cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dewantara
ISSN : 2527399X     EISSN : 2541609X     DOI : -
Core Subject : Education,
Dewantara merupakan jurnal ilmiah kajian pendidikan yang khusus mempublikasikan karya-karya ilmiah yang belum pernah diterbitkan. Jurnal ini terbit berkala dua kali dalam setahun yaitu pada periode Januari-Juni dan periode Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Studi Tentang Etika Profesi dan Kode Etik Pustakawan Puspitha, Dessy
Jurnal Dewantara Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The librarian's Code of Ethics is a norm or rule that librarians must comply with to maintain honor, dignity, image, and professionalism. The code of ethics for Indonesian librarians is listed in the AD ART of the Indonesian Librarians. The 2006 Indonesian Librarian Code of Ethics states that the Indonesian librarian code of ethics serves as a guideline for the behavior and performance of all members of the Indonesian Librarian Association in carrying out their duties in the field of librarianship. Every member of the Indonesian Librarian Association has the responsibility to implement this code of ethics to the highest standards for the benefit of users, the profession, libraries, professional organizations, and society. The existence of a code of ethics in professional organizations shows that professional organizations are still stable. In the process of establishing a code of ethics, it can only be carried out by a professional organization that is valid and binding on its members. The establishment of a code of ethics is usually done at a congress of professional organizations. In the library, there are various types of work that are the responsibility of librarians. Even though there are differences between one and another, basically the goal is the same, namely to provide information services to users.
Studi Tentang Online Public Acces Catalog (OPAC) dalam Peningkatan Kualitas Layanan di Perpustakaan IAIN Metro Dessy Puspitha
Jurnal Dewantara Vol 12 No 02 (2021): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on of the online public access catalog (OPAC) to improve the quality of library services at the IAIN Metro Library. The type of research used in this research is qualitative research through observation and interviews. With data analysis: First, the use of the OPAC library has not been fully utilized by users effectively and efficiently. Second, the obstacles faced by OPAC are the lack of supporting facilities such as computer software, which are used by OPAC users are not friendly, making it difficult for users to search for information, and the information presented in OPAC is still incomplete. The way to solve problems in using OPAC is to add facilities such as computers, providing guidance or directions to users on how to use OPAC; Libraries must make improvements in the field of information services to provide complete information.
Kehidupan Masyarakat Muslim Melalui Pembangunan Koperasi Dliyaul Haq
Jurnal Dewantara Vol 10 No 02 (2020): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi as way in economy society activity to have ability to be a efisiency board and to be spirit society economy that have strength and good in society in all. Koperasi as board that be able and can increase the economy aspec from every members and society. Koperasi is a board that consist of people or legal board Koperasi that to the activity based on the Koperasi rule. The democratic in Koperasi will move every members and society in real to build the economy. Through Koperasi every members can aspirating until the needs from every members knows. Koperasi is the way to build the economy in Indonesia.
Peran Badan Pengawas BMT Kota Metro Dalam Merevitalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama Haq, Dliyaul
Jurnal Dewantara Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama dalam koperasi maupun BMT memiliki makna bahwa setiap anggota bisa berasal dari berbagai macam agama dan suku, sehingga terciptalah kerukunan antar umat beragama untuk saling bekerjasama/gotong royong, serta kekeluargaan dalam kehidupan khususnya perekonomian. Kalau ini sudah terwujud maka semua golongan agama maupun suku bisa hidup berdampingan tanpa mengurangi hak dasar untuk melaksanakan kewajiban agamanya. Disamping itu, agama dan suku merupakan elemen yang krusial untuk menciptakan stabilitas perekonomian. Akan tetapi, filosofi ini sudah mulai tergerus di koperasi syariah/BMT dikarenakan lembaga ini baik operasional maupun memperkenalkan dirinya ke masyarakat lebih sama dengan perbankan syariah. Padahal ini bertentangan dengan prinsip koperasi. Hal inilah yang membuat menarik untuk dibahas. Penelitian ini menggunakan pendekatan geisteswissenschaft ini mencoba menangkap dan memahami keadaan yang dirasakan manusia yang bersifat empiris dan realistis di lapangan. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori sosial yang memberikan perhatian pada aspek-aspek tertentu khususnya kesejahteraan di bidang ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari melalui nilai-nilai moderasi beragama dalam badan pengawas BMT. Temuan Penelitian menunjukkan bahwa peran badan pengawas BMT memberikan dampak yang positif untuk mengembangkan dan menimbulkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam berinteraksi di dalam maupun di luar BMT. Disamping itu juga, badan pengawas berfungsi sebagai mediasi antar BMT dengan BMT yang lainnya.
Implementasi Laporan Keuangan Usaha Kecil Menengah Pengrajin Kayu Se-Lampung Untuk Penyehatan Dan Kemaslahatan Dliyaul Haq, M.E.I
Jurnal Dewantara Vol 12 No 02 (2021): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi laporan keuangan usaha kecil menengah pengrajin kayu, merupakan cara untuk mewujudkan UKM yang sehat, yang nantinya berdampak positif kepada perekonomian secara makro maupun mikro atau mungkin negatif apabila tidak dilaksanakan dengan baik. Terutama, minimnya penerapan yang dilakukan oleh persatuan pengrajin kayu se-Lampung. Persatuan pengrajin kayu ini beranggotakan 40 orang yang tersebar di berbagai kawasan Lampung di antaranya Bandar Lampung, Menggala, Lampung Barat, Pekalongan, dan sebagainya. Yang hampir keseluruhan tidak menerapkan laporan keuangan dalam kegiatan usahanya, serta terkadang mengalami kerugian dalam kurun waktu 1 bulan sebanyak Rp.100.000.000,00-, namun, persatuan ini telah banyak menyerap tenaga kerja di lingkungannya yang secara otomatis dapat membantu kesehjahteraan/kemaslahatan sendiri dan masyarakat sekitarnya. Metode Penelitian menggunakan pendekatan eksplorasi dan experience survey sebagai teknik operasionalnya. Sedangkan penelitian ini berusaha untuk memahami dan menggali lebih dalam sejauhmana implementasi laporan keuangan dan penyehatan serta kemaslahatan usaha kecil menengah di Lampung. Sedangkan alasan pemilihan metode experience survey adalah untuk mendapat data, informasi maupun ide dari pihak yang menerapkan dan tidak menerapkan laporan tersebut sehingga analisis permasalahan menjadi lebih valid. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masih banyak pemilik UKM (dari 12 UKM ada 5 UKM) yang tidak menyimpan bukti transaksi, padahal menyimpan bukti transaksi secara tidak sadar mereka telah melakukan pengendalian akan keuangan mereka. Bukti transaksi tersebut dapat digunakan sebagai bukti menyusun catatan yang mereka miliki dan dari catatan tersebut mereka dapat menyusun laporan keuangan mereka.
Praktik Layanan QRIS Ziswaf Bank Syariah Indonesia KC Metro Sudirman Dalam Pengelolaan Keuangan Masjid Sari, Reonika Puspita
Jurnal Dewantara Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The type of research that researchers will use is field research while the nature of the research that researchers will use is qualitative descriptive, namely, researchers seek to describe, clearly describe the phenomena that occur in the field related to the practice of QRIS ZISWAF Bank Syariah Indonesia in the financial management of mosques. The approach used in this study is the phenomenological approach. Researchers try to explain phenomena that occur in the field, so there is no limit in understanding the phenomena that occur. QRIS ZISWAF Service Practice of Bank Syariah Indonesia Kc Metro Sudirman in The Financial Management of mosques conducted by the three mosques, namely Taqwa Metro Pusat mosque, Masjid Al Jihad Metro Pusat and Masjid An-Nur Metro regency Metro Pusat which already uses QRIS ZISWAF services can be said to be ineffective. This is seen from the number of worshippers and communities around the mosque who do not understand how to use QRIS services in distributing ZISWAF. One of the causes is the lack of socialization from the Indonesian Sharia bank Kc Metro, which is only limited to socialization to mosque administrators and new worshippers only limited to listening to explanations when they finish praying in the congregation. As well as on QRIS barcodes there is no explanation of the steps how to use the QRIS application in distributing ZISWAF. Jenis penelitian yang akan peneliti gunakan adalah penelitian lapangan sedangkan sifat penelitian yang akan peneliti gunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu, peneliti berupaya mendeskripsikan, menggambarkan secara jelas fenomena yang terjadi di lapangan terkait praktik QRIS ZISWAF Bank Syariah Indonesia dalam pengelolaan keuangan masjid. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi. Peneliti mencoba menjelaskan fenomena yang terjadi di lapangan, sehingga tidak ada batasan dalam memahami fenomena yang terjadi. Praktek layanan QRIS ZISWAF Bank Syariah Indonesia Kc Metro Sudirman dalam Pengelolaan Keuangan masjid yang dilakukan ketiga masjid yaitu masjid Taqwa Metro Pusat, Masjid Al Jihad Metro Pusat Serta Masjid An-Nur Metro regency Metro Pusat yang sudah menggunakan layanan QRIS ZISWAF dapat dikatakan belum efektif. Hal ini terlihat dari banyaknya para jamaah dan masyarakat sekitar masjid yang belum paham bagaimana cara menggunakan layanan QRIS dalam menyalurkan ZISWAF. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya sosialisasi dari pihak bank Syariah Indonesia Kc Metro yaitu baru sebatas sosialisasi kepada pengurus masjid dan jamaah baru sebatas mendengarkan penjelasan ketika selesai solat berjamaah dimasjid. Serta pada barcode QRIS tidak ada penjelasan mengenai langkah-langkah bagaimana cara menggunakan aplikasi QRIS dalam menyalurkan ZISWAF.
Fungsi Media Sosial Sebagai Sarana Informasi Haji Dan Umroh Di Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Masrur, Ghufran; Fatmawati, Amanda; Liza, Sindi Nurma; Haq, Dliyaul
Jurnal Dewantara Vol 15 No 02 (2024): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of technology and information has brought many impacts on daily life, including the use of social media. One of the functions of social media is as a means of information, which is utilized by the Ministry of Religious Affairs of South Lampung Regency to provide information about Hajj and Umrah. The aim of this research is to examine how social media functions as a source of information for Hajj and Umrah at the Ministry of Religious Affairs of South Lampung Regency. This research was conducted at the Office of the Ministry of Religious Affairs of South Lampung Regency. This type of research is qualitative descriptive. The informants in this study are the head of the Ministry of Religious Affairs Office of South Lampung Regency, the head of the hajj and umrah organizing section, and the staff managing the social media accounts. The techniques used in data collection are interviews, observations, and documentation. Based on the research conducted, it can be concluded that there are four functions of social media as a means of information for Hajj and Umrah first information second, sharing, third relationship and fourth group. Pesatnya kemajuan teknologi dan juga informasi telah membawa banyak dampak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga dalam penggunaan media sosial, salah satu fungsi dari media sosial adalah sebagai sarana informasi hal inilah yang dimanfaatkan oleh Kemeterian Agama Kabupaten Lampung Selatan. menggunakan media sosial sebagai sarana informasi haji dan umroh. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana fungsi media sosial sebagai sarana informasi haji dan umroh di Kemeterian Agama Kabupaten Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kemudian informan dalam penelitian ini adalah kepala Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Lampung Selatan, kepala seksi penyelenggara haji dan umroh, serta petugas yang mengelola akun media sosial. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan juga dokumentasi. berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 fungsi media sosial sebagai sarana informasi haji dan umroh yaitu pertama informasi, yang kedua sharing, yang ketiga relationship, yang keempat group.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Haji Pintar Sebagai Platform Website Berbasis Aplikasi Yang Memudahkan Jamaah Haji Untuk Mengakses Informasi Terkait Haji Pada Masyarakat Kecamatan Natar Mubarok, Zaki Anfasa; Amal, Ilham Khoirul; Anjani, Fitria; Haq, Dliyaul
Jurnal Dewantara Vol 15 No 02 (2024): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pelaksanaan ibadah haji . Aplikasi Haji Pintar merupakan solusi terbaik yang dibuat oleh Kementerian Agama dalam bentuk platform website berbasis aplikasi untuk memudahkan para jamaah dalam mengetahui informasi apa saja mengenai Haji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi tersebut dalam membantu memberikan kemudahan akses informasi, panduan ibadah, serta layanan pendukung lainnya bagi jamaah haji asal Natar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis dan wawancara terhadap jamaah haji asal Natar yang menggunakan aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil meningkatkan efektifitas informasi terkait haji melalui aplikasi Haji Pintar pada jamaah asal Natar. Fitur-fiturnya pun lengkap dan membantu calon jamaah haji asal Natar. Dibalik kelebihannya, pasti ada beberapa kekurangan yang ada di aplikasi haji pintar yaitu aplikasi yang lambat, informasi manasik yang kurang jelas, dan fitur Bahasa yang sedikit membingungkan untuk beberapa kalangan tetapi kekurangan itu semua pasti bisa diatasi dengan baik. Kesimpulannya, efektifitas penggunaan aplikasi Haji Pintar sebagai platform website berbasis aplikasi merupakan inovasi yang mendukung pengalaman beribadah yang lebih baik, tetapi masih ada beberapa kekurangan di dalamnya. Kedepannya supaya aplikasi Haji Pintar diperbaiki dan disempurnakan lagi agar lebih maksimal untuk membantu jamaah haji Natar dimasa yang akan datang.
Penggunaan Website Sebagai Media Informasi Bagi Jamaah Yang Hendak Melaksanakan Manasik Haji Dan Umrah Fatika, Laisa Firli; Nawawi, M. Rustom; Ari Pradana, Muhammad Noval; Haq, Dliyaul
Jurnal Dewantara Vol 15 No 02 (2024): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performing the Hajj is the most anticipated worship by all Muslims. KBIH (kelompok bimbingan ibadah haji) is a service institution for people who want to perform the hajj pilgrimage by guiding the hajj pilgrimage. the problem that occurs is the lack of understanding of the website for people who are stuttering technology that often occurs among the elderly. The web-based Hajj service information system is built using waterfall with its stages, namely requirements analysis, system design, program code writing, program testing, program implementation and maintenance. With the web-based service information system and KBIH, it can make it easier for people to receive all the information they want to go on Hajj. Melaksanakan ibadah haji merupakan ibadah yang paling di nantikan oleh semua umat muslim. KBIH (kelompok bimbingan ibadah haji) merupakan sebuah lembaga layanan untuk masyarakat yang ingin melakukan ibadah haji dengan pembimbingan ibadah haji. masalah yang terjadi yaitu kurangnya pemahaman website terhadap masyarakat yang gagap teknologi yang sering terjadi di kalangan orang tua yang berusia lanjut. Sistem informasi layanan haji berbasis web dibangun menggunakan waterfall dengan tahapannya yaitu analisa kebutuhan, desain sistem, penulisan kode program, pengujian program, penerapan program dan pemeliharaan. Dengan adanya sistem informasi layanan berbasis web dan KBIH dapat mempermudah masyarakat menerima seluruh informasi yang hendak berangkat haji.
Peran Citra Merek Dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Paket Umroh Pada Travel Cahaya Multazam Cabang Lampung Fatikasari, Ega; Rosmalinda, Upia
Jurnal Dewantara Vol 16 No 01 (2025): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran citra merek dalam meningkatkan keputusan pembelian paket umrah pada Travel Cahaya Multazam Cabang Lampung. Fenomena meningkatnya minat umrah di Indonesia, disertai dengan persaingan ketat antar biro perjalanan, menjadikan citra merek sebagai faktor penting dalam proses pengambilan keputusan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pihak internal travel dan sejumlah jamaah. Data dianalisis secara induktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi citra merek—identitas, personalitas, asosiasi, sikap dan perilaku, serta manfaat dan keunggulan—berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Namun, dimensi paling dominan adalah manfaat dan keunggulan merek, sikap dan perilaku penyelenggara, serta asosiasi merek terhadap nilai kejujuran dan pelayanan religius. Keputusan pembelian lebih dipengaruhi oleh pengalaman nyata dan kualitas pelayanan daripada aspek visual atau promosi. Personalitas merek menciptakan ikatan emosional yang mendorong loyalitas jamaah. Sementara itu, identitas visual merek masih perlu ditingkatkan agar lebih mudah dikenali. Temuan ini menegaskan bahwa citra merek yang dibangun dari pelayanan berkualitas, pendekatan spiritual, dan relasi emosional lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian konsumen dalam layanan ibadah umrah. This study aims to analyze the role of brand image in enhancing purchasing decisions for Umrah packages at Cahaya Multazam Travel, Lampung Branch. The growing interest in Umrah in Indonesia, coupled with intense competition among travelagencies, makes brand image a crucial factor in consumer decision-making. This study employed a qualitative descriptive approach using in-depth interviews with internal travel agents and a number of pilgrims. Data were analyzed inductively through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that all dimensions of brand image—identity, personality, associations, attitudes and behaviors, and benefits and advantages—influence purchasing decisions. However, the most dominant dimensions are brand benefits and advantages, the organizer's attitudes and behaviors, and the brand's association with honesty and religious service. Purchasing decisions are more influenced by actual experiences and service quality than by visual aspects or promotions. Brand personality creates an emotional bond that fosters pilgrim loyalty. Meanwhile, the brand's visual identity still needs to be improved to be more easily recognized. These findings confirm that a brand image built on quality service, a spiritual approach, and emotional connections is more effective in increasing consumer trust and purchasing decisions in Umrah services.