cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24068365     EISSN : 28289935     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 671 Documents
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH REMAJA DI SMAN 101 JAKARTA BARAT Nora, Adri
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractWriting is a very important creative activity because one can easily convey ideas or opinions verbally to audiences. The purpose of writing is to change the belief of the reader, instill an understanding to the reader, and stimulate the thinking process to the author. A writing itself can be divided into two namely, scientific writing and non-scientific writing. To write a good paper is not easy, often said to be a difficult job. This happens to students at SMAN 101 Jakarta. The students complained about not being able to make good and true scientific papers. Thus, the purpose of this study is to provide writing training to students of SMAN 101 so that they can write good and correct papers. The execution method is carried out by holding training for three months every Thursday from 15.00 to 16.30. Each training is given different materials. After the materials were given, the students were then given the task of creating scientific papers. The results obtained after the writing of this writing is that students are gradually able to make good and correct writing. Then, the emergence of self-confidence in the students to start following the writing contest. The conclusion of the writing exercise is the change of views from the students on how to write scientific papers, where before they did not know how to make a good and correct writing. After attending the event, they finally made a good paper and in accordance with the existing provisions. In addition, the students also began to believe in following scientific writing competitions. Keywords: Writing, Scientific Writing, Writing Training AbstrakMenulis merupakan kegiatan kreatif yang sangat penting karena seseorang dapat dengan mudah menyampaikan ide atau pendapatnya secara verbal ke khalayak. Tujuan menulis adalah untuk merubah keyakinan pembaca, menanamkan pemahaman kepada pembaca, dan merangsang proses berfikir kepada penulis. Suatu tulisan sendiri dapat dibagi menjadi dua yaitu, tulisan ilmiah dan tulisan nonilmiah. Untuk menulis suatu karya tulis yang baik tidaklah mudah, bahkan sering dikatakan pekerjaan yang sulit. Hal ini yang terjadi pada siswa di SMAN 101 Jakarta. Para siswanya mengeluh karena tidak mampu membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pelatihan penulisan kepada siswa SMAN 101 agar mereka dapat menulis karya tulis yang baik dan benar. Metoda pelaksanaan dilakukan dengan mengadakan pelatihan selama tiga bulan setiap hari kamis mulai  dari jam 15.00 hingga pukul 16.30. Setiap pelatihan diberikan materi yang berbeda-beda. Setelah diberikan materi, para siswa kemudian diberikan tugas untuk membuat karya tulis ilmiah.   Hasil yang didapatkan setelah mengadakan pelatihan penulisan ini adalah para siswa sedikit demi sedikit mampu untuk membuat karya tulis yang baik dan benar. Kemudian, munculnya kepercayaan diri pada para siswa untuk mulai mengikuti lomba-lomba karya tulis. Kesimpulan dari pelaksanaan pelatihan menulis tersebut adalah adanya perubahan pandangan dari para siswa tentang cara penulisan karya tulis ilmiah, dimana sebelumnya mereka tidak mengetahui bagaimana membuat karya tulis yang baik dan benar. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, akhirnya mereka bias membuat karya tulis yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain itu, para siswa juga mulai percaya diri untuk mengikuti lomba-lomba karya tulis ilmiah.  Kata Kunci : Menulis, Karya tulis ilmiah, Pelatihan penulisan
PEMODELAN KEMASAN KAIN PADA BATIK PLENTONG Pertiwi, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPlentong batik company located in Daerah Istimewa Yogyakarta was established in 1952.Plentong means light or incandescent where the company has the intention that in its business always glowing and developing. Plentong batik company located on the road leading to one tourist attraction, this is the attraction for tourists to visit and can see the process of batik in Plentong batik. As for the process of batik, the production of batik plentong fabric company there are two kinds of batik tulis and batik cap. Through the application of existing modeling that is only a description of the letters of the process of batik on iron or aluminum material. The related scope is the packaging design of the plentong batik company. With the condition of the production process and followed by the visit of tourists so that the required attraction and become an aesthetic that supports the company, such as the influence of batik damage on the packaging. This study aims to provide input in the form of re-design¬ or modeling on plentong batik packets that are both functional and aesthetic and are expected to be applied to those who use them. This research method uses qualitative research method, by choosing data collection strategy of phenomenology. This strategy is based on the consideration of the flexibility in researching, so that the data obtained can be modeling solution. Phenomenology approach is related to the understanding of how everyday, which aims to interpret social action as a Which is meaningful and can reconstruct a meaning. Thus, the researchers will tell the experience that the author experienced during researching the sign of business at the company Batik Plentong. Keywords: packaging cloth, batik plentong, design AbstrakPerusahaan batik Plentong yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta didirikan pada tahun 1952.Plentong mempunyai arti yaitu cahaya atau pijar dimana perusahaan mempunyai maksud agar dalam usahanya selalu bercahaya dan berkembang. Perusahaan batik plentong yang terletak dijalan yang menuju salah satu objek wisata, hal ini yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan dapat melihat proses pembatikan di batik Plentong. Adapun dari proses pembatikan, hasil produksi dari perusahaan kain batik plentong ada dua macam yaitu batik tulis dan batik cap. Melalui penerapan dari pemodelan yang telah ada yaitu berupa hanya keterangan huruf dari proses pembatikan di atas bahan material besi atau aluminium. Ruang lingkup yang terkait adalah desain kemasan dari perusahaan batik plentong.Dengan kondisi proses produksi dan diikuti adanya kunjungan dari wisatawan sehingga diperlukan daya Tarik dan menjadi sebuah estetika yang mendukung perusahaan, seperti adanya pengaruh dalam kerusakan batik pada kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan masukan berupa re-design­atau pemodelan pada kemasan batik plentong yang baik secara fungsi dan estetika serta diharapkan dapat diaplikasikan kepada yang menggunakannya.Metode penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif, dengan memilih strategi pengumpulan data fenomenologi.Strategi ini didasarkan pada pertimbangan keleluasaan dalam meneliti, sehingga data yang diperoleh dapat menjadi solusi pemodelan.Pendekatan fenomenologi berhubungan dengan pemahaman tentang bagaimana keseharian, yang bertujuan untuk menginterpretasikan tindakan sosial sebagai sebuah yang bermakna serta dapat merekonstruksi sebuah makna. Dengan demikian, peneliti akan menceritakan pengalaman yang penulis alami selama meneliti papan tanda usaha di perusahaan Batik Plentong. Kata kunci: kemasan kain, batik plentong, desain
MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENYELENGGARAAN KELAS CITA DI SD NEGERI REMBUL 02 KABUPATEN TEGAL Rumana, Nanda Aula
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                     AbstractWelfare is still in poor condition in Tegal Regency. It is  proved by number of poor people in Tegal is 10.75% of the total population (Bappeda, 2012). Economic growth in Tegal Regency relatively lower (5.81%) compared to the national economic growth (6%). In addition to problems of welfare, in Tegal education becomes so associated thereafter. Generally one of the causes of the problems in the education sector is the lack of information access, especially in rural areas. This causes the citizens lack the interest to continue their  education children to a higher level. Evidenced by the school participation rate is lower in rural areas (97.76%) compared to urban areas (98.98%) (CBS, 2013). Include in Tegal lack of information access led to information about the profession is limited. The limited reference profession make students do not have the spirit of learning and achievement as well as further schooling after graduating from elementary school. So it is in Rembul, a remote village in the southern of Tegal. Geographically Rembul village situated on a slope of mountain Slamet, precisely in the Bojong District, Tegal. A society that is far from the urban make people in Rembul lives far away from modern civilization. By organizing Kelas Cita it  aims to provide more choices of dreams and be more motivated to continue their education to a higher level and have a big dream in the future. Kelas Cita was held on Saturday, January 23, 2016 at SDN 02 Rembul Tegal. Kelas Cita is conducted with presentation methode for 60 minutes once class activities finished. All participants enthusiastically participated in the event to finish and feel the benefits of Kelas Cita. It is hoped similar activity can be carried out again with more participants / spacious with a more varied selection of professions that will expand their professional references that have an impact on the high of school participation rate. Keywords: problems of education, schools, welfareAbstrakKesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal masih dalam kondisi yang memprihatinkan terbukti jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tegal masih sebesar 10,75% terhadap total jumlah penduduk (Bappeda, 2012). Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tegal relatif masih lebih rendah (5,81%) dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional(6%). Selain kesejahteraan, di Tegal permasalahan pendidikan  menjadi hal yang sangat berkaitan setelahnya. Secara umum salah satu penyebab terjadinya masalah di bidang pendidikan adalah kurangnya akses informasi terutama pedesaan. Hal tersebut menyebabkan masyarakat kurang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan anak-anak ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan Angka Partisipasi Sekolah yang rendah di wilayah pedesaan  (97,76%)  dibandingkan perkotaan (98,98%) (BPS, 2013).  Termasuk di Tegal kurangnya akses informasi menyebabkan informasi mengenai profesi menjadi terbatas. Terbatasnya referensi profesi menjadikan siswa tidak memiliki semangat dalam belajar dan berprestasi serta bersekolah lebih lanjut setelah tamat dari Sekolah Dasar. Demikianlah yang terjadi di Rembul, sebuah desa terpencil di ujung selatan Kabupaten Tegal. Secara geografis Desa Rembul terletak di lereng gunung Slamet, tepatnya di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Kehidupan masyarakat yang jauh dari perkotaan membuat kehidupan masyarakat Desa Rembul jauh dari peradaban modern. Kegiatan Kelas Cita bertujuan dapat memberikan lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan memiliki mimpi yang besar di masa yang akan datang. Kelas Cita dilaksanakan pada Sabtu 23 Januari 2016 di SD Negeri 02 Rembul Kabupaten Tegal. Kegiatan kelas cita dilakukan dengan metode presentasi/ceramah selama 60 menit di kelas setelah kegiatan belajar mengajar berakhir. Semua peserta antusias mengikuti acara hingga selesai dan merasakan manfaat kelas cita. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali dengan peserta yang lebih banyak/luas dengan pilihan profesi yang lebih bervariasi sehingga akan memperbanyak referensi profesi yang mereka miliki sehingga berdampak pada tingginya angka partisipasi sekolah.Kata kunci: permasalahan pendidikan, sekolah, kesejahteraan
PERANCANGAN ULANG CORPORATE IDENTITY WISATA PULAU UNTUNG JAWA Viter, Jhon
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCorporate identity design required for the development of tourism on the island of Java and the profit to build the companys image. The concept of corporate identity design Untung Jawa Island districts South Thousand Islands, Thousand Islands regency, Jakarta made in accordance with the identity of this island, that island with a variety of offerings beautiful natural charm as well as providing full facilities for travel needs at an affordable price. Through the corporate identity logo design with eye catching impression of the concept, of the elements that are applied as an attraction that shows the personality characteristic of the island, and then apply it on various media related promotions. In the design, method of designing a technique or method used in designing a corporate identity. The method used in this design, among others through observation and data collection of reference works, while the application of methods of data analysis using SWOT qualitative analysis to solve the problem of designing corporate identity Untung Jawa Island itself. Application of the concept is applied focusing on segmentation of natural tourism, where nature contained in Untung Jawa Island is a potential and have a strong appeal for the people of Indonesia and foreign tourists who want to try the potential of exotic island and its facilities are provided. This is the basic design concept of corporate identity, developed into a key to reveal the identity as a tourist attraction.Keywords: redesign, corporate identity, Untung Jawa Island, tourism information                                                   AbstrakDesain corporate identity diperlukan untuk  pengembangan pariwisata di pulau untung jawa dan untuk membangun citra perusahaan. Konsep perancangan corporate identity Pulau Untung Jawa kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta dibuat sesuai dengan identitas dari pulau ini, yaitu pulau dengan berbagai sajian pesona alamnya yang indah serta menyediakan fasilitas lengkap untuk kebutuhan wisata dengan harga terjangkau. Melalui perancangan logo pada corporate identity dengan konsep kesan eye catching, dari elemen-elemen yang diterapkan sebagai daya tarik  yang menunjukkan kepribadian ciri khas  dari pulau tersebut, kemudian mengaplikasikannya pada berbagai media promosi yang terkait. Dalam perancangannya, metode perancangan merupakan teknik atau cara yang digunakan dalam merancang sebuah corporate identity. Metode yang dilakukan pada perancangan ini antara lain melalui pengumpulan data secara observasi dan acuan karya, sedangkan penerapan metode analisis datanya menggunakan analisa kualitatif SWOT untuk memecahkan masalah perancangan corporate identity Pulau Untung Jawa itu sendiri. Penerapan konsep yang diterapkan berfokus pada segmentasi pariwisata alamnya, dimana wisata alam yang terdapat di Pulau Untung Jawa sangat berpotensi dan memiliki daya tarik yang kuat bagi masyarakat Indonesia dan para turis asing yang ingin mencoba potensi pulau yang eksotis beserta sarana yang diberikan. Inilah yang menjadi dasar perancangan konsep corporate identity, yang dikembangkan menjadi kunci memunculkan identitas sebagai daya tarik pariwisata.Kata kunci: Pulau Untung Jawa, perancangan identitas pulau
PENGEMBANGAN MATA PELAJARAN BERBASIS E-LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Adikara, Fransiskus
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCommunity Service at Secondary School in Tanjung Duren Barat III No. 1 Jakarat, precisely Yayasan Pendidikan Al Chasanah aims to share knowledge or transfer knowledge about the implementation of computer-based information system as a support of education services to Teachers and Education Staff to understand and be able to develop learning according to their needs. Specific targets to be achieved are the understanding and ability to implement computer-based information system as a supporter of education services at Yayasan Pendidikan Al Chasanah in order to be able to adjust from the demands and needs of the business world and industry, as supporter and source of extension libraries are also given on the development of subjects based e-learning. The methods used in the form of counseling with practical delivery through the transfer of science and the presentation of e-learning based e-learning development steps that really can be accepted and add to the essence of knowledge and skills of Teachers and Education Staff. Granting the material in the form of an understanding of e-learning and examples of materials that can be used for e-learning has increased the insight of the teachers to be able to develop teaching materials. From the results of this counseling the Principal invites all teachers to be able to take advantage of this new knowledge and insight to be able to meet the expectations of Yayaysan run e-learning program for students in the academic year 2018/2019. It can be concluded that this extension activity is in line with the Principals work plan and the Al Chasanah Education Foundation in addition to being useful for the teachers involved. Keywords: e-learning, educational institution, community service AbstrakPelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di  Sekolah Menengah  di wilayah Tanjung Duren Barat III No. 1 Jakarat, tepatnya Yayasan Pendidikan Al Chasanah bertujuan untuk berbagi pengetahuan atau transfer knowledge mengenai penerapan sistem informasi berbasis komputer sebagai pendukung pelayanan pendidikan kepada Guru dan Staf Pendidikan agar  memahami dan  berkemampuan untuk pengembangan pembelajaran sesuai  kebutuhannya. Target khusus yang ingin dicapai adalah pemahaman dan kemampuan untuk menerapkan sistem informasi berbasis komputer sebagai pendukung pelayanan pendidikan di Yayasan Pendidikan Al Chasanah agar mampu menyesuaikan dari tuntutan dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sebagai pendukung dan sumber pustaka penyuluhan diberikan juga pada sisi pengembangan mata pelajaran berbasis e-learning. Adapun metode yang digunakan berbentuk penyuluhan dengan penyampaian yang praktis melalui transfer ilmu dan sajian langkah-langkah pengembangan mata pelajaran berbasis e- learning sehingga benar-benar dapat diterima dan menambah esensi pengetahuan dan keterampilan Guru dan Staf Pendidikan. Pemberian materi berupa pemahaman mengenai e-learning dan contoh-contoh dari  materi yang bisa digunakan untuk e-learning telah menambah wawasan para Guru untuk dapat mengembangkan bahan pengajarannya. Dari  hasil  penyuluhan ini  Kepala  Sekolah  mengajak seluruh  Guru  untuk  dapat  memanfaatkan pengetahuan dan wawasan barunya ini untuk dapat memenuhi harapan Yayaysan menjalankan program e-learning bagi anak didiknya di tahun ajaran 2017/2018. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan ini sejalan dengan rencana kerja Kepala Sekolah dan Yayasan Pendidikan Al Chasanah selain berguna bagi para guru-guru yang terlibat. Kata kunci: e-learning, lembaga pendidikan, pengabdian masyarakat
IPTEKS BAGI MASYARAKAT KELOMPOK USAHA KERUPUK RAMBAK DESA SIDOMULYO KECAMATAN BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO Nur Diana, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDesa Sidomulyo merupakan desa yang ada di Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto yang berkembang sebagai industri olahan kerupuk rambak sapi sebagai produk unggulan bagi Kabupaten Mojokerto. Kelompok usaha kerupuk rambak di desa Sidomulyo masih menggunakanmetode konvensional bersifat sederhana baik dalam produksi dengan peralatan terbata dengan skala ekonomi kecil. Perencanaan usaha tidak pernah dilakukan karena inisiatif sendiri dan informasi terbatas. Pola pemasaran bersifat sangat sederhana, terbatas pada wilayah Kabupaten Mojokerto, serta kemasan produk kurang menarik dan inovatif. Mayoritas pendanaan berasal dari modal sendiri, kurang akses dana ke bank atau lembaga keuangan lainya karena tidak mampu menyusun laporan keuangan sebagai syarat kredit bank, serta tidak mampu menyusun laporan pajak.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok usaha kerupuk rambak dalam menyusun perencanaan usaha, strategi pemasaran, pengembangan usaha, proses produksi, penentuan harga pokok produk (akuntansi biaya), penyusunan dan pelaporan keuangan ekternal, dan penyusunan laporan perpajakan. Metode pengabdian masyarakat adalah action research (rencana tindak) dengan melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi, penyuluhan, ceramah, pelatihan dan pendampingan kepada kelompok usaha kerupuk rambak sapi guna meningkatkan pengetahuan mereka dalam perencanaan usaha, pemasaran, pengembangan usaha, penentuan harga pokok produksi dan harga jual, penyusunan laporan keuangan dan pelaporan pajak. Sebelum dilakukan rencana tindak, terlebih dulu dilakukan pendekatan Rural Rapid Appraisal (RRA) guna menggali permasalahan yang ada di kelompok usahakerupuk rambak sapi. Hasil pengabdian masyarakat adalah terbentuknya panduan manual prosedur sistem akuntansi untuk penentuan unit cost produk, terbentuknya metode penentuan harga jual produk, terbentuknya metode alokasi biaya produksi, terciptanya laporan keuangan home industryberdasarkan SAK ETAP, terciptanya sistem pelaporan perpajakan yang baik dan benar menurut self assessment.Kata kunci: Harga pokok, harga jual, sistem akuntansi, perpajakan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKOLAH MELALUI SOSIALISASI PESAN MAKAN SAYUR DAN BUAH PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Mulyani, Erry Yudhya; Jusat, Idrus
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHealthy Eating Patterns with a Balanced Nutrition is one of the main factors in the complexity of nutritional problems in Indonesia. Education and counseling on health and nutrition to the community is not an easy, it’s because of concerns to behavioral changes. RISKESDAS 2010 data showed the nutritional status based on weight for age and weight for height in Jakarta were 10.1% (obese) and 10.8% (underweight), respectively. Based on the nutritional status indicator BMI for age in DKI Jakarta had a prevalence of 12.8% of obese and 6.5% for underweight. The purpose of this activity was to Empower Community at Schools through by socialization messages of eating vegetables and fruit in pre-school children, in an effort to improve the knowledge, attitudes, and behaviors about eating vegetables and fruit at TK Pelita Hati, Villa Dago Tol, Serua-Ciputat. The method used was a cross-sectional design. The target in this activity is the pre-school age children at KB / TK Pelita Hati. The total number of sample were 65 students from play group to grade at TK A and B. The results showed that the description of children’s knowledge about food sources 26.60 ± 7.17 and the knowledge about balanced nutrition was 36.40 ± 10.05. Based on the observations showed that most of the children were enthusiastic to answer the open questions about fruits and vegetable material provided by counselor and the media helpfully the children to ask and discuss with the counselor. Therefore, it is necessary to do activities that are more intensive socialization and students interest to establish a behavior healthy eating pattern with a balanced nutrition.Keywords: balanced nutrition, fruits and vegetables, preschools children                                              AbstrakPola Makan dengan Gizi Seimbang merupakan salah satu faktor utama pada kompleksnya permasalahan gizi di Indonesia. Pendidikan dan penyuluhan tentang kesehatan dan gizi kepada masyarakat bukan merupakan hal yang mudah oleh karena menyangkut perubahan perilaku. Menurut data RISKESDAS 2010 Status Gizi BB/U dan BB/TB DKI Jakarta memiliki status gizi gemuk 10,1% dan Kurus 10,8%. Berdasarkan Status gizi IMT/U DKI Jakarta memiliki prevalensi 12,8 % untuk kategori gemuk dan 6,5% untuk kategori kurus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Memberdayakan Masyarakat Sekolah melalui Sosialisasi pesan makan sayur dan buah pada anak prasekolah dalam upaya peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang makan sayur dan buah di TK Pelita Hati, Villa Dago Tol, Serua-Ciputat. Metode yang digunakan adalah cross-sectional design. Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak-anak usia prasekolah di KB/TK Pelita Hati yang berjumlah 65 siswa mulai dari kelompok bermain sampai dengan kelas TK A dan B. Dari hasil pengabdian didapat gambaran pengetahuan anak tentang sumber makanan 26.60 ± 7.17 dan pengetahuan tentang gizi seimbang sebesar 36.40 ± 10.05. Berdasarkan hasil observasi didapat bahwa dari penyuluhan yang diberikan tentang sayur dan buah hampir sebagian besar anak antusias dalam menjawab pertanyaan terbuka yang diberikan oleh penyuluh dan dari media yang digunakan dapat menstimulasi anak untuk banyak bertanya serta berdiskusi dengan para penyuluh. Oleh karenanya, perlu dilakukan kegiatan yang sosialisasi yang lebih intensif dan menarik para siswa untuk dapat membentuk pola perilaku sehat bergizi seimbang.Kata Kunci: gizi seimbang, sayur dan buah, anak prasekolah
PEREMPUAN PENCEGAH KONFLIK DAN PERUNDING PERDAMAIAN Ridhuan, Syamsu
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis initiation of community service, conducted as the request from Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection of the Republic of Indonesia to the Rector of Universitas Esa Unggul. The aim is to the university, through the appointed lecturer, provide conceptual and applicative contributions to implementing the mandate of The Regulation of Presidential Number 18 Year 2014 concerning Women and Child’s Empowerment and Protection on Social Conflict. The scope of this community service is delegation of women who live in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), which also represent various elements: Non-Governmental Organization, public and private university student, high school student, civil servant, Indonesian National Police, Indonesian National Armed Forces, teacher and lecturer. A method that expected to provide several abilities (knowledge, attitude and skill) the competence of the trainer of Conflict Prevention and Peace Negotiator. The training organized for 3 (three) days in Hotel Margo Depok, West Java, on 13 to 15 December 2016. The result of community service, 30 women, will grant the predicate of trainer that gain conceptual and applicative competence as initiator and mediator together with the ability to organizesocialization to prevent conflict. The resultof post-training, the women who participate in the training of trainer, assumed to have the various competence to become initiator, mediator and able to organizesocialization concerning the role of women asconflict prevention and peace negotiator. Keywords: roles, women, conflict AbstrakInisiatif pengabdian masyarakat ini, dilakukan atas permintaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia kepada Rektor Universitas Esa Unggul. Tujuan agar universitas, melalui dosen yang diminta  dapat memberikan kontribusi secara konseptual dan aplikatif dalam melaksanakan amanat Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial. Lingkup subjek pengabdian adalah representasi para perempuan yang bermukim di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek), yang berasal dari berbagai unsur : LSM, mahasiswi PTN/PTS, siswi SLTA, PNS, POLRI, TNI, Guru dan Dosen. Metode pengabdian adalah pelatihan untuk pelatih (Training of Trainer). Suatu metode yang dapat memberikan sejumlah kemampuan (pengetahuan, sikap dan keterampilan) kompetensi sebagai pelatih Pencegah Konflik dan Perunding Perdamaian. Pelatihan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di Hotel Margo Depok Jawa Barat, tanggal 13 sampai dengan 15 Desember 2016. Hasil pengabdian, dilatih dan lulus sebanyak 30 orang perempuan berpredikat sebagai pelatih yang memiliki kompetensi konseptual dan aplikatif, sebagai inisiator dan mediator serta dapat melakukan sosialisasi  dalam mencegah konflik dan menjadi perunding perdamaian. Simpulan pada pasca pelatihan diyakini representasi perempuan yang ikut TOT sudah memiliki sejumlah kompetensi sabagai inisiator, mediator dan dapat melaksanakan sosialisasi peran perempuan sabagai pencegah konflik dan perunding perdamaian. Kata kunci : peran, perempuan, konflik
PENDIDIKAN SARAPAN SEHAT MENUJU BANGSA SEHAT BERPRESTASI BAGI ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI MAUK III KABUPATEN TANGERANG BANTEN Ronitawati, Putri; Sa’Pang, Mertien; Sitoayu, Laras; Nuzrina, Rachmanida; Melani, Vitria; Dhyani S, Prita; Novianti, Anugerah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIn the 6-12 year period, school-aged children are very sensitive in shaping their cognitive development. If during this period they experience hunger then the opportunity to study in school to be reduced (WFP 2006). One message Balanced Nutrition (message six), based on Permenkes No. 41/2014 is a habit of breakfast. Nutrition education accompanied by the provision of food in schools such as a healthy breakfast will run more effectively when walking in tandem. Healthy breakfast education activity aims to raise public awareness, especially school children about the importance of breakfast, the benefits of breakfast, the type of healthy breakfast, and snacks safe. This activity is held in order to commemorate World Health Day and National Education Day and aim to socialize healthy breakfast education activity for School Children at SDN Mauk III of Tangerang Regency of Banten. Socialization is done by providing nutrition education with comic media "Come Breakfast" as one of education media which accompanied by healthy breakfast together in class as much as 268 School Children attend and follow this activity with good Understanding and socialization is strengthened by education media and practice directly related healthy breakfast together in accordance with Balanced Nutrition used and given to the participants so easily understood and applied in everyday life both at home and at school. Such activities are important every year with different target targets, so that the socialization of healthy breakfast in accordance with the principles of balanced nutrition with nutrition education can be achieved well. Keywords: primary school children, nutrition education, healthy breakfast AbstrakPada periode 6-12 tahun, anak usia sekolah sangat sensitif dalam membentuk perkembangan kognitifnya. Bila pada periode ini mereka mengalami kelaparan maka kesempatan untukbelajar di sekolah menjadi berkurang(WFP 2006).Salah satu pesan Gizi Seimbang (pesan keenam), berdasarkan Permenkes No 41/2014 adalah biasakan sarapan.Pendidikan gizi disertai penyelenggaraan makanan di sekolah seperti Sarapan sehat akan berjalan lebih efektif bila berjalan beriringan. Kegiatan pendidikan sarapan sehat bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak sekolah mengenai pentingnya sarapan, manfaat sarapan, jenis sarapan sehat, dan jajanan aman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia dan Hari Pendidikan Nasional serta bertujuan untuk  mensosialisasikan kegiatan pendidikan sarapan sehat bagi Anak Sekolah di SDN Mauk III Kabupaten Tangerang Banten. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan pendidikan gizi dengan media komik “Ayo Sarapan” sebagai salah satu media edukasi yang disertai dengan sarapan sehat bersama di kelas sebanyak 268 Anak Sekolah hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik  Pemahaman dan sosialisasi diperkuat dengan adanya media edukasi serta praktek secara langsung terkait sarapan sehat bersama sesuai dengan Gizi Seimbang yang digunakan serta diberikan pada peserta sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah. Kegiatan seperti ini penting dilakukan setiap tahun dengan target sasaran yang berbeda-beda, sehingga sosialisasi sarapan sehat sesuai dengan prinsip gizi seimbang yang disertai pendidikan gizi dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : anak sekolah dasar, pendidikan gizi, sarapan sehat
IPTEKS BAGI MASYARAKAT MANAJEMEN DESA WISATA KALIBUNTUNG Ratnaningtyas, Yohana Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractAdministrators at Kalibuntung Touristy Village feel that their ability and knowledge in management and tourism are very limited, therefore, it is necessary to conduct a workshop to enhance the quality of the administratos. After the participant obtained the material from the workshop, it is hoped that their skill and knowledge about management and marketing are improved. The method employed was initiated by a program socialization to create a communication as well as to help enhance the participants’ skill about the importance of the management system in developing touristy village. Administrators along with team identify and study the problems, the potencies and chances which then arranged in a plan and implemented as workshops aiming to improve the ability of the participants in comprehending the issues of management and tourism in enhancing the touristy village and to give practical experience in accordance with the latest development. Workshops materials’ are namely Management Workshop, Tourism Marketing Workshop, and Blog Management Workshop. Monitoring and evaluation are conducted to monitor all workshops, both the process of implementation and the expected results so they could be well elaborated as stated in the initial objective. The result showed that there is an improvement in the quality of the administrators in management and tourism as well as there is a blog or Facebook of the touristy village to open the market of the touristy village much better. Workshops are finalized by handing over some donations such as brochures, costumes for gamelan players (pengrawit) and sound system, witnessed by administrators of the touristy village, coordinator of gamelan players and a representative from Tourism Office Bantul.  Keywords: improvement of ability, management, touristy village AbstrakPengurus di Desa Wisata Kalibuntung merasa kemampuan dan pengetahuan di bidang manajemen dan pariwisata masih sangat terbatas, oleh karena itu dipandang perlu untuk melakukan pelatihan guna peningkatan kualitas pengurus. Setelah peserta mendapatkan materi pelatihan, diharapkan terjadi peningkatan kemampuan dan pengetahuan pengurus desa wisata dalam hal manajemen dan pemasaran. Metode yang dipakai didahului dengan sosialisasi program untuk menciptakan komunikasi serta membantu meningkatkan pemahaman pengurus tentang pentingnya manajemen dalam pengembangan desa wisata. Pengurus desa wisata bersama dengan tim mengidentifikasi dan mengkaji masalah, potensi serta peluang kemudian disusun rencana kegiatan berupa program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami masalah manajemen dan pariwisata bagi pengembangan desa wisata dan memberikan pengalaman praktis sesuai dengan perkembangan terkini. Materi yang diberikan adalah Pelatihan Manajemen, Pelatihan Pemasaran Pariwisata dan Pelatihan Pengelolaan Blog. Monitoring dan evaluasi diadakan untuk memantau kegiatan ini, baik proses pelaksanaan maupun hasil yang dicapai agar sesuai dengan tujuan semula. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatan kualitas pengurus dibidang manajemen dan pariwisata serta tersedianya blog/facebook desa wisata sehingga diharapkan dapat mengelola dan memasarkan desa wisata dengan lebih baik. Pelatihan diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa brosur, kostum seragam pengrawit dan sound system disaksikan pengurus desa wisata, ketua kelompok pengrawit dan perwakilan dari Dinas Pariwisata Bantul. Kata kunci : peningkatan kemampuan, manajemen, desa wisata

Page 9 of 68 | Total Record : 671


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 03 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 04 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas More Issue