cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 109 Documents
The Development of Digital Comics Learning Media Based Ethnomathematics of Kretek Dance Integrated with Islamic Values Arnetta Thalia Arthamevia; Fina Tri Wahyuni; Achmad Yafik Mursyid
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v5i2.16174

Abstract

The Indonesian education system has come in the era of the industrial revolution 4.0, so the development of learning media should be carried out according to technological developments with upholding Indonesian cultural values and religious character to achieve the noble goals of education. Media development is carried out to overcome students' difficulties in learning mathematics, one of which is the angle material that requires visualization. One of the visual media is digital comics. This study aims to determine the development process and the feasibility of developing digital comic learning media based on the ethnomathematics of kretek dance that integrates Islamic values. This study used a Research and Development (R&D) type with a Four-D (4D) model that used a limited-scale trial. The model consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results of this study were obtained by expert validation sheets and student response questionnaires as users. The research results from the three experts showed that the criteria were very feasible, with an average of 88.89% for material experts, 82.78% for media experts, and 95% for Islamic value integration experts. A limited-scale product trial conducted on 10 grade VII students of MTs NU Hasyim Asy'ari 03 Kudus obtained a percentage average of 98% with the criteria very feasible. Thus, the digital comic learning media developed in this study was very feasible to be used in mathematics learning. This research can encourage teachers to explore more about learning media that will be used to help transfer academic knowledge to students. Sistem pendidikan Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0 sehingga pengembangan media pembelajaran hendaknya dilakukan sesuai perkembangan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya Indonesia dan karakter religious sebagai usaha untuk mencapai tujuan luhur pendidikan. Pengembangan media dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika, salah satunya yakni pada materi sudut yang memerlukan visualisasi. Salah satu media visual yang dapat digunakan yakni komik digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kelayakan hasil pengembangan media pembelajaran komik digital berbasis etnomatematika tari kretek yang terintegrasi nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Four-D (4D) yang menggunakan uji coba skala terbatas. Model ini terdiri dari empat tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian ini diperoleh dari lembar validasi ahli dan angket respon peserta didik sebagai pengguna. Adapun hasil penelitian dari ketiga ahli menunjukkan kriteria sangat layak dengan rata-rata persentase sebesar 88,89% dari ahli materi, sebesar 82,78% dari ahli media, dan sebesar 95% dari ahli integrasi nilai keislaman. Dari uji coba produk skala terbatas yang dilakukan kepada 10 siswa kelas VII MTs NU Hasyim Asy’ari 03 Kudus diperoleh rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria sangat layak. Maka media pembelajaran komik digital yang dikembangkan dalam penelitian ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat mendorong para guru untuk lebih mengeksplorasi mengenai media-media pembelajaran yang mungkin digunakan dalam membantu mentransferkan ilmu pendidikan kepada siswa.
The Correlation between Memorizing the Qur’an Ability and Students’ Logical-Mathematical Intelligence Irni Latifa Irsal; Nurma Yunita
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v5i2.16586

Abstract

A hypothesis telling that students' mathematics logical ability differences are caused by memorizing the Qur'an, is the focus of this research. The researcher in this research analyzes whether there is correlation between logical-mathematical ability and memorization the Qur'an and the overview. Quantitative and qualitative analysis is used to reveal the correlation between logical-mathematics intelligence and the Qur'an memorization. Logical-Mathematical Intelligence test, Qur'an memorization test, interview, and observation are used as instruments in the research. Twenty-eight students in the mathematics study program are as the subject of research where all students have already joined logical-mathematical subject. Based on the results obtained, overall, logical-mathematical intelligence and Qur'an memorization have a positive linear correlation. The more the students memorize the Qur’an the more the students have logical-mathematical intelligence. It is illustrated in the results, there are 6 different types of numerical indicators when viewed from the level of quantity and quality of memorizing the Qur'an. The same number is also reflected in abstract indicators and spatial relations. Each of them shows 6 different types of logical-mathematical intelligence when viewed from the level of quantity and quality of the Qur'an memorization. The research result also shows the benefits of memorizing the Qur'an which provides positive changes on students learning patterns. The development of the Qur'an memorization method is expected to be able to improve students' Qur'an memorization having an impact on students, intelligence especially logical-mathematical intelligence.  Adanya dugaan bahwa perbedaan kemampuan logika matematika dimiliki mahasiswa disebabkan oleh hafalan Al-Qur’an, menjadi dasar dari penelitian ini.  Penelitian ini menganalisi apakah ada hubungan antara logika matematika dan hafalan Al-Qur’an, serta gambaran dari hubungan tersebut. Analisis kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk mengungkap hubungan antara logika matematika dan hafalan Al-Qur’an. Tes logika matematika, tes hafalan Al-Qur’an, wawancara, serta observasi digunakan sebagai instrument dalam penelitian. Dua puluh delapan mahasiswa tadris matematika menjadi subjek penelitian di mana seluruh mahasiswa telah mempelajari matakuliah logika matematika. Berdasarkan hasil yang didapat, secara keseluruhan, kecerdasan logika matematika dan hafalan Al-Qur’an memiliki hubungan linier positif. Semakin baik kuantitas dan kualitas hafalan Al-Qur’an yang dimiliki, maka akan semakin baik pula kemampuan logika matematika yang dimiliki mahasiswa. Tergambar pada hasil bahwa, terdapat 6 tipe perbedaan pada indikator numerikal jika dilihat dari tingkat kuantitias dan kualitas hafalan Al-Qur’an. Jumlah yang sama juga tergambar pada indikator abstrak dan relasi ruang. Masing-masing menunjukkan 6 tipe perbedaan kecerdasan logika matematika jika dilihat dari tingkat kuantitas dan kualitas hafalan Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan pula kebermanfaatan penghafalan Al-Qur'an yang memberikan perubahan positif dalam pola belajar mahasiswa. Pengembangan metode menghafal al-qur'an diharapkan mampu mengembangkan hafalan al-qur'an mahasiswa yang berdampak pula pada kecerdasannya
Promoting Collaboration in InFleX Modality: A Case on Teaching History of Mathematics Joneil Bariñan Medina
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.19405

Abstract

The goal of mathematics education in the Philippines is the development of critical thinking and problem-solving skills of the students. The pandemic, however, posed a serious challenge in implementing strategies that would promote 21st-century skills among unprepared students. This paper aimed to present the mathematics instructor’s experience in promoting collaboration in the time of the pandemic among pre-service teachers, utilizing the innovative and flexible (InFleX) modality. As action research, this paper describes the implementation of modular collaboration projects and study groups to promote collaboration. Utilizing local research outputs on interdisciplinary contextualized project-based units, collaborative problem solving, and communication patterns, these mechanisms of implementing collaborative activities in online and distance learning modality was devised. Purposive sampling is employed in the collection of student data. Preliminary survey results of the student experiences yielded some types of students’ mechanisms of decision-making and collaboration that are termed additive; goal-oriented and consultative. Students also expressed the role of the teacher in the collaboration activity and the challenges encountered. The implementation of the modular collab projects amidst the challenge of connectivity and the pandemic through the establishment of study groups and multiple communication channels encouraged students to achieve the module outcomes. Tujuan pendidikan matematika di Filipina adalah pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah para mahasiswa. Namun, pandemi menimbulkan tantangan serius dalam menerapkan strategi yang akan mempromosikan keterampilan abad ke-21 di kalangan mahasiswa yang tidak siap. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pengalaman instruktur matematika dalam mempromosikan kolaborasi di masa pandemi di antara calon guru, dengan memanfaatkan modalitas inovatif dan fleksibel (InFleX). Sebagai penelitian tindakan, artikel ini menjelaskan implementasi proyek kolaborasi modular dan kelompok belajar untuk mempromosikan kolaborasi. Memanfaatkan hasil penelitian lokal pada unit berbasis proyek kontekstual interdisipliner, pemecahan masalah kolaboratif, dan pola komunikasi, mekanisme pelaksanaan kegiatan kolaboratif dalam modalitas pembelajaran online dan jarak jauh ini dirancang. Purposive sampling digunakan dalam pengumpulan data mahasiswa. Hasil survei awal dari pengalaman mahasiswa menghasilkan beberapa jenis mekanisme pengambilan keputusan dan kolaborasi mahasiswa yang disebut aditif; berorientasi pada tujuan dan konsultatif. Mahasiswa juga mengungkapkan peran guru dalam kegiatan kolaborasi dan tantangan yang dihadapi. Implementasi proyek kolaborasi modular di tengah tantangan konektivitas dan pandemi melalui pembentukan kelompok belajar dan berbagai saluran komunikasi mendorong mahasiswa untuk mencapai hasil modul.
Implementation of the MathCityMap Application to Increase Students' Mathematical Problem-Solving Skills: A Systematic Literature Review Witha Paramitha; Arief Agoestanto
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.19735

Abstract

The growing research on the use of the MathCityMap application in mathematics education necessitates a summary of its finding. MathCityMap is an application supported by the use of mobile technology to provide real visualization of mathematics concepts to students in order to improve students' mathematical problem-solving skills. This study aims to provide an overview of the application of the MathCityMap application to increase students' mathematical problem-solving skills. A systematic literature review (SLR) was used to synthesize research relevant to the objectives of this study. Research steps using Systematic Literature Review are formulating research questions, applying inclusion criteria, looking for studies related to the topic, selecting some studies to be the main study, analyzing data from the studies’ results, and compiling them into research reports. Through Publish or Perish, Google Scholar, Directory of Open Access Journals (DOAJ), and Education Resources Information Centre (ERIC) it was obtained that 16 primary studies were published from 2013 to 2023 that fitted the inclusion criteria for further analysis. The results of this study conclude that the MathCityMap application is effective in improving students' mathematical problem-solving skills. The integration of the MathCityMap application with learning models can be used by teachers to help students complete various project-based assignments and improve mathematics problems. The results of this study help teachers and researchers to understand how the MathCityMap application can be applied in learning mathematics to improve students' mathematical problem-solving skills. Penelitian tentang implementasi aplikasi MathCityMap dalam pembelajaran matematika semakin banyak dilakukan, sehingga perlu adanya penelitian yang merangkum hasil temuan penelitian aplikasi MathCityMap dalam pembelajaran Matematika. MathCityMap adalah aplikasi yang didukung dengan pemanfaatan teknologi mobile untuk memberikan visualisasi konsep matematika secara nyata kepada siswa guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan aplikasi MathCityMap terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Langkah-langkah penelitian dengan menggunakan Systematic Literature Review adalah merumuskan pertanyaan penelitian, menerapkan kriteria inklusi, mencari kajian yang berkaitan dengan topik, memilih beberapa kajian untuk menjadi kajian utama, menganalisis data dari hasil kajian, dan menyusunnya menjadi laporan penelitian. Sintesis studi yang relevan dengan tujuan penelitian ini dilakukan menggunakan Publish or Perish, Google Scholar, Directory of Open Access Journals (DOAJ), dan Education Resources Information Centre (ERIC) dimana diperoleh 16 studi primer yang diterbitkan dari tahun 2013 hingga tahun 2023. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa aplikasi MathCityMap efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Integrasi MathCityMap dengan model pembelajaran dapat digunakan guru untuk membantu siswa menyelesaikan berbagai tugas berbasis proyek dan memecahkan masalah. Hasil penelitian ini membantu guru dan peneliti untuk memahami bagaimana aplikasi MathCityMap dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Metacognitive Skills of High School Students Based on Interest in Learning Mathematics Rizki Desiana Suandi; Siska Firmasari; Jajo Firman Raharjo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.19548

Abstract

Important metacognitive skills are possessed by students because then the student can control his or her mind in learning. The student who can control himself or herself in learning has been able to sort out appropriate learning methods for himself or herself so that the student can come to know his or her interest in learning. Interest in learning is one of the internal factors that will affect the results of learning, not only will interest in learning also affect students' metacognitive skills. The goal of this study is to analyze the characteristics students have of the metacognitive skills covered by the interest in studying mathematics and not only is it to describe the metacognitive skills covered by the interest in studying mathematics. This research uses a qualitative approach with descriptive methods with research subjects 6 students majoring in accounting, who was selected following the research conducted random selection. The tools used in the study are observation of metacognitive skills and interest in learning, interviews that also include metacognitive and interest in learning, and finally, a test problem containing an indicator of metacognitive skills. This study suggests that for students who have an interest in learning high math, their metacognitive skills will be high by meeting all the available indicators, along with the results of learning by a test with good results. Students who are not interested in learning, then during learning will not be maximized because a major key to learning is interest. Keterampilan metakognitif penting dimiliki setiap siswa karena dengan begitu siswa dapat mengendalikan pikirannya sendiri dalam belajar. Siswa yang dapat mengontrol dirinya sendiri dalam belajar maka ia sudah bisa memilah cara belajar yang sesuai untuk dirinya sendiri dan sudah dapat mengetahui minatnya dalam pembelajaran. Minat belajar termasuk faktor internal dan berdampak pada hasil belajar, minat belajar juga berdampak kepada keterampilan metakognitifnya. Tujuan penelitian yaitu menganalisis karakteristik yang siswa miliki terhadap keterampilan metakognitif yang ditinjau dari minat belajar matematika penelitian memiliki tujuan mendeskripsikan keterampilan metakognitif yang ditinjau dari minat belajar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian 6 siswa jurusan akuntansi, yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan yaitu observasi untuk keterampilan metakognitif dan minat belajar, wawancara yang mencakup keterampilan metakognitif dan minat belajar, dan soal tes yang memuat indikator keterampilan metakognitif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki minat belajar matematika yang tinggi maka keterampilan metakognitifnya akan tinggi memenuhi semua Indikator yang ada, didukung juga dengan hasil belajar yang baik. Siswa yang minat belajarnya sedang maka keterampilan metakognitifnya juga akan sedang dimana pada setiap indikatornya sudah cukup memenuhi, didukung dari hasil belajar yang memperoleh cukup baik dalam menyelesaikan soal tes. Untuk siswa yang memiliki minat belajar rendah metakognitifnya akan rendah pada setiap indikatornya siswa tersebut kurang memenuhi, didukung juga dari hasil belajar sebatas untuk menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan siswa masih belum mampu. Siswa yang tidak minat dalam belajar, maka selama pembelajaran tidak akan maksimal dikarenakan sebuah kunci utama pembelajaran yaitu minat.
Developing IT-Based Mathematics Learning TAPPS Model to Improve High School Student’s Problem-Solving Skills Muhamad Ghoni Rif'an
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.16469

Abstract

Mathematical problem-solving skill is a student skill in order to be able to use mathematical activities to answer questions in mathematics, problems in other sciences and problems in everyday life. Three-dimensional space as a part closely related to everyday life cannot be separated. The objective is to develop IT-Based TAPPS model learning tool to  improve student’s three-dimensional geometric subject  problem-solving skill using IT-Based TAPPS Model. The research method is research and development using Thiagarajan paradigm to define, design and develop steps. Three representative classes from MAN 01 Kudus are the samples for the research. The research of learning, motivation, abilities, procedures, teacher and pupil reaction, and problem-solving skill are the variables. The data are collected using validation sheets, tests, questionnaires, observation, and problem solving soft-skill test sheet (all in succession). The research is genuine showing the average scores based on syllabus, lesson plans, student books, student worksheets, and problem solving soft-skill test in the range of 1– 5.  The values are 4.5, 4.44, 3.8, 4.38, and 4.38. The learning process is practical learning process. It is signed by the positive responses from both students and teachers. The effect of the students' skills and motivation on problem-solving efficiency is 60.5%. The average score of the test's result for problem-solving skill is 83.78. It is more than the passing grade of 70. The result shows that in average, IT-Based TAPPS Model is more effective to solve problems than ekspository approache. The research is judged to be reliable, efficient and applicable.Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah suatu keterampilan pada diri peserta didik agar mampu menggunakan kegiatan matematik untuk memecahkan masalah dalam matematika, masalah dalam ilmu lain dan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan ruang dimensi tiga merupakan bagian yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran Model TAPPS berbasis IT untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi dimensi tiga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Thiagarajan, yang terdiri atas tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Penelitian dilakukan di MAN 01 Kudus pada tiga kelas sampel penelitian. Variabel penelitian meliputi perangkat pembelajaran, motivasi, keterampilan proses, respon guru dan siswa, dan kemampuan pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data (berturut-turut) menggunakan lembar validasi, tes, angket, observasi, dan lembar TKPM. Hasil penelitian menunjukan rataan nilai silabus, RPP, buku siswa, LKS, dan TKPM berturut-turut dalam rentang 1-5 adalah 4,5; 4,44; 3,8; 4,38 dan 4,38 sehingga perangkat pembelajaran tergolong valid. Respon positif ditunjukkan oleh siswa dan guru terhadap pembelajaran, yang mengindikasikan perangkat pembelajaran praktis. Kemampuan pemecahan masalah meningkat. Motivasi dan keterampilan proses siswa berpengaruh sebesar 60,1% terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Rataan hasil tes kemampuan pemecahan masalah 83,78 melebihi batas KKM 70, sehingga rataan kemampuan pemecahan masalah yang belajar menggunakan TAPPS berbasis IT lebih baik dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah yang menggunakan metode ekspository. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran valid, praktis, dan efektif dan dapat diterapkan.
Developing Android-Based Transformational Geometry E-Module Using Adobe Animate CC Nanang Nabhar Fakhri Auliya; Ahmad Zulfikri
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.19944

Abstract

This research aims to develop android-based Transformational Geometry e-module teaching material meeting the media eligibility criterion so that it can be implemented as teaching materials for the Transformational Geometry lecture. The research method is Research and Development referring to one of models or learning system design approaches namely the ADDIE model that has been developed by Raiser and Mollenda in the 1990s consisting five stages including analysis, design, development, implementation, and evaluation (feedback). The research subjects involved are two media experts, two teaching materials experts, and thirty 5th semester students of Mathematics Education, IAIN Kudus. The results show that the media experts obtain a total score of 159 with an average score of 79,5 and categorized as “proper”. Based on validation result, the teaching material experts obtain a total score of 166 with an average score of 83 and categorized as “very proper”.  Meanwhile, based on limited and large-scale trials, the total score is 434 with an average score of 86,8 having “very proper” category and 1941 with an average score of 77,64 having “proper” category. Thus, it can be concluded that the android-based Transformational Geometry e-module is suitable to be implemented in learning process in and outside the classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-module Geometri Transformasi berbasis android yang memenuhi kriteria kelayakan media agar dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar mata kuliah Geometri Transformasi. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah metode Research and Development yang mengacu pada salah satau model atau pendekatan desain sistem pembelajaran yaitu model ADDIE yang telah dikembangkan oleh Raiser & Mollenda pada tahun 1990-an, yang terdiri dari 5 (lima) tahap meliputi Analysis (analisis), Design (desain atau perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi atau eksekusi), Evaluation (evaluasi atau umpan balik). Subjek uji coba yang terlibat adalah dua orang ahli media, dua orang ahli materi, dan mahasiswa semester 5 program studi Tadris Matematika IAIN Kudus yang berjumlah 30 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahawa ahli media yaitu memperoleh jumlah skor 159 dengan skor rata-rata 79,5, yang termasuk pada kategori “Layak”. Hasil validasi ahli materi memperoleh jumlah skor 166 dengan skor rata-rata 83, yang termasuk pada kategori “Sangat Layak”. Sedangkan pada uji coba terbatas dan uji coba skala besar memperoleh jumlah skor keseluruhan sebesar 434 dengan rerata skor 86,8 dengan kategori “Sangat Layak” dan 1941 dengan rerata skor 77,64 dengan kategori “Layak”. Maka, hal tersebut dapat diambil keputusan bahwa e-module Geometri Transformasi berbasis android layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas.
Computational Thinking in Solving Arithmetic Sequences Problems for Slow Learners: Single Subject Research Faradina Nilam Zulfa; Andriyani Andriyani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i1.20406

Abstract

The importance of mathematical problem-solving skill shows that it is very important to develop it as an integrated part of learning mathematics process. However, some prior research results show that students' problem-solving skill is still relatively low, especially for slow learners. The students as slow learners require external stimulation or encouragement to help them to simplify complex problems into simple one. One of stimulations or encouragements is a computational thinking technique. The computational thinking technique in this research includes four principles namely decomposition, abstraction, pattern recognition, and algorithms. This research aims to determine the use of computational thinking for slow learners in solving problems related to arithmetic sequences. The method used in this research is single-subject research having two students as research subjects in one group. The data collection techniques include observation and students’ test results and the data analysis techniques used are within-conditions analysis and between-conditions analysis with an A-B research design. The A-B research design is one of designs in Single Subject Research (SSR) method, with A as the baseline phase and B as the intervention phase. The results show that in the baseline phase, the students receive a final score in the range of 20 to 30 and in the intervention phase, after being given a computational thinking technique as a treatment, students' final scores increase to the range of 50 to 60. This shows that there is positive effect using computational thinking technique for slow learners in solving arithmetic sequences problems. Pentingnya peran pemecahan masalah matematika menunjukkan perlunya mengembangkan kemampuan tersebut sebagai bagian integral dari pembelajaran matematika. Namun, beberapa hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa masih terbilang rendah, terkhusus siswa lamban belajar. Keterbatasan siswa lamban belajar memerlukan rangsangan atau dorongan dari luar untuk membantu siswa lamban belajar menyederhanakan permasalahan yang kompleks menjadi beberapa masalah sederhana, seperti pendekatan berpikir komputasional. Pendekatan berpikir komputasi dalam penelitian ini mencakup empat prinsip, yakni dekomposisi, abstraksi, pengenalan pola dan algoritma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berpikir komputasi untuk siswa lamban belajar dalam menyelesaikan permasalahan terkait barisan aritmetika. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research dimana subyek dalam penelitian ini adalah dua siswa dalam satu kelompok. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan hasil tes siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi dengan desain penelitian A-B. Desain penelitian A-B merupakan salah satu desain dari Single Subject Research (SSR) dengan A sebagai fase baseline dan B sebagai fase intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline, subjek mendapatkan skor akhir pada kisaran 20 hingga 30, dan pada fase intervensi, setelah diberikan perlakuan berupa pendekatan berpikir komputasi, skor akhir siswa meningkat menjadi dalam rentang 50 sampai 60. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan berpikir komputasi berpengaruh positif terhadap pemecahan masalah siswa lamban belajar terkait barisan aritmatika.
Developing Transformation Geometry Learning Media Integrated with The Architecture of Menara Kudus Mosque through an Articulate Storyline Auliya, Nanang Nabhar Fakhri; Wahyuni, Fina Tri
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i1.26218

Abstract

The objectives of this research are: 1) developing transformation geometry learning media integrated with the architecture of menara kudus mosque through articulate storyline; 2) knowing the feasibility of transformation geometry learning media integrated with the architecture of menara kudus mosque through articulate storyline. The research method used is the Research and Development (R & D) method with the ADDIE model stands for Analysis, Design, Development, Implementation  ,  Evaluation (evaluation/feedback). The results of this study were obtained, including: 1) the process of developing this learning media utilize several stages: a) analysis, conducting analysis of the mathematical lesson plan (in Indonesia called Rencana Pembelajaran Semester/ RPS), student needs, and characteristics; b) designing, planning mathematical topics structure, making flowcharts, preparing and evaluating mathematical topics, preparing a grid of media feasibility assessment instruments, media selection, media display planning stages; c) development, making applications in accordance with flowchat, media display plans and feasibility assessments to expert of learning media and mathematical content; d) implementation, conducting feasibility assessments to users (students). e)evaluation, revising the results of user assessment. 2) the results of the feasibility assessment of learning applications by expert of mathematical content obtained a percentage of 83% with eligibility criteria. The results of the assessment by expert of learning media were obtained 79.5% with feasible criteria.  The results of the assessment by users  (students) in the small group obtained 79.2% in the feasible category and in the large group obtained 76.83% in the feasible category. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu: 1) mengembangkan aplikasi pembelajaran geometri transformasi terintegrasi arsitektur Masjid Menara Kudus berbantuan articulate storyline bagi mahasiswa tadris matematika; 2) mengetahui kelayakan aplikasi pembelajaran gemetri transformasi terintegrasi arsitektur Masjid Menara Kudus berbantuan articulate storyline bagi mahasiswa tadris matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE singkatan dari Analysis (analisis), Design (desain/perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi/eksekusi), Evaluation (evaluasi/umpan balik). Diperoleh hasil penelitian dan pengembangan yaitu: 1) proses pengembangan aplikasi pembelajaran geometri-transformasi terintegrasi arsitektur Masjid Menara Kudus” berbantuan articulate storyline  dikembangkan dengan tahapan: a) analisis, melakukan analisis mencakup pemahaman materi, RPS, kebutuhan dan karakteristik mahasiswa; b) perancangan, melakukan perencanaan struktur materi, pembuatan flowchart, penyusunan dan evaluasi materi, penyusunan kisi-kisi instrumen penilaian kelayakan media, pemilihan media, tahap perencanaan tampilan media; c) pengembangan, membuat aplikasi sesuai dengan flowchat, rencana tampilan media dan penilaian kelayakan kepada ahli media, materi; d) implementasi, melakukan penilaian kelayakan kepada user (mahasiswa). e) evaluasi, melakukan revisi dari hasil penilaian user. 2) hasil penilaian kelayakan aplikasi pembelajaran oleh ahli materi diperoleh persentase sebesar 83% dengan kriteria layak. Hasil penilaian oleh ahli media diperoleh 79,5% dengan kriteria layak.  Hasil penilaian oleh user (mahasiswa) pada kelompok kecil diperoleh 79,2% dengan kategori layak dan pada kelompok besar didapatkan 76,83% dalam kategori layak.
Developing LEGAMAT on Geometric Distribution: A Teaching Tools for Understanding Mathematics Concept Cahyaningsih, Desi; Khairunnisa, Alya; Safitri, Azzahra Indah; Kholifah, Nur; Jumrotin, Resti; Rani, Rondiah Novi; Putri, Ratu Ilma Indra; Sari, Novita; Sukma, Yovika
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i1.26085

Abstract

The traditional approach to teaching geometric distributions, which focuses on proving theorems, makes it difficult for students to apply the concept in everyday life. Moreover, the content delivered by the teacher is challenging for students to understand.  Therefore, developing learning media to increase student interest and understanding of the concept was necessary. In response to these challenges, the researchers developed 'Lempar Gelang Matematika (LEGAMAT)', a set of teaching tools for geometric distributions, accompanied by a student worksheet. Consequently, this study aimed to produce valid and practical teaching tools. This study employed a design research method with two stages: the preliminary stage (preparation and design stage of teaching tools and Student Worksheet) and the formative evaluation stage (evaluation and revision stage). The participants of this research were nine pre-service teachers. The data were collected by walkthrough, observation, and interview. The collected data was analyzed qualitatively. Based on the results of expert judgments and trials at the one-to-one stage, it was found that the set of LEGAMAT teaching tools was valid in media appearance aspects, easiness aspects, aesthetic aspects, and usage requirements aspects. It is practical to be used by students based on the observation in the small group stage. The researchers suggested that further studies continue until the field test stage to determine the effectiveness of the teaching tools. Additionally, they recommended developing other teaching tools related to geometric distribution topics. Proses pembelajaran distribusi geometri, yang biasanya terbatas pada pembuktian teorema, membuat siswa sulit ketika konsep tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, materi yang disampaikan oleh guru sulit untuk dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran untuk menambah minat belajar serta membantu siswa memahami materi pembelajaran tersebut. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengembangkan media pembelajaran berupa Alat Peraga yaitu Lempar Gelang Matematika (LEGAMAT) dengan Lembar Kerja Peserta Didik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan alat peraga yang valid dan praktis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Research tipe Development Study yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap pendahuluan (tahap persiapan dan perancangan alat peraga dan Lembar Kerja Peserta Didik) dan tahap evaluasi formatif (tahap evaluasi dan revisi). Adapun subjek dari penelitian ini adalah 9 orang mahasiswa calon guru. Pengumpulan data dilakukan dengan cara walkthrough, observasi, dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil expert judgement dan uji coba tahap one-to-one diperoleh hasil bahwa seperangkat ajar LEGAMAT valid baik isi, konstruk, dan bahasa. Seperangkat alat ini praktis digunakan oleh mahasiswa calon guru berdasarkan observasi pada tahap kelompok kecil. Peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya melanjutkan penelitian hingga tahap field test, sehingga dapat mengetahui keefektifan perangkat pengajaran dalam proses pembelajaran. Peneliti juga menyarankan untuk mengembangkan perangkat pengajaran lain yang berkaitan dengan topik sebaran geometri.

Page 8 of 11 | Total Record : 109