cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
ANALISIS DAMPAK KOMPETENSI TERHADAP MOTIVASI KERJA PETUGAS PENYULUH LAPANGAN DI KABUPATEN BATANG Competency Impact Toward Job Motivation of Government Officer for Agriculture Information at Kabupaten Batang Analysis R Pramono
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.21 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang berpengaruh terhadap motivasi kerja. Model penelitian ini diuji menggunakan SEM dengan program AMOS versi 5. Populasi penelitian ini meliputi Petugas Penyuluh Lapangan di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Batang dengan 100 sampel dari 157 total populasi.            Satu hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan dibuktikan dengan besaran CR dengan p < 0,05. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kompetensi berpengaruh terhadap motivasi kerja (CR=3.427).            Temuan strategis yang didapat dalam penelitian ini terwujud dalam implikasi manajerial dengan mempertimbangkan berbagai strategi membangun kompetensi guna meningkatkan motivasi kerja. Penelitian ini juga merekomendasi untuk meningkatkan penelitian dan evaluasi terhadap masing-masing variabel guna mencapai peningkatan motivasi kerja. Kata Kunci: Motivasi Kerja dan Kompetensi. 
MODEL HOWARD & SHETH SEBAGAI ALTERNATIF MEMAHAMI PERILAKU KONSUMEN DALAM MANAJEMEN PEMASARAN sb handayani
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.186 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pendekatan  perilaku konsumen dalam sebuah model proses pengambilan keputusan pembelian ,dimana pendekatan ini akan   memungkinkan pemasar dalam  mempengaruhi keputusan pembelian konsumen,  hingga  mereka akan mau membeli apa yang ditawarkan dan  tercapai kepuasan konsumen     . Model Howard & Sheth menjadi salah satu alat untuk memahami perilaku konsumen sejak memberikan stimulus ,proses ,persepsi ,proses belajar sampai pengambilan keputusan pembelian   bahkan terjadinya  pengulangan pembelian. Model ini akan memberi masukan bagi pemasar dalam mengambil kebijakan pemasaran dalam jangka panjang .           Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Model Howard - Sheth , Kebijakan Pemasaran
PENINGKATAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI (P3DN) DALAM MENGHADAPI DAMPAK KRISIS GLOBAL Fasochah -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.832 KB)

Abstract

Krisis global telah menurunkan secara dramatis permintaan dunia terhadap barang-barang eksport dari Indonesia yang dikhawatirkan akan menyebabkan ledakan pengangguran dalam jumlah besar . Dalam hal ini pasar dalam negeri yang besar dapat merupakan katup penyelamat bagi industri yang semula menjadi berorientasi eksport untuk mengalihkan penjualannya ke pasar domestik ,apalagi dengan dibukanya Asian China Trade Agreement(ACFTA) atau pasar bebas terutama produk-produk  china yang merupakan pesaing dari produk-produk domestik.       Salah satu solusi dalam mengatasi dampak krisis global adalah menggalakkan kembali penggunaan produksi dalam negeri dalam rangka meningkatkan pasar domestik untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi produk buatan Indonesia.Permasalahan yang ada adalah bagaimana solusi nya untuk meningkatkan penggunaan produk dalam Negeri dan bagaimana  produk dalam negeri dalam mengantisipasi Krisis Ekonomi Global/Pasar Bebas .     Untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri adalah dengan:1) Optimalisasi Program P3DN Untuk Menumbuhkan Industri Dalam Negeri,2) Mendongkrak Potensi Pasar P3DN yang ada,3) Adanya dukungan Dari Lembaga Pemerintah Dalam Peningkatan Penggunaan Produk  Dalam Negeri,4) Adanya langkah-langkah Pengamanan Produk dalam Negeri.Dan penggunaan produk dalam negeri untuk mengatasi krisis ekonomi global maupun adanya pasar bebas adalah dengan:1) Penguatan Eksport Produk Industri,2) Menjaga akses pasar,3) Penguatan Distribusi(Pemanfaatan Ritel dan Dagang Internasional),4) Pengamanan Pasar Dalam Negeri Kata Kunci:Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri,Pasar Global
MOMENTUM PENERAPAN STANDAR PELAPORAN KEUANGAN INTERNATIONAL Sodikin Manaf
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.408 KB)

Abstract

-
HUBUNGAN INVESTASI DAN PAJAK DENGAN KESENJANGAN PENDAPATAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.67 KB)

Abstract

Pemerataan pendapatan yang lebih adil di negara-negara sedang berkembang merupakan syarat yang harus dipenuhi guna menunjang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan menurunkan tingkat kesenjangan pendapatan melalui Tricle Down Effect.Kemampuan investasi baik dalam arti kapital maupun investasi SDM diharapkan dapat menaikkan produksi nasional, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ketiadaan biaya untuk menyekolahkan anak menyebabkan skill rendah, produktivitas juga rendah sehingga mengakibatkan produktivitas nasional juga rendah.Hubungan antara Pajak dan Kesenjangan Pendapatan merupakan hubungan langsung melalui Tricle Down Effect melalui program perpajakan dan subsidi. Dengan pajak pemerintah dapat memperoleh pendapatan untuk membiayai kegiatan pemerintah dan pembangunan untuk kesejahteraan. Kata kunci : Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Pendapatan
MANAJEMEN LANGIT (CELESTIAL MANAGEMENT) SEBAGAI PENDEKATAN SPIRITUAL DALAM PRAKTIK BISNIS Siti Hidayah
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.701 KB)

Abstract

AbstractAt this ke-21 century, business life, in this case the emulation in business sector increasingly sharply, so that every practice of business which wish to win the emulation, must have certain competitive advantage compared to the competitors. Competitive advantage of company organization can be formed through various means. One of ways to have the competitive advantage is by applying ethics values and spirituality (celestial values/celestial management) in practice of business. The values are values referring to principle 3 W, namely Worship, Wealth, and Warfare. Keywords: celestial management, spiritual approach, practice of business
PENGARUH PAD, DAU, DAK DAN BELANJA PEMBANGUNAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TENGAH subchan -; sudarman - -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.227 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PAD, DAU, DAK dan belanja pembangunan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah . Populasinya adalah seluruh  kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 35. Adapun sampel yang diambil adalah seluruh anggota populasi dengan metode sampling jenuh. Tahun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan APBD tahun 2006. Dengan menggunakan alat analisis regersi berganda, penelitian ini membuktikan bahwa  PAD , DAU, DAK dan belanja pembangunan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan  ekonomi (PDRB). 
PERLUNYA MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN TERPADU DALAM MENCAPAI KEBERHASILAN PENDIDIKAN DI INDONESIA subchan - -; sudarman - -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.468 KB)

Abstract

          Pendidikan  merupakan salah satu  proses  kehidupan yang masalahnya sangat kompleks dan  tetap  ada   sepanjang  manusia   membentuk   peradabannya  di  muka  bumi  ini.  Namun   dalam prosesnya pendidikan  tetap  memerlukan  pembenahan   sesuai   dengan  masalah  yang  di  hadapi  pada  zamannya. Dari  beberapa  masalah   yang  ada    setidaknya   terdapat   tiga  persoalan penting di dalam pendidikan nasional  yang dapat  dipelajari dalam  sebuah  konsep pemikiran  atau  dapat menjadi  acuhan  dalam  mengatasi  berbagai  anomaly  dalam  bidang pendidikan,  antara  lain; 1. pemerataan  dan   perluasan   akses   pendidikan,  2.  Peningkatan  mutu,  relevansi dan daya saing, 3. penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.          Untuk   mewujudkan  tiga   hal  tersebut  di  atas  maka   sangat   diperlukan   penerapan manajemen  mutu  pendidikan  terpadu   dalam  setiap  lembaga   pendidikan.  Karena  dengan penerapan  manajemen  mutu  pendidikan  terpadu  maka   , mutu pendidikan standar  nasional  pendidikan  akan dapat dicapai.Kata Kunci: Manajemen mutu pendidikan, manajemen mutu terpadu.  
PENERAPAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM LAPORAN KEUANGAN Agus Hariyanto
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.494 KB)

Abstract

Akuntansi kovensional memperlakukan biaya sumber daya manusia yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai biaya atau beban pada periode dikelurakannya.Mestinyasumber daya manusia menjadi bagian dari aktiva, sebab sumber daya manusia diperoleh dengan pengorbanan yang cukup besar, mempunyai masa manfaat jangka panjang dan dapat memberi kontribusi (sumbangan secara langsung) terhadap nilai maupun kinerja perusahaan.Terdapat dua cara yang dapat digunakan untuk mengukur nilai  sumber daya manusia, yaitu berdasarkan biaya (cost based) yang dapat dilakukan dengan cara menghitung biaya historis yang telah dikeluarkan atau menghitung biaya pengganti dari sumber daya manusia, di satu sisi pengukuran nilai sumber daya manusia juga dimungkinkan  berdasarkan nilai (value based).Kedua metode tersebut  mempunyai kelemahan masing-masing, sehingga pengukuran nilai sumber daya manusia belum bisa diterapkan di system akuntansi kita.Mengingat pentingnya sumber daya manusia dalam mencapai tujuan perusahaan, yang berarti bahwa sumber daya manusia merupakan asset utama perusahaan.Pencatatan sumber daya manusia sebagai asset yang harus dicantumkan dalam neraca,makaperlumelakukanlangkah- langkahriil agar akuntansi sumber daya manusia benar-benar dapat diterapkan.Seperti misalnya, karyawan harus benar-benar berperan sebagai subjek perusahaan, sehingga karyawan benar-benar dapat memposisikan diri sebagai asset perusahaan yang sangat dibutuhkan (mempunyai nilai tawar dalam perusahaan); di satu sisi perusahaan harus benar-benar memanusiakan karyawan, karyawan jangan dianggap sebagai obyek sapi perah perusahaan.Di pihak ikatan akuntan Indonesa, perlu adanya pertemuan yang membahas tentang akuntansi sumber daya manusia, sebab mestinya keahlian, kecakapan dan keilmuan yang dimiliki oleh manusia sebagai sumber daya di perusahaan harus benar-benar dicatat sebagai asset, paling tidak intangible asset. Kata Kunci :Akuntansi Sumber daya Manusia, Biaya Historis (historical Cost) dan Nilai Pengganti  (Replacement Value)
BAGAIMANA PERTUMBUHAN EKONOMI MENJADI BIAYA: PENGGANDA KELANGKAAN Lasmiatun -
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.431 KB)

Abstract

Competent macro-accocation of natural capital would allow micro-allocation by economics to be fully useful and may help prevent the latter being confused with the former. This macro-accocation requires social choice, so to see whether it is likely to be competent the effectiveness of democratic politics is investigated. Dysfungtion is predicted becauise democratic institutions produce elements of irresponsibility and ignorance, the permit inflation of want by supply (IWS) a possitive feedback in which wants are increased by their supply, provoking more supply, hence more want. Four IWS systems combine under common conditions to indefinitely escalate the scarcity of natural capital, a critical failure of macro-allocation. This scarcity multiplier couses apparentty rational attempts to satisfy a few wants to exacerbate many, increasing dissatisfaction. Institution for deliberative public participation may enable democraticies to recognize and control IWS. Unless this is done the scarcity multiflier may make cost-benefit analysis mistending : it may make the costsof development project exceed their benefits in proportion to their financial succes.Keywords : natural capital, population, contingency of preference, cost-benefitt  analisis, macro - allocation 

Page 7 of 14 | Total Record : 135