cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
WORKLOAD ANALYSIS FUNGSIONAL DAN MENTAL UNTUK JOB DESIGN Mardiyanti, Ressy
Jurnal Psikologi Vol 17, No 1 (2019): JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine the workload and needs of employees as a basis for the company to runan efficiency program. Based on management's assessment at the beginning of PT. ABC stated that in East Java Bali Nusra (EJBN) total of employees is very high, but the opinion of the head of the region is not true. This study is an applied research specifically evaluation research. The research subjects were taken by cluster sampling technique. The research location is PT. ABC especially the EJBN region with a total of 23 employees, headquartered in Surabaya. From the research, it is known several things, namely the procedures for preparing / reviewing job descriptions, workloads and employee needs for each position. Some functions underload work, such as Marketing Coordinator, Courier, Customer Relation Officer (security), Health Service Admin. Some are in the normal criteria, including the functions of Marketing, Support / admin marketing, Engineer marketing, Finance & Treasury Support, computer support spesialist, General Affair Coordinators, Drivers, Operational Coordinators, Customer Relation Officers (Bali, NTT, NTB, KAI, Janitor, etc.). The function that is in the overload criteria is in the Head of EJBN position, Treasury, Controllers, and Chief Financial Coordinator, Personal Recruiter, and Customer Relations Officer who handles Customer Service in one company. Based on these data, the researcher designed the intervention, namely making job design by means of job enrichment, job enlargement, and rotation. Key Words : job design, job description, workload AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  beban  kerja  dan  kebutuhan  pegawai  sebagai  dasarperusahaan menjalankan program efisiensi. Berdasarkan penilaian manajemen diawal PT. ABC menyatakan diwilayah East Java Bali Nusra (EJBN) sangat banyak jumlah karyawannya, akan tetapi pendapat kepala wilayah, hal tersebut tidak benar. Penelitian ini merupakan applied research khususnya evaluation research. Subyek penelitian diambil dengan teknik cluster sampling. Lokasi penelitian adalah PT. ABC khususnya wilayah EJBN dengan total pegawai sebanyak 23 orang, yang berkantor pusat di surabaya. Dari penelitian diketahui beberapa hal yaitu mengenai tata cara penyusunan/ review job description, beban kerja dan kebutuhan karyawan pada masing-masing jabatan. Beberapa fungsi mengalami underload pekerjaan yaitu Marketing Coordinator, Courier, Customer Relation Officer (Satpam), Admin Health Service. Beberapa berada pada kriteria normal, diantaranya fungsi Marketing, admin/ support marketing, engineer marketing, Finance & Treasury Support, General Affair Coordinator, Driver, Operational Coordinator, Customer Relation Officer (Bali, NTT, NTB, KAI, Janitor, dll). Fungsi yang berada pada kriteria overload ada di jabatan Head of  EJBN,  Treasury,  Controllers,  and  Chief  Financial  Coordinator,  Personal  Recruiter,  dan Customer Relation Officer yang menangani Customer Service disalah satu perusahaan. Berdasarkan data tersebut, maka peneliti membuat rancangan intervensi yaitu membuat job design dengan cara job enrichment, job enlargement, dan rotasi. Kata Kunci : analisis pekerjaan, desain pekerjaan, deskripsi pekerjaan
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS ISLAM DAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN AJARAN 2015/2016 Husaini, Ibnu; Mariyanti, Sulis
Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPremarital sexual behavior in students is a behavior that is driven by sexual desire. One of the factors that influence sexual behavior before marriage is the level of religiosity, which is the level of confidence, faith, obedience, and the science of religion. The purpose of this study was to determine the correlation between religiosity of moslem and premarital sexual behavior in students. The research is a quantitative non-experimental with purposive sampling and non-probability sampling, totaling 100 students of the 2014. coefficient the reliability of measuring instruments coefficient (α) = 0.946 for religiosity with 41 items is valid, and (α) = 0.976 premarital sexual behavior with 37 items valid. The results is obtained pearson product moment correlation (sig = 0,013, p<0.05) with a coefficient correlation (r) = -0.247. It’s means, there’s a significant negative correlation between moslem religiosity and premarital sexual behavior. Religiosity contributed by 6.1% against premarital sexual behavior. then the result of sex, family status, old dating was not correlation with premarital sexual behavior. Sexual behavior dominant at Esa Unggul University students is oral sex.Keywords: Islamic religiosity, premarital sexual behavior, student AbstrakPerilaku seksual pranikah pada mahasiswa merupakan perilaku yang didorong dengan hasrat seksual. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah adalah tingkat religiusitas, yaitu tingkat  keyakinan, keimanan, ketaatan, dan ilmu pengetahuan tentang agama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas islam dan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa. Rancangan penelitian ini kuantitatif non-eksperimental dengan purposive sampling dan non-probability sampling, berjumlah 100 mahasiswa. Koefisiensi reliabilitas alat ukur (α) = 0,946 untuk religiusitas dengan 41 item valid, dan (α) = 0,976 perilaku seksual pranikah dengan 37 item valid. Hasil uji korelasi pearson product moment diperoleh nilai (sig = 0,013, p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) = -0,247. Artinya, terdapat hubungan negatif signifikan antara religiusitas dan perilaku seksual pranikah. Religiusitas memberikan sumbangan sebesar 6,1% terhadap perilaku seksual pranikah. kemudian diperoleh hasil jenis kelamin, status keluarga, lama berpacaran tidak berhubungan dengan perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual yang dominan di mahasiswa Universitas Esa Unggul adalah oral seksual.Kata kunci: religiusitas islam, perilaku seksual pranikah, mahasiswa    
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITI DAN INTELIGENSI DENGAN KREATIVITAS Setyabudi, Iman
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adversiti dan inteligensi dengan kreativitas. Subyek penelitian adalah siswa-siswi di Sekolah Menengah Umum Tujuh Belas Agustus 1945 sebanyak 142 orang siswa yang diambil melalui teknik random sampling.Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ada korelasi antara adversiti dan inteligensi dengan kreativitas, koefisien korelasi sebesar  R = 0.264 dan harga F =  5.191,  db = 2 ; 139  dengan  p = 0.003 ( < 0.010 ). Hasil analisis dengan menggunakan korelasi parsial diperoleh nilai r = 0.141 dan p = 0.045 yang berarti ada korelasi yang signifikan antara adversiti dengan kreativitas dengan mengendalikan inteligensi. Korelasi antara inteligensi dengan kreativitas diperoleh nilai r = 0.225 dan p = 0.003, yang berarti ada korelasi antara inteligensi dengan kreativitas. Kata Kunci : adversiti, inteligensi, kreativitas
MANFAAT PROGRAM MENTOR BAGI SISWA MINORITAS DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN KAJIAN JURNAL: MENTORING IN A POST-AFFIRMATIVE ACTION WORLD Safitri, Safitri
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMentoring adalah sebuah proses pendampingan untuk peningkatan hubungan antara anak dan orang tua, teman sebaya dan guru/dosen yang multidimensional guna membnatu anak menghadap tantangan dan masalah dalam kesehariannyai. Tulisan ini membahas mentoring untuk kaum minoritas di AS, model mentoring, keberhasilan mentoring, mentoring di Indonesia dan di Universitas Esa Unggul  Kata Kunci: mentoring, penasehat akademis, bimbingan konseling
PERBEDAAN KECERDASAN EMOSIONAL DITINJAU DARI PERSEPSI PENERAPAN DISIPLIN ORANGTUA PADA MAHASISWA UIEU Respati, Winanti Siwi
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKecerdasan emosional individu mencakup pengendalian diri, semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk mengenali perasaan orang lain (empati) dan berdoa, serta untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya. Kecerdasan emosional ini memegang peranan penting untuk kesuksesan seseorang, melebihi kecerdasan rasional/intelektual. Untuk itu diperlukan suatu pendidikan sedini mungkin terhadap anak-anak, khususnya tentang kecakapan manusiawi dasariah, seperti kesadaran diri, pengendalian diri, dan empati, seni mendengarkan, menyelesaikan pertentangan dan kerja sama dengan menjaga keseimbangan antara kecerdasan rasional dan kecerdasan emosional.Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan emosi anak adalah penerapan disiplin yang diterapkan orangtua.Kata Kunci: kecerdasan emosional, Persepsi, disiplin
GAMBARAN KENAKALAN SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH 4 KENDAL Fuadah, Nur
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKenakalan yang dilakukan oleh remaja yang berstatus sebagai siswa ada dalam keseharian, mulai dari pelanggaran ringan seperti membolos sampai pada kenakalan yang menyebabkan korban seperti perkelahian atau tawuran. Kenakalan tersebut hampir setiap hari kita temukan pada pemberitaan di ibu kota dan kota besar lainnya di Indonesia seperti Surabaya, Bandung, dan Palembang. Pada kenyataanya kenakalan tidak hanya terjadi di kota besar,  tetapi kota kecil seperti Kendal juga terjadi kenakalan yang sama. Kenakalan siswa di SMA Muhammadiyah 4 Kendal menjadi perhatian dan keprihatinan pihak sekolah. Berbagai pertanyaan berkaitan dengan kenakalan yang dilakukan siswa dan faktor-faktor penyebabnya belum dapat diketahui, hal tersebut yang menjadi alasan untuk dilakukan penelitian ini. Maka  tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kenakalan siswa, faktor-faktor penyebab kenakalan siswa, dan bentuk-bentuk kenakalan yang dominan di SMA Muhammadiyah 4 Kendal. Kata Kunci : kenakalan siswa, pelanggaran, penyebab kenakalan
HUBUNGAN ANTARA OPTIMISME DAN COPING STRES PADA MAHASISWA UEU YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI Ningrum, Dwi Widya
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dan coping stress pada mahasiswa UEU yang sedang menyusun skripsi. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif non eksperimental, dengan menggunakan metode statistik korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa/i UEU yang sedang menyusun skripsi dengan jumlah populasi 546 mahasiswa yang kemudian diambil menjadi 80 sampel. Analisis data untuk uji validitas menggunakan rumus Pearson Product Moment, dan uji reliabilitasnya menggunakan Cronbach-Alpha, dengan perolehan koefisien 0.944 pada optimisme. Sedangkan perolehan koefisien coping stress sebesar 0.863. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kecenderungan optimisme rendah dan coping stress yang rendah pula. Analisis statistik menggunakan korelasi Gamma, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.987 dengan p=0.000<0.01. Dengan demikian terdapat hubungan positif tinggi dan signifikan antara optimisme dan coping stress pada mahasiswa UEU yang sedang menyusun skripsi. Kata Kunci : Optimisme, coping Stress, mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN KELAS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA YANG AKTIF DI SEMESTER GANJIL 2015/2016 Violla, Violla; Sitasari, Novendawati Wahyu
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractUniversity students expected to develop intellectual and personality skill, especially in verbal skill. One of tasks to improve verbal skill is presentation task. But, there are still students experience in speaking anxiety in front of class despite of verbal communication skill will be required for job acquirements. This anxiety among students suspected was affected by self-concept. The purpose of this research is to determine correlation between self-concept and speaking anxiety in front of class among students of Esa Unggul University Jakarta. This research used non-experimental correlational method with probability sampling technique and proportionate stratified random sampling. The sample consisted of 180 active regular students of Esa Unggul University Jakarta class of 2012-2014 academic year 2015/2016. Self-concept scale modified from Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) devised by W. H. Fitts and yielded reliability value (rxx)=0,945 whereas speaking anxiety in front of class scale in order of Lang’s public speaking anxiety responses theory and yielded reliability value (rxx)=0,949. Based on data analysis of Pearson Product Moment correlation coefficients were found r=-0,353 and significant  0,000 level (p <0,05). It means, hyphotesis in this research was accepted, there is negative correlation between self-concept and speaking anxiety in front of class among students of Esa Unggul University.                                                                                              Keywords: self-concept, speaking anxiety in front of class, students AbstrakMahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan intelektual dan kepribadian, khususnya kemampuan verbal. Salah satu tugas untuk mengembangkan kemampuan verbal adalah tugas presentasi. Namun masih ada mahasiswa yang mengalami kecemasan tinggi saat berbicara di depan kelas, padahal keterampilan berbicara secara lisan dibutuhkan di dunia kerja. Kecemasan yang dialami mahasiswa ini diduga dipengaruhi oleh konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan kecemasan berbicara di depan kelas pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode korelasional non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel probability sampling berjenis proportionate stratified random sampling. Sampel dalam penelitian adalah 180 mahasiswa reguler aktif Universitas Esa Unggul Jakarta angkatan 2012-2014 tahun ajaran 2015/2016. Skala konsep diri yang digunakan dimodifikasi dari Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) milik W. H. Fitts dengan reliabilitas (rxx)=0,945. Sedangkan skala kecemasan berbicara di depan kelas disusun berdasarkan teori respons kecemasan berbicara di depan umum milik Lang dengan reliabilitas sebesar (rxx)=0,949. Berdasarkan analisis data dengan teknik korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai koefisian korelasi r=-0,353 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya, hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu ada hubungan negatif antara konsep diri dan kecemasan berbicara di depan kelas pada mahasiswa Universitas Esa Unggul Jakarta. Kata kunci: konsep diri, kecemasan berbicara di depan kelas, mahasiswa
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN INDEKS KENYAMANAN TERHADAP KINERJA GURU (PERFORMANCE), DI SEKOLAH SMA-X, JAKARTA BARAT Rozali, Yuli Asmi
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMotivation is the term used for the entire phenomenon that involves the behavior of teachers as a result of an excitatory situation or motif. When applied in the working world , explained that teachers who have a good performance is a teacher who has a high motivation to succeed and managed to achieve the feat . The purpose of this study to determine the effect of achievement motivation and comfort index on teacher performance, in X High School , West Jakarta. The study design was causal comparative , with the subjects (teachers) some 94 high school teachers X, West Jakarta. Test the hypothesis by using multiple regression . Based on calculations regarding the effect of regression between achievement motivation and comfort with performance index concluded that the hypothesis can not be rejected . This means that the achieveme nt motivation and comfort indices jointly influence performance. Keywords: motivation, comfort indeks, teacher performance AbstrakMotivasi merupakan istilah yang dipergunakan untuk keseluruhan fenomena yang melibatkan tingkah laku guru sebagai hasil suatu rangsang situasi atau motif. Bila diterapkan dalam dunia kerja, menjelaskan bahwa guru yang memiliki kinerja yang baik adalah seorang guru yang mempunyai motivasi tinggi untuk sukses dan berhasil mencapai prestasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi dan indeks kenyaman terhadap kinerja guru, di Sekolah SMA X, Jakarta Barat. Rancangan penelitian ini adalah kausal komparatif, dengan subyek (guru) sejumlah 94 orang guru SMA X, Jakarta Barat. Uji hipotesis dengan menggunakan multiple regression. Berdasarkan hasil perhitungan regresi mengenai pengaruh antara motivasi berprestasi dan indeks kenyamanan dengan kinerja disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Artinya bahwa motivasi berprestasi dan indeks kenyamanan secara bersama-sama mempengaruhi kinerja. Kata kunci : motivasi, indeks kenyamanan, kinerja guru   
PERBEDAAN HEALTH BELIEF MAHASISWA PEROKOK UNIVERSITAS ESA UNGGUL BERDASARKAN JENIS KELAMIN Noviyanto, Simon; Wijaya, Yeny Duriana
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSmoking behavior was discovered at EsaUnggul University. Students who do the smoking behavior is not only men but also women. Students of male smokers, smoking is considered reasonable thing to do, while smoking for female students, smoking assessed a way to look attractive. Female smokers believed the threat of disease from smoking will interfere with student health than male smokers. One's beliefs on health-related behaviors called health belief. Purpose of this study was to determine differences health belief EsaUnggul University student smokers. Research includes a comparative study non-experimental. Amount 100 sample students smokers. With data retrieval technique of non-probability sampling with purposive sampling.Health measuring devices belief (valid item 33) with reliability coefficient of 0.940. Statistical results, obtained by the Sig. (2-tailed) or 0.000 (p <0.05) with a mean value of a group of male smokers student at 89.30 and the mean value of female smokers student produces mean deference by 93.56 -4.26 , There are differences health belief between student EsaUnggul University gender male and female smokers. Keywords: health belief, smoking behavior, student AbstrakPerilaku merokok masih ditemukan di Universitas esa unggul. Mahasiswa yang melakukan perilaku merokok bukan hanya laki-laki, namun juga perempuan. Bagi mahasiswa perokok laki-laki, merokok dinilai wajar untuk dilakukan, sedangkan perilaku merokok bagi mahasiswa perempuan, merokok dinilai sebagi cara untuk terlihat menarik. Mahasiswa perokok perempuan lebih meyakini ancaman penyakit dari perilaku merokok akan mengganggu kesehatannya daripada mahasiswa perokok laki-laki. Keyakinan seseorang terhadap perilaku yang berhubungan dengan kesehatan disebut dengan health belief. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan health belief mahasiswa perokok Universitas Esa Unggul berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini termasuk studi komparatif non-eksperimental. Jumlah sampel penelitian 100 mahasiswa perokok. Dengan teknik pengambilan data non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Alat ukur health belief (33 aitem valid) dengan koefisiensi reabilitas 0,940. Hasil uji statistik, diperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0.000 atau (p < 0.05) dengan nilai mean dari kelompok mahasiswa perokok laki-laki sebesar 89,30 dan nilai mean dari mahasiswa perokok perempuan sebesar 93,56 menghasilkan mean deference -4.26. Terdapat perbedaan health belief antara mahasiswa perokoko laki-laki dan mahasiswa perokok perempuan. Kata kunci :health belief, perilaku merokok, mahasiswa.