cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 109 Documents
Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Melalui Model Air Berbantuan Media Pakpikpok Galih Kurniawan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6364

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) apakah pembelajaran Model AIR berbantuan media pakpikpok dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa; (2) apakah model pembelajaran AIR berbantuan media pakpikpok dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dan desain penelitiannya adalah Penelitian Tindakan. Sebanyak 17 siswa 11 di antaranya belum mencapai KKM. Setelah pembelajaran model pembelajaran AIR Model berbantuan pakpikpok media siklus I motivasi belajar siswa meningkat. Pada siklus I motivasi belajar siswa sebesar 68% sedangkan pada siklus II mencapai 85%. Ketuntasan siswa juga meningkat, pada siklus I ketuntasan siswa bertambah 13 siswa, dilanjutkan siklus II menjadi 16 siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran model AIR berbantuan media Pakpikpok dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa, (2) pembelajaran model AIR berbantuan media Pakpikpok dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. The research objectives are to find out: (1) whether the learning of AIR Model assisted by pakpikpok media can increase students' motivation in learning mathematics; (2) whether the learning model AIR assisted by pakpikpok media can improve students' mathematics learning achievement. The method used is qualitative research, and the research design is Action Research. A total of 17 students 11 of whom have not yet reached the KKM. After learning the AIR Model learning model assisted by pakpikpok media cycle I, student motivation has increased. In cycle I, student motivation was 68%, while in cycle II it reached 85%. Students completeness also increased, in cycle I students completeness increased by 13 students, followed by cycle II to 16 students. The conclusions of this research are: (1) Learning AIR model assisted by Pakpikpok media can increase students' motivation to learn mathematics, (2) learning AIR model assisted by Pakpikpok media can improve student mathematics learning achievement.
Investigasi Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Peluang Ari Indriani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.7174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 16 mahasiswa semester 4 program studi pendidikan matematika pada salah satu universitas di Bojonegoro. Proses pengumpulan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesalahan pada pengerjaan soal peluang untuk soal nomor 1 poin a, soal nomor 2, soal nomor 3 adalah 12,5% dan soal nomor 4 poin a adalah 100%. Dapat disimpulkan bahwa kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita materi peluang yaitu tidak menuliskan apa yang diketahui dari soal, menggunaan rumus yang tidak sesuai dengan soal, kurang latihan dengan tipe soal yang berbeda, dan kurang teliti dalam menghitung. This study aims to investigate students' mistakes in solving probability word problems. This study is descriptive qualitative research. The subjects in this study were 16 4th semester students of mathematics education at one of the universities in Bojonegoro. The data collection process was obtained through tests, observation, and documentation. The results showed that the error rate in working on the odds for question number 1 point a question number 2, question number 3 was 12.5% and question number 4 point a was 100%. It can be concluded that the students' mistakes in solving the opportunity material story questions were not writing what was known from the questions, using formulas that were not in accordance with the questions, lack of practice with different types of questions, and not being careful in calculating.
PENGARUH PEMBELAJARAN 5 HARI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 BAE KUDUS Sugi hardjo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4460

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika peserta didik dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian dilaksanakan pada semsester ganjil tahun pelajaran 2018/2019, dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Bae Kudus, dengan cacah sampel 137 peserta didik. Analisis data menggunakan uji t–test beda rerata untuk data berpasangan, dengan taraf signifikansi α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika peserta didik, hal ini ditunjukkan dengan nilai thit = –17,429 dan DK = {t| t < –1,656 atau t > 1,656 }, ternyata thit ∈ DK sehingga H0 ditolak. (2) Hasil perhitungan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,111 artinya besarnya pengaruh 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika sebesar 11,1%, dan diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,334 dengan interpretasi korelasinya berkategori lemah, artinya pembelajaran 5 hari sekolah bukan satu – satunya faktor yang menentukan prestasi belajar matematika peserta didik melainkan adanya faktor – faktor lain yang tidak ada di dalam penelitian ini.
Peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Matematis Siswa Sekolah Dasar Melalui Problem Posing Qurrotul Aini; Faradillah Nur Syafa&#039;ah Putri
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.7171

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar adalah rendahnya kemampuan siswa untuk menggunakan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, termasuk keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal ini sebagian disebabkan oleh kelemahan siswa dalam aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dipelajari cara mengajukan masalah. Menyerahkan masalah itu sendiri adalah memberikan tugas yang mendorong siswa untuk dapat berpikir kritis dan kreatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk menjawab "apakah penerapan pembelajaran dengan mengajukan masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa tingkat tinggi di kelas IV SDN Dusun Menengah dalam materi bangunan datar?". Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi meningkat, terutama satu aspek kemampuan berpikir kreatif, yaitu orisinalitas dalam menyelesaikan masalah. Namun untuk aspek keterampilan berpikir kritis FRISCO semuanya meningkat. One of the problems that often occur in mathematics learning at the elementary school level is the low ability of students to use critical and creative thinking skills, including high-level thinking skills. This is due in part to the weaknesses of students in the aspects of higher-order thinking skills needed to solve problems. To overcome these problems, it is necessary to learn how to propose problems. Submitting a problem itself is giving assignments that encourage students to be able to think critically and creatively. This class action research was conducted to answer "whether the application of learning by submitting a problem can improve the ability to think of high-level students in class IV SDN Middle Hamlet in flat build material?". The results of this study indicate that not all aspects of higher-order thinking skills increase, especially one aspect of creative thinking abilities, namely originality in solving problems. But for aspects of critical thinking skills FRISCO all increased.
Problematika Penerapan Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah Ulfa Masamah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6349

Abstract

Sintaks pembelajaran merupakan hal utama yang mempengaruhi pencapaian tujuan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah penerapan pembelajaran matematika berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Hasil penelitian ini perlu dimodifikasi atau ditingkatkan dari syintax yang ada agar aktivitas guru dan siswa sesuai dengan landasan teori dan filosofi berbasis masalah. Learning syntax is the main thing that influences the achievement of learning objectives. This article aims to describe the problems of applying problem-based mathematics learning. This research is a library research. The results of this study need to be modified or improved fro the exixting syintax so that the activities of teachers and students are in accordance with the problem-based theoretical and philoshophical foundation.
Rantai Markov dalam Penentuan Market Share dan Equilibrium: Studi Kasus Pedagang Cilok di Alun-Alun Kabupaten Pemalang Endro Tri Susdarwono
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10160

Abstract

Rantai Markov adalah suatu teknik matematika yang biasa digunakan untuk melakukan pembuatan model bermacam-macam sistem dan proses bisnis. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, pendekatan tersebut dimaksudkan untuk memaparkan atau menggambarkan deskripsi penerapan rantai Markov dalam penentuan pangsa pasar dan keseimbangan pasar terhadap pedagang cilok di alun-alun Kabupaten Pemalang, sedangkan jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa untuk kemungkinan market share periode kedua terhadap 4 jenis cilok didapatkan cilok A, B, C, dan D berturut-turut adalah 21,5%, 28%, 24%, dan 26,5%. Sedangkan untuk kemungkinan market share periode ketiga didapatkan masing-masing jenis cilok adalah 21,8% untuk cilok A, 27,3% untuk cilok B, 24% untuk cilok C, dan 26,8% untuk cilok D. Terkait perhitungan keseimbangan pangsa pasar didapatkan untuk masing-masing jenis cilok adalah 21,7%, 25,8%, 23,9%, dan 28,6%. Markov chains are a mathematical technique commonly used to model various business systems and processes. The approach in this research uses a descriptive approach, the approach is intended to describe the application of the Markov chain in determining the market share and equilibrium of cilok traders in the town square of Pemalang Regency, while the type of research is quantitative descriptive research.  The conclusion of this study is that for the possibility of market share in the second period of 4 types of cilok, it is found that cilok A, B, C, and D are 21.5%, 28%, 24%, and 26.5%, respectively. As for the possibility of market share in the third period, each type of cilok is obtained, namely, 21.8% for cilok A, 27.3% for cilok B, 24% for cilok C, and 26.8% for cilok D. Regarding the calculation of equilibrium market share or the market share balance obtained for each type of cilok is 21.7%, 25.8%, 23.9%, and 28.6%.
ETNOMATEMATIKA KALIGRAFI SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATEMATIKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Nanang Nabhar Fakhri Auliya
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4879

Abstract

Matematika merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan bidang ilmu pengetahuan lainnya. Akan tetapi pada kenyataannya matematika dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan menjadi sebuah momok bagi sebagian besar orang. Hal ini bisa dilihat dari hasil the Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat 63 dari 70 negara. PISA merupakan ujian di seluruh dunia yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali untuk mengukur kecerdasan pelajar sekolah berusia 15 tahun. Seperti yang diketahui bahwa matematika merupakan ilmu yang bersifat abstrak, sehingga untuk siswa pada jenjang MI yang masih berada pada tingkat berfikir kongkrit-abstrak akan merasa sulit untuk memahaminya. Apalagi jika dalam pembelajaran di kelas, guru hanya mengajar secara prosedural dan menyuruh siswa menghafal konsep atau rumus matematika saja. Salah satu hal yang dapat menjembatani antara budaya dan pendidikan khususnya pada pembelajaran matematika adalah etnomatematika. Salah satu objek etnomatematika adalah seni kaligrafi. Penelitian ini dapat memberikan gambaran dan tambahan referensi sumber belajar matematika dari eksplorasi etnomatematika seni kaligrafi terutama dalam materi bangun datar. Pemilihan seni kaligrafi sebagai sumber belajar dikarenakan mudahnya seni kaligrafi dalam membaur dalam kurikulum yang ada dalam Madrasah Ibtidaiyah. Hasil dari eksplorasi etnomatematika seni kaligrafi berupa konsep matematika yang ditemukan dalam proses pembuatan kaligrafi adalah konsep refleksi dan konsep perputaran. Selanjutnya dari hasil eksplorasi etnomatematika seni kaligrafi berupa konsep matematika yang ditemukan hasil dari bentuk-bentuk kaligrafi yang sudah jadi adalah konsep bangun datar lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Pengembangan media pembelajaran Interaktif geokolase berbasis information and communication technologies (ICT) Mohamad Hariyono
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menunjukan tahapan pengembangan media pembelajaran interaktif Geokolase berbasis ICT pada mata pelajaran Matematika, 2) menunjukan keefektifan dan kepraktisan media pembelajaran interaktif Geokolase berbasis ICT yang dikembangkan. Penelitian mengacu model pengembangan Plomp : (1) Investigasi Awal, (2) desain, (3) realisasi, (4) tes, evaluasi, dan revisi. Uji coba media pembelajaran dilakukan di SDN 8 Tulakan Donorejo sebagai kelas uji coba. Data diambil dari lembar validasi untuk mengukur kualitas media, lembar pengamatan, angket, tes, dan diolah dengan uji ketuntasan, dan uji banding. Hasil penelitian menunjukkan : (1) skor hasil validasi media Geokolase berbasis ICT 4,16 dengan interval 1-5 menunjukkan kriteria valid, (2) media pembelajaran yang dikembangkan adalah praktis, hal ini terlihat pada respon postif siswa dan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran. (3) keefektifan pelaksanaan pembelajaran rata-rata pemahaman konsep kelas eksperimen sebesar 76,00 lebih besar daripada rata-rata pemahaman konsep kelas kontrol 68,05.
Peningkatan Kompetensi Dimensi Tiga dengan Resource Based Learning Menggunakan Miniatur Bangun Ruang Nunuk Sulistyaningrum Suprapto; Mochammad Qomaruddin
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan dimensi tiga dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok menggunakan metode resource based learning dengan media alat peraga miniatur bangun ruang. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Batealit Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Subyek penelitian ini adalah 75 siswa kelas XI AP yang terdiri dari 37 siswa kelompok eksperimen dan 38 siswa kelompok control. Data hasil belajar matematika diambil dari hasil test evaluasi. Indikator keberhasilan yang ditetapkan apabila apabila rata-rata kelas meningkat dari pratindakan, evaluasi I dan evaluasi II. The purpose of this study was to improve students' mathematics learning outcomes on the subject of three dimensions by applying the cooperative learning model group investigation type using resource-based learning methods with miniature props media. This research was conducted at SMK Negeri 1 Batealit Jepara. The research method used is a quasi-experimental method. The subjects of this study were 75 students of class XI AP consisting of 37 students in the experimental group and 38 students in the control group. Mathematics learning outcomes data taken from the results of the evaluation test. The success indicator is determined if the class average increases from pre-action, evaluation I and evaluation II.
Eksplorasi Etnomatematika Bentuk Alat Musik Rebana Herdiyanti Putri Mu&#039;asaroh; Naili Luma’ati Noor
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.9908

Abstract

Pendidikan dan kebudayaan adalah dua entitas yang terkait. Matematika sebagai salah satu bidang studi yang bersifat abstrak. Akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika. Budaya memiliki peran untuk menjadi objek konkret dalam pembelajaran matematika. Budaya dalam matematika disebut etnomatematika. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk alat musik rebana dan mengaitkannya dengan pembelajaran matematika. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang bersumber dari guru matematika dan santri pondok Ma'had pada salah satu sekolah di Kabupaten Demak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya konsep geometri pada bentuk alat musik rebana. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber belajar dalam pembelajaran geometri di sekolah. Education and culture are two related entities. Mathematics is a field of study that is abstract. As a result, students have difficulty understanding mathematical material. Culture has a role to be a concrete object in learning mathematics. Culture in mathematics is called ethnomathematics. The research aims to explore the shape of the tambourine instrument and relate it to learning mathematics. This research is qualitative research with an ethnographic approach. The data in this study were obtained through interviews, observations, and documentation sourced from mathematics teachers and students of Pondok Ma'had at a school in Demak Regency. The results of this study indicate that there is a geometric concept in the shape of the tambourine musical instrument. The results of this study can be used as a learning resource in learning geometry at school.

Page 6 of 11 | Total Record : 109