cover
Contact Name
Muhamad Kurnia Sugandi
Contact Email
andymks60@gmail.com
Phone
+6281320161985
Journal Mail Official
andymks60@gmail.com
Editorial Address
Jalan K.H. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25412280     EISSN : 25414097     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/be.v7i2.3852
Bio Educatio merupakan jurnal ilmiah versi online pada Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Majalengka, Jurnal ini memuat penelitian tentang pendidikan IPA dan Pendidikan Biologi serta keilmuan biologi, yang diterbitkan setiap 6 bulan sekali.
Articles 129 Documents
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Pada Konsep Ekosistem Dengan Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan Audio Visual Di Kelas VII SMP IT Hafifudin Arrohimah Muhammad Kurnia Sugandi
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 1, No 1 (2016): Bio Educatio (The Journal of Science and Biology Education)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.988 KB) | DOI: 10.31949/be.v1i1.435

Abstract

Latar belakang permasalahan pada penelitian ini adalah pembelajaran di sekolah khususnya pembelajaran IPA terlalu memacu terhadap otak anak untuk menghapal berbagai macam materi pelajaran. Salah satu kesulitan dalam belajar IPA yaitu peserta didik dituntut untuk bisa menghapal terhadap nama-nama ilmiah beserta rumus-rumus perhitungan dan proses kegiatan belajarnya pun selalu dilaksanakan di dalam ruangan kelas saja, sistem pembelajaran yang seperti ini tidak akan bisa meningkatkan kemampuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan memecahkan masalah siswa pada konsep ekosistem dengan pembelajaran Guided Inquiry di kelas VII SMP IT Hafifudin Arrohimah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Pre-experimental design dengan menggunakan penelitian deskriptif analisis dengan jenis kuantitatif. Hal ini dapat terjadi, karena tidak adanya variable kontrol, dan sampel tidak dipilih secara random. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP IT Hafifudin Arrohimah. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple jenuh yaitu penentuan sampel anggota populasi dijadikan sampel yang diambil adalah 35 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Guided Inquiry dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa sebesar 23,3 %  adapun sisanya sebesar 76,7 % dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan bahwa pembelajaran Guided Inquiry pada konsep ekosistem dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah kelas VII SMP IT Hafifudin Arrohimah. Kata kunci : Guided Inquiry, ICT, Kemampuan Memecahkan Masalah, Ekosistem
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA aden arif gaffar
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.756 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.854

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA khususnya materi dampak pencemaran bagi kehidupan, bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Terisi melalui penggunaan model picture and picture. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dimana peneliti bekerjasama dengan Guru Kelas sebagai observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Terisi sebanyak 20 siswa terdiri dari 8siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan tes. Data yang yang diperoleh berupa hasil tes sebagai data primer dan hasil observasi serta dokumentasi sebagai data pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil tes akhir setiap siklus dan analisis deskriptif kualitatif untuk hasil observasi setiap siklus. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model picture and picture dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A SMPNegeri 3 Terisi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa pada prasiklus sampai pada siklus II. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada prasiklus yaitu 57,5 dan ketuntasan klasikal yaitu 35%. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 72 sedangkan ketuntasan klasikal 55%. Pada siklus II, nilai rata-rata yang diperoleh siswa mencapai 79,8 sedangkan ketuntasan klasikal mencapai 77,5%. Kesimpulannya, penggunaan model picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Terisi. Kata kunci : Model Picture and Picture, Hasil Belajar.
ANALISIS KELAYAKAN BUKU TEKS SISWA IPA KURIKULUM 2013 PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN KELAS VIII UNTUK DIGUNAKAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DITINJAU DARI RELEVANSI ISI, KETEPATAN DAN KOMPLEKSITAS Tita Juita
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.49 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi isi, tingkat elaborasi berdasarkan model representasi teks dari buku teks siswa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis relevansi isi buku teks ini pada topik Sistem Pencernaan pada indikator standar proses pembelajaran silabus IPA kurikulum 2013 ditemukan 20 indikator pembelajaran dengan kategori 17 indikator pembelajaran terakomodasi dan 3 indikator pembelajaran tidak terakomodasi atau 85% yang tergolong baik. Untuk ketepatan 20 konsep berdasarkan standar analisis konsep terdapat 85% konsep memadai, 15 % konsep kurangnya atribut, dan 0 % konsep yang tidak dituntut dalam indikator standar proses pembelajaran. Ini menunjukkan konsep-konsep dalam buku teks tersebut adalah relevan baik. Analisis wacana materi subjek buku teks siswa tersebut menghasilkan representasi teks dengan tingkat kedalaman mencapai unit struktur 4 level yang menunjukkan materi subjek tertata cukup rinci. Dengan akomodasi dan isi yang memenuhi standar kurikulum 2013 kedalaman struktur makro sudah memadai. Buku teks siswa tersebut adalah layak sebagai bahan ajar. Kata Kunci : Buku Teks Siswa, Relevansi Isi, Ketepatan Konsep, Kompleksitas 
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Konsep Pencemaran Lingkungan Muhammad Kurnia Sugandi
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.161 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep Pencernaan Lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan menggunakan penelitian deskriptif analisis dengan jenis kuantitatif. Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttes design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik  kelas MA Raudlatutta’allum Tasikmalaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple jenuh yaitu penentuan sampel anggota populasi dijadikan sampel yang diambil adalah 35 orang. Hasil penelitian menunjukan Hasil analisis thitung = -24,76 dan ttabel = 2,04. diperoleh nilai 2p (0,0455) <  α (0,05), kesimpulan analisis menunjukan tolak Ho. artinya median hasil posttest tidak sama dengan median yang telah ditentukan. Dengan demikian model pembelajaran Group Investigation cocok diterapkan pada proses pembelajaran konsep Pencemaran Lingkungan di kelas X MA Raudlatutta’allum Kota Tasikmalaya. Kata kunci : Group Investigation, Pencemaran Lingkungan   
PENGARUH METODE INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI aden arif gaffar
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.678 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i1.581

Abstract

Pembelajaran metode investigasi kelompok merupkan salah satu metode pembelajaran yang membangkitkan minat siswa belajar lebih aktif, membiasakan siswa berfikir ilmiah, karena investigasi kelompok  merupakan pembelajaran pemecahan pada masalah-masalah yang bermacam-macam. Rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem reproduksi di SMA PGRI Majalengka mendorong penulis untuk mencoba menerapkan metode investigasi kelompok sebagai upaya untuk lebih mengaktifkan siswa dalam pembelajaran yang pada akhirnya membantu siswa untuk lebih memahami materi pelajaran. Penerapan metode pembelajaran investigasi kelompok dapat meningkatakan hasil belajar siswa khususnya dalam pelajaran biologi pada konsep sistem reproduksi, hal ini didorong karena penggunaan pembelajaran penemuan dapat lebih melibatkan panca indra siswa sehingga proses pembelajaran menjadi semakin bermakna. Dapat disimpulan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran investigasi efektif untuk meningkatkan hasil belajar pada konsep sistem reproduksi pada siswa SMA. Kata kunci : Metode investigasi kelompok, hasil belajar, konsep sistem reproduksi manusia.
EFEKTIVITAS TISU BASAH ANTISEPTIK UNTUK MENURUNKAN JUMLAH BAKTERI TANGAN Mulia Susanti
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.208 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.697

Abstract

Cuci tangan memiliki peran penting dalam mengendalikan masuknya bakteri lewat jalur oral dan mencegah penyebaran berbagai macam penyebaran penyakit. Keterbatasan sarana cuci tangan dan alasan kepraktisan  memunculkan produk tisu basah antiseptik sebagai alternatif cuci tangan yang bertujuan untuk membersihkan permukaan tangan serta mengurangi jumlah bakteri pada tangan. Tisu basah penggunaanya sudah umum dikalangan masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pembuktian seberapa efektiv produk tisu basah yang berada dipasaran dalam menurunkan jumlah bakteri tangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yang dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai perbedaan jumlah bakteri sebelum dan sesudah dibersihkan menggunakan tisu basah antiseptik. Jumlah sampel yang diambil adalah 26 sampel swab telapak tangan yang diperoleh dengan cara acak. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah bakteri pada telapak tangan sebelum dibersihkan adalah 2,2 x 107 CFU/ml dan jumlah bakteri pada telapak tangan sesudah menggunakan tisu basah antiseptik adalah 9,0 x 106 CFU/ml. Dari uji statistic didapat nilai t hitung sebesar 10.496 dengan sig 0.00 < 0.05. dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan jumlah bakteri pada tangan setelah penggunaan tisu basah antiseptik.
Pembelajaran Berbasis Praktikum Virtual Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa Kelas X Pada Materi Invertebrata aden arif gaffar
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 1, No 1 (2016): Bio Educatio (The Journal of Science and Biology Education)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.966 KB) | DOI: 10.31949/be.v1i1.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan skala sikap ilmiah siswa melalui pembelajaran berbasis praktikum virtual, dan mengungkap taggapan siswa terhadap pembelajaran invertebrata berbasis praktikum virtual. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Experimental Design dengan desain Static Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X4 dan X3 SMAN 1 Terisi Kabupaten Indramayu. Adapun pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling yaitu kelas X4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X3 sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan Pembelajaran berbasis praktikum virtual pada kelas eksperimen dan praktikum verivikasi pada kelas kontrol. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ilmiah siswa mengalami peningkatan yang signifikan setelah pembelajaran berbasis praktikum virtual dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan praktikum verivikasi. (nilai sig-2 tailed= 0,001<α ((0,05)). peningkatan sikap ilmiahtergolong kategori sedang untuk kelas eksperimen (N-Gain X-4= 0,31), kategori rendah kelas kontrol (N-GainX-3=0,20), Program praktikum virtual ini bukan sebagai pengganti laboratorium nyata, tetapi sebagai pelangkap bagi pembelajaran dengan materi yang cukup sulit terealisasi pada praktikum verivikasi biasa. Kata kunci : Praktikum virtual, Sikap Ilmiah Siswa.
Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Al-Qur’an Sebagai Metode Untuk Pembentukan Karakter Siswa Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.771 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.855

Abstract

Dewasa ini ada sesuatu yang memprihatinkan dengan dunia pendidikan di Indonesia. Proses pendidikan ternyata belum berhasil membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Masih banyak hal-hal negatif terjadi di kalangan remaja yang merusak moral mereka. Sehingga dimensi iman dan taqwa (imtaq) dan berakhlak mulia merupakan bagian yang seharusnya terpadu dari tujuan pendidikan nasional. Manusia yang terdidik seharusnya menjadi orang bijak, yaitu yang dapat menggunakan ilmunya untuk hal-hal yang baik, dan dapat hidup secara bijak dalam seluruh aspek kehidupan berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat, dan bernegara. Karenanya, sebuah sistem pendidikan yang berhasil adalah yang dapat membentuk manusia-manusia berkarakter. Sebagai upaya untuk menjawab permasalahan tersebut, perlu adanya paradigma baru dari guru tentang pendidikan karakter (akhlak) di sekolah. Pembinaan karakter ini bisa dilakukan oleh guru biologi dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran biologi dengan mengkaji Al-Qur’an dan dipadukan dengan teknologi sebagai penerapannya mempunyai implikasi sosial yang dan moral yang sangat luas. Berdasarkan hal itu pendidikan karakter dapat dikembangkan di sekolah Kata kunci: Pembelajaran Biologi Berbasis Al-Qur’an, Pendidikan Karakter
PERILAKU MASA PUBER PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH ALIYAH PUI KECAMATAN MAJA KABUPATEN MAJALENGKA Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.901 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i1.587

Abstract

Penelitian ini bertolak dari adanya analisis terhadap persoalan-persoalan dalam kegiatan belajar mengajar yang harus ada proses baik input maupun output, salah satu yang berpengaruh adalah masukan mental atau raw input yaitu siswa yang memiliki karakteristik baik fisiologis maupun psikologis. Dimana perkembangan masa puber yang merupakan periode yang ditandai oleh perubahan perkembangan baik aspek biologis maupun aspek psikologis yang  berpengaruh pada motivasi belajarnya. Dalam penelitian ini yang dijadikan sumber informasi adalah siswa dan siswi Madrasah Aliyah Persatuan Umat Islam  Maja yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Data ini dimasukkan ke dalam data jenis data kualitatif yang dianalisa dengan menggunakan rumus persentase dan rumus uji kelinieran regresi, uji korelasi, dan uji hipotesis untuk analisa data kuantitatif..Dan dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa lebih dari setengahnya siswa mengalami perubahan perkembangan pada masa puber dan kurang dari setengahnya siswa juga mengalami penurunan pada motivasi belajarnya.Serta hasil uji hipotesis ternyata terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar mereka. Sehingga Pada masa puber perlu adanya bimbingan kepada siswa dari para pendidik untuk mengarahkan mereka supaya bisa mempersiapkan akan terjadinya perubahan-perubahan baik secara biologis maupun psikologis Kata kunci: Perilaku Masa Puber, Motivasi Belajar 
Urgensi Strategi Membaca pada Pembelajaran Biologi Masa Depan vitta yaumul hikmawati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.756 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.758

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya strategi membaca dalam pembelajaran Biologi masa depan yang didasarkan pada pola atau kecenderungan pembelajaran Biologi saat ini. Perkembangan pembelajaran Biologi tidak terlepas dari kemajuan ilmu dan teknologi. Derasnya arus keterbukaan teknologi dan informasi secara signifikan memberi implikasi nyata pada proses penyelenggaraan pembelajaran khususnya pembelajaran Biologi. Sebagai bagian dari sains, Biologi memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh disiplin ilmu lainnya. Keunikan Biologi salah satunya ditinjau dari cara berpikir dan karakteristik materi. Keunikan-keunikan yang dimiliki Biologi sebagai sebuah disipin ilmu merupakan tantangan sekaligus potensi besar bagi perkembangan biologi itu sendiri. Kecenderungan yang terjadi pada pembelajaran Biologi masa depan menuntut hubungan sinergis antara praktisi pendidikan dan Biologiwan dalam memutakhirkan dan menjaga keakuratan informasi yang disajikan. Kata kunci : Strategi membaca, pembelajaran biologi

Page 2 of 13 | Total Record : 129