Articles
676 Documents
Pengaruh Tinggi Patahan Jalan dan Kecepatan Kendaraan Terhadap Potensi Cedera Tulang Belakang Pada Pengendara Sepeda Motor
Iskandar, Norman;
R., Ikhsan Muhammad
ROTASI Vol 19, No 3 (2017): VOLUME 19, NOMOR 3, JULI 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.789 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.19.3.125-133
Cedera tulang belakang (spinal cord injury) adalah kondisi medis yang sering dialami terutama oleh pengendara kendaraan bermotor roda dua. Cedera ini terjadi akibat adanya beban hantaman pada stuktur tulang belakang, maupun berupa pembebanan yang berulang dan fluktuatif. Penyebab kondisi ini pada pengendara sepeda motor bisa berasal dari gaya dan posisi mengemudi, dapat juga disebabkan oleh kondisi eksternal berupa adanya patahan jalan dan tingkat kecepatan. Jurnal ini dibuat untuk mencari tahu bagaimana pengaruh tinggi patahan jalan dan kecepatan sepeda motor terhadap risiko cedera tulang belakang melalui seberapa besar gaya reaksi dan beban yang ditimbulkan pada kondisi mengemudi tersebut. Hasil yang didapat adalah adanya gaya sebesar 452 N hingga 611.84 N. Dengan struktur tulang belakang yang mampu menahan gaya 650 N hingga 6431 N tergantung faktor kesehatan tulang. Juga, kemungkinan adanya kegagalan lelah akibat pembebanan berulang dan terus-menerus meningkatkan risiko bahaya terjadinya cedera tulang belakang.
APLIKASI LOGIKA FUZZY PADA PEMBUATAN PENJEJAK PANAS SATU SUMBU
Munadi, Munadi
ROTASI Volume 10, Nomor 1, Januari 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.727 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.10.1.17-22
Salah satu bentuk gelombang elektromagnet adalah radiasi panas. Radiasi panas dapat dihasilkan olehsebagian besar mesin-mesin bergerak, seperti pesawat, mobil, ataupun bahkan dari gerakan manusia. Denganmemanfaatkan radiasi panas dari suatu objek, maka dapat dibuat sebuah tracking system. Dibidang pertahanannegara, tracking sistem sangat dibutuhkan untuk melengkapi senjata seperti missile. Dengan memanfaatkan radiasipanas, suatu missile secara otomatis akan dapat mengikuti keberadaan objek yang akan dihancurkan.Dalam merancang sistem kontrol penjejak panas, ada beberapa metode yang bisa digunakan. Untuk kali inimenggunakan logika fuzzy. Sistem kontrol penjejak panas yang dalam aplikasinya menggunakan sistem fuzzy akandibantu dengan piranti lunak MATLAB.Sistem kontrol fuzzy memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan sistem kontrol konvensional diantaranyasistem kontrol fuzzy tidak dibutuhkan persamaan matematika yang terlalu rumit, lebih mudah digunakan untuk aplikasisistem kontrol non linear.
Perkiraan Kekuatan Struktur Mekanik Side Scraper dengan Metode Elemen Hingga Beserta Rekomendasi Material Pengganti Elemen Kritis
Siregar, Rolan
ROTASI Vol 21, No 4 (2019): VOLUME 21, NOMOR 4, OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.1 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.21.4.251-257
Salah satu jenis alat pengeruk tumpukan material ke belt conveyor dalam suatu industri pertambangan adalah side scraper. Beberapa elemen penyusun alat berat tersebut memiliki life time yang relatif singkat (elemen kritis) karena keterbatasan kekuatan struktur pendukung dalam menahan beban statis maupun kinetis. Adapun elemen yang mengalami kegagalan material adalah lengan brace, pylon, dan lengan scraper. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan perhitungan kekuatan struktur mekanik side scraper dan rekomendasi material pengganti elemen yang retak. Adapun metode penelitian ini dilakukan dengan simulasi tegangan berbasis metode elemen hingga. Dalam analisis statik diperoleh rekomendasi material berdasarkan perhitungan tegangan pada struktur mekanik tersebut. Adapun material yang digunakan terdiri dari dua jenis yaitu AISI Steel 1040, AISI Steel 1340. Penggunaan jenis material yang tidak seragam dimaksudkan untuk mengoptimalkan harga ekonomis material penyusun struktur mekanik tersebut. Akhir dalam penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk maintenance peralatan side scraper.
PERANCANGAN KURSI AUTISME UNTUK MOBIL SEBAGAI ALAT BANTU TERAPI AUTISME
Naufal, Gostsa Khusnun;
Raswan, Awan;
Suryo, Sumar Hadi;
Jamari, Jamari;
Haryanto, Ismoyo
ROTASI Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.006 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.15.3.19-24
Children with autism tend to have hyperactivity, children will tend to be difficult to control. This is certainly an issue when children are in vehicles, especially cars. There are some events related to the automobile accident caused hyperactivity of children with autism. When the children in the car tends to move on, even disturb concentration the driver. Not many safety features on the car is intended for children with autism. Research safety equipment as well as therapeutic tools for children with autism that will be done is a autism car seat. This tool serves as an extra seat that is able to bind to safely and comfortably seat a child with autism to a primary car seat. This tool is also able to provide autism therapy with the principles of deep pressure when used, generating deep pressure with adjustable pressurized balloon. The tool is attached directly to the car seat with a harness, and then the car safety belt is used as the main security of these devices. Design tools for  autism car seat through stages: preparation of product definition and technical specifications  autism car seat , the design of a product concept for  autism car seat, designing products for  autism car seat , as well as preparation of documents for the manufacture of autism car seats
Simulasi dan Analisa Faktor Intensifikasi Tegangan pada Sambungan Jenis Elbow dan Tee Menggunakan Metode Elemen Hingga
Satrijo, Djoeli;
Jiwanto, Ruli Nugroho
ROTASI Vol 20, No 2 (2018): VOLUME 20, NOMOR 2, APRIL 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/rotasi.20.2.67-77
Pada sistem perpipaan, dua pipa dapat terhubung satu sama lain secara langsung, baik dari pipa ke pipa maupun pipa ke fitting. Fitting disini dapat berupa elbow atau percabangan/tee. Pada akhir tahun 1950-an, ARC. Markl melakukan serangkaian percobaan menggunakan suatu perpipndahan yang dikendalikan pada fatigue test untuk mengevaluasi nilai faktor intensifikasi tegangan/SIF. Menghasilkan sebuah persamaan yang didapatkan dari berbagai penurunan rumus dan deret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai faktor intensifikasi tegangan/SIF secara teoritis dengan hasil simulasi menggunakan metode elemen hingga. Mengetahui principal stress yang terjadi pada sambungan elbow dan sambungan percabangan/tee, serta mengetahui korelasi dari kurva hasil perhitungan teoritis dan hasil simulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada pipa sambungan jenis elbow, percabangan dengan dimensi header dan cabang yang sama, dan percabangan dengan dimensi header dan cabang yang berbeda, rata-rata nilai SIF lebih besar terjadi pada kondisi out-of-plane dibandingkan in-plane. Pada pipa sambungan jenis elbow, percabangan dengan dimensi header dan cabang yang sama, dan percabangan dengan dimensi header dan cabang yang berbeda, rata-rata principal stress dan tegangan kritis lebih besar terjadi pada pembebanan moment out-of-plane dibandingkan moment in-plane. Hasil simulasi pada sambungan pipa jenis elbow, baik in-plane maupun out-plane memiliki korelasi yang baik (good correlation). Pada sambungan pipa jenis tee dengan dimensi header dan cabang yang sama hasil simulasi untuk in-plane memiliki korelasi yang baik (good correlation), sedangkan untuk out-plane memiliki korelasi yang kurang baik (poor correlation). Pada sambungan pipa jenis tee dengan dimensi header dan cabang yang berbeda hasil simulasi, baik in-plane maupun out-plane memiliki korelasi yang kurang baik (poor correlation).
EFEK KONDUKSI PANAS DALAM SILINDER PEJAL PADA PENGUJIAN PERPINDAHAN PANAS DENGAN FLUK KALOR TETAP
Yunianto, Bambang
ROTASI Volume 3, Nomor 1, Januari 2001
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.301 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.3.1.1-5
Salah satu metoda pengujian perpindahan panas aliran fluida lewat permukaan luar adalah dengan fluk kalor tetap.Pada metoda ini diasumsikan bahwa terdapat fluk kalor seragam untuk seluruh permukaan. Untuk mengetahuikeseragaman tersebut harus dibuktikan dulu ialah dengan digunakan analisis efek konduksi pada permukaan. Jika efekkonduksi permukaan kecil (< 2.5%), maka fluk kalor seragam dapat dibenarkan.
PENGARUH TEMPERING DAN PERUBAHAN STRUKTUR MICRO BAHAN CHAIN-PIN PADA DRAG CHAIN- COVEYOR BATU BARA
Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Vol 17, No 1 (2015): VOLUME 17, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1141.2 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.17.1.37-44
Drag Chain Conveyor merupakan alat transport material yang konstruksinya seperti rantai dan di antara pasangan mata rantai (chain link) terdapat penghalang yang berfungsi mendorong material pada lintasannya. Karena penggunaan yang terus menerus maka membutuhkan komponen perakitan yang memerlukan taraf keselamatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi awal komposisi bahan paduan dan perlakuan panas yang dapat mempengaruhi sifat-sifat bahan. Objek penelitian adalah Chain-pin yang merupakan salah satu komponen penting dalam rangkaian chain-link. Hasil uji komposisi dan pengujian SEM terhadap perubahan sifat-sifat mekanis dan perubahan struktur mikro yang dihasilkan dari proses tempering menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Hasil karakterisasi awal chain-pin yaitu fasa martensit temper, ferit, sementit, juga terlihat pengerasan permukaan, korosi, porositas dan kluster martensit. Fenomena yang terjadi setelah proses tempering adalah ukuran batas butir chain pin yang semakin membesar dan semakin kasar, nilai kekerasan chain pin menurun dan keuletan meningkat. Dari pengamatan SEM tidak terlihat adanya retak mikro pada chain pin.
ANALISA ENERGI CAMPURAN BIOETANAOL PREMIUM
Muchammad, Muchammad
ROTASI Volume 12, Nomor 2, April 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.198 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.12.2.31-33
Menipisnya cadangan minyak bumi di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya, mengharuskan mausia melakukan diversifikasi sumber energi. Bioetanol merupakan salah satu bentuk diversifikasi sumber energi untuk kendaraan premium. Selain gas buangnya lebih ramah lingkungan bila dibandingkan dengan premium, penerapannya pada mesin juga tidak memerlukan banyak modifikasi. Kendala penerapan bioetanol terletak pada keseragaman kualitas dan juga harga jual dibandingkan dengan premium. Pada penelitian ini penulis mencoba untuk mengetahui kualitas bioetanol dilihat dari segi nilai kalornya dengan menggunakan bomb calorimeter. Bioetanol yang digunakan dalam penelitian berasal dari fermentasi gula tebu. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa nilai kalor campuran 10%-30% bioetanol-pertamax lebih tinggi dibandingkan campuran bioetanol premium. Akan tetapi pada campuran 40% dan 50%, nilai kalor campuran bioetanol-pertamax cenderung lebih rendah dari pada campuran bioetanol-premium.
PENGARUH TEKSTUR PERMUKAAN MATERIAL UHMWPE TERHADAP DISTRIBUSI TEGANGAN PADA BEBAN KONTAK STATIC, ROLLING DAN SLIDING
Jamari, Jamari;
Priyoga, Fajar Hari
ROTASI Vol 18, No 1 (2016): VOLUME 18, NOMOR 1, JANUARI 2016
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.326 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.18.1.13-17
Material UHMWPE (Ultra High Molecular Weight Polyethylene) sering digunakan sebagai actebular liner pada sistem sambungan tulang panggul buatan. Fungsi material ini sebagai bantalan dan peredam. Performansi material ini terus dikaji dan ditingkatkan melalui berbagai macam teknologi. Optimasi bentuk tekstur merupakan salah satu cara dalam meningkatkan karakteristik tribologi. Paper ini bertujuan mengkaji pengaruh tekstur permukaan terhadap distribusi  tegangan  von Mises  untuk  beban  statik, roling dan sliding. Perhitungan tegangan dan distribusinya dilakukan mengunakan metode elemen hingga. Hasil menunjukkan bahwa untuk semua kasus pembebanan baik statik, roling maupun sliding tegangan von Mises yang terbesar terjadi pada tekstur permukaan yang memiliki diameter lubang (cavities) yang terkecil. Selain itu besarnya tegangan maksimum von Mises paling besar terjadi pada kasus beban kontak sliding kemudian kontak roling dan yang paling kecil kontak statik.
ANALISA LAJU KOROSI PADA BAJA UNTUK MATERIAL KAPAL DENGAN DAN TANPA PERLINDUNGAN CAT
Bayuseno, Athanasius Priharyoto
ROTASI Volume 11, Nomor 3, Juli 2009
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.746 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.11.3.32-37
Korosi merupakan gejala alamiah yang biasa terjadi didalam plat kapal sebagai akibat interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam tulisan ini disajikan hasil penelitian tentang analisa ketahanan korosi pada plat baja yang biasa dipakai sebagai material kapal dengan mengamati perubahan massa yang hilang. Pengendalian korosi plat baja dilakukan dengan melapiskan cat kedalam permukaan baja selanjuntnya di tempatkan didalam lingkungan korosif. Penentuan produk cat yang tepat dan tahan terhadap pengaruh lingkungan korosif merupakan fokus penelitan ini, karena produk cat yang ada dipasaran saat ini memiliki komposisi dan karakteristiknya yang berbeda-beda. Kemudian analisa ketahanan korosif plat baja dengan dan tanpa perlindungan cat meliputi beberapa pengujian didalam laboratorium antara lain ketahanan bentur, kemampuan tekuk, dan kekuatan adhesi cat. Produk yang diteliti, terdiri dari 3(tiga) merk cat kapal yang masing-masing merk diambil bagian bottom dan top side, yang selanjutnya disimulasikan pada plat baja ST-45. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laju korosi pada plat baja yang telah mengalami perlindungan cat memiliki nilai yang rendah untuk berbagai lingkungan asam.