cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 109 Documents
Pengaruh Media Flip Book Plus Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X-IIS SMAN 1 Mejobo Materi Trigonometri Tahun Pelajaran 2018/2019 Sri hono
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4459

Abstract

Penggunaan teknologi informasi pada dunia pendidikan menjadi keharusan sebagai respon positif terhadap perkembangan jaman. Beberapa iklan masyarakat menunjukkan betapa smartphone dan penggunanya kedekatanya melebihi kedekatan orang tua dan anak. Hal yang sama berdasarkan pengamatan penulis terjadi di sekolah. Siswa lebih asik berinteraksi dengan telepon pintarnya daripada berinteraksi dengan guru. Buku menjadi barang yang menyebabkan alergi dan perlahan dijauhi siswa. Oleh karenanya penggunaan smartphone dalam pembelajaran tidak hanya sebatas respon perkembangan jaman. Penggunaan smartphone adalah jalan alternatif pada jaman yang serba canggih seperti saat ini. Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian pemanfaatan flip book plus sebagai media dan sumber belajar matematika. Kemudian penelitian ini penulis beri judul “Pengaruh Media Flip Book Plus Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X-IIS SMAN 1 Mejobo Materi Trigonometri Tahun Pelajaran 2018/2019” Dari data hasil penelitian dapat dihitung t-hitung dan kemudian membandingkanya dengan t-tabel. Diperoleh t- hitung = 1,320961. Sementara t-tabel untuk kelompok 34 siswa adalah t-tabel = 1,30695. Didapat t-hitung > t-tabel yang artinya hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan peneliti diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Flip book plus dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X-IIS di SMAN 1 Mejobo; Siswa terlihat antusias membaca materi dan quiz melaluihandphone.
Respon Mahasiswa Terhadap Pemanfaatan Aplikasi Geogebra pada Materi Aplikasi Integral Ma'ulfi Kharis Abadi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.7154

Abstract

Di universitas, ada materi tentang aplikasi integral. Banyak dosen menggambar kurva secara manual. Gambar yang dibuat secara manual memiliki berbagai kelemahan seperti tidak sesuai dengan konsep dan pembuatannya lama. Untuk membuat kurva pada kuliah bisa menggunakan aplikasi geogebra. Geogebra dapat membuat titik, garis, dan kurva dengan cepat dan bahkan dapat menghitungnya. Penelitian ini mencari informasi tentang respons mahasiswa terhadap penggunaan geogebra. Penelitian ini dilakukan di sebuah universitas di kota Serang pada lima kelas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa. Respon mahasiswa terhadap penggunaan geogebra mendapatkan nilai positif. At the university, there is material about application integral. Many lecturers draw curves manually. Manually created drawings have various drawbacks such as not in accordance with the concept and making it long. To make curves at lectures can use GeoGebra applications. Geogebra can make points, lines, and curves quickly and can even count them. This study seeks information about student responses to the use of GeoGebra. This research was conducted at a university in the city of Serang in five classes. Data was collected using a questionnaire distributed to students. Student responses to the use of GeoGebra get a positive value.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif Implusif dan Reflektif Naili Luma’ati Noor
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis berbasis gaya kognitif impulsif dan reflektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diambil dengan tes kemampuan berpikir kritis matematika, Matching Familiar Figure Test (MFFT) untuk mengukur gaya kognitif, dan wawancara. Hasil tes siswa dianalisis, kemudian dipilih empat siswa, dua gaya kognitif impulsif, dan gaya kognitif reflektif, untuk analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika siswa dengan gaya kognitif reflektif lebih baik daripada siswa dengan gaya kognitif impulsif pada indikator pemahaman masalah, memberikan alasan logis dengan berbagai konsep yang relevan dan menghubungkan antar konsep, serta membuat kesimpulan. Sedangkan pada indikator pemecahan masalah konsep, siswa dengan gaya kognitif impulsif lebih baik daripada siswa dengan gaya kognitif reflektif.The purpose of this research was to describe the critical thinking ability of based on impulsive and reflective cognitive style. The research method used a descriptive qualitative approach. Data was taken with the ability of mathematics critical thinking test, Matching Familiar Figure Test (MFFT) to measure cognitive style, and interview. The student’s test result was analysed, then four students were selected, the two of them are impulsive cognitive style, and the others are reflective cognitive style, for qualitative analysis. The result showed that the ability of mathematics critical thinking students with reflective cognitive style is better than students with impulsive cognitive style on the indicators of understanding the problem, giving logical reasons with various relevant concepts and connecting between concepts, and making conclusions. While on the indicator of solving problems with the concepts, students with impulsive cognitive style is a better than students with reflective cognitive style.
Mathcpolly (Matemathic Culture Monopolly): Media Pembelajaran Etnomatematika yang Terintegrasi Sosialisasi Sikap Pro Environment Berbasis Augmented Reality Siti Ghoyatul Muna
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6359

Abstract

Revolusi Industri di dunia telah mengalami perubahan yang cukup signifikan memasuki era dunia maya atau komputer sehingga disebut sebagai industri 4.0 yang perkembangannya telah meluas ke berbagai bidang mulai dari bidang ekonomi, sosial hingga pendidikan. Selain itu, masyarakat pada era ini cenderung serba cepat baik dalam mengakses informasi maupun hal-hal lainnya. Begitu banyaknya inovasi media pendidikan dari 4.0 untuk mengoptimalkan pembelajaran di era industri 4.0, oleh karena itu kami membuat Mathcpolly (Matemathic Culture Monopolly) merupakan media permainan monopoli kumpulan gambar dan pesan singkat Berisi konten yang berkaitan dengan etnomatematika (matematika pada Kebudayaan) berbasis di augmented. Media tersebut digunakan untuk kegiatan bermain sambil mempelajari etnomatematika melalui RME. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan Mathcpolly sebagai media pembelajaran etnomatematika yang sederhana, menginformasikan tentang potensi penerapan media Mathcpolly. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dimana data diperoleh melalui wawancara terbuka, studi lapangan, dan studi pustaka. Mathcpolly Media merupakan salah satu solusi tepat sebagai media sosialisasi pembelajaran yang pro lingkungan dan etnomatematika sederhana. The Industrial revolution in the world has undergone significant changes into the cyber or computer era so it is referred to as the 4.0 industry in which its development has expanded into various fields ranging from economic, social to educational. In addition, people in this era tend to be fast paced both in accessing information and other things.  So many educational media innovations from 4.0 to optimize the learning in the 4.0 industrial era, therefore we make Mathcpolly (Mathemathics Culture Monopolly) is a game media monopoly of a collection of images and short messages Contain content related to ethnomatematics (mathematics on Culture) based on augmented. The Media is used for playing activities while studying ethnomatematics through RME. The research aims to introduce Mathcpolly as a simple media learning ethnomatematics, informing about the potential implementation of the Mathcpolly media. The research methods used are qualitative descriptive where data is obtained through open interviews, field studies, and literature studies. Mathcpolly Media is one of the right solutions as a socialization media of pro-environment as well as simple ethnomatematics learning.
Hubungan Technology Integration Self Efficacy (TISE), Kreativitas, dan Entrepreneurial Intention Mahasiswa Calon Guru Matematika Fina Tri Wahyuni; Putri Nabila Masduki; Galih Kurniawan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.12084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Technology Integration Self Efficacy (TISE) dengan entrepreneurial intention, hubungan kreativitas dengan entrepreneurial intention, serta hubungan TISE dan kreativitas dengan entrepreneurial intention mahasiswa calon guru matematika. Metode penelitian menggunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Kuesioner TISE, kuesioner kreativitas dan kuesioner entrepreneurial intention diisi oleh 71 mahasiswa tadris matematika pada salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Kudus sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode korelasi product moment dengan uji korelasi ganda. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara TISE dan entrepreneurial intention sebesar 0,000 serta indeks korelasi diperoleh 0,758. Selain itu, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kreativitas dan entrepreneurial intention yaitu 0,000 serta indeks korelasi diperoleh 0,497. Hasil uji korelasi ganda diperoleh bahwa koefisien korelasi antara TISE dan kreativitas dengan entrepreneurial intention yaitu 0,764, serta diperoleh Fh (47,73) ˃ Ftabel (4,34). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara TISE dan kreativitas, serta entrepreneurial intention pada mahasiswa tadris matematika. This study aims to determine the relationship between Technology Integration Self Efficacy (TISE) and entrepreneurial intention, the relationship between creativity and entrepreneurial intention, and the relationship between TISE and creativity and entrepreneurial intention of prospective mathematics teacher students. The research method uses a correlational method with a quantitative approach. The TISE questionnaire, creativity questionnaire and entrepreneurial intention questionnaire were filled out by 71 tadris mathematics students at one of the universities in Kudus Regency as research subjects. Data analysis used product moment correlation method with multiple correlation test. The results showed that there was a positive and significant relationship between TISE and entrepreneurial intention of 0.000 and the correlation index was 0.758. In addition, there is a positive and significant relationship between creativity and entrepreneurial intention, which is 0.000 and the correlation index is 0.497. The results of the multiple correlation test showed that the correlation coefficient between TISE and creativity and entrepreneurial intention was 0.764, and Fh (47.73) Ftable (4.34). It can be concluded that there is a positive and significant relationship between TISE and creativity, as well as entrepreneurial intention in tadris mathematics students.
Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Lingkungan Kholidia Efining Mutiara
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika berbasis pendidikan lingkungan, di kelas 2 sekolah dasar. Tujuan untuk memasukkan matematika pada basis lingkungan adalah langkah yang moderat agar anak lebih menghayati manfaat dan aplikasi yang sesungguhnya di dunia nyata, bukan hanya gambaran abstrak di pappan tulis.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan data diperoleh secara triangulasi (wawancara, obervasi dan dokumentasi). Hasil penelitian ini berupa proses pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis lingkungan yang terdiri atas tahap perencanaan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi pembelajaran. This study aims to describe environmental education-based mathematics learning in grade 2 of elementary school. The aim of including mathematics on an environmental basis is a moderate step so that children can better appreciate the real benefits and applications in the real world, not just abstract images on written pages. This research is a descriptive qualitative study with data obtained by triangulation (interviews, observations and documentation). The results of this study are in the form of an environment-based mathematics learning implementation process consisting of the planning stage, the implementation stage, and the learning evaluation stage.
MODEL INTEGRASI MATEMATIKA DENGAN NILAI-NILAI ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Mu tijah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4878

Abstract

ulisan ini menyajikan gagasan tentang rumusan model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya serta model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya yang dikembangkan melalui eksploratoris literatur. Model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya dikembangkan atas dasar teori pembelajaran berbasis kearifan lokal. Sedangkan model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya dikembangkan atas dasar gagasan dari teori irisan himpunan antara model integrasi matematika dan Al Quran dengan model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya. Tulisan ini juga menyajikan gagasan rumusan metode integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya yang dikembangkan atas dasar teori metode integrasi sains dan Islam di Perguruan Tinggi Agama Islam. Model yang berhasil dikembangkan adalah model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya yang meliputi model integrasi matematika dengan kearifan lokal budaya dan model integrasi matematika melalui kearifan lokal budaya serta berhasil dikembangkan model matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya. Adapun metode yang berhasil dikembangkan dalam model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya adalah menjadikan Al Quran dan kearifan lokal budaya sebagai sumber ilmu matematika, memperluas kajian karakteristik matematika dalam Al Quran dan budaya lokal, menjadikan kebudayaan Islam sebagai kepustakaan matematika, dan menumbuhkan karakter pribadi ulul albab yang berkearifan lokal budaya.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Adobe Flash Profesional pada Materi Sifat-Sifat Bangun Ruang Sholikhul Anwar; Moh. Badiul Anis
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.6940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, efektif dan praktis pada materi sifat-sifat bangun ruang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak sekolah dasar yang tidak mempunyai media sifat-sifat bangun ruang yang menari. Metode pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode langkah-langkah penelitian dan pengembangan (research and development) terdiri dari 5 tahapan utama, yaitu tahap identifikasi yaitu melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, tahap desain dan pengembangan, tahap evaluasi yaitu validasi ahli media dan ahli materi serta revisi, uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, dan uji coba lapangan skala besar dan produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran adobe flash profesional masuk ke dalam kategori sangat layak dan sangat efektif. This research aims to develop learning media that is innovative, effective and practical on the material properties of a polyhedron. This research is motivated by the fact that there are still many elementary schools that do not have the media for the characteristics of dancing spaces. This learning media development method uses the research and development steps (research and development) consists of 5 main stages, namely the identification stage, namely the analysis of the product to be developed, the design and development stage, the evaluation stage, namely validation of media experts and material experts and revisions, small-scale field trials and product revisions, and large-scale field trials and final products. The results showed that the adobe flash professional learning media fell into the very feasible and very effective category.
BERPIKIR REFLEKTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL TINGGI DAN GENDER Fina Tri Wahyuni; Arnetta Thalia Arthamevia; Danang Haryo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4455

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan karakteristik berpikir reflektif siswa SMP laki-laki dan perempuan berkemampuan awal tinggi dalam pemecahan masalah pecahan. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Subjek dalam penelitian sebanyak tiga subjek, yaitu satu siswa laki-laki dan dua siswa perempuan berkemampuan awal tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbasais tugas. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa laki-laki berkemampuan awal tinggi: (a) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen, menggunakan pengetahuan dari dalam diri, mengaitkan informasi yang telah diketahui, mengkomunikasikan ide dengan simbol bukan dengan gambar atau objek langsung; (c) tahap memeriksa kembali, menarik kesimpulan kekonteks masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan. (2) Siswa perempuan berkemampuan awal tinggi: (a) tahap memahami masalah, menyebutkan informasi pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (c) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen.
Keefektifan Model Problem Based Learning Berbantuan Video dalam Liveworksheets Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Arghob Khofya Haqiqi; Sabila Nurus Syarifa
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.12048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian dengan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan video dalam liveworksheets. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari kelas X TKR 1 - X TKR 3 pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling didapatkan kelas X TKR 2 sebagai kelas eksperimen dan X TKR 3 sebagai kelas kontrol. Hasil pelaksanaan pembelajaran kelas eksperimen yang dimulai dengan pemberian masalah menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis. Selain itu uji N gain menunjukkan peningkatan skor kelas eksperimen sebesar 63%, sedang kelas kontrol sebesar 49%. Berdasarkan pelaksanaan dan hasil analisis maka dapat disimpulkan model problem-based learning berbantuan video dalam liveworksheets efektif dengan kategori sedang.Temuan ini mengindikasikan bahwa model PBL berbantuan video dalam liveworksheets dapat dijadikan alternatif model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. This research is motivated by the low ability of students to solve problems in learning mathematics. Therefore, to overcome this problem, research was carried out using a video-assisted Problem-Based Learning (PBL) model in live worksheets. This study uses a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The population in this study consisted of class X TKR 1 - X TKR 3 at one of the Vocational High Schools in Kudus. The sample selection using cluster random sampling technique obtained class X TKR 2 as the experimental class and X TKR 3 as the control class. The results of the implementation of the experimental class learning which began with giving problems showed an increase in mathematical problem-solving abilities. In addition, the N-gain test showed an increase in the score of the experimental class by 63% while the control class was 49%. Based on the results of the implementation and analysis, it can be concluded that the video-assisted problem-based learning model on student worksheets is effective in the medium category. These findings indicate that the video-assisted PBL model in live worksheets can be used as an alternative learning model to develop students' mathematical problem-solving abilities.

Page 5 of 11 | Total Record : 109