cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TARBIYAH
ISSN : 08542627     EISSN : 25974270     DOI : -
Tarbiyah Journal published by Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Tarbiyah Journal is published since 1993 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN on May 29, 2007. This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA KECERDASAN ARTIFISIAL: TANTANGAN ETIS DAN STRUKTUR OTORITAS PENGETAHUAN Ummi, Farkhatul; Suprihatiningrum, Jamil; Putri, Sofia Yunus; Salsabila, Agustina Septiani; Astuti, Anggun Windi
JURNAL TARBIYAH Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v33i1.5316

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah struktur produksi pengetahuan dalam sistem pendidikan global, termasuk dalam Pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan membahas secara filosofis menerapkan integrasi epistemologis, etis, dan pedagogis AI serta merancang rekonstruksi paradigma tarbiyah yang relevan dengan transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah periode 2022–2025 dan dokumen kebijakan internasional mengenai etika AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi menggeser struktur otoritas epistemik dari guru ke algoritma, menimbulkan risiko bias data, datafikasi pendidikan, serta tantangan integritas akademik. Namun demikian, AI juga menawarkan peluang transformasi pedagogis melalui personalisasi pembelajaran dan sistem evaluasi adaptif (Holmes, 2024). Artikel ini menawarkan model rekonstruksi paradigma tarbiyah berdasarkan hierarki epistemik wahyu, akal, dan teknologi dalam kerangka maqāṣid al-syari'ah. Pendekatan ini menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai instrumen fasilitatif yang tunduk pada nilai, bukan sebagai otoritas normatif dalam Pendidikan Islam.