cover
Contact Name
Muhamad Kurnia Sugandi
Contact Email
andymks60@gmail.com
Phone
+6281320161985
Journal Mail Official
andymks60@gmail.com
Editorial Address
Jalan K.H. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25412280     EISSN : 25414097     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/be.v7i2.3852
Bio Educatio merupakan jurnal ilmiah versi online pada Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Majalengka, Jurnal ini memuat penelitian tentang pendidikan IPA dan Pendidikan Biologi serta keilmuan biologi, yang diterbitkan setiap 6 bulan sekali.
Articles 129 Documents
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GQGA (GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER) PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAN BUNTET PESANTREN CIREBON mega yani
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.023 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i1.583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui aktifitas siswa pada saat pembelajaran dengan menerapkan strategi GQGA, (2) mengkaji perbedaan peningkatan hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem reproduksi manusia dengan menerapkan strategi GQGA di kelas XI IPA MAN Buntet Pesantren Cirebon, (3) mengkaji respons siswa setelah penerapan menggunakan strategi GQGA pada konsep sistem reproduksi manusia. Penelitian dilakukan di MAN Buntet Pesantren Cirebon, tepatnya dikelas XI IPA 3 (Kelas eksperimen) dengan jumlah 39 siswa dan kelas XI IPA 2 (kelas kontrol) dengan jumlah 39 siswa. Penelitian menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya strategi GQGA. Peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dibuktikan dengan hasil rata-rata N-Gainkelas eksperimen 0,68 pada kelas kontrol 0,55 dengan kriteria  sedang. Aktivitas siswa berdasarkan hasil analisis observasi meningkat setelah diterapkan strategi GQGA. Respons siswa terhadap penerapan strategi GQGA sangat baik dengan rata-rata pernyataan positif memperoleh 59,06 % dengan kriteria cukup, sedangkan rata-rata pernyataan negatif memperoleh 60,17 % dengan kriteria cukup. Kata kunci : GQGA (Giving Question and Getting Answer), Hasil Belajar, Sistem reproduksi
Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle) untuk Meningkatkan Kreativitas dan Sikap Peduli Lingkungan Ipin Aripin
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.934 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penerapan mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle)  di Program Studi PGSD Universitas Majalengka. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang melibatkan mahasiswa PGSD semester VI, yaitu kelas VI J dan kelas VI H. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, observasi, dan pembuatan produk. Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan bantuan software SPSS 21. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) pelaksanaan penerapan mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle)   ada   lima   tahapan   yaitu   tahap pendahuluan, tahap pembentukan konsep, tahap aplikasi konsep, tahap pemantapan konsep dan tahap evaluasi; (2) kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran PLH berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong tinggi, dimana kreativitas mahasiswa yang dilihat dari kreativitas dalam pembelajaran maupun kreativitas dalam pembuatan produk berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong tinggi; (3) sikap peduli lingkungan di kalangan mahasiswa calon guru SD sebelum perkuliahan PLH berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong cukup baik dan setelah perkuliahan PLH berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong baik.
Implementasi Pembelajaran Terpadu Tipe Shared Untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 1, No 1 (2016): Bio Educatio (The Journal of Science and Biology Education)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.022 KB) | DOI: 10.31949/be.v1i1.437

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa melalui Model Pembelajaran Terpadu Tipe Shared pada siswa kelas XI IPA Madrasah Aliyah PUI Maja Kabupaten Majalengka.Subyek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA yang berjumlah 39 orang.Jenis penelitian adalah penelitian Experimental. Instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran (Silabus, RPP, LKS untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol) dan alat pengumpul data (pretest dan posttest pada kecerdasan spiritual, angket sikap siswa dan lembar observasi guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Terpadu Tipe Shared terhadap Kecerdasan Spiritual melalui Uji Independent Sample T Test diperoleh nilai 0,000<0,05 yang artinya bahwa terdapat perbedaan rata-rat skor antara kelas ekperimen dan kontrol. Dengan demikian Implementasi Model Pembelajaran Terpadu Tipe Shared dapat meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa. Kata kunci: Model pembelajaran Terpadu, Shared, Kecerdasan Spiritual 
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Sistem Indera Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja) Muhammad Kurnia Sugandi
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.697 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi konsep Sistem Indera melalui penerapan model pembelajaran Explicit Instruction di kelas XI IA 1 SMA Negeri Maja. Desain penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Tanggart dengan menggunakan dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja. Data yang dikumpulkan berupa data pelaksanaan tindakan kelas dan data peningkatan hasil belajar Biologi, lembar observasi, dan wawancara siswa kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja,  yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Explicit Instructionpada konsep Sistem Indera terdapat peningkatan hasil belajar dari tiap siklusnya peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari meningkatnya nilai posttest terhadap nilai pretest yang dilaksanakan dari 2 siklus. Pada siklus I rata-rata pretest sebesar 60 dan posttest sebesar 80,61 sedangkan siklus II rata-ratapretest sebesar 70,30 dan posttest sebesar 90. Terbukti bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dari siklus I terhadap siklus II, peningkatannya sebesar 9,39 %. Kata kunci: Explicit Instruction, Sistem Indera, Hasil Belajar
PROFIL RETENSI PENGETAHUAN SISWA SMA PADA MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH MELALUI METODE MEMBACA SQ5R vitta yaumul hikmawati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.578 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.586

Abstract

Membaca merupakan salah satu strategi yang dapat membantu siswa dalam memaknai informasi dan meningkatkan retensi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran bermakna tentang retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sitem Pertahanan Tubuh melalui metode membaca SQ5R. Penelitian ini menggunakan metode weak experiment dengan desain “The One Group Pre-Post and Retest” dan melibatkan 32 siswa kelas XI IPA sebagai subjeknya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 20 soal pilihan ganda (jenjang kognitif C1 dan C2), daftar cek keterlaksanaan SQ5R, angket untuk menjaring tanggapan siswa terhadap penerapan SQ5R. Hasil analisis data menggunakan Recognition Methods untuk retest 1 dan retest 2, rata-rata kekuatan retensi siswa mengalami peningkatan berturut-turut yaitu 104% dan 114%. Predikat skor retensi dengan kedua persentasi tersebut termasuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil penjaringan daftar cek keterlaksanaan SQ5R menunjukkan bahwa sebagian besar (81,25%) siswa telah melaksanakan tahapan SQ5R. Tanggapan 62,5% siswa terhadap penerapan metode membaca SQ5R dalam mengingat materi Sistem Pertahan Tubuh adalah sangat membantu. Organisasi tahapan SQ5R mulai dari fase sebelum, selama dan setelah membaca berperan meningkatkan retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sistem Pertahanan Tubuh.Kata kunci : SQ5R, Retensi, Pertahanan Tubuh
Pembelajaran Berbasis Praktikum Sebagai Sarana Siswa untuk Berlatih Menerapkan Keterampilan Proses Sains dalam Materi Biologi Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.449 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.759

Abstract

Mata pelajaran Biologi merupakan mata pelajaran yang memiliki banyak materi yang disesuaikan dengan tuntunan kurikulum dan dalam pelaksanaannya diperlukan kegiatan praktikum sebagai penunjang agar siswa dapat memahami suatu konsep yang sulit dipahami jika tidak dilakukan praktikum dalam pembelajarannya. Kegiatan praktikum yang dilakukan dalam pembelajaran dapat mengembangkan banyak keterampilan, baik keterampilan fisik maupun keterampilan sosial. Pelaksanaan kegiatan praktikum dapat menjadi sarana bagi siswa untuk berlatih menerapkan keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains yang dapat dikembangkan dalam kegiatan praktikum diantaranya keterampilan observasi, klasifikasi, interpretasi, komunikasi, merencanakan dan melakukan penyelidikan, mengajukan hipotesis, dan mengajukan pertanyaan. Keterampilan-keterampilan tersebut merupakan keterampilan proses intelektual yang sangat penting dalam mempelajari biologi. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Praktikum, Keterampilan Proses Sains, Pelajaran Biologi 
PENERAPAN STRATEGI PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMP NEGERI 2 SUMBER KABUPATEN CIREBON mega yanu
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.169 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i1.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengkaji aktivitas siswa pada saat pembelajaran biologi dengan penggunaan strategi Predict-Observe-Explain (POE) (2) untuk mengkaji perbedaan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi yang menggunakan strategi Predict-Observe-Explain (POE) (3) untuk mengkaji respon siswa terhadap penggunaan strategi Predict-Observe-Explain (POE). Strategi pembelajaran Predict-Observe Explain (POE)sebaiknya mampu dijadikan salah satu inovasi dalam pembelajaran untuk menunjang keberhasilan dalam belajar siswa. Karena belajar sains tidak hanya menuntut seseorang untuk menguasai konsep pelajaran sematamelainkan harus secara langsung (Kontekstual) dengan adanya objek yang diamati dan melalui tahapan metode ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen dengan pendekatan Kuantitatif dan design penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling yakni sampel dipilih oleh guru ahli yang ada di wilayah penelitian, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes (pretest-postest), dan angket. Sampel yang diambil adalah siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 siswa dan kelas VII E sebagai kelas kontrol sebanyak 36 siswa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan SPSS 16 for windows  melalui uji normalitas, homogenitas dan uji t. Hasil penelitan menunjukkan bahwa (1) aktivitas siswa pada kegiatan pembelajaran menggunakan strategi Predict-Observe-Explain (POE) termasuk dalam kriterika baik (2) berdasarkan uji t, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar antara siswa yang menggunakan strategi Predict-Observe-Explain (POE) dengan yang tidak menggunakan strategi Predict-Observe-Explain (POE). Terbukti dari hasil uji t menggunakan SPSS 16 diperoleh sig. 0,000< (0,05) yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol (3) berdasarkan hasil analisis angket sebagian besar siswa merespon dengan sangat baik penggunaan strategi Predict-Observe-Explain (POE) pada materi pencemaran lingkungan, hal ini terbukti dari hasil angket dengan rata-rata skor sebesar 80,6 % yang tergolong kuat. Kata kunci : Kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray), Hasil Belajar, Sistem Ekskresi 
Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) untuk Memberdayakan Berkomunikasi Ilmiah dan Hasil Belajar (Kompetensi Pewarisan Sifat) Abdur Rasyid
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.648 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.755

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa kelas IX  kompetensi pewarisan sifat. Pembelajaran masih menggunakan model konvensional dan hanya mencapai nilai rata-rata 67,7 dengan presentase ketuntasan 42,5%. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model pembelajaran menggunakan model yang dikembangkan dari buku Sugiono. Perangkat yang dikembangkan adalah RPP, Model,  Bahan Ajar, dan LKS. Selanjutnya  perangkat tersebut digunakan pada kelas IX A sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization), sedangkan kelas IX C sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Data penelitian diperoleh melalui: lembar validasi, lembar pengamatan, dan tes. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan dataadalah hasil belajar, kreativitas siswa, kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa, serta data respon siswa diperoleh dari angket siswa yang berisi tanggapan dan respon yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran  kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) dapat meningkatkan hasil belajar  yang efektif dapat ditunjukkan melalui hasil tes yang mencapai ketuntasan KKM (73) sebesar 85% dari 29 siswa. Pembelajaran materi pewarisan sifat dan genetika, 68% dari 23 siswa kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa dalam kategori sangat baik dan 85% dari 33 siswa merasa senang  terhadap pembelajaran IPA. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran IPA Biologi Kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) materi pewarisan sifat dan genetika dapat diterapkan untuk memahamkan siswa, meningkatkan hasil belajar, dan kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran, TAI (Team Assisted Individualization)
Profil Retensi Pengetahuan Siswa SMA Pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh Melalui Metode Membaca SQ5R vitta yaumul hikmawati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 1, No 1 (2016): Bio Educatio (The Journal of Science and Biology Education)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.472 KB) | DOI: 10.31949/be.v1i1.438

Abstract

Membaca merupakan salah satu strategi yang dapat membantu siswa dalam memaknai informasi dan meningkatkan retensi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran bermakna tentang retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sitem Pertahanan Tubuh melalui metode membaca SQ5R. Penelitian ini menggunakan metode weak experiment dengan desain “The One Group Pre-Post and Retest” dan melibatkan 32 siswa kelas XI IPA sebagai subjeknya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 20 soal pilihan ganda (jenjang kognitif C1 dan C2), daftar cek keterlaksanaan SQ5R, angket untuk menjaring tanggapan siswa terhadap penerapan SQ5R. Hasil analisis data menggunakan Recognition Methods untuk retest 1 dan retest 2, rata-rata kekuatan retensi siswa mengalami peningkatan berturut-turut yaitu 104% dan 114%. Predikat skor retensi dengan kedua persentasi tersebut termasuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil penjaringan daftar cek keterlaksanaan SQ5R menunjukkan bahwa sebagian besar (81,25%) siswa telah melaksanakan tahapan SQ5R. Tanggapan 62,5% siswa terhadap penerapan metode membaca SQ5R dalam mengingat materi Sistem Pertahan Tubuh adalah sangat membantu. Organisasi tahapan SQ5R mulai dari fase sebelum, selama dan setelah membaca berperan meningkatkan retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sistem Pertahanan Tubuh.Kata kunci : SQ5R, retensi, pertahanan tubuh
Potensi Keunggulan Lokal Kabupaten Majalengka dan Pemanfaatannya Pada Pembelajaran Biologi Ipin Aripin
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.252 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.864

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui potensi keunggulan lokal di Kabupaten Majalengka, yang dapat dimanfaatkan/diangkat dalam pembelajaran biologi sebagai khasanah untuk memperkenalkan potensi keunggulan lokal Kabupaten Majalengka secara umum dan potensi pengembangannya dalam pembelajaran, khususnya biologi. Kabupaten Majalengka sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat selama ini kurang dikenal masyarakat secara luas, namun dengan adanya pembangunan bandara internasional Jawa Barat (BIJB) nama kabupaten Majalengka kian harum secara nasional maupun internasional. Kabupaten Majalengka memiliki potensi pariwisata alam yang luar biasa dan belum sepenuhnya tereksplorasi secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui kegiatan wisata, agrowisata, ekowisata maupun dieksplorasi sebagai bagian dari keunggulan lokal yang dapat dijadikan sumber belajar siswa. Biologi sebagai ilmu yang mengkaji tentang makhluk hidup serta interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya (ekologi) memiliki potensi untuk mengangkat keunggulan lokal setempat dalam pembelajaran sebagai bagian dari kekhasan kurikulum. Potensi untuk lebih memperkenalkan keunggulan lokal Majalengka melalui pembelajaran biologi di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Majalengka tergolong tinggi, banyak keunggulan lokal yang dapat diangkat dari Kabupaten Majalengka seperti wisata terasering Panyaweuyan,  objek wisata Curug Cipeuteuy, situ Sangiang, objek wisata petilasan Prabu Siliwangi, agrowisata durian sinapeul, sentra pembibitan tanaman hortikultura dan sebagainya. Keunggulan lokal tersebut dapat diangkat pada tema-tema pembelajaran biologi seperti pada materi ekologi, sel dan jaringan, vertebrata dan invertebrata, interaksi antara makhluk hidup atau materi pembelajaran ekologi, zoologi, botani, dan lain-lain, serta sebagai tempat observasi lapangan. Produk ajar yang dapat dikembangkan dari keunggulan lokal tersebut dapat berupa buku, RPP berbasis keunggulan lokal atau bervisi SETS, modul, LKS, panduan observasi, poster, dan lain sebagainya. Kata kunci: Keunggulan Lokal, Majalengka, Pembelajaran Biologi

Page 3 of 13 | Total Record : 129