cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 109 Documents
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL KUDUS Ulfa Masamah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk etnomatematika yang terdapat pada budaya lokal Kudus, mengembangkan model pembelajaran matematika dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Kudus. Jenis penelitian ini merupakan R&D (research and development) dengan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga fase yaitu fase investigasi awal (preliminary research), fase pembuatan prototipe (prototyping phase), dan fase penilaian (assesment phase). Adapun uji coba terbatas dilakukan di Yayasan Madrasah Tsanawiyah Qudsiyah Putri. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, validasi, observasi dan angket. Hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwasanya ditemukan bentuk etnomatematika pada budaya lokal Kudus yang difokuskan pada lokasi masjid dan menara Sunan Kudus yang dalam hal ini hanya diambil pada sisi materi segiempat dan segitiga. Kevalidan lembar kerja siswa sebesar 3,97 berada pada kategori valid. Perangkat pembelajaran memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata penilaian B yang berarti dapat digunakan dengan revisi. Sedangkan respon positif siswa terhadap perangkat pembelajaran sebesar 81%.
Desain Didaktis untuk Mengatasi Learning Obstacle Siswa Sekolah Menengah Atas pada Materi Fungsi Invers Amalia Pratamawati
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.7264

Abstract

Menurut beberapa penelitian yang relevan, siswa mengalami kesulitan atau kesalahpahaman dalam mempelajari konsep fungsi invers. Penyebab kesulitan dan kesalahpahaman ini didasarkan pada kenyataan bahwa konsep fungsi invers umumnya diajarkan berdasarkan hafalan dan aturan rutin. Kesulitan-kesulitan ini tentu akan menjadi hambatan bagi siswa dalam mempelajari materi fungsi invers. Upaya untuk membantu siswa mengatasi hambatan belajar dalam pembelajaran harus didasarkan pada teori yang dapat diterima untuk membawa hasil lebih banyak. Salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam perencanaan pembelajaran matematika adalah desain didaktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain didaktis dalam mengatasi hambatan belajar siswa SMA dalam materi fungsi invers. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Tes pembelajaran kendala dilakukan pada siswa sekolah menengah di kelas XII Sains dan penelitian desain didaktis dilakukan pada siswa SMA di kelas XI Sains. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik hambatan belajar siswa SMA dalam materi fungsi invers meliputi: hambatan didaktis, hambatan ontogenik, dan hambatan epistemologis. Desain didaktis menjalani beberapa revisi, termasuk revisi untuk beberapa situasi didaktis, perkiraan waktu, dan respon yang tidak terduga.According to several relevant studies, students experience difficulties or misconceptions in learning the concept of inverse function. The cause of these difficulties and misconceptions is based on the fact that the concept of inverse functions is generally taught based on memorization and routine rules. These difficulties will certainly be obstacles for students in learning the inverse function material. Efforts to help students overcome learning obstacle in learning must be based on an acceptable theory in order to bring more results. One alternative that can be used in planning mathematics learning is didactic design. This study aims to develop a didactic design in overcoming high school students' learning obstacles in the inverse function material. The study was conducted in one of the State High Schools in the Meranti Islands Regency, Riau Province. The obstacle learning test was conducted on high school students in class XII Science and didactical design research was conducted on high school students in class XI Science. The research findings show that the characteristics of high school students' learning obstacles in the inverse function material include: didactical obstacles, ontogenic obstacles, and epistemological obstacles. Didactic design underwent several revisions, including revisions to some didactic situations, estimated time, and unexpected responses.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Integral Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Sri Murwati
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6340

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas XII IPS 3 materi Integral melalui model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Gebog Kudus. Hasil observasi pada akhir siklus, tampak mengalami peningkatan sebagai berikut: rata-rata hasil belajar siswa 67,41 menjadi 70,16, siswa belum tuntas sebanyak 16 siswa menjadi 12 siswa, persentase siswa yang tidak tuntas 50% menurun menjadi 37,5% dan ketuntasan belajar siswa dari 50% meningkat menjadi 62,5%. Aktivitas siswa dalam mengamati kegiatan diskusi dan presentasi terlihat meningkat di atas 70%. Aspek lain juga mengalami peningkatan. Ada 2 siswa yang mengalami penurunan aktivitas. Data pendapat siswa yaitu 10 siswa (31,25%) sangat senang, 15 siswa merasa senang, 2 siswa merasa normal dan 5 siswa tidak senang. The purpose of this study is to improve the process and learning outcomes in class XII IPS 3 on Integral material through JIGSAW Type Cooperative Learning model. The research subjects were students of class XII IPS 3 of SMA Negeri 1 Gebog Kudus. The results of observations at the end of the cycle, seemed to increase as follows: the average student learning outcomes of 67.41 to 70.16, students have not completed as many as 16 students to 12 students, the percentage of students who did not complete 50% decreased to 37.5% and student learning completeness of 50% increased to 62.5%. Student activity in observing discussion and presentation activities seemed to increase above 70%. Other aspects also experienced an increase. There were 2 students experiencing decreased activity. Student opinion data that 10 students (31.25%) are very happy, 15 students feel happy, 2 students feel normal and 5 students are not happy.
Hubungan antara Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dengan Technology Integration Self Efficacy (TISE) Guru Matematika di Madrasah Ibtidaiyah Fina Tri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat TPACK guru matematika MI di Gebog Kudus. Selain itu juga akan dilihat tingkat TISE guru matematika MI Gebog Kudus dan tingkat signifikansi hubungan TPACK dan TISE pada guru matematika MI Gebog Kudus. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah 143 guru matematika yaitu guru madrasah dari kelas satu sampai kelas enam. Teknik pengumpulan data menggunakan TPACK dan TISE Questionnaire, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat TPACK guru matematika MI Gebog Kudus pada tingkat sederhana, 2) Tingkat TISE guru matematika MI Gebog Kudus pada tingkat sederhana, dan 3) terdapat hubungan yang signifikan antara TPACK dengan TISE di MI guru matematika di Gebog Kudus. The study aims to determine the TPACK level of MI mathematics teachers in Gebog Kudus. It will also look at the TISE level of MI mathematics teachers at Gebog Kudus and the level of significance of the relationship between TPACK and TISE on MI mathematics teachers at Gebog Kudus. The design of this study uses quantitative research approaches with correlational designs. Subjects in the study were 143 mathematics teachers, namely madrasah teachers from first grades through sixth. Data collection techniques using the TPACK and TISE Questionnaire, observation and interviews. The results showed that: 1) the TPACK level of MI mathematics teachers at Gebog Kudus at a simple level, 2) the TISE level of MI mathematics teachers at Gebog Kudus at a simple level, and 3) there was a significant relationship between TPACK and TISE at MI mathematics teachers at Gebog Kudus.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Teorema Pythagoras Melalui Model Think Talk Write Siti Malikhah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika peserta didik pada materi teorema pythagoras melalui model Think Talk Write (TTW) pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kudus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII pada salah satu SMP di Kudus yang berjumlah 30 orang. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar pada materi teorema pythagoras peserta didik. Rata-rata nilai ulangan harian matematika pra siklus adalah 63, sedangkan nilai rata-rata matematika pada siklus 1 adalah 76 dan nilai rata-rata matematika pada siklus 2 adalah 74. Selain nilai, keaktifan peserta didik juga mengalami peningkatan. Pembelajaran matematika dengan model TTW mampu melampaui indikator keberhasilan yang telah ditentukan yakni lebih dari 70. Sehingga model TTW dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar matematika peserta didik. This study aims to improve students' mathematics learning achievement on the Pythagorean theorem material through the Think Talk Write (TTW) model at one of the Junior High Schools in Kudus. This research was conducted in the even semester of the 2019/2020 school year. This research method is classroom action research. The research subjects were students of class VIII at one of the junior high schools in Kudus, totaling 30 people. The research procedure consisted of two cycles and each cycle consisted of planning, implementing, observing, and reflecting. The results showed an increase in learning achievement in the material of the Pythagorean theorem of students. The average pre-cycle math test score was 63, while the math average score in cycle 1 was 76 and the average math score in cycle 2 was 74. In addition to grades, student activity also increased. Mathematics learning with the TTW model is able to exceed the predetermined success indicator, namely 70. So the TTW model can be an alternative learning model to improve students' mathematics learning achievement.
Pembelajaran Matematika Melalui Konteks Islam Nusantara: Sebuah Kajian Etnomatematika di Indonesia Rino Richardo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.6998

Abstract

Pembinaan karakter kepada siswa dapat dilakukan melalui internalisasi budaya dan agama dalam materi pelajaran. Penelitian ini membahas studi budaya Islam Nusantara dalam pembelajaran matematika dengan topik aljabar dan probabilitas. Penelitian ini menggunakan metode perpustakaan. Data yang diperoleh adalah publikasi artikel penelitian dalam jurnal ilmiah. Artikel yang dianalisis mencakup tiga tahap, yaitu mengatur, mensintesis, dan mengidentifikasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya Islam Nusantara dapat digunakan untuk mengajarkan konsep dalam pembelajaran matematika, dan budaya ini dapat digunakan sebagai bahan dalam memperkuat pendidikan karakter. Character building to students can be done through internalization of culture and religion in the subject matter. This study discusses the study of Islam Nusantara culture in mathematics learning with algebra and probability topics. This research uses library method. The data obtained is a publication of research articles in a scientific journal. The article analyzed includes three stages, namely organize, synthesize, and identify. The results of data analysis show that culture of Islam Nusantara can be used to teach a concept in learning mathematics, and this culture can be used as material in strengthening character education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN PETA KONSEP PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK KELAS X SMA DI KABUPATEN KUDUS Endang Sri Handayani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4453

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan peta konsep, Jigsaw tanpa peta konsep, dan pembelajaran langsung ditinjau dari sikap ilmiah peserta didik. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 3x3. Penelitian dilaksanakan pada bulan September - Nopember 2015. Populasi adalah seluruh peserta didik SMA se-Kabupaten Kudus kelas X semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Instrumen yang digunakan adalah nilai UAN, angket sikap ilmiah, dan tes prestasi belajar matematika dengan materi persamaan kuadrat dalam bentuk pilihan ganda. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran kooperatif model Jigsaw dengan peta konsep menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada Jigsaw tanpa peta konsep dan pembelajaran langsung; (2) Prestasi belajar matematika peserta didik yang mempunyai sikap ilmiah tinggi lebih baik daripada yang mempunyai sikap ilmiah sedang atau rendah, peserta didik dengan sikap ilmiah sedang maupun rendah mempunyai prestasi belajar matematika yang sama; (3) Pada masing-masing model pembelajaran, prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki sikap ilmiah tinggi lebih baik daripada yang memiliki sikap ilmiah sedang atau rendah; (4) Pada masing-masing tingkatan sikap ilmiah, pembelajaran dengan Jigsaw dengan peta konsep menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada Jigsaw tanpa peta konsep maupun pembelajaran langsung.
Rekonstruksi dan Analisis Matematis Logo Chequered Card Olimpiade Tokyo 2020 Menggunakan GeoGebra Rukmono Budi Utomo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.11585

Abstract

Logo olimpiade Tokyo 2020 bertemakan chequered card yakni susunan petak-petak harmonis. Logo ini diciptakan oleh Asao Takolo, sekaligus perancang logo paralimpiade. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi logo olimpiade Tokyo 2020 dan melakukan analisis matematis terhadap logo tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka yang mengkaji logo olimpiade Tokyo 2020 dari segi matematika dengan menggunakan bantuan perangkat lunak GeoGebra. Fakta yang diberikan adalah logo olimpiade Tokyo tersusun atas 3 bidang atau petak yang berbeda bentuk yakni persegi, persegi panjang besar dan persegi panjang kecil dengan jumlah bidang sebanyak 45 buah. Hasil penelitian secara 2 dimensi mengungkapkan bahwa logo olimpiade Tokyo berupa cincin dengan bagian dalam dan bagian luar berupa bidang segi 12. Selain itu ditemukan bentuk bangun dimensi dua yaitu persegi dan persegi panjang. The Tokyo 2020 Olympics logo has a checked card theme, which is a harmonious arrangement of tiles. This logo was created by Asao Takolo, as well as the designer of the paralympic logo. This study aims to reconstruct the Tokyo 2020 Olympic logo and perform a mathematical analysis of the logo. This research is a literature review that examines the Tokyo 2020 Olympic logo in terms of mathematics using the GeoGebra software. The fact given is that the Tokyo Olympics logo is composed of 3 fields or plots of different shapes, namely a square, a large rectangle and a small rectangle with a total of 45 fields. The results of the 2-dimensional study revealed that the Tokyo Olympic logo was in the form of a ring with the inside and the outside in the form of a 12-sided plane. In addition, two-dimensional shapes were found, namely square and rectangular.
Pengembangan UKBM Digital pada Materi Pertidaksamaan Eksponen Faried Hermawan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6363

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun UKBM Digital pada materi Pertidaksamaan Eksponen di SMAN 2 Kudus dan menguji apakah aplikasi tersebut dapat memudahkan Guru dan Siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model dari Dick & Carey. Penelitian ini dilakukan pada 3 Guru Matematika kelas X MIPA dan siswa kelas X MIPA 1 dan 2 sebanyak 72 orang di SMA Negeri 2 Kudus Tahun Ajaran 2018/2019 selama 2 bulan mulai dari tahap persiapan hingga penulisan laporan. Hasil penelitian 85,00% responden menyatakan sangat setuju bahwa penerapan UKBM digital dalam pembelajaran dapat dikatakan mudah dilakukan dan akan membantu guru dan siswa dalam pembelajaran. The purpose of this research is to design and build Digital UKBM on the material Inequality of Exponents in SMAN 2 Kudus and examine whether the application can facilitate the Teachers and Students in the learning process. This study uses a type of research development (Research and Development) with a model from Dick & Carey. This research was conducted on 3 Mathematics Teacher class X MIPA and students of Class X MIPA 1 and 2 as many as 72 people in SMA Negeri 2 Kudus 2018/2019 Academic Year for 2 months starting from the preparation stage until writing the report. The results of the study, 85.00% of respondents stated strongly agree that the application of digital UKBM in learning can be said to be easy to do and will help teachers and students in learning.
Efektivitas Model Problem Posing Tipe Pre-Solution Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa Devi Mayasari; Wulan Izzatul Himmah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.8184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem posing tipe pre-solution posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 256 siswa kelas VII salah satu SMP di Kota Salatiga Tahun Pelajaran 2018/2019 yang terbagi dalam 8 kelas. Melalui teknik cluster random sampling, terpilih siswa kelas VIIE sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIIH sebagai kelas kontrol.  Teknik Pengambilan data kemampuan pemecahan masalah matematik melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test pada N-Gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem posing tipe pre-solution posing lebih efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dibandingkan siswa yang mendapatkan pembelajaran secara konvensional. This study aims to determine the effectiveness of the problem-posing type pre-solution posing model against students' mathematical problem-solving abilities. This type of research is an experimental study with a pre-test post-test control group design. The population in this study was 256 students grade VII one of Junior High School in Salatiga in the academic year 2018/2019 divided into 8 classes. Through the cluster random sampling technique, the VIIE class students were selected as the experimental class and the VIIH class students as the control class. The technique of collecting data on mathematical problem-solving ability through pre-test and post-test. The data analysis technique used the independent sample t-test on the N-Gain score. The results showed that the application of the problem-posing type pre-solution posing more effective against students' mathematical problem-solving abilities compared to students who received conventional learning.

Page 4 of 11 | Total Record : 109