cover
Contact Name
asri
Contact Email
asri.ners@fik.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asri.ners@fik.um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah
ISSN : 25412396     EISSN : 25977539     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah (JKM) adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini akan menerbitkan artikel penelitian, studi kasus, literature review dan update ilmu keperawatan meliputi seluruh departemen yang ada di Keperawatan. Jurnal ini akan diterbitkan secara online dan cetak. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Efektivitas Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Sri Elisa Nento; Firmawati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.24876

Abstract

Sri Elisa Nento,S.Kep, Efektivitas Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Di bimbing oleh Ns. Firmawati,M.Kep Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan hampir setiap individu pernah mengalami. Kecemasan pada tahap tertentu akan berakibat buruk bagi kesehatan. Kartono (2005) mengungkapkan kecemasan merupakan reaksi emosi yang tidak menyenangkan yang ditandai ketakutan. Perasaan takut itu timbul karena adanya ancaman atau gangguan terhadap suatu objek yang masih abstrak dan juga takut yang bersifat subjektif yang hal ini ditandai adanya perasaan tegang, khawatir dan sebagainya. Respon yang ditimbulkan akibat stres dan kecemasan dapat dikurangi dengan menghilangkan sumber stres atau dengan intervensi pendukung (Bally, 2010). Salah satu intervensi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan teknik relaksasi Autogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Terapi Relaksasi Autogenik untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Diabetes Melitus yang mengalami Kecemasan yang berada di wilayah kerja di Puskesmas Telaga yaitu sebanyak 15 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive sampling. Hasil uji statistik diatas diketahui bahwa nilai rata-rata (Mean) N-Gain Score 0,9000 yang berarti 0,9000≥0,7 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya Terdapat Efektivitas Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Ansietas Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Kata Kunci: Efektivitas, Terapi Relaksasi Autogenik, Kecemasan, Pasien Diabetes Melitus
Perbandingan Efektivitas Pemberian Terapi Bola Karet Bergerigi Dan Tidak Bergerigi Dengan Kekuatan Otot Genggam Tangan Pasien Stroke Non Hemoragik Di Ruangan Neuro Rsud Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Febriani R. Karim; Fadli Syamsuddin
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Febriani R. Karim,S.Kep, Perbandingan Efektivitas Pemberian Terapi Bola Karet Bergerigi Dan Tidak Bergerigi Dengan Kekuatan Otot Genggam Tangan Pasien Stroke Non Hemoragik Di Ruangan Neuro Rsud Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Di bimbing oleh Ns. Fadli Syamsuddin,M.Kep., Sp.Kep.MB Pasien stroke non hemoragik dapat mengalami penurunan kekuatan otot, salah satunya pada otot genggam tangan karena sistem sarafnya mengalami gangguan saat mengirimkan, mengenal, mengasosiakan dan memberikan respon terhadap informasi sensorik menjadi penyebab kontrak otot menurun (Nafi’ah, Parmilah, & Kurniawati, 2022). Penanganan penurunan kekuatan otot genggam tangan pasien kondisi stroke non hemoragik, dapat dilakukan dengan latihan mengenggam bola karet atau ball grasping therapy yang bertujuan untuk menstimulasi motorik pada tangan dengan cara mengenggam bola karet (Isrofah, Wulandari, Nugroho, & Martyastuti, 2023). Terapi bola karet dapat menggunakan bola karet yang bergerigi dan tidak bergerigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pemberian terapi bola karet bergerigi dan tidak bergerigi dengan kekuatan otot genggam tangan pasien stroke non hemoragik di Ruang Neuro RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Penelitian ini menggunakan Desain Penelitian quasi eksperimen dengan non equivalent control group design, Objek penelitian adalah pasien stroke non hemoragik di Ruangan Neuro RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo sebanyak 16 pasien yang terdiri atas 8 pasien kelompok intervensi (terapi bola karet bergerigi) dan 8 pasien kelompok kontrol (terapi bola karet tidak bergerigi). Instrumen penelitian menggunakan Lembar observasi. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji non parametrik Wilcoxon dan Mann Whitney. didapatkan nilai signifikan atau nilai Pvalue yaitu p-value 0.026 (<α=0.05) artinya terdapat perbedaan bermakna skala kekuatan otot genggam tangan antara yang diberikan bola karet bergerigi (intervensi) dan bola karet tidak bergerigi (kontrol). Sehingga, pemberian terapi bola karet bergerigi lebih efektif terhadap kekuatan otot genggam tangan, dibandingkan kelompok yang diberikan bola karet tidak bergerigi.
Komunikasi Terapeutik Integratif Upaya Relaps Prevention Pada Terapi Pasien ODGJ Febrian, Risky Wahyu; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.24935

Abstract

This study aims to look at integrative stakeholder therapeutic communication for relapse prevention efforts in the therapy of PMWD patients at the Kokop Health Center This research was conducted with a qualitative approach using a case study research method. Data were obtained using research instruments in the form of interview guides and observation guides using data collection techniques by conducting in-depth observations and interviews with related parties, namely midwives, doctors, puskesmas officers and mental cadres. The subjects in this study were midwives, doctors and mental cadres as key parties who were directly connected to therapeutic communication with patients The research resulted in the findings of four phases carried out during the integrative therapeutic communication process, namely pre-interaction, introduction, core and termination. The intervention strategies carried out in relapse prevention consist of identification, awareness building, myth elimination and cognitive restructuring. Likewise, the obstacles found during the communication process include distance and terrain, negative outcome expectations, laziness and family self-realization. This study shows that therapeutic communication is the core approach in preventing relapse in PMWD patients at the Kokop Community Health Center to increase patients' self-efficacy so that they are able to manage their mental disorders
Hubungan Perception Barriers Dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Dalam Posyandu Balita Widiya Wati, Roidah Hadis; Kurniawan, Ardhiles Wahyu; Hastuti, Apriyani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25012

Abstract

The success of the posyandu program is very dependent on the active participation of the community, especially mothers with toddlers, but the reality on the ground is that the level of activity of mothers visiting posyandu is still often low. Various factors can influence this activity, one of which is the perceived barriers felt by the mother. Objective: The aim of this research is to analyze perception barriers with mothers' activeness in posyandu activities. Methods: This research design uses analytics with a cross-sectional approach. The population in this study were mothers who had participated in posyandu activities for at least 6 months. This research instrument uses a perception barriers questionnaire from the health belief model theory and documentation studies from the results of posyandu visits. Results: In this study the p-value obtained was 0.001. This shows that there is a relationship between perceived barriers and the activeness of mothers' visits to toddler posyandu. The main factors that influence perceptions of barriers include the mother's lack of understanding of the benefits of posyandu, lack of adequate posyandu facilities, and time constraints due to the mother's busy schedule. Conclusion: there is a significant relationship between perception barriers and the activeness of mothers' visits to toddler posyandu. The higher the perceived barriers, the lower the mother's active level of visitation.
Pengaruh Though Stopping dan Psikoreligius Dzikir Pada Pasien dengan Gangguan Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Telaga Nur Uyuun I. Biahimo; Firmawati; Nurnaningsih Djafar
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25077

Abstract

ABSTRAK Nurnaningsih Djafar,S.Kep, Pengaruh Though Stopping dan Psikoreligius Dzikir Pada Pasien dengan Gangguan Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Telaga. Di bimbing oleh Ns. Nur Uyuun Biahimo,. M.Kep untuk mengidentifikasi Halusinasi pendengaran merupakan kesalahan dalam mempersepsikan bunyi yang didengar oleh penderita gangguan jiwa dan biasanya bunyi yang didengar dapat berupa bunyi yang menyenangkan, mengancam, membunuh dan merusak. Penderita yang mengalami gangguan halusinasi pendengaran biasanya akan mendengar suara-suara yang memerintah dan memanggil untuk melakukan aktivitas berupa dua suara atau lebih yang mengomentari perilaku atau pikiran seseorang Halusinasi termasuk ke dalam salah satu gejala gangguan jiwa yang ditandai dengan adanya perubahan persepsi sensori. Halusinasi dapat diatasi dengan terapi farmakologi seperti klorpromazin, haloperidol dan lain-lain, sedangkan untuk terapi nonfarmakologi seperti terapi penghentian pikiran dan psikoreligius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghentian pikiran dan dzikir psikoreligius pada penderita gangguan halusinasi pendengaran di puskesmas telaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan pra-eksperimen dengan one group pre-post test design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah SOP terapi penghentian pikiran dan psikoterapi serta observasi gangguan halusinasi. Berdasarkan Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan Nilai signifikan atau P-value sebelum dan sesudah intervensi terapi henti pikiran dan terapi psikoreligius dzikir adalah 0,000<0,05 yang berarti ada pengaruh terapi henti pikiran dan terapi psikoreligius dzikir terhadap pasien gangguan halusinasi pendengaran di Puskesmas Telaga.
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo Indrianitami Lihu; Harismayanti
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25078

Abstract

ABSTRAK Indrianitami Lihu,S.Kep, Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Di bimbing oleh Ns. Harismayanti, M.Kep Untuk mengidentifikasi kecemasan yang dialami pasien sebelum operasi caesar. Kecemasan yang dirasakan pasien berhubungan dengan perasaan takut terhadap prosedur asing yang akan dijalani, suntikan, nyeri luka pasca operasi, menjadi tergantung pada orang lain bahkan ancaman kematian akibat prosedur pembedahan dan anestesi, termasuk munculnya kecacatan atau kematian. Dampak kecemasan pra operasi berhubungan dengan peningkatan nyeri pasca operasi, kebutuhan akan analgetik, peningkatan lama rawat inap di rumah sakit dan juga berhubungan dengan kejadian depresi pasca persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pra operasi caesar di RS Bersalin Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Artikel ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Desain yang digunakan adalah pre-post test design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dengan total sampling yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian didapatkan Nilai standar deviasi atau distribusi data sebelum 0,593 dan sesudah 0,640. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan atau nilai PValue sebesar 0,000 yang berarti 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima yang artinya ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Kata Kunci: Pengaruh, Relaksasi Otot, Kecemasan, Pasien Pre Operasi, Sectio Caesarea
Efektifitas Pemberian Terapi Butterfly Hug dan Aromaterapi Lavender Pada Pasien dengan Ansietas Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun I.; Maryam Kau
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25079

Abstract

ABSTRAK Maryam Kau,S.Kep, Efektifitas Pemberian Terapi Butterfly Hug dan Aromaterapi Lavender Pada Pasien dengan Ansietas Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Di bimbing oleh Ns. Firmawati, M.Kep untuk mengidentifikasi gangguan kecemasan yang sering muncul. tanda dan gejala yang sering muncul yaitu merasa bingung, merasa khawatir terhadap kondisi yang dihadapi, sulit berkonsentrasi, gelisah, sulit tidur, panik dan sulit berkonsentrasi, salah satu tanda yang sering muncul yaitu perasaan panik dan sesak di dada sehingga penderita sulit bernafas. apabila kecemasan tidak diatasi akan menimbulkan masalah psikologis lebih lanjut seperti depresi yang dapat memicu perilaku bunuh diri, kecemasan dapat diatasi dengan tindakan nonfarmakologi seperti terapi pelukan kupu-kupu dan aromaterapi lavender. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian terapi pelukan kupu-kupu dan aromaterapi lavender pada pasien kecemasan di wilayah kerja puskesmas telaga. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan menggunakan two-group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling untuk sampel dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan Hasil Uji Statistik didapatkan kecemasan sebelum intervensi nilai mean atau rata-rata sebesar 2,62 dan nilai SD atau simpangan baku sebesar 0,518 dengan nilai mean atau rata-rata sedangkan setelah intervensi nilai mean atau rata-rata sebesar 1,75 dan nilai SD atau simpangan baku sebesar 0,463 dengan mean selisih sebelum dan sesudah yaitu 0,87. Nilai signifikan atau Pvalue sebelum dan sesudah intervensi terapi pelukan kupu-kupu dan aromaterapi lavender sebesar 0,000 < 0,05. yang artinya Pemberian terapi kombinasi pelukan kupu-kupu dan aromaterapi lavender efektif terhadap pasien kecemasan di wilayah kerja Puskesmas Telaga dengan nilai signifikansi atau PValue sebesar 0,000<0,05. Kata Kunci: Efektifitas, Butterfly Hug, Aroma Lavender, Ansietas
Efektifitas Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Yang Menderita Dimensia Di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo Silvana Yakub; Rosmin Ilham
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25080

Abstract

ABSTRAK Silvana Yakub, S.Kep, Efektifitas Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Yang Menderita Dimensia Di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Di bimbing oleh Dr. Rosmin Ilham, S.Kep, Ns,. M.Kep Salah satu gangguan kognitif yang seringkali di alami lansia adalah Demensia. Demensia merupakan suatu kondisi klinis yang ditandai oleh menurunnya daya ingat, intelektualitas dan emosional, sehingga mengakibatkan ketidakmampuan melakukan kegiatan sehari-hari secara normal. Salah satu upaya untuk menghambat kemunduran kognitif akibat penuaan dan sebagai bentuk stimulasi untuk meningkatkan kemampuan otak yaitu dengan latihan senam otak. Senam otak adalah serangkaian latihan kognitif yang dirancang khusus untuk merangsang otak, meningkatkan fungsi kognitif, dan memelihara kekuatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh enam otak terhadap peningkatan terhadap fungsi kognitif pada lansia yang menderita dimensia di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan pra eksperimental dengan one group pre post test design, Subjek pada studi kasus ini adalah 15 lansia yang tinggal Griya Lansia Jannati. Instrumen penelitian menggunakan Lembar Observasi. Data dianalisis dengan uji statistik parametrik paired t-test. Hasil Uji Statistik di dapatkan nilai mean pre test adalah 2,00 dan post test adalah 1,47 standar deviasi pre test bernilai 0,535 dan post test 0,743, serta jumlah responden sebanyak 15 untuk pre test dan post test. Nila P value.adalah 0,001. Hasil uji paired t-test diperoleh p-value 0,005 (<α 0,000) artinya Terdapat pengaruh senam otak terhadap tingkat fungsi kognitif pada lansia demensia di Griya Lansia Jannati. Kata Kunci: Efektivitas, Senam Otak, Fungsi Kognitif, Lansia, Dimensia
Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Tingkat Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMK Negeri 1 Kota Gorontalo Retni, Ani; Harismayanti; Modjo, Dewi; Muksin, Marlin
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25179

Abstract

Objective: Dysmenorhea is a physical disorder in menstruating women in the form of abdominal pain/cramps. The cramps are mainly felt in the lower abdominal area radiating to the back or inner surface of the thigh. The purpose of the study was to determine the effect od dysmenorhea gymnastics on the level of menstrual pain in adolescent girls. Methods: The research method uses experimental research design (Quasi Experiment) pre-post test with one group design. The sample of this study were 15 female adolescent respondents at SMK Negeri 1 Gorontalo City. Results: Research results can be seen that there is decrease in the level of pain before and after dysmenorhea gymnastics shows that there is an effect of dysmenorhea gymnastics on reducing menstrual pain shown based on paired sample t-test with a p-value=0.000 which means <α 0.05. Conclusion: The conclusion is that there is an effect on reducing the level of menstrual pain in adolescent girls before and after being given dysmenorhea exercises.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Maulinda, Nandha Dela; Priasmoro, Dian Pitaloka; Fani, Rifa'tul
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.25321

Abstract

Objective: This research aims to determine the relationship between the intensity of social media use and sleep quality among teenagers. Methods: This research uses a quantitative research design with a cross sectional approach. The population of this study was all teenagers from SMAN 1 Gondanglegi, totaling 347 teenagers with a sample of 186 teenagers. The technique used is stratified random sampling. The research was conducted from November 21, 2024 to November 28, 2024. The research instrument used the Internet Addiction Test (IAT) questionnaire and the Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Bivariate analysis results using Spearman rank. Results: The Results were tested using Spearman rank. The obtained sig (2-tailed) p value = 0.001 < 0.05 shows that there is a significant relationship between the intensity of social media use and the sleep quality of teenagers at SMAN 1 Gondanglegi. The research results have a correlation coefficient (r) of 0.871, including research with a strong relationship strength and positive direction, which means that the higher the intensity of social media use, the worse the sleep quality of teenagers. Conclusion: Based on the results of the research, it shows that the intensity of social media use is related to sleep quality. It is hoped that this can increase knowledge about the impacts caused if the intensity of social media use is too high and respondents can find out how to maintain better sleep quality.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 10 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 4 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2024: EDISI KHUSUS II Vol 8 No 4 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH EDISI KHUSUS 2023 Edisi Khusus (2023): International Conference of Health Innovation and Technology (ICHIT) Vol 7, No 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 4 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 4 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2020: JKM EDISI KHUSUS SEPTEMBER 2020 Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5, No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2020: EDISI KHUSUS Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 4, No 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2019: EDISI KHUSUS Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 3, No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 2, No 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 2, No 1 (2017): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 1, No 2 (2016): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 1, No 1 (2016): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH More Issue