Sudut Pandang Geometri Utari Oktaviani; Saniatun Nafisah; Mila Nurul Apriliyani; Eka Susanti; Megita Dwi Pamungkas
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6348

Abstract

Matematika dan budaya adalah dua hal yang sangat erat kaitannya. Namun terkadang matematika dipandang sebagai sesuatu yang tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Infactthe environment dapat menjadi sumber permasalahan matematika dalam kehidupan nyata. Lingkungan merupakan salah satu budaya yang salah satunya termasuk bangunan bersejarah. Matematika dalam budaya disebut dengan istilah ethnomatematics. Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah yang terletak di kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur geometri gedung Lawang Sewu. Gedung ini dapat digunakan sebagai objek penelitian dengan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan observasi langsung terhadap objek penelitian, wawancara dengan narasumber, dan menggunakan studi pustaka terkait dengan penelitian ini. Melalui penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa bangunan Lawang Sewu memiliki struktur geometri ruang yaitu kubus, balok, limas, dan prisma segi delapan. Mathematics and culture are two things closely related. But sometimes mathematics is seen as something that is not connected to everyday life. Infactthe environment can be a source of mathematical problems in real life. The environment is one of culture, one of which includes historic buildings. Mathematics in culture is referred to by the term ethnomatematics. Lawang Sewu is one of the historical buildings located in the city of Semarang. The purpose of this research is to know the geometry structure of Lawang Sewu building. This building can be used as a research object with qualitative descriptive method, with data collection using direct observation on research object, interview with speaker, and using library study related to research This. Through research that the authors have done, it can be concluded that Lawang Sewu building has a geometry structure of space, namely cube, beam, limas, and octagonal prism.
Etnomatematika dan Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air pada Permainan Engklek Aeni Nur Taskiyah; Wahyuning Widyastuti
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10342

Abstract

Etnomatematika merupakan proses pembauran suatu budaya dengan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menggali etnomatematika dan memaparkan karakter cinta tanah air pada permainan tradisional engklek. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa objek dalam engklek yang mengandung unsur matematika, diantaranya alat yang digunakan untuk membuat arena permainan, seperti kapur atau kayu berhubungan dengan bangun ruang, arena permainan berhubungan dengan jaring-jaring kubus, refleksi, dan kekongruenan, gaco berhubungan dengan bangun datar, pemain atau urutan bermain berhubungan dengan probabilitas, dan aturan bermain engklek berhubungan dengan konsep logika matematika.  Setelah mengeksplorasi objek-objek dari engklek ini ternyata juga didapat karakter cinta tanah air di dalam permainan engklek seperti gotong royong, toleransi, dan adil. Sehingga penelitian ini sangat bermanfaat baik bagi guru maupun bagi siswa. Ethnomathematics is a process of assimilation of culture with mathematics. This study aims to explore ethnomathematics and describe the character of love for the country in the traditional engklek game. The research method used a descriptive qualitative with an ethnographic approach. The data collection techniques are interviews, observation, and documentation. The results showed that there are several objects in the engklek that contain mathematical elements, including tools used to create a game arena, such as chalk or wood related to building space, game arenas related to cube nets, reflection, and congruence, gaco relates to flat shapes, players or playing sequences relate to probability, and the rules of playing engklek relate to mathematical logic concepts. After exploring the objects of this engklek, it turns out that the character of love for the country is also found in the engklek game such as cooperation, tolerance, and fairness. This research is very useful for both teachers and students.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orangtua, Lingkungan Sosial, Dan Kecerdasan Logis Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Online Matematika M Ardiansyah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.8578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua, lingkungan, dan kecerdasan logis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X pada salah satu SMK di Jakarta pada tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X pada salah satu SMK di Jakarta yang berjumlah 260 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan orang tua terhadap keterampilan berpikir kritis matematis, terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan terhadap keampilan berpikir kritis matematis, terdapat pengaruh signifikan kecerdasan logis terhadap keterampilan berpikir kritis matematis, dan terdapat pengaruh signifikan antara tingkat pendidikan orang tua, lingkungan dan kecerdasan logis terhadap keterampilan berpikir kritis matematis.This study aims to determine the effect of parental education level, environment, and logical intelligence on the mathematical critical thinking skills of class X students at a vocational school in Jakarta in the 2019/2020 school year. This research uses the ex post facto method with a quantitative approach. The population in this study were all students of class X at one of the vocational schools in Jakarta, totaling 260 students. Sampling using a simple random sampling technique. The results of the study found that there was a significant influence on the level of parental education on mathematical critical thinking skills, there was a significant influence on the environment on mathematical critical thinking skills, there was a significant effect of logical intelligence on mathematical critical thinking skills, and there was a significant influence between the educational level of parents. environment and logical intelligence towards mathematical critical thinking skills.
Modifikasi Algoritma Transportasi Fuzzy Menggunakan New Function Ranking M. Sam'an
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4876

Abstract

Salah satu langkah dalam algoritma transportasi fuzzy untuk penyelesaian masalah transportasi fuzzy yang mempunyai ranking biaya fuzzy sama yaitu memilih secara bebas biaya fuzzy yang mempunyai ranking sama untuk dijadikan sel basis. Padahal pemilihan secara bebas tersebut dapat berpengaruh terhadap solusi, iterasi, dan nilai optimal fuzzy yang dihasilkan. Oleh karena itu, pada artikel ini diperkenalkan suatu modifikasi algoritma transportasi fuzzy dengan menggunakan new function ranking yang diperoleh dari kombinasi antara metode perankingan bilangan fuzzy yaitu ranking function dan metode pembobotan yaitu simple additive weighting. Selanjutnya dilakukan simulasi numerik menggunakan modifikasi algoritma transportasi fuzzy dan hasilnya dibandingkan dengan algoritma yang sudah ada. Dari studi kasus diperoleh bahwa modifikasi algoritma transportasi fuzzy menghasilkan perankingan yang lebih baik, solusi dan nilai optimal fuzzy yang berbeda, serta iterasi yang lebih cepat dari algoritma transportasi yang sudah ada.
Profil Berpikir Matematis Siswa Tunagrahita Ma’rufatin Nurus Sa’ady; Sri Lestariningsih
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir matematis siswa tunagrahita di kelas II SLBN Kaliwungu Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya siswa tunagrahita kelas II SLBN Kaliwungu merupakan siswa yang mampu mengenal angka 1-11, mampu berhitung 1-20, mau belajar dan tanggap, namun guru harus mampu membimbing. lebih eksklusif. Peran orang tua juga mempengaruhi perkembangan siswa, orang tua harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anak, serta terus mendukung dan memotivasi. This research aims to describe the profile of mathematical thinking of mentally retarded students in class II of SLBN Kaliwungu Kudus. This research is a descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The result that the mentally retarded students of the second grade of SLBN Kaliwungu were students who were able to recognize numbers 1-11, were able to count 1-20, willing to learn and be responsive, but the teacher had to be able to guide more exclusively. The role of parents is also influence student development, parents must always pay attention to the child's growth and development, and continue to support and motivate.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Matematika secara dalam Jaringan (Daring) Ega Eristy Elvandrani; Herry Agus Susanto; Andhika Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.11993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini, pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Data yang diperoleh dari angket persepsi orang tua menunjukkan bahwa persentase pada aspek 1 (perhatian) sebesar 81,875% sehingga termasuk pada kategori positif, pada aspek 2 (penerimaan) sebesar 72,768% sehingga pada kategori positif dan pada aspek 3 (penilaian) sebesar 60,517% dan termasuk pada kategori kurang positif. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu SMP di Sukoharjo termasuk pada kategori positif meskipun ada beberapa kendala atau hambatan pada pelaksanaannya. Persepsi positif dan kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran matematika secara daring dapat menjadi dukungan dan masukkan bagi guru agar dapat meminimalisasi atau mengatasi kendala pembelajaran matematika secara daring. This study aims to describe parents' perceptions of online mathematics learning for class VII at one of the Junior High Schools (SMP) in Sukoharjo for the 2021/2022 academic year. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used in the form of questionnaires and interviews. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, checking the validity of the data using the triangulation method. The data obtained from the parental perception questionnaire showed that the percentage in aspect 1 (attention) was 81.875% so that it was included in the positive category, in aspect 2 (acceptance) was 72.768% so that in the positive category and in aspect 3 (assessment) was 60.517% and included in the less positive category. The conclusion from the results of the study showed that the parents' perception of online mathematics learning in class VII at one of the junior high schools in Sukoharjo was included in the positive category although there were several obstacles or obstacles in its implementation. Positive perceptions and obstacles faced by parents in learning mathematics online can be a support and input for teachers in order to minimize or overcome obstacles in learning mathematics online.
Analisis Motivasi Belajar Matematika Siswa di Era Pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Devi Indrastuti; Djatmiko Hidajat; Andhika Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10148

Abstract

Pemanfaatan perkembangan teknologi sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan. Terlebih lagi dengan mewabahnya virus Corona yang mulai memasuki Indonesia awal tahun 2020 ini. Oleh karena itu dunia pendidikan Indonesia yang semula dilakukan secara luring kini dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar Matematika siswa secara daring yang melibatkan 24 siswa pada salah satu SMA di Sukoharjo. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui instrumen angket motivasi sebanyak 17 pernyataan dengan memanfaatkan Google Classroom. Pernyataan-pernyataan dalam angket merupakan pernyataan yang dijabarkan dari indikator-indikator mengenai motivasi belajar matematika siswa secara daring. Berdasarkan nilai rata-rata dan standar deviasi yang didapat dari hasil angket, menghasilkan rata-rata nilai 84,04 dan standar deviasinya 28,81. Berdasarkan batas kategori pencapaian hasil, 100% siswa tergolong memiliki motivasi belajar matematika secara daring yang Sedang. Selain itu, pengujian validitas menunjukkan bahwa semua item pernyataan angket tersebut valid karena rhitung > rtabel dan nilai Cronbach Alpha 0,91 yang artinya nilai terbut lebih besar dari nilai koefisien reliabilitas (0,60). Technological development’s use is very useful in the education world. Moreover, the outbreak of Corona virus began to enter Indonesia in early 2020. Therefore, the education world in Indonesia was originally done offline but now being carried out online. This study aims to determine the students' motivation to learn Mathematics online involving 24 students at one high school in Sukoharjo. This research method is qualitative research with a descriptive approach. Data collection technique used by researchers 17 questionnaire instrument using Google Classroom. The statements in the questionnaire elaborated from indicators regarding student’s motivation to learn mathematics online. Based on the average value and standard deviation obtained from the questionnaire results, the average value is 84.04 and the standard deviation is 28.81. Based on the achievement category limit, 100% of students are classified as having middle online mathematics learning motivation. In addition, the validity test shows that all items of the questionnaire statement are valid because rcount> rtable and the Cronbach Alpha value is 0.91, which means that the value is greater than the value of the reliability coefficient (0.60).

Page 3 of 11 | Total Record : 109