cover
Contact Name
Muhamad Kurnia Sugandi
Contact Email
andymks60@gmail.com
Phone
+6281320161985
Journal Mail Official
andymks60@gmail.com
Editorial Address
Jalan K.H. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25412280     EISSN : 25414097     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/be.v7i2.3852
Bio Educatio merupakan jurnal ilmiah versi online pada Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Majalengka, Jurnal ini memuat penelitian tentang pendidikan IPA dan Pendidikan Biologi serta keilmuan biologi, yang diterbitkan setiap 6 bulan sekali.
Articles 129 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA SERTA PENERAPANNYA PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) MASYARAKAT Popo Musthofa Kamil; Egi Nuryadin; Layla Dewi Andry Setyawati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.287 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i2.1118

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi archaebacteria dan eubacteria serta penerapannya pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) masyarakat. Penelitian dimulai pada bulan Oktober 2017 sampai Oktober 2018 di SMA Negeri 7 Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 7 Kota Tasikmalaya sebanyak 6 kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 192 orang. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil secara cluster random yaitu kelas X MIPA 1 dan kelas X MIPA 2. Instrumen penelitian adalah tes keterampilan berpikir kritis pada materi Archaebacteria dan Eubacteria. Tes ini berupa tes uraian sebanyak 18 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 5 %. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data dan pengujian hipotesis, menunjukkan terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Archaebacteria dan Eubacteria di Kelas X SMA Negeri 7 Kota Tasikmalaya Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian ini kemudian diterapkan pada Masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pengolahan laktosa menjadi asam laktat dengan bantuan Lactobacillus bulgariscus dan pengolahan Nata de Coco dengan bantuan Acetobacter xylinum. Kata kunci: model pembelajaran sains teknologi masyarakat, Archaebacteria dan Eubacteria, keterampilan berpikir kritis, Lactobacillus bulgariscus, Acetobacter xylinum.
MODEL LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI Liah Badriah; Dani Ramdani
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.772 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i2.1094

Abstract

Abstract The Learning Start With a Question (LSQ) Model in this reseach is applied for improvement of learning outcomes in senior high school for  subject of Reproductive Systems.Metodology of this reseach is true experimental by using control group pretest-posttest design. The population of students XI SMA 1 Banjarsari. The sample of  2 classes taken cluster random sampling from 6 classes, that one class as experimental class is XI IPA 1 the number of sample is 24 students and the class as control class is XI IPA 2 the number of sample is 24 students. Data collection techniques are paper test (pretest and posttest) to obtain data on student learning outcomes. The research’s data are done with consider their normality an homogenity, and then the data analysis technique is used mean difference test with t-test with a significant level (α) = 5%.Based on data analysis and hypothesis testing shows that there is a significant increase in learning outcomes of  senior high school student whose learning process uses the Learning Start With a Question (LSQ) model. The gain value for the experimental class is 14.5 and for the control class 11.68. Keywords: Learning Start With a Question, Learning Outcomes, Reproductive System Abstrak Penerapan Model Learning Start With a Question (LSQ) dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan Sistem Reproduksi.Metode dalam penelitian ini adalah true ekperimental dengan menggunakan desain rancangan control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa XI SMA Negeri 1 Banjarsari. Sampel sebanyak 2 kelas yang diambil secara cluster random sampling dari 6 kelas, satu kelas sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI IPA 1 sebanyak 24 orang dan dan satu kelas sebagai kelas kontril yaitu XI IPA 2 sebanyak 24 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan ujian tukis (pretest dan posttest) untuk memperoleh data kemampuan hasil belajar siswa. Hasil data penelitian sudah diuji prasyarat normalitas dan homogenitasnya dan kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) = 5%.Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa SMA yang proses pembelajarannya menggunakan model Learning Start With a Question (LSQ). Nilai  gain untuk kelas eksperimen 14.5 dan untuk kelas kontrol 11,68 Kata Kunci : Learning Start With a Question, Hasil belajar, Sistem Reproduksi
KETERAMPILAN ARGUMENTASI PADA PEMBELAJARAN MATERI SISTEM RESPIRASI MANUSIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE Meilyna Rahayu; Tuti Kurniati; Iwan Ridwan Yusup
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.303 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i2.1126

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran, peningkatan kemampuan argumentasi dan respon siswa terhadap penggunaan model Think Talk Write. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas berjumlah 30 siswa yaitu siswa kelas XI IPA SMA Plus Al-Hasan Banjarsari. Teknik pengumpulan data yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan argumentasi siswa dengan perolehan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,64 kategori sedang. Adapun keterlaksanaan pembelajaran pada aktivitas guru dan siswa diperoleh masing-masing nilai rata-rata sebesar 86,66% dan 85,48% kategori sangat baik. Respon siswa dalam pembelajaran diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,13% kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Think Talk Write dalam pembelajaran dapat membantu meningkatkan kemampuan argumentasi siswa pada materi sistem respirasi manusia.Kata kunci: model Think Talk Write, kemampuan argumentasi, sistem respirasi
EKOWISATA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.052 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i2.1142

Abstract

ABSTRAKPendidikan umumnya menuntut proses pembelajaran hendaknya diarahkan hanya kepada pemahaman tekstual semata, dan menyarankan pembelajaran yang kontekstual. Dimana, pembelajaran hendaknya memanfaatkan berbagai macam sumber belajar yang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tidak lepas dari hal-hal up to date yang berkembang di lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan memanfaatkan isu lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, diharapkan siswa akan memperoleh informasi lebih akurat dan dapat dipertanggung-jawabkan. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat belajar dari mengamati fakta yang ada disekitarnya misalnya fakta tentang adanya kerusakan lingkungan akibat ulah manusia. Untuk itu perlu sekali pemahaman yang benar tentang pengelolaan alam yang berkelanjutan sebagai bagian dari tugas manusia untuk memelihara alam ciptaan Tuhan. Agar hal tersebut bisa terlaksana maka guru membawa siswa untuk  melakukan ekowisata yang merupakan bentuk perjalanan wisata yang bertanggungjawab. Proses ini dapat diawali dengan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat terhadap kondisi apa yang terjadi dilingkungan, sehingga siswa dimotivasi untuk berupaya menunjukkan tindakan-tindakan terkait penerapan konsep dari pengetahuan yang siswa miliki salah satunya dalam bentuk kepedulian siswa terhadap lingkungan.  Hal ini dilakukan agar pembelajaran dapat mendorong terbentuknya pemahaman yang lebih bermakna yang menjadikan siswa sebagai pembelajar, yang mengerti bagaimana makna belajar (learning how to learn).   Kata Kunci: Ekowisata, Sumber belajar, Kepedulian Terhadap Lingkungan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN Mufti Ali; Siska Amalia
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.069 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i2.1143

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada sub konsep Pencemaran Lingkungan di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Kawali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2018 sampai dengan bulan Juni 2018 di SMA Negeri 1 Kawali.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode true eksperimental design dengan populasi kelas X SMA Negeri 1 Kawali, sebanyak 6 kelas dengan jumlah peserta didik 215 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik, digunakan instrumen berupa uraian (essay) berjumlah 10 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah  uji ANCOVA (Analysis of covariance) dengan α 0,05. Hasil penelitian diperoleh nilai N-Gain pada kemampuan berpikir kritis di kelas eksperimen dengan kategori sedang. Sedangkan untuk nilai N-Gain kemampuan berpikir kritis di kelas control diperoleh kategori rendah. Uji ANCOVA ditunjukan dengan signifikansi corrected model sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci : model pembelajaran problem solving, kemampuan  berpikir kritis dan Pencemaran Lingkungan.
MENINGKATKAN INOVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI STEM Rikardus Herak; Godelfridus Hadung Lamanepa
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.367 KB) | DOI: 10.31949/be.v4i2.1574

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi siswa dalam Pembelajaran IPA melalui  STEM. Pendekatan STEM merupakan suatu pendekatan modern untuk menyelesaikan masalah pada abad ke-21 yang menuntut siswa mampu berinovasi khususnya dalam pembelajaran. Pendekatan STEM jika  dikaitkan dengan lingkungan, sehingga terwujud sebuah pembelajaran yang menghadirkan dunia nyata yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berarti melalui pendekatan STEM siswa tidak hanya sekedar menghafal konsep saja, tetapi lebih kepada bagaimana siswa mengerti dan memahami konsep-konsep sains dan kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain  mengembangkan  konten  pengetahuan  di  bidang sains,  teknologi,  teknik  dan matematika, pendekatan STEM juga berupaya untuk menumbuhkan keterampilan seperti penyelidikan ilmiah dan kemampuan memecahkan masalah. Populasi dalam  penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian ini berbentuk siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, angket dan wawancara. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEM dapat meningkatkan inovasi siswa dalam pembelajaran IPA, serta  melatih kemampuan inovasi siswa dalam mengaitkan empat bidang ilmu eksata sehingga memiliki wawasan yang luas dan mendalam Kata Kunci: Inovasi, Pembalajaran IPA, STEM  ABSTRACTThis study aims to improve student innovation in Science Learning through STEM. The STEM approach is a modern approach to solving problems in the 21st century that requires students to be able to innovate especially in learning. The STEM approach is associated with the environment, so that a learning is realized that presents the real world experienced by students in everyday life. This means that through the STEM approach students are not just memorizing concepts, but rather how students understand and understand scientific concepts and their relationships in daily life. In addition to developing knowledge content in the fields of science, technology, engineering and mathematics, the STEM approach also seeks to foster skills such as scientific inquiry and problem solving skills. The population in this study were students of Class VIII SMP Negeri 11 Kupang. This type of research is classroom action research (CAR). This research model is in the form of a cycle consisting of four stages, namely: planning, action, observation and reflection. Data collection techniques in the form of observation sheets, questionnaires and interviews. The analysis technique uses descriptive analysis. The results of the study show that the STEM approach can improve students 'innovation in science learning, as well as train students' innovative abilities in linking the four fields of natural science so that they have a broad and deep insightKeywords: Innovation, Science Learning, STEM. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KONSEP BAKTERI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR SISWA Iwan Ridwan Yusup; Asfarneli Asfarneli
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.131 KB) | DOI: 10.31949/be.v4i1.1554

Abstract

ABSTRAK Prestasi belajar pada mata pelajaran Biologi materi Bakteri masih rendah. Dari 42 siswa hanya 9 siswa atau 21,43% yang sudah tuntas, dan sebanyak 33 siswa atau 78,57% belum tuntas dengan rata-rata nilai 56,92. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar siswa Kelas X MIA-3 pada pelajaran Biologi materi Bakteri menggunakan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) di MAN 2 Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK. Dilakukan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan tes. Adapun teknik analisis datanya menempuh deskripsi kegiatan pembelajaran guru dan aktivitas belajar siswa, serta hasil evaluasi siklus I dan siklus II kemudian perhitungan dan rata-rata, dihitung jumlah siswa tuntas dan tidak tuntas berikut persentasenya. Hasil penelitian dan analisis data maka dapat penulis simpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran  Think-Pair-Share (TPS) dapat meningkatakan hasil Belajar Siswa kelas X MIA-3 pada pelajaran Biologi Konsep Bakteri di MAN 2 Kota Bandung. Dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa Kognitif pada prasiklus 9 siswa (21, 43%), kemudian meningkat pada siklus I31 (73,81%), dan meningkat lagi pada siklus II 41 (97,62%). Didukung pula dengan hasil observasi afaktif siswa  pada siklus I (34siswa /80%) dan meningkat pada siklus (II 42/100 %), serta hasil observasi psikomotor siswa pada siklus I( 21 siswa/50%) dan pada siklus II menjadi (36 siswa/85%). Kata Kunci : Prestasi Belajar, Biologi-Bakteri, Model Think-Pair-Share (TPS).    ABSTRACK Learning achievement in Biology subject matter Bacteria is still low. Of the 42 students only 9 students or 21.43% were completed, and as many as 33 students or 78.57% had not finished with an average score of 56.92. The purpose of this study was to describe the improvement in learning achievement of students of Class X MIA-3 in Bacterial Biology subject matter using the Think-Pair-Share (TPS) learning model in MAN 2 Bandung City. The method used in this study is PTK. Performed in 2 cycles. Each cycle was held 2 times. The data collection technique uses observation, and tests. The data analysis techniques take the description of teacher learning activities and student learning activities, as well as the evaluation results of the first cycle and second cycle then calculation and average, calculated the number of students completed and not complete and the percentage. The results of research and data analysis can the authors conclude that the Application of Think-Pair-Share (TPS) Learning Model can increase the learning outcomes of students of class X MIA-3 on the Bacterial Concept Biology lesson in MAN 2 Bandung City. It was proven by the increase of Cognitive student learning outcomes on the cycle of 9 students (21, 43%), then increased in the I31 cycle (73.81%), and increased again in the second cycle 41 (97.62%). Supported also by the results of the student's active observation in the first cycle (34 students / 80%) and increased in the cycle (II 42/100%), as well as the results of psychomotor observations of students in the first cycle (21 students / 50%) and in the second cycle (36 student / 85%). Keywords: Learning Achievement, Biology-Bacteria, Think-Pair-Share (TPS) 
MISKONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SERTA REMEDIASINYA Yuyu Yuliati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.113 KB) | DOI: 10.31949/be.v2i2.1197

Abstract

Abstrak Artikel ini sebagai literature review bertujuan untuk mengetahui berbagai penyebab miskonsepsi yang dialami oleh siswa pada pembelajaran IPA beserta remediasinya. Dalam pembelajaran IPA, kemampuan memahami konsep merupakan salah satu indikator penting. Namun pada kenyataannya salah satu permasalahan yang ditemukan adalah masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi, hal tersebut disinyalir dapat berdapak pada rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada pembelajaran IPA. Miskonsepsi merujuk pada suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah yang diterima oleh para ahli. Ada begitu banyak hal yang menjadi faktor penyebab terjadinya miskosepsi yang dialami oleh siswa diantanya adalah prakonsepsi yang dimiliki oleh siswa itu sendiri, guru, pembelajaran yang dilakukan oleh guru, atau bahkan bahan ajar yang digunakan. Permasalahan miskonsepsi ini tidaklah mudah untuk diselesaikan. Berdasarkan kondisi tersebut sangat penting untuk dilakukan remediasi. Oleh karena itu, pada proses pembelajaran di sekolah, sangat dianjurkan pada guru untuk menggunakan model atau metode pembelajaran yang lebih menantang dan mengajak siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan baru melalui pengalaman belajar yang tepat. Kata Kunci : Miskonsepsi, Remediasi Miskosepsi, Pembelajaran IPA
IMPLEMENTASI MODEL PjBL BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA Anita Tipani; Toto Toto; Lia Yulisma
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.12 KB) | DOI: 10.31949/be.v4i2.1700

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi model PjBL Berbasis STEM dalam  meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir analitis siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre-Experimental Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X IPA  SMAN 1 Baregbeg - Ciamis, dan sampel adalah kelas X IPA2 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling.  Instrumen yang digunakan adalah soal pre-test/post-test pada materi daur ulang limbah. Teknik analisis data menggunakan uji z. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa implementasi model PjBL Berbasis STEM dapat meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir analitis siswa.Kata Kunci: PjBL; STEM; penguasaan konsep; kemampuan berpikir analitis ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the implementation of the STEM-based PjBL model in improving students' mastery of concepts and analytical thinking skills. The research method used in this research is pre-experimental design. The population of this study was all students of class X IPA of SMAN 1 Baregbeg - Ciamis and the sample was class X IPA 2 which was selected using purposive sampling technique. The instrument used was a pre-test/post-test questions on waste recycling materials. Data analysis techniques using the z test. The results of this study concluded that the implementation of the STEM-based PjBL model could improve students' mastery of concepts and analytical thinking skills.Keywords: PjBL, STEM, Mastery of Concepts, analytical thinking skills
Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantuan Flipbook Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA nurhafiza nurhafiza; Kurnia Ningsih; Titin Titin
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.67 KB) | DOI: 10.31949/be.v4i2.1568

Abstract

The research work aimed to find out the effect of cooperative model type teams games tournament on the student’s achievement of Senior High School Taruna Bumi Khatulistiwa in grade XI in structure and function cell in the reproductive system. The research was quasi experimental design using nonequivalent control group design. Sampel was collected using saturation sampling, grade XI Science 1 as the experimental class and grade XI Science 2 as the control class. The instrument consisted of 20 multiple choice questions. The research finding showed that the average score of student’s achievement for the experimental class was 16,50 and for the contorl class was 14,61. Based on t test, the research obtained tcount > ttable (2,91 > 1,69). This meant that there was a significant differences between student’s achievement using cooperative model type teams games tournament with convensional model. The effect size score was 0,71 with medium category gave big influence by 26,11%.

Page 5 of 13 | Total Record : 129