Articles
135 Documents
PARADIGMA MEMBANGUN HUBUNGAN PEMASARAN (RELATIONSHIP MARKETING)
sb handayani
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.29 KB)
Tujuan dari tulisan ini adalah menggambarkan bagaimana pelanggan dengan tingkat kepuasannya bisa dipertahankan melalui pemahaman konsep relationship marketing (pemasaran keterhubungan).Al Pertama, adanya perubahan dan perkembangan tehnologi sangat berdampak pada kehidupan umat manusia dengan segala kegiatannya, begitu juga dengan pergeseran paradigma pemasaran dari pemasaran konvensional menuju pemasaran keterhubungan (relasionship marketing). Kedua, paradigma relasionship marketing ini menjadi kebutuhan bisnis baik bagi pelanggan maupun pelaku bisnis lain dalam jangka panjang ,Ketiga membangun hubungan pemasaran (relationship marketing) dengan para pelaku bisnis akan meningkatkan nilai pelanggan, kemampulabaan , dan kelanggengan bisnis dan terakhir bagaimana relationship marketing ini dilakukan menjadi pembahasan dalam tulisan ini .Kata Kunci : Kepuasan Konsumen ,Relationship Marketing,
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI ( TI ) DAN PENGARUHNYA TERHADAP AKUNTASNI MANAJEMEN PERUSAHAAN
subchan -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (75.264 KB)
Perkembangan teknologi yang pesat dewasa ini mempengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia, terutama perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan yang besar dalam dunia bisnis, terutama untuk mencapai keunggulan kompetitif (competitive advantage). Untuk mencapai keunggulan kompetitif (competitive advantage) seorang manajer dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi di dalam berbagai aktifitas yang ada di dalam perusahaan. Salah satu aktivitas yang penting adalah penerapan akuntansi manajemen perusahaan. Perkembangan teknologi informasi berpengaruh terhadap penerapan akuntansi manajemen perusahaan yang akan menghasilkan informasi secara cepat dan akurat dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan di bidang akuntansi manajemen secara khusus dan manajemen secara umum. Dengan demikian mengikuti perkembangan teknologi informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif (competitive advantage) sudah menjadi keharusan bagi manajer perusahaan. Kata kunci : teknologi informasi, informasi, akuntansi manajemen, keunggulan kompetitif, pengambilan keputusan.
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) : PILIHAN STRATEGI UNTUK MERAIH KEUNGGULAN BERSAING
Umar Chadiq
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.321 KB)
Pentingnya implementasi CRM pada perusahaan disebabkan CRM memiliki kemampuan untuk memahami apa yang menjadi kebutuhan pelanggan serta mengantisipasi perilaku negatif pada saat berinteraksi langsung dengan pelanggan. Strategi bisnis, secara teoritis, akan menciptakan keunggulan bersaing dalam pasar tetapi kesalahan dalam pengimplementasinnya tidak akan menghasilkan keuntungan apapun. Dari kajian tentang penerapan CRM menunjukkan bahwa implementasi CRM secara efektif akan berdampak pada peningkatan kinerja pemasaran. Hubungan langsung tersebut terjadi karena pelanggan merasa kebutuhannya diperhatikan oleh perusahaan sehingga menciptakan kepuasan atas pelayanan yang diberikan. Dengan terciptanya kepuasan maka akan berdampak pada loyalitas sehingga jumlah pelanggan yang dimiliki dapat dipertahankan. Disamping itu juga, perasaan puas yang dirasakan oleh pelanggan merupakan media promosi yang efektif untuk menjaring pelanggan baru. Selanjutnya dari implementasi CRM ini juga akan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, karena CRM didasarkan pada prinsip-prinsip relationship marketing, dimana manajer bisa meningkatkan kinerja perusahaan. Semakin meningkatnya kinerja perusahaan maka kinerja keuangan juga meningkat karena melalui CRM hubungan pelanggan bisa dikelola secara efektif sebagai aset yang akan memberi kontribusi profit secara pasti dan berkelanjutan.Kata kunci :customer relationship management,, kepuasan pelanggan, keunggulan bersaing.
ANALISIS KEBIJAKAN PRODUKSI SEBAGAI ALAT UNTUK MEMPERLANCAR PROSES PRODUKSI (Studi Kasus pada PT Arindo Garmentama Semarang)
ida martini alriani
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (112.387 KB)
PT.Arindo Garmentama yang bergerak dalam produksi pakaian jadi pada proses produksinya yang bersifat continous menghadapi permasalahan :”Bagaimana menentukan kombinasi produk optimal sebagai dasar perencanaan kapasitas produksi dan Bagaimana optimalisasi masih dapat dicapai apabila terjadi perubahan-perubahan koefisien-koefisien model.Untuk Menganalisis permasalahan tersebut diatas dipergunakan alat analisis linear programming pendekatan simplex sebagai penentu kombinasi produk optimal sebagai dasar perencanaan produksi.Dan Analisis sensitivitas untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi sebagai akibat perubahan-perubahan koefisien didalam model saat optimal telah tercapai. Hasil analisis program simplex menunjukan untuk pencapaian optimalisasi sumber daya yang digunakan diproduksi jenis skrit 167 potong perhari,jenis dress 58 potong perhari,jenis blouse 96 potong perhari dan jenis pantaloon 126 potong perhari.Dengan keuntungan sebesar Rp.1.124.398 perhari.Jenis dress ternyata belum dapat diproduksi sesuai permintaan pasar sebesar 104 potong.Sedang untuk jenis lain telah optimal.Berdasar analisis sensitivitas untuk mencapai untuk mencapai kondisi optimal tersebut.Mesin bordir dan sablon dari kapasitas 14 jam per hari,dimungkinkan terjadi perubahan diturunkan hanya sebesar 11,67 jam perhari dan kapasitas perlu dinaikkan sebesar 15,83 jam perhari.Sedangkan untuk mesin-mesin yang lain masih dapat dinaikan kapasitas maksimal tidak terbatas.Dengan hasil tersebut dapat dijadikan kebijakan produksi untuk memperlancar proses produksi yang ada. (Kata Kunci:Kombinasi produk optimal,perencanan proses produksi,kebijakan Produksi)
MENGENALI KESALAHAN FONDAMENTAL DALAM LAPORAN PENELITIAN
sutopo -;
M Taufiq
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.724 KB)
Sering terjadi dalam suatu karya penelitian terdapat kesalahan yang fondamental, yaitu kesalahan yang tidak dapat diperbaiki lagi kecuali hanya dengan penelitian ulang. Kesalahan ini biasanya berupa kesalahan dalam membangun proksi dari suatu variabel konstruk. Kesalahan menentukan proksi / indikator akan menghasilkan kesalahan dalam membuat instrumen, instrumen yang salah akan menghasilkan data yang salah / tidak valid, dan selanjutnya analisis dengan data yang salah akan menghasilkan ouput yang salah pula. Dalam artikel ini diuraikan metoda bagaimana menentukan indikator – indikator dari suatu variabel konstruk dan bagaimana pula menguji kesesuaian indikator – indikator tersebut dengan variabel yang dibangunnya.Kata kunci : Proksi. variabel konstruk, kesalahan, uji indikasi, uji kausalitas
MEMAHAMI INTERNAL AUDIT SEBAGAI ALAT PERLENGKAPAN PERUSAHAAN UNTUK MENCEGAH KECURANGAN
ismanto -
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.289 KB)
AbstrakInternal auditing adalah suatu penilaian, yang dilakukan oleh pegawai perusahaan yang terlatih mengenai ketelitian, dapat dipercayainya efisiensi, dan kegunaan catatan-catatan (akuntansi) perusahaan serta pengendalian intern yang terdapat dalam perusahaan.. Internal audit yang modern tidak lagi terbatas fungsinya dalam bidang pemeriksaan keuangan tetapi sudah meluas ke bidang lainnya seperti manajemen audit, audit lingkungan hidup, sosial audit dan lain-lainDari kegiatan-kegiatan yang dilakukannya internal auditor juga memiliki peranan penting dalam pencegahan, pendektesian, dan penginvestigasian kecurangan
PENGARUH PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PAJAK PENGHASILAN
Yonatan Sunyoto
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (38.983 KB)
Reformasi perpajakan di Indonesia sudah dilakukan mulai tahun 1983,1994,2000 dan 2008.Penerapan Undang-undang pajak tahun 2008, diperkirakan tahun pertama akan menimbulkan potensial loss penerimaan pajak, khususnya penurunan tarif orang pribadi dan kenaikan PTKP.Wajib pajak badan, akan dikenakan tarif pajak pasal 17 1b dan 31E yaitu (28% x 50%)=14% jika wajib pajak mempunyai peredaran bruto sampai dengan Rp4.800.000.000. Wajib pajak yang mempunyai peredaran usaha dibawah Rp4.800.000.000 pengenaan pajaknya akan berbeda antara 4% -1,5%. Namun bagi wajib pajak mempunyai peredaran bruto sampai dengan Rp50.000.000.000,- akan dikenakan dua tarif, yaitu (28%x50%) = 14% dan 28%. Untuk wajib pajak yang perusahaan go publik yang sahamnya diperdagangkan di BEI lebih dari 40% tarif (28%-5%) = 23% untuk perusahaan go publik yang sahamnya diperdagangkan di BEI lebih dari 40% dikenakan tarif (28%-5%) = 23%, sehingga diperoleh keringanan pajak sebesar 5%-7%.
PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN TERHADAP PRICE TO BOOK VALUE DAN IMPLIKASINYA PADA RETURN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA
Hedy Kuswanto
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (99.625 KB)
Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada industri manufaktur periode 2006 – 2008. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 27 perusahaan. Dengan analisis regresi linear berganda, penelitian ini membuktikan bahwa Price To Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan Return on Equity (ROE) dan Growth berpengaruh signifikan terhadap Price to BookValue (PBV), dan pada pengujian Dividen Payout Ratio (DPR) dan Degree of Financial Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV). Hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan acuan bagi perusahaan dalam menarik investor untuk berinvestasi Keyword : Dividend Payout Ratio, Return On Equity, Growth, Degree of Financial Leverage, Price to Book Value, Return Saham
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS TATA KOTA DAN PERUMAHAN KOTA SEMARANG
Saifu Ranu;
Sutopo .
DHARMA EKONOMI Vol 23, No 44 (2016)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.747 KB)
ABSTRACT The purpose of this study is to determine the effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance at City Planning Department and Housing Semarang City. In this study the population used is all employees at the City Planning and Housing Office of Semarang, amounting to 200 people. Sample amounted to 67 people taken using Slovin formula with random sampling technique. While the data analysis tools using multiple linear regression with SPSS tool. The result of hypothesis test shows that work motivation has a significant positive effect on employee performance. Work discipline has a significant positive effect on employee performance. Keywords: Work Motivation, Work Discipline and Employee Performance ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Semarang. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh pegawai di Dinas Tata Kota Semarang yang berjumlah 200 orang. Sampel sebanyak 67 orang diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan teknik random sampling. Sedangkan alat analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan alat SPSS. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Kinerja Pegawai
MENGUKUR POTENSI PELUANG PASAR DAN BESARNYA MODAL YANG DIPERLUKAN BAGI CALON USAHAWAN BARU
sutopo -
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (52.913 KB)
A. Pendahuluan Potensi peluang pasar sering diartikan sebagai suatu yang abstrak, yang sulit untuk dikwantifikasikan dalam bilangan yang rasional. Begitu juga modal kerja, yang jelas satuannya adalah uang sering susah untuk menentukan berapa besar modal yang diperlukan untuk dapat menggarap suatu peluang pasar. Sering kita dengar, orang mengatakan: “ wah peluang untuk berdagang sembako di pemukiman ‘ Anu ‘ sangat besar, saya memerlukan modal untuk bisa memanfaatkan peluang bisnis tersebut “ Namun ketika ditanya seberapa besarkah potensi peluang pasar itu, dan berapa modal yang diperlukannya. Maka pertanyaan seperti itu sering tidak bisa dijawab dengan jelas. Bagi seorang yang hendak memasuki suatu usaha baru di suatu wilayah bisnis tertentu wajib untuk bisa mengukur dan mempridiksikan seberapa besar potensi peluang pasar yang ada, seberapa besar modal usaha yang diperlukan dan juga pridiksi tentang cashflow, rugi-laba serta perkembangan bisnisnya. Pendek kata harus terlebih dahulu bisa membuat studi kelayakan bisnis yang valid. Dalam hal ini ketepatan mengukur potensi peluang pasar menjadi penentu, salah dalam mengukur potensi peluang pasar akan menjadikan seluruh kajian menjadi salah dan tidak valid, yang selanjutnya akan menjadi- kan kegagalan total dalam suatu usaha yang sudah terlanjur dibiayainya. Dalam tulisan ini tidak dibahas bagaimana membuat kelayakan bisnis secara utuh melainkan hanya menjelaskan cara mengukur potensi peluang pasar dan menentukan besarnya modal yang diperlukan untuk memulai menjalankan suatu usaha. Banyak model dan metoda yang dapat dipergunakan dalam mengukur peluang pasar, hal ini sangat tergantung dari karakter pasar itu sendiri serta pengalaman dan latar belakang si pembuat studi. Di sini akan diuraikan bagaimana cara mengukur peluang pasar dan menentukan besarnya modal usaha dengan suatu model yang sederhana dan aplikatif khususnya dalam perencanaan usaha kecil bagi UMKM.