cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Rotasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1411027x     EISSN : 24069620     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Pemodelan Metode Elemen Hingga Kontak Femoral Head dengan Acetabular Liner pada Sendi Panggul Buatan dengan Variasi Diameter Celah pada Acetabular Liner Ismail, Rifky; Sugiyanto, Sugiyanto; Kristianto, Henry; Saputra, Eko; Jamari, Jamari
ROTASI Vol 19, No 3 (2017): VOLUME 19, NOMOR 3, JULI 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.773 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.19.3.139-146

Abstract

Sendi panggul buatan (artificial hip joint) memiliki beberapa komponen utama, yaitu stem, femoral head dan acetabular shell yang terbuat dari material logam dan acetabular liner yang terbuat dari komponen polimer dengan jenis UHWMPE (ultra-high-molecular-weight polyethylene). Pada desain sendi panggul buatan, yang diproduksi oleh UNDIP terdapat alternatif desain permesinan komponen acetabular liner yang memiliki celah pada titik pusat acetabular liner-nya. Untuk menguji alternatif desain ini, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui efek dari celah yang terdapat pada pusat acetabular liner terhadap distribusi contact pressure dan tegangan von Mises. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh dari variasi diameter celah yang terdapat pada acetabular liner sendi panggul buatan produk UNDIP terhadap tekanan kontak dan tegangan von Mises. Penelitian dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan software ABAQUS. Femoral head dimodelkan menggunakan material stainless steel AISI 316L dan acetabular liner dimodelkan menggunakan material UHMWPE. Beban yang diberikan pada kontak femoral head dan acetabular liner ini dimodelkan sebesar 5 N menuju titik pusat acetabular liner dengan variasi diameter celah: 0,5 mm, 1 mm, 1,5 mm, 2 mm, 2,5 mm dan 3 mm.. Jumlah elemen yang digunakan sebanyak 9000 buah setelah dikonfirmasi validitas penentuan mesh. Hasil simulasi menunjukkan bahwa terdapat konsentrasi tegangan pada tepi celah yang ditandai dengan tinggiya contact pressure dan tegangan von Mises. Nilai tertinggi kedua luaran ini terlihat pada diameter celah sebesar 2 mm yang nilai maksimumnya mencapai 4 kali dari besar contact pressure dan tegangan von Mises pada diameter celah yang lain. Fenomena ini diperkirakan disebabkan karena tepi dari celah berimpit dengan tepi dari jari-jari kontak yang terbentuk pada sistem kontak mekanik femoral head dan acetabular liner. Adanya kenaikan yang dramatis ini dapat mengakibatkan naiknya keausan (wear) dan munculnya kemungkinan terjadinya deformasi plastis yang lebih besar pada liner. Rekomendasi yang diberikan pada pemberian celah ini adalah sebaiknya dihindari untuk mengurangi terjadinya wear dan deformasi plastis yang terlalu besar. Dalam kondisi celah tidak dapat dihindari maka diameter celah tidak lebih dari 14% dari diameter femoral head
MEASUREMENT OF LINEAR POSITIONAL ERROR AND STRAIGHTNESS ERROR BY LASER INTERFEROMETER Rusnaldy, Rusnaldy
ROTASI Volume 10, Nomor 1, Januari 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.489 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.10.1.29-31

Abstract

This paper presents the results of measurement of linear positional error and straightness error of a vertical machining center (VMC) using laser interferometer. The laser interferometry tests were performed to measure the linear positional error and straightness error.
Optimasi Desain Bucket Tooth Excavator Jenis Verona PC200 Menggunakan Optimasi Topologi dan Metode Elemen Hingga Suryo, Sumar Hadi; Sastra, Rachmat Suryadi; Muchammad, Muchammad
ROTASI Vol 21, No 4 (2019): VOLUME 21, NOMOR 4, OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.064 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.21.4.237-243

Abstract

Excavator merupakan alat berat yang biasanya digunakan untuk menggali tanah, membelah batu, membongkar jalan atau merobohkan bangunan. Salah satu komponen yang berperan dalam fungsi tersebut adalah bucket tooth. Pada penelitian ini membahas tentang perancangan optimasi bucket tooth yang ada di pasaran untuk menghasilkan desain yang lebih ringan tetapi tetap mempertahankan kekuatannya, bucket tooth tersebut adalah Verona PC200. Proses optimasi pada bucket tooth menerapkan konsep optimasi topologi. Metode yang dilakukan meliputi penentuan jenis material yang dipakai dengan berbagai pengujian yaitu uji komposisi, uji mikrografi dan uji kekerasan. Kemudian dilakukan analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga untuk melihat tegangan maksimum yang terjadi pada bucket tooth, besarnya nilai tegangan Von-mises sebesar 403,81 MPa. Selanjutnya dilakukan optimasi topologi dengan memilih beberapa variasi area desain yang menghasilkan reduksi massa dalam variasi pertama sebesar 0,72 kg dan pada variasi kedua 1,49 kg. Reduksi massa tersebut menyebabkan perubahan tegangan yang terjadi pada bucket tooth menjadi 451,8 MPa pada variasi pertama, dan 458,6 MPa pada variasi kedua, namun tegangan tersebut masih dalam kondisi aman.
KARAKTERISTIK POMPA SENTRIFUGAL ALIRAN CAMPUR DENGAN VARIABLE FREQUENCY DRIVE Handayani, Sri Utami
ROTASI Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.026 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.3.30-34

Abstract

In an industry that uses large centrifugal pumps continuously, pump speed setting can reduce energy consumption significantly. By changing the speed of a centrifugal pump,  capacity, head, and pump power required will change according to pump affinity laws. Speed of a centrifugal pump can be changed  by variable frequency drive . This study aimed to investigate the characteristics of mixed flow centrifugal pumps with variable frequency drive. The results showed that 10% of maximum speed reduction can decrease power consumtion until 50%, while the increase in the efficiency is maximum 7.2%. The power reduction is different for different speed reduction. In a dynamic head dominated system the efficiency will remain constant during speed reduction while in static head dominated system will change.
Pemodelan Galloping Sebagai Media Energy Harvester Dengan Tipbody Berbentuk Triangular Menggunakan Piezoelectric Anwar, Yusran; Haryanto, Ismoyo; Widodo, Achmad; Jamari, Jamari
ROTASI Vol 20, No 2 (2018): VOLUME 20, NOMOR 2, APRIL 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.159 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.2.102-109

Abstract

Studi mengenai pemanen energi (energy harvesting) berbasis aeroelastik dari waktu ke waktu menunjukkan peningkatan yang pesat. Aeroelastik adalah fenomena fisik yang melibatkan interaksi aspek-aspek inersia, elastik dan aerodinamika. Salah satu fenomena ketidakstabilan aeroelastik klasik yang sering ditemuai adalah galloping, dimana getaran yang muncul dapat dicirikan sebagai frekuensi osilasi rendah dan amplitudo besar. Oleh karena amplitudo osilasi yang besar maka galloping dapat menjadi skenario yang dapat diterima untuk menggerakkan pemanen energi berbasis piezoelektrik. Pada penerapannya alat pemenanen energi ini dimanifestasikan dalam sebuah batang kantilever yang diberi sebuah pemberat di ujung bebasnya. Adapun osilasi, yang muncul akibat interaksi dengan aliran fluida yang melaluinya, terjadi di bidang normal terhadap arah aliran angin. Pada batang kantilever tersebut ditempelkan piezoelektrik yang akibat adanya regangan dinamis energi listrik dapat diektrasi dari energi mekanik. Dalam penelitian ini, sebuah model teoritis dikembangkan untuk memprediksi karakteristik dinamika sistem pemanen energi dengan bodi aerodinamis berpenampang segitiga. Prosedur FEM digunakan untuk menentukan frekuensi natural dan bentuk modus struktur. Selain itu, gaya galloping yang diinduksi dimodelkan dengan menggunakan aproksimasi kuasi-stedi. Untuk tujuan ini, koefisien-koefisien gaya angkat dan gaya hambat bodi aerodinamis untuk bilangan Reynolds tertentu dan berbagai sudut serang ditentukan menggunakan prosedur dinamika fluida komputasional (CFD). Respon dinamis dari pemanen kemudian dapat diperoleh secara langsung dengan memecahkan persamaan diferensial yang mewakili gerakan transversal pemanen energi. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa simulasi yang dikembangkan pada penelitian ini memberikan keluaran tegangan listrik maksimum yang mempunyai perbedaan sekitar 1 % dibanding dengan keluaran tegangan listrik yang diperoleh dari pengujian. Pada penelitian ini variasi bilangan Reynold, berat pada tip mass dan besarnya hambatan juga dilakukan.
METODA PENGUKURAN VISKOSITAS Yohana, Eflita
ROTASI Volume 3, Nomor 1, Januari 2001
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.009 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.3.1.14-17

Abstract

Pengukuran viskositas dari fluida penting dilakukan untuk mengetahui kemampuan fluida menahan gayageser. Metoda pengukuran viskositas fluida dengan menggunakan silinder konsentrik-putar. Viskositas ditentukanberdasarkan jumlah torsi pada dasar silinder dan selubung silinder. Metoda pengukuran dengan aliran pada pipakapiler viskositas ditentukan berdasarkan laju aliran volume (Q) dan pengukuran penurunan tekanan aliran fluida.
PEMANFAATAN ABU VULKANIK GUNUNG KELUD SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM PEMBUATAN CETAKAN PENGECORAN LOGAM Umardani, Yusuf
ROTASI Vol 17, No 1 (2015): VOLUME 17, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.962 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.17.1.52-56

Abstract

Erupsi gunung berapi selalu mengeluarkan Abu vulkanik yang dikeluarkan dari perut bumi, seperti letusan gunung Kelud pada awal tahun 2014 ini yang mengeluarkan ratusan juta m2 abu Vulkanik. Abu vulkanik salah satu unsur yang terkandung didalamnya adalah lempung/bentonit. Bentonit dalam proses pengecoran logam dimanfaatkan sebagai bahan aditif untuk mengikat antar butiran pasir sehingga pasir bisa dibentuk sebagai bahan cetakan. Kekuatan ikatan antar butiran diuji melalui kuat tekan, mampu bentuk dan kuat geser dari pasir tersebut. Metode penelitian ini dengan cara membuat spesimen dari pasir yang dicampur dengan abu vulkanik 5%, 10 % dan 15%. Kemudian dilihat kekuatan tekan, kekuatan geser dan mampu bentuk serta mampu alir udara atau permeabilitasnya. Pasir cetak dengan tambahan abu vulkanik 15% mempunyai kekuatan tekan sebesar 22,8 kg/mm dan kekuatan geser sebesar 17,7 kg/mm
KAJIAN PUSTAKA TENTANG KEAUSAN PADA PAHAT BUBUT Bayuseno, Athanasius Priharyoto
ROTASI Volume 12, Nomor 2, April 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.435 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.12.2.38-41

Abstract

Pembubutan merupakan salah satu proses permesinan benda kerja yang sayatannya (feeding) dilakukan dengan cara memutar benda kerja terhadap gerakan pahat secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Dalam hal ini pahat memiliki peran penting yang berhubungan dengan kualitas hasil permukaan. Dalam tulisan ini akan disajikan tentang review keausan pahat yang secara khusus membahas tentang umur pahat. Selanjutnya umur pahat itu sendiri dapat ditentukan berdasarkan (i) keausan secara perlahan-lahan pada ujung atas pahat dan (ii) kegagalan pahat secara mendadak. Umur pahat dapat diprediksi dengan rumus VTn = C, yang ditemukan oleh Fred W. Taylor pada tahun 1906. Umur pahat biasanya ditentukan berdasarkan seberapa besar keausan yang terjadi pada profil pahat. Selanjutnya dalam tulisan ini juga disajikan hasil kajian pustaka tentang pengaruh kecepatan potong terhadap keausan pada pahat baja kecepatan tinggi (HSS). Disamping itu juga disajikan berbagai jenis bahan pendingin untuk menurunkan keausan pahat.
ANALISA KEKUATAN PUNTIR, LENTUR PUTAR DAN KEKERASAN BAJA ST 60 UNTUK POROS PROPELLER SETELAH DIQUENCHING Sarjito, Sarjito; Jokosisworo, Jokosisworo
ROTASI Volume 11, Nomor 2, April 2009
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.319 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.11.2.18-23

Abstract

In the propeller rotation to obtain the ship thrust, the shaft occurred the vary of pressures as the effect of the force combination. The pressures continuously happened and it cause fatique on the material. Therefore the heat treatment occurred to produce high destructive resistance and to gain the good strength. In this research thr heat treatment ic processed by Quenching, slight cooling and used oil as the cooling media.This research objected to know the mechanical and physical type of material such as ultimate strength, yield strength, twisting, rotating bending, hardness and the composition of ST 60 stell after being Quenching will be compared to the ST 60 stell without Quenching, those material used as the propulsion material. The material was ST 60 stell, contained carbon 0,35-0,4% C. The test occurred for both type, they are physical type (composition) and mechanical type ( hardness, ultimate strength, twisting and rotating bending). The spesiment being heat at the temperature of 850º C during 20 menit and being oiled Quenching, then the test of bending, twisting, rotating bending, composition and hardness are occurred.In accordance to the research. The ultimate strength ST 60 after being Quenched is 860, 27 N/mm², yield strenght is 695,95 N/mm², the Brinell hardness is 263,209, the material compositions are 0,5% C, 0,75% Mn, 0,34% Si, 0,0098% P, 0,0009% S, rotating bending strenght is 337,08 Mpa with the 1.298.600 sicluses and twisting strength is 21,07 Mpa.
PHYSICAL AND MECHANICAL CHARACTERIZATION OF AL-SI ALLOYS WITH THE ADDITION OF MG AS MATERIAL OF THE CHASSIS MODEL MADE BY THE HIGH-PRESSURE DIE-CASTING (HPDC) Bayuseno, Athanasius Priharyoto; Kelana, Akhmad Ibrahim Jayeng; Agusta, Dedas
ROTASI Vol 18, No 1 (2016): VOLUME 18, NOMOR 1, JANUARI 2016
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.72 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.18.1.%p

Abstract

Aluminium alloys have been developed for the automotive material, especially in the chassis structure. One of the development of aluminum alloy focuses on the system of Al-Mg-Si. This paper presents results on a manufacturing chassis car model made by Al-Si alloys with variety of magnesium content through the HPDC process. In this study, the selected raw material is ADC12, while HPDC was performed at a constant pressure of 7 MPa. The optimal composition of a super ductile alloy of Al-Mg-Si was related to the Mg variation in wt.%; 0, 3, 4 and 5 and the pouring temperature of 750 OC. The heat treatment was performed at the age hardening treatment at 540 OC for 60 minutes and artificial aging of 150 OC for 4 hours. Material characterization includes porosity, hardness testing and micro structure evaluation using an optical microscope. The measured data of porosity, hardness, tensile strength were compared to that of standard data for automotive chassis material. It shows that the measured hardness met the required standard of automotive material

Filter by Year

2000 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 3 (2025): VOLUME 27, NOMOR 3, OKTOBER 2025 Vol 27, No 2 (2025): VOLUME 27, NOMOR 2, JULI 2025 Vol 27, No 1 (2025): VOLUME 27, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 26, No 4 (2024): VOLUME 26, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 26, No 3 (2024): VOLUME 26, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 26, No 2 (2024): VOLUME 26, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 26, No 1 (2024): VOLUME 26, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 25, No 3 (2023): VOLUME 25, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 25, No 2 (2023): VOLUME 25, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 25, No 1 (2023): VOLUME 25, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 24, No 4 (2022): VOLUME 24, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 24, No 3 (2022): VOLUME 24, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 24, No 2 (2022): VOLUME 24, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 24, No 1 (2022): VOLUME 24, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 23, No 4 (2021): VOLUME 23, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 23, No 3 (2021): VOLUME 23, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 23, No 2 (2021): VOLUME 23, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 23, No 1 (2021): VOLUME 23, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 22, No 4 (2020): VOLUME 22, NOMOR 4, OKTOBER 2020 Vol 22, No 3 (2020): VOLUME 22, NOMOR 3, JULI 2020 Vol 22, No 2 (2020): VOLUME 22, NOMOR 2, APRIL 2020 Vol 22, No 1 (2020): VOLUME 22, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 21, No 4 (2019): VOLUME 21, NOMOR 4, OKTOBER 2019 Vol 21, No 3 (2019): VOLUME 21, NOMOR 3, JULI 2019 Vol 21, No 2 (2019): VOLUME 21, NOMOR 2, APRIL 2019 Vol 21, No 1 (2019): VOLUME 21, NOMOR 1, JANUARI 2019 Vol 20, No 4 (2018): VOLUME 20, NOMOR 4, OKTOBER 2018 Vol 20, No 3 (2018): VOLUME 20, NOMOR 3, JULI 2018 Vol 20, No 2 (2018): VOLUME 20, NOMOR 2, APRIL 2018 Vol 20, No 1 (2018): VOLUME 20, NOMOR 1, JANUARI 2018 Vol 19, No 4 (2017): VOLUME 19, NOMOR 4, OKTOBER 2017 Vol 19, No 3 (2017): VOLUME 19, NOMOR 3, JULI 2017 Vol 19, No 2 (2017): VOLUME 19, NOMOR 2, APRIL 2017 Vol 19, No 1 (2017): VOLUME 19, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 18, No 4 (2016): VOLUME 18, NOMOR 4, OKTOBER 2016 Vol 18, No 3 (2016): VOLUME 18, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 18, No 2 (2016): VOLUME 18, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 18, No 1 (2016): VOLUME 18, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 17, No 4 (2015): VOLUME 17, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 17, No 3 (2015): VOLUME 17, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 17, No 2 (2015): VOLUME 17, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 17, No 1 (2015): VOLUME 17, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 16, No 4 (2014): VOLUME 16, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 16, No 3 (2014): VOLUME 16, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 16, No 2 (2014): VOLUME 16, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 16, No 1 (2014): VOLUME 16, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 15, No 4 (2013): VOLUME 15, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 15, No 2 (2013): VOLUME 15, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 15, No 1 (2013): VOLUME 15, NOMOR 1, JANUARI 2013 VOLUME 14, NOMOR 4, OKTOBER 2012 VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2012 VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2012 VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2012 VOLUME 13, NOMOR 4, OKTOBER 2011 VOLUME 13, NOMOR 3, JULI 2011 VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2011 VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2011 Volume 12, Nomor 4, Oktober 2010 Volume 12, Nomor 3, Juli 2010 Volume 12, Nomor 2, April 2010 Volume 12, Nomor 1, Januari 2010 Volume 11, Nomor 4, Oktober 2009 Volume 11, Nomor 3, Juli 2009 Volume 11, Nomor 2, April 2009 Volume 11, Nomor 1, Januari 2009 Volume 10, Nomor 4, Oktober 2008 Volume 10, Nomor 3, Juli 2008 Volume 10, Nomor 2, April 2008 Volume 10, Nomor 1, Januari 2008 Volume 9, Nomor 4, Oktober 2007 Volume 9, Nomor 3, Juli 2007 Volume 9, Nomor 2, April 2007 Volume 9, Nomor 1, Januari 2007 Volume 8, Nomor 4, Oktober 2006 Volume 8, Nomor 3, Juli 2006 Volume 8, Nomor 2, April 2006 Volume 8, Nomor 1, Januari 2006 Volume 3, Nomor 2, April 2001 Volume 3, Nomor 1, Januari 2001 Volume 2, Nomor 4, September 2000 More Issue