cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 145 Documents
Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Lingkungan Mutiara, Kholidia Efining
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika berbasis pendidikan lingkungan, di kelas 2 sekolah dasar. Tujuan untuk memasukkan matematika pada basis lingkungan adalah langkah yang moderat agar anak lebih menghayati manfaat dan aplikasi yang sesungguhnya di dunia nyata, bukan hanya gambaran abstrak di pappan tulis.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan data diperoleh secara triangulasi (wawancara, obervasi dan dokumentasi). Hasil penelitian ini berupa proses pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis lingkungan yang terdiri atas tahap perencanaan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi pembelajaran. This study aims to describe environmental education-based mathematics learning in grade 2 of elementary school. The aim of including mathematics on an environmental basis is a moderate step so that children can better appreciate the real benefits and applications in the real world, not just abstract images on written pages. This research is a descriptive qualitative study with data obtained by triangulation (interviews, observations and documentation). The results of this study are in the form of an environment-based mathematics learning implementation process consisting of the planning stage, the implementation stage, and the learning evaluation stage.
MODEL INTEGRASI MATEMATIKA DENGAN NILAI-NILAI ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA tijah, Mu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4878

Abstract

ulisan ini menyajikan gagasan tentang rumusan model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya serta model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya yang dikembangkan melalui eksploratoris literatur. Model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya dikembangkan atas dasar teori pembelajaran berbasis kearifan lokal. Sedangkan model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya dikembangkan atas dasar gagasan dari teori irisan himpunan antara model integrasi matematika dan Al Quran dengan model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya. Tulisan ini juga menyajikan gagasan rumusan metode integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya yang dikembangkan atas dasar teori metode integrasi sains dan Islam di Perguruan Tinggi Agama Islam. Model yang berhasil dikembangkan adalah model integrasi matematika dan kearifan lokal budaya yang meliputi model integrasi matematika dengan kearifan lokal budaya dan model integrasi matematika melalui kearifan lokal budaya serta berhasil dikembangkan model matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya. Adapun metode yang berhasil dikembangkan dalam model integrasi matematika dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal budaya adalah menjadikan Al Quran dan kearifan lokal budaya sebagai sumber ilmu matematika, memperluas kajian karakteristik matematika dalam Al Quran dan budaya lokal, menjadikan kebudayaan Islam sebagai kepustakaan matematika, dan menumbuhkan karakter pribadi ulul albab yang berkearifan lokal budaya.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Adobe Flash Profesional pada Materi Sifat-Sifat Bangun Ruang Anwar, Sholikhul; Anis, Moh. Badiul
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.6940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, efektif dan praktis pada materi sifat-sifat bangun ruang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak sekolah dasar yang tidak mempunyai media sifat-sifat bangun ruang yang menari. Metode pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode langkah-langkah penelitian dan pengembangan (research and development) terdiri dari 5 tahapan utama, yaitu tahap identifikasi yaitu melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, tahap desain dan pengembangan, tahap evaluasi yaitu validasi ahli media dan ahli materi serta revisi, uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, dan uji coba lapangan skala besar dan produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran adobe flash profesional masuk ke dalam kategori sangat layak dan sangat efektif. This research aims to develop learning media that is innovative, effective and practical on the material properties of a polyhedron. This research is motivated by the fact that there are still many elementary schools that do not have the media for the characteristics of dancing spaces. This learning media development method uses the research and development steps (research and development) consists of 5 main stages, namely the identification stage, namely the analysis of the product to be developed, the design and development stage, the evaluation stage, namely validation of media experts and material experts and revisions, small-scale field trials and product revisions, and large-scale field trials and final products. The results showed that the adobe flash professional learning media fell into the very feasible and very effective category.
BERPIKIR REFLEKTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL TINGGI DAN GENDER Tri Wahyuni, Fina; Arthamevia, Arnetta Thalia; Haryo, Danang
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4455

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan karakteristik berpikir reflektif siswa SMP laki-laki dan perempuan berkemampuan awal tinggi dalam pemecahan masalah pecahan. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Subjek dalam penelitian sebanyak tiga subjek, yaitu satu siswa laki-laki dan dua siswa perempuan berkemampuan awal tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbasais tugas. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa laki-laki berkemampuan awal tinggi: (a) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen, menggunakan pengetahuan dari dalam diri, mengaitkan informasi yang telah diketahui, mengkomunikasikan ide dengan simbol bukan dengan gambar atau objek langsung; (c) tahap memeriksa kembali, menarik kesimpulan kekonteks masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan. (2) Siswa perempuan berkemampuan awal tinggi: (a) tahap memahami masalah, menyebutkan informasi pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (c) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen.
Keefektifan Model Problem Based Learning Berbantuan Video dalam Liveworksheets Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Haqiqi, Arghob Khofya; Syarifa, Sabila Nurus
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.12048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian dengan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan video dalam liveworksheets. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari kelas X TKR 1 - X TKR 3 pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling didapatkan kelas X TKR 2 sebagai kelas eksperimen dan X TKR 3 sebagai kelas kontrol. Hasil pelaksanaan pembelajaran kelas eksperimen yang dimulai dengan pemberian masalah menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis. Selain itu uji N gain menunjukkan peningkatan skor kelas eksperimen sebesar 63%, sedang kelas kontrol sebesar 49%. Berdasarkan pelaksanaan dan hasil analisis maka dapat disimpulkan model problem-based learning berbantuan video dalam liveworksheets efektif dengan kategori sedang.Temuan ini mengindikasikan bahwa model PBL berbantuan video dalam liveworksheets dapat dijadikan alternatif model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. This research is motivated by the low ability of students to solve problems in learning mathematics. Therefore, to overcome this problem, research was carried out using a video-assisted Problem-Based Learning (PBL) model in live worksheets. This study uses a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The population in this study consisted of class X TKR 1 - X TKR 3 at one of the Vocational High Schools in Kudus. The sample selection using cluster random sampling technique obtained class X TKR 2 as the experimental class and X TKR 3 as the control class. The results of the implementation of the experimental class learning which began with giving problems showed an increase in mathematical problem-solving abilities. In addition, the N-gain test showed an increase in the score of the experimental class by 63% while the control class was 49%. Based on the results of the implementation and analysis, it can be concluded that the video-assisted problem-based learning model on student worksheets is effective in the medium category. These findings indicate that the video-assisted PBL model in live worksheets can be used as an alternative learning model to develop students' mathematical problem-solving abilities.
Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Melalui Model Air Berbantuan Media Pakpikpok Kurniawan, Galih
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6364

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) apakah pembelajaran Model AIR berbantuan media pakpikpok dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa; (2) apakah model pembelajaran AIR berbantuan media pakpikpok dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dan desain penelitiannya adalah Penelitian Tindakan. Sebanyak 17 siswa 11 di antaranya belum mencapai KKM. Setelah pembelajaran model pembelajaran AIR Model berbantuan pakpikpok media siklus I motivasi belajar siswa meningkat. Pada siklus I motivasi belajar siswa sebesar 68% sedangkan pada siklus II mencapai 85%. Ketuntasan siswa juga meningkat, pada siklus I ketuntasan siswa bertambah 13 siswa, dilanjutkan siklus II menjadi 16 siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran model AIR berbantuan media Pakpikpok dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa, (2) pembelajaran model AIR berbantuan media Pakpikpok dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. The research objectives are to find out: (1) whether the learning of AIR Model assisted by pakpikpok media can increase students' motivation in learning mathematics; (2) whether the learning model AIR assisted by pakpikpok media can improve students' mathematics learning achievement. The method used is qualitative research, and the research design is Action Research. A total of 17 students 11 of whom have not yet reached the KKM. After learning the AIR Model learning model assisted by pakpikpok media cycle I, student motivation has increased. In cycle I, student motivation was 68%, while in cycle II it reached 85%. Students completeness also increased, in cycle I students completeness increased by 13 students, followed by cycle II to 16 students. The conclusions of this research are: (1) Learning AIR model assisted by Pakpikpok media can increase students' motivation to learn mathematics, (2) learning AIR model assisted by Pakpikpok media can improve student mathematics learning achievement.
Kemampuan Komunikasi Tertulis Peserta Didik pada Materi Lingkaran Kula, Kristina; Murniasih, Tatik Retno; Wulandari, Tri Candra
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematika tertulis dalam menyelesaikan masalah cerita pada materi lingkaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di kelas VIIA SMP PGRI 6 Malang yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil tes dan wawancara mengacu pada kriteria keterampilan komunikasi matematis dengan menggunakan 6 tingkat keterampilan komunikasi tertulis dalam menyelesaikan masalah cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan komunikasi tertulis siswa kelas VIII A materi circle berada pada kategori rendah, hal ini terlihat dari persentase masing-masing level yang ada untuk level 0 dan level 1. Dalam kategori sedang. ada untuk level 2 dan untuk level 3. Di kategori tinggi ada untuk level 4 dan untuk level 5. Kemudian diambil tiga persentase terbesar dari setiap kategori, antara lain untuk kategori rendah di level 0, kategori sedang di level 2 dan kategori tinggi di level 4. This study aims to describe the ability of written mathematical communication in solving story problems on circle material. The approach used in this study is a qualitative approach to the type of descriptive research. The study was conducted in class VIIA SMP PGRI 6 Malang, with a total of 28 students. Data collection techniques used were tests and interviews. Data analysis was performed based on test results and interviews referring to the criteria of mathematical communication skills using 6 levels of written communication skills in solving story problems. The results showed that the level of written communication skills of students in class VIII A on the material circle was in the low category, this is evident from the percentage of each level that is there for level 0 and for level 1. In the medium category there is for level 2 and for level 3. In the high category there are for level 4 and for level 5. Then the three biggest percentages of each category are taken, among others for the low category at level 0, the medium category at level 2 and the high category at level 4.
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Siswa Materi Bentuk Aljabar dengan Model Berkirim Salam dan Soal Hamdani, Helda Nur'ami; Rahaju, Rahaju; Wulandari, Tri Candra
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran berkirim salam dan soal. Sebanyak 41 siswa kelas VII menjadi subjek penelitian ini. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Pembelajaran berkirim salam dan soal diawali dengan mengelompokan siswa secara heterogen. Setiap kelompok membuat salam, soal, dan kunci jawaban pada dua lembar kertas yang disediakan. Lembar pertama untuk menuliskan salam dan soal, sedangkan lembar kedua untuk menuliskan kunci jawaban. Selanjutnya, perwakilan kelompok mengirimkan soal kepada kelompok lain yang diawali dengan mengucapkan salam. Masing-masing kelompok menyelesaikan soal, kemudian mempersentasikan jawaban. Kelompok pengirim soal serta kelompok lain memberi tanggapan. Hasil akhir setiap siklus menunjuk peningkatan prestasi belajar siswa dari 47% (pra tindakan), menjadi 75,61% (pada siklus 1), dan meningkat lagi menjadi 87,8% (siklus 2). The purpose of this study was to determine the increase in student achievement after participating in learning to send greetings and questions. A total of 41 grade VII students were the subjects of this study. The data collection instruments consisted of observation sheets, tests, and documentation. Learning to send greetings and questions begins with a heterogeneous grouping of students. Each group makes greetings, questions, and answer keys on the two sheets of paper provided. The first sheet is for writing greetings and questions, while the second sheet is for writing down the answer keys. Next, the group representative sent the questions to the other groups which began with saying hello. Each group completed the questions, then presented the answers. The question-sending group and other groups gave their responses. The end result of each cycle shows an increase in student achievement from 47% (pre-action), to 75.61% (in cycle 1), and increases again to 87.8% (cycle 2).  
Investigasi Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Peluang Indriani, Ari
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.7174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 16 mahasiswa semester 4 program studi pendidikan matematika pada salah satu universitas di Bojonegoro. Proses pengumpulan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesalahan pada pengerjaan soal peluang untuk soal nomor 1 poin a, soal nomor 2, soal nomor 3 adalah 12,5% dan soal nomor 4 poin a adalah 100%. Dapat disimpulkan bahwa kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita materi peluang yaitu tidak menuliskan apa yang diketahui dari soal, menggunaan rumus yang tidak sesuai dengan soal, kurang latihan dengan tipe soal yang berbeda, dan kurang teliti dalam menghitung. This study aims to investigate students' mistakes in solving probability word problems. This study is descriptive qualitative research. The subjects in this study were 16 4th semester students of mathematics education at one of the universities in Bojonegoro. The data collection process was obtained through tests, observation, and documentation. The results showed that the error rate in working on the odds for question number 1 point a question number 2, question number 3 was 12.5% and question number 4 point a was 100%. It can be concluded that the students' mistakes in solving the opportunity material story questions were not writing what was known from the questions, using formulas that were not in accordance with the questions, lack of practice with different types of questions, and not being careful in calculating.
PENGARUH PEMBELAJARAN 5 HARI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 BAE KUDUS hardjo, Sugi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4460

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika peserta didik dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian dilaksanakan pada semsester ganjil tahun pelajaran 2018/2019, dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Bae Kudus, dengan cacah sampel 137 peserta didik. Analisis data menggunakan uji t–test beda rerata untuk data berpasangan, dengan taraf signifikansi α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh pembelajaran 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika peserta didik, hal ini ditunjukkan dengan nilai thit = –17,429 dan DK = {t| t < –1,656 atau t > 1,656 }, ternyata thit ∈ DK sehingga H0 ditolak. (2) Hasil perhitungan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,111 artinya besarnya pengaruh 5 hari sekolah terhadap prestasi belajar matematika sebesar 11,1%, dan diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,334 dengan interpretasi korelasinya berkategori lemah, artinya pembelajaran 5 hari sekolah bukan satu – satunya faktor yang menentukan prestasi belajar matematika peserta didik melainkan adanya faktor – faktor lain yang tidak ada di dalam penelitian ini.

Page 7 of 15 | Total Record : 145