Articles
676 Documents
Uji Terbang Autonomous Low Cost Fixed Wing UAV Menggunakan PID Compensator
Ariyanto, Mochammad;
Setiawan, Joga D.;
Munadi, Munadi;
Parabowo, Teguh
ROTASI Vol 19, No 4 (2017): VOLUME 19, NOMOR 4, OKTOBER 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.977 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.19.4.231-236
Pengguna UAV pada umumnya terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu pengguna yang menggunakan UAV buatan pabrik dan pengguna yang membuat UAV sendiri. Pengguna yang membangun UAV sendiri harus mendesain, menghitung performa aerodinamika, dan membuat (memanufaktur) UAV-nya sendiri. Selain itu, mereka harus menentukan komponen-komponen mekanis dan elektris dimana yang dibutuhkan agar UAV dapat beroperasi sesuai dengan performa yang diharapkan. Membangun UAV membutuhkan biaya yang lebih murah daripada membeli UAV buatan pabrik. Pada pengembangan UAV diperlukan proses desain, pembuatan (manufaktur), dan uji terbang berkali-kali hingga performa UAV saat terbang mengikuti tracking secara autonomous yang baik. Pada penelitian ini, sebuah fixed-wing UAV akan didesain dan dibuat dengan menggunakan material yang murah (low cost). Setelah fixed wing UAV telah dibuat, maka akan dilakukan pengujian terbang menggunakan kontrol PID. Fixed wing UAV yang telah dikembangkan akan dilakukan uji terbang secara autonomous untuk mengikuti tracking terhadap perintah yang diberikan. Perintah Trajectory yang harus diikuti oleh UAV berupa persegi panjang dengan ketinggian 100 m. Berdasarkan hasil uji terbang, sebuah fixed-wing UAV telah berhasil didesain dan dibuat dengan material yang murah dan dapat melakukan terbang secara autonomus mengikuti perintah trajectory yang diberikan menggunakan PID compensator.
ANALISIS KEKUATAN UNDER FRAME KERETA BARANG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
Satrijo, Djoeli;
Prahasto, Tony
ROTASI Volume 9, Nomor 3, Juli 2007
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (427.866 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.9.3.1-5
Kereta merupakan salah satu modal transportasi massal untuk barang dan penumpang yang penting. Transportasi barang yang menggunakan kereta semakin meningkat. Guna mendukung fungsinya, maka diperlukan suatu analisis terhadap under frame kereta. Under frame barang dianalisis kekuatannya menggunakan metode elemen hingga (MEH). Beban yang dibekerja pada rangka, disimulasikan mendekati pembebanan yang sebenarnya. Beban utama yang dikenakan adalah beban kontainer seberat 30 ton. Hasil analisis menggunakan perangkat lunak MEH, menunjukkan bahwa under frame kereta masih aman.
EMISI GAS CARBON MONOOKSIDA (CO) DAN HIDROCARBON (HC) PADA REKAYASA JUMLAH BLADE TURBO VENTILATOR SEPEDA MOTOR “SUPRA X 125 TAHUN 2006â€
Jayanti, Novita Eka;
Hakam, Mohamad;
Santiasih, Indri
ROTASI Vol 16, No 2 (2014): VOLUME 16, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.23 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.16.2.1-5
Indonesia adalah termasuk dalam sepuluh besar negara di dunia yang berkontribusi dalam emisi gas rumah kaca. Kendaraan yang paling banyak menyumbang polusi udara adalah sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi emisi gas buang yaitu Carbon Monooksida (CO) dan Hidrocarbon (HC) melalui uji pemasangan turbo ventilator dan melakukan analisis emisi gas buang yang dihasilkan. Variabel dalam penelitian ini adalah variasi jumlah blade yaitu 6 blade, 7 blade, dan 8 blade. Emisi gas yang dianalisis adalah kadar CO dan HC.Hasil pengujian menunjukkan hasil rata-rata kadar CO pada emisi gas buang supra x 125 standar 3.69%, Turbo ventilator 6 blade adalah 1.93 %, 7 blade 1.04 %, dan 1.62% oleh turbo ventilator 8 blade. Kadar HC rata-rata yang dihasilkan oleh emisi gas buang sepeda motor standar 619.3 ppm, turbo ventilator 6 blade 437.33 ppm, 7 blade 777.35 ppm, dan turbo ventilator 8 blade 482.98 ppm.
STUDI PENGARUH MATERIAL DAN KETEBALAN TERHADAP PARAMETER-PARAMETER KONTAK PADA SISTEM ARTFICIAL HIP JOINT
Sugiyanto, Sugiyanto;
Jamari, Jamari
ROTASI Volume 12, Nomor 3, Juli 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (875.891 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.12.3.1-5
Penggantian dengan sendi tulang pinggul buatan (artificial hip joint) dilakukan apabila terjadi kerusakan permanen pada sendi tersebut. Pemilihan sifat material dan dimensi artificial hip joint perlu dilakukan secara cermat untuk mendapatkan kemampuan maskimal sambungan tulang pinggul buatan. Sistem artificial hip joint ini terdiri dari tiga bagian utama: femoral head, acetabular cup, dan cement. Paper ini mengkaji pengaruh variasi ketebalan acetabular cup dan material penyusunnya terhadap parameter-parameter kontak seperti tekanan kontak, dan radius kontak. Material penyusun yang dipilih adalah Co-Cr, UHMWPE, dan PMMA. Dua material terakhir memiliki sifat viscoelastic. Pemodelan sistem kontak dengan sistem layer dilakukan dengan analisa numerik metode elemen hingga. Dari hasil yang diperoleh diketahui bahwa ketebalan acetabular cup tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap parameter kontak untuk pasangan metal-non metal, namun untuk pasangan metal-metal perbedaannya cukup signifikan.
ANALISA EFISIENSI HIGH PRESSURE HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR UNIT 2.1 PUSAT LISTRIK TENAGA GAS DAN UAP PT. INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN SEMARANG
Yohana, Eflita
ROTASI Volume 12, Nomor 1, Januari 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.734 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.12.1.19-22
Heat Recovery Steam Generator (HRSG) adalah sebuah alat dalam combined cycle power plant yang memanfaatkan gas buang dari turbin gas untuk memanaskan air pada pipa-pipa yang berada di dalamnya supaya dihasilkan uap kering yang mampu memutar turbin uap. Analisa nilai efisiensi dilakukan pada saat commissioning dan tanggal 5 Februari 2010 sehingga bisa diketahui perubahannya. Metode penelitian yang dilakukan meliputi metode interview, observasi, dan studi literatur maka diperoleh nilai efisiensi saat commissioning sebesar 68,04% dan pada tanggal 5 Februari 2010 sebesar 66,92%. Penurunan efisiensi adalah 1,12%. Penurunan nilai efisiensi berarti penurunan bagi performa HRSG, salah satu penyebabnya adalah korosi.
Optimasi Desain Rangka Sepeda Gunung Menggunakan Metode Elemen Hingga
Setyoadi, Yuris;
Annanto, Gilar Pandu
ROTASI Vol 20, No 3 (2018): VOLUME 20, NOMOR 3, JULI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.44 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.20.3.172-177
Meningkatnya ketertarikan pada dunia persepedaan memicu kemajuan teknologi pada sepeda itu sendiri. Kekuatan pada pada bagian frame banyak dijadikan sorotan, terutama untuk sepeda yang ditujukan untuk kegiatan – kegiatan yang berpotensi menimbulkan beban yang tinggi, salah satunya adalah sepeda gunung. Perencanaan sepeda gunung memerlukan rangka yang memiliki kekakuan optimal serta memiiki kemampuan manuver yang tinggi, namun tetap harus mempertimbangkan berat yang seringan mungkin. Penelitian yang dilakukan adalah menguji kekuatan serta melakukan optimasi dari rangka sepeda gunung dengan menggunakan metode elemen hingga. Tegangan yang didapatkan dari pengujian akan digunakan untuk menentukan nilai safety factor dari rangka sepeda. Nilai dari safety factor serta massa awal dari rangka sepeda akan digunakan sebagai parameter dalam proses optimasi untuk menentukan ketebalan optimal dari rangka sepeda gunung.
KEAUSAN PADA KONTAK LUNCUR PIN-ON-DISC: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA
Syafa'at, Imam
ROTASI Volume 10, Nomor 2, April 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4264.526 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.10.2.19-25
Tribologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang gesekan, keausan dan pelumasan sangat erat kaitannya dalam bidang engineering. Dalam hubungannya dengan pergerakan relatif dua buah permukaan benda yang saling kontak, jenis kontak dibedakan atas kontak statis dan dinamis. Dalam kontak dinamis, gerakan benda terbagi atas kontak luncur (sliding contact) dan kontak bergulir (rolling contact).Fenomena keausan akibat gesekan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti. Model yang dibangun dapat berupa data hasil eksperimen ataupun hasil simulasi dengan bantuan software. Paper ini mereview penelitrian-penelitian yang menggunakan finite element analysis (FEA) untuk meneliti kedalaman aus pada pin-on-disc. Hasil review ini menunjukkan bahwa berbagai penelitian tentang keausan yang telah dilakukan pada umumnya berangkat dari model keausan yang dibangun oleh Archard. Meskipun membutuhkan waktu yang relatif lama, penggunaan simulasi FEA dengan bantuan software dalam merumuskan keausan perlu dilakukan karena simulasi ini membutuhkan biaya yang relatif murah. Untuk penelitian ke depan, perlu dikembangkan penelitian tentang kedalaman keausan pada kontak luncur dengan FEA.
ANALISIS EFISIENSI SIKLUS COMBINE CYCLE POWER PLANT (CCPP) GAS TURBINE GENERATOR TERHADAP BEBAN OPERASI PT KRAKATAU DAYA LISTRIK
Yohana, Eflita;
Herriza, Rigo Muhammad
ROTASI Vol 18, No 4 (2016): VOLUME 18, NOMOR 4, OKTOBER 2016
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.612 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.18.4.106-109
Turbin Gas Generator umumnya mengalami perubahan beban untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan permintaan konsumen. Beban dari turbin gas yang berubah-ubah akan berpengaruh terhadap kinerja dari tiap-tiap komponennya antara lain kompresor, combustion chamber, dan turbin gas. Dalam merespon perubahan beban yang terjadi, maka suplai bahan bakar, udara pembakaran, serta gas buang yang akan di proses di HRSG untuk mengoperasikan turbin uap ikut berubah pula. Hal tersebut akan berpengaruh pada kinerja dan efisiensi dari gas turbin tersebut. Dengan mengetahui efisiensi siklus pada tiap beban maka diperoleh grafik efisiensi siklus pada turbin gas generator sehingga diketahui perbedaan nilai efisiensi siklus pada tiap variasi pembebanan. Analisa efisiensi siklus Gas Turbin Generator dilakukan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap melalui perhitungan efisiensi kompresor, dan efisiensi turbin gas, tanpa memperhitungkan efisiensi yang terjadi di ruang bakar. Selain itu analisa efisiensi gas turbin generator juga menghasilkan nilai efisiensi dari tiap pembebanan yang terjadi di turbin gas generator Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap. Data temperatur dan tekanan yang diperoleh telah tercatat melalui layanan sistem operasi interface. Dari hasil perhitungan pada turbin gas Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap diperoleh nilai efisiensi siklus turbin gas generator yang berbahan bakar gas alam (metan) sebesar 31.28% pada pembenanan 23 MW, 38.71% pada pembebanan 27MW, dan 45.56% pada pembebanan 33MW. Dari hasil perhitungan efisiensi pada 3 proses pembebanan diketahui bahwa semakin besar pembebanan dilakukan maka efisiensi yang dihasilkan mesin semakin tinggi
ANALISA HEAT EXCHANGER KNL 5-2015 DENGAN TEKNIK KONTROL FUZZY
Atmadja, Sugeng Tirta
ROTASI Volume 9, Nomor 1, Januari 2007
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.872 KB)
|
DOI: 10.14710/rotasi.9.1.52-59
Suatu mesin transmisi penerus putaran dan daya di dalam gearbox menggunakan oli atau minyak pelumasyang berfungsi sebagai pendingin dan juga berguna untuk mengurangi gesekan yang terjadi. Akan tetapi oli tersebutjuga membutuhkan pendinginan yang dinamakan heat exchanger. Selama ini metode yang digunakan dalam duniaindustri, kebanyakan menggunakan metode kontrol konvensional yaitu on-off dan kecepatan aliran yang konstan.Namun demikian, terkadang metode kontrol konvensional kurang mampu bekerja sesuai dengan yang diharapkan,sehingga memungkinkan untuk mengaplikasikan metode kontrol yang lebih modern, salah satunya adalah denganteknik kontrol fuzzy.Heat exchanger merupakan salah satu bagian alat di mesin finish mill yang terdapat di PT. IndocementTunggal Prakarsa Citeureup yang berfungsi untuk menurunkan temperatur oli dan menjaga suhu pada keadaan normalsekitar 480C, dengan mengatur kecepatan aliran oli masuk dan keluari. Pada keadaan tunak, output temperatur olitidak sesuai dengan setting point-nya walaupun hanya terdapat sedikit perbedaan Hal ini menunjukkan bahwa dalampraktek variabel kontrol tidak selalu sama dengan set-point, disebabkan adanya faktor dinamika dari proses yangdikendalikan, juga pengaruh faktor lingkungan