cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TARBIYAH
ISSN : 08542627     EISSN : 25974270     DOI : -
Tarbiyah Journal published by Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Tarbiyah Journal is published since 1993 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN on May 29, 2007. This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography.
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
Pengendalian Kualitas StatistikPada Tingkat Kesulitan Mata Kuliah MenggunakanData Atribut Control Chart (P-Chart) PadaMahasiswa Prodi Matematika UNIMED prihatin ningsih sagala; prihatin ningsih sagala
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 1 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.917 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i1.125

Abstract

Quality university is a university which is able to create the quality students and lectures, so that it can effect to influence it accreditation. The university in globalization era must based on quality, on condition in making the university parcitipated in service activity as well as developed superiority human resource.            Hence, we have done the research toward 10 subjects which had taken by Mathematics students in State University of Medan. This research took 10 compulsory subjects which had been taking from Mathematics students. This research including field research using Quisioner method as a collect data tool. The support theory is controlling concept statistic quality touching about peta control attribute p-chart and np-chart.            From those 10 subjects we can conclude that the subjects is divided in several easy, medium and difficult categories, the easiest subject gained 0%. The medium subjects are Statistics 66%, Discrete Mathematics I 64%, Controlling Quality 70%, Regression Analysis and Correlation 68%, Numeric Method 68%, Geometry Analytic 76%, Calculus Multivariabel I 76%,  Macro and Micro Economics 74%, thus the difficult subjects are Real Analysis 82%. According to research result noticed that the biggest failure gaining from final results from 10 subjects is 16,2%. The main factors are: 1) Lecture influences, 2) The difficulty of Material, 3) Students ability, 4) Students presence. Key words: Attribute map bridle,  P-Chart, the rate difficult subjects.  ABSTRAK Universitasberkualitasadalahuniversitas yang dapatmelahirkanmahasiswadandosenyang  berkualitas pula,sehinggadapatmempengaruhikualitasakreditaskampustersebut.Perguruan tinggi di Era globalisasi harus berbasis pada mutu, bagaimana perguruan tinggi dalam kegiatan jasa pendidikan maupun pengembangan sumber daya manusia memiliki keunggulan-keunggulan. Maka dari itu kami melakukan penelitian terhadap 10 mata kuliah yang telah diambil oleh mahasiswa di Prodi  MatematikaUnimed. Penelitianini mengambil sampel 10 mata kuliahyang wajib di ambilolehmahasiswa di Prodi Matematika.Penelitianiniberupafield researchdenganmetodeQuisionersebagaialatpengumpulan data.Adapunteoripendukung yang digunakanadalahkonseppengendaliankualitas statistic yang membahastentangpetakendaliatribut p-chart dannp-chart.Dari 10 mata kuliah tersebut didapatkan bahwa mata kuliah terbagi dalam beberapa kategori yaitu mudah, sedang dan sulit, Mata kuliah yang termasuk mudah 0%. Mata kuliah yang termasuk sedang yaitu : Statistik Matematika 66%,Matematika Diskrit I 64%,Persamaan Differensial I  64%, Pengendalian Kualitas 70%, Analisis Regresi dan Korelasi 68%, Metode Numerik 68%, Geometri analitik 76%, Kalkulus Peubah banyak I 76%, Pengantar Ekonomi Makro dan Mikro 74%,   sedangkan Mata kuliah yang termasuk sulit  yaitu Analisis Real 82%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa besarnya kegagalan yang didapat dari hasil akhir pada 10 mata kuliah adalah 16,2%. Faktor penyebab kegagalan :1) pengaruh dosen 2) kesulitan materi 3) kemampuan mahasiswa 4) kehadiran mahasiswa. Kata kunci : Peta Kendali Atribut , P-Chart, Tingkat Kesulitan Mata Kuliah
Pola Pengajaran Kesantunan Berbahasa Anak Di Lingkungan Keluarga Elvita Yenni; Yusriati Yusriati; Ambar Wulan Sari
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.192 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i1.238

Abstract

This research was about parents way in teaching politeness in their environment. The objectives of this research were (1) to examine parents’ perception about teaching language politeness to their children in a family environment;(2) to describe what patterns are implemented by parents in teaching language politeness to the children;(3) to find out the forms of language politeness taught to the children and  (4) to describe the obstacles encountered by parents when they taught their children language politeness.Descriptive qualitative design was used  in this research. The data were obtained   by doing the interview and observation to the objects of research. The result revealed that all parents agreed about teaching language politeness to their children in a familay environment based on some reasons.First, famliy is the first place for children to learn about politeness. Second, teaching language politeness to children is one way to maintain our culture and third, teaching language politeness to the children can make them far from the dispute. Teaching language politeness to the children must be done  through refraction, instruction, control, and modelling.
PENINGKATAN MUTU KOMPETENSI PAEDAGOGIK DENGAN QUANTUM TEACHING AND LEARNING (QTL) Mas’ud Zein
JURNAL TARBIYAH Vol 22, No 1 (2015)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.37 KB) | DOI: 10.30829/tar.v22i1.12

Abstract

Pembelajaran di kelas harus dapat memandirikan siswanya dalam belajar, kemandirian dapat diartikan sebagai suatu kemampuan untuk memikirkan, merasakan, serta melakukan sesuatu sendiri. Oleh sebab itu, guru harus memiliki kemampuan dalam mengelola pembelajaran. Quantum Teaching Learning merupakan sebuah metode yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas. Dalam pandangan Islam Quantum Teaching Learning bertujuan membina manusia guna mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah dan Khalifah-Nya. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Quantum Teaching Learning.
TELAAH AKSIOLOGI DAN EPISTIMOLOGI ILMU TERHADAP PSIKOLOGI ISLAM Nurhayani Nurhayani
JURNAL TARBIYAH Vol 23, No 2 (2016)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.562 KB) | DOI: 10.30829/tar.v23i2.114

Abstract

Science has given signs of dehumanation even it can change human’s self. In other words, science is not as tools to help human in reaching their purpose of life, even create their future. Facing this fact, science that has purpose to learn nature as it is, it begin to ask about for what science will use? How is the authority of science research? In this occasion, the responsibility and integrity of scientist is tested. Study of axiology to psychology can be understood well if  we use theory of morality. According to theory of morality, science should be purposed for human kindness without humaliating the  human values  and changing the human essence. The truth that can reached by philosopy and science  will never end and go on processing and become. And those are signs that  human, his thinking and creation are relative. But the truth consider identical to The Maker of truth. Keywords: Axiology, Epistimologi, Islamic Psychology
EFEKTIFITAS MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS DI KOTA BINJAI Mandra Saragih
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.733 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.195

Abstract

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah wadah untuk saling berbagi pengalaman adn pengetahuan. Idealnya MGMP mampu meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru. Kenyataannya, kompetensi guru dinilai masih rendah. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi setiap peserta terhadap kegiatan MGMP bahasa Inggris di kota Binjai, mendeskripsikan pengetahuan dan keterampilan mengenai landasan teoritis dan filosofis mata pelajaran bahasa Inggris setelah berpartisipasi dalam kegiatan MGMP Bahasa Inggris di kota Binjai, menganalisis motivasi setiap peserta kegiatan MGMP bahasa Inggris untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan ke dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, menganalisis dampak kegiatan MGMP bahasa Inggris terhadap pengembangan kompetensi guru bahasa Inggris di kota Binjai.Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Dalam penelitian evaluatif ini ditemukan bahwa ada hubungan langsung yang signifikan antara reaksi peserta terhadap implementasi program  MGMP dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki peserta setelah mengikuti program tersebut. Hal ini berarti bahwa semakin positif peserta bereaksi terhadap program tersebut, maka tingkat perubahan pengetahuan dan keterampilannya akan semakin tinggi pula. Hubungan kedua variabel ini berarti mendukung asumsi awal yang menyatakan bahwa reaksi positif peserta terhadap implementasi program  MGMP secara signifikan mempengaruhi tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta Kata Kunci : MGMP, Kompetensi Guru Bahasa Inggris
ETIKA PESERTA DIDIK PERSPEKTIF ISLAM Salmina wati
JURNAL TARBIYAH Vol 22, No 1 (2015)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.863 KB) | DOI: 10.30829/tar.v22i1.3

Abstract

Anak didik merupakan individu yang akan dipenuhi kebutuhan ilmu pengetahuan, sikap dan tingkah lakunya. Akan tetapi, dalam proses kehidupan dan pendidikan umum, batas antara keduanya sulit ditentukan karena adanya saling mengisi dan saling membantu, saling meniru dan ditiru saling memberi dan menerima informasi yang dihasilkan akibat dari komunikasi yang dimulai dari kepekaan indera, pikiran daya apersepsi dan keterampilan untuk melakukan sesuatu yang mendorong internalisasi dan individualisasi pada diri individu sendiri. Imam Nawawi menuliskan tentang beberapa etika yang harus dimiliki seorang murid dalam prosesnya mencari ilmu. Etika ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan petunjuk bagi orang yang ingin memperoleh keberkahan hidup yaitu dengan usaha mencari ilmu.Kata Kunci: Etika, Peserta Didik, Islam
MENCETAK PARA SARJANA DARI UNIVERSITAS MASJID: ANTARA WACANA DAN KONSEP SEHAT SULTONI DALIMUNTHE
JURNAL TARBIYAH Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.317 KB) | DOI: 10.30829/tar.v22i2.35

Abstract

Masjid sebagai peradaban dunia telah banyak difungsikan umat Islam sejak kelahirannya sampai sekarang. Pada permulaan Islam, Masjid Nabawi dipergunakan oleh Nabi Muhammad Saw. untuk semua kegiatan termasuk pusat pemerintahan dan markas besar militer. Dari banyak peranan masjid sepanjang sejarah, peranan sebagai tempat ibadah dan tempat pendidikan masih kita jumpai sampai saat ini, termasuk di kota-kota besar di Indonesia. Sementara, masjid sebagai tempat ibadah, tempat musyawarah, dan pusat informasi juga masih kita banyak temukan di masjid-masjid pesedasaan. Sebagai tempat pendidikan, masjid dalam sejarah banyak melahirkan para ulama yang mumpuni dan bahkan ada masjid yang secara signifikan berobah fungsi menjadi universitas, yaitu Universitas al-Azhar Mesir. Melihat adanya kewajiban khutbah Jum’at, ditambah membudayanya ceramah Ramadhan dan pengajian di masyarakat kota, maka jika dikelola secara profesional layaknya mengelola lembaga pendidikan, maka tidak mustahil, banyak “sarjana” yang bisa lahir dari pendidikan masjid, sehingga masjid itu berfungsi bagaikan universitas.
PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER Husaini Husaini
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 1 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.212 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i1.219

Abstract

There are many interested cases that would be studied by a judgeman. In this case, the role of goverment and the student’s parents as having role of main central education in forming the behavior of students well. A part of society consider that the problem taken by the students caused by globalization era. The fact of globalization make the society forgot about the significant characters of nation. The educational character is the fundamental of nation which has a very important role and should be taught before to the next generation. Moral crisis and character grow ofcourse related to education directly or indirectly. Character crisis that had involved in this country caused by the destruction of people in the socity especially boys and girls which become the cultural collectively. The cultural will become internally getting to the Indonesian people’s feeling and become a character. The character of Indonesian people is determined by the behaviour of Indonesian people itself. The parents and the headmaster or teacher of school is only hopefully the succesful of students academicly that can be measured by the result of his/her prestige or rank, it is not talking about his/her way in teaching. This things orientally forces the student’s parents to their son for studying hard in order to reach the target hopefully. One way to solve the problem alternatifely is by using the educational character. The educational of character combines and improves the activity of informal education area in the family environtment by getting formal education in the school. Many schools and families should be selective in doing the process of education, don’t appear be bored to the students, teacher, and the parents should often attract the studnts or his/her son to study the nature directly. The process of teaching should not be forced but it should be done pleasently, it is not only based on the theory; teaching is not used the docterin way or arrogantly
METODE KISAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Sehat Sultoni Dalimunthe
JURNAL TARBIYAH Vol 23, No 2 (2016)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.917 KB) | DOI: 10.30829/tar.v23i2.104

Abstract

Stories Methods in the Perspective of the Qur'an. In the modern educational system method is part of the curriculum. One method of education is stories methods. This method, if done professionally can be interested for listeners. This method is suitable for telling example of the figures or events that difficult to find the data and the facts or because of other factors. In the Qur'an contains stories of the prophets, the story of the past, the events that occurred and will occur. There is also a story that is not an event, but just as the teaching and guidance.Keywords: Islamic education, the method acts, al-Qur'an.
PENGENALAN HURUF VOKAL TERHADAP ANAK USIA DINI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL rora rizky wandini
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 1 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.255 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i1.130

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini telah diselenggarakan sejak 2002 dengan berbagai tingkatan perkembangan yang ingin dicapai.Salah satu tingkat pencapaian perkembangan yang sangat penting bagi anak usia dini adalah mengenal lambang huruf karena mengenal huruf merupakan pengetahuan dasar bagi anak sehingga anak mampu mengenal tulisan dan kata yang ada disekitarnya. Contoh; anak dapat mengenal namanya namun ketika ditanyakan huruf vokal yang ada, mereka belum dapat mengenalnya. Anak mampu mengenal kata yang merupakan simbol kata tertentu seperti “ Bebek” namun ketika ditanya huruf vokal ada beberapa anak yang belum dapat mengenalnya. Dalam mengenalkan huruf vocal (A, I, U, E, O ) pada anak usia dini dapat dilakukan dengan menggunakan media audio visual yang dapat menampilkan gambar dan suara, sehingga anak mampu melihat bagaimana bentuk dari huruf tersebut dan mendengar bagaimana bunyi pelafalan dari huruf tersebut. Dengan hal tersebut anak mampu mempotret dan merekam apa yang dilihat dan didengarnya, karena pada fase pra operasional ini anak belajar lewat proses intuitif dimana dalam perkembangan bahasanya anak mempersentasikannya dengan kata-kata dan gambar. Kata Kunci :  Huruf Vokal, Media Audio Visual

Page 3 of 28 | Total Record : 279