Articles
518 Documents
Krisis Politik Ekonomi Global Dampak Pandemi Covid-19
Ferdy Kusno
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.997 KB)
|
DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1495
Artikel ini membahas krisis politik ekonomi global dampak pandemi COVID-19. Menggunakan studi literatur untuk secara sistematis mempelajari dampak pandemi COVID-19, menganalisis secara mendalam tantangan yang ditimbulkan oleh COVID-19 pada krisis politik ekonomi global. Pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya mengakibatkan masyarakat di seluruh dunia mengalami kepanikan. World Health Organization (WHO) mengambil tindakan proaktif untuk mencegah penyebaran virus, dengan mengarahkan negara-negara di dunia untuk melakukan social distancing, physica distancing, karantina dan pembatasan wilayah (lockdown) yang pada akhirnya mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Penting untuk memetakan dampak COVID-19 terhadap politik ekonomi global agar dapat menyusun kebijakan di masa depan dalam memerangi pandemi. Setelah meninjau beberapa literatur disimpulkan bahwa di sektor politik ekonomi paling rentan terhadap dampak COVID-19 sehingga dapat mengakibatkan perang dagang.
PENGARUH KEBIJAKAN POLITIK TERHADAP KEPATUHAN PHYSICAL DISTANCING MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19
Aquarini Aquarini
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.804 KB)
|
DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1498
Physical distancing mengurangi risiko transmisi dan memperlambat penyebaran COVID-19. Pemerintah lokal dan regional di banyak negara di dunia telah mengeluarkan kebijakan karantina untuk menerapkan physical distancing. Artikel ini mencoba menganalisis pengaruh kebijakan politik terhadap kepatuhan physical distancing mencegah penyebaran COVID-19 dengan menggunakan studi literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap kebijakan ini tidak merata dan dapat dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kebijakan politik pemerintah. Langkah-langkah physical distancing, yang dapat memperlambat penyebaran penyakit menular, dapat memungkinkan waktu sistem perawatan kesehatan untuk berkembang dan bersiap menanggapi COVID-19. Physical distancing sukarela yang substansial dan memberikan beberapa bukti bahwa langkah-langkah wajib dipatuhi dan juga efektif dalam mengurangi frekuensi individu untuk keluar rumah. Physical distancing sukarela dimoderatori oleh keberpihakan dan konsumsi media dengan cara yang meningkatkan pentingnya komunikasi yang jujur, jelas, dan konsisten oleh para pemimpin politik. Hasil ini konsisten ketika mempelajari bagaimana kebijakan politik dapat mempengaruhi kepatuhan physical distancing seluruh negara saat pemberlakuan lockdown. Temuan kami menyarankan agar pemimpin politik merancang strategi kreatif dan inovatif untuk mengkomunikasikan kebijakan untuk kesehatan masyarakat dan pesan tentang risiko yang terkait dengan COVID-19 cenderung lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap physical distancing
Menciptakan Semangat Bela Negara Dalam Lingkungan Perguruan Tinggi
Supardi Supardi
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (150.068 KB)
|
DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1506
Kaum Muda Indonesia adalah masa depan Bangsa ini maka, setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan kedaulatan Bangsa. Perubahan-perubahan kebijakan pemerintah selalu diwarnai oleh ide-ide ataupun gagasan-gagasan yang datangnya dari para pemuda (mahasiswa). Perwujudan usaha bela negara dalam konteks perjuangan bangsa merupakan kesiapan dan kerelaan setiap warganegara untuk berkorban demi mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan negara, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, keutuhan wilayah nusantara dan yuridiksi nasional, serta nilai-nilai Pacasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Kiprah pemuda (mahasiswa) dalam melakukan perubahan-perubahan di Negara Indonesia sebagai wujud sikap bela negara. Semangat juang dan patah semangat yang dimiliki kaum muda (mahasiswa) hendaknya dimanfaatkan sebagai dasar pergerakan pemuda. Pemuda (Mahasiswa) kala ini hendaknya ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilakukan dengan cara mengisi kemerdekaan dengan manampilkan sikap-sikap positif yang sesuai dengan ideologi bangsa dan konstitusi yang berlaku di Indonesia. Semangat bela negara dapat tercermin dari adanya kesadaran pemuda (mahasiswa) akan aturan-aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan, serta adanya kemelekan politik dari para pemuda (mahasiswa) yang akhirnya dapat memposisikan diri dalam menempuh pendidikan dengan penuh kesadaran dan semangat menuntut ilmu yang tinggi maupun kancah politik nasional untuk perubahan Indonesia.
Implementasi Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 Berdasarkan Permendes Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Priorotas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Di Desa Kanamit Barat Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau
Hambowo Sulistyo Putro;
Nurul Hikmah Kartini
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.963 KB)
|
DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1507
Penelitian ini mengangkat judul "Implementasi Penggunaan Dana Desa untuk Tahun Anggaran 2019 Berdasarkan Peraturan Menteri Desa No. 16 Tahun 2018 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa pada 2019 Di Desa Kanamit Barat, Distrik Maliku, Kabupaten Pulang Pisau"Secara umum, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apa saja realisasi penggunaan dana desa pada tahun 2019 dengan menggunakan penelitian dasar Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa pada tahun 2019 dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu metode pengumpulan bahan berupa observasi, dokumentasi kemudian wawancara dengan informan atau informan secara verbal.Berdasarkan bahan yang diolah dari hasil penelitian ditemukan dua kesimpulan, Yang pertama, berdasarkan Wawancara pertama dan Dokumentasi Penggunaan Dana Desa untuk Tahun Anggaran 2019 Di Desa Kanamit Barat, Kabupaten Maliku, Kabupaten Pulang Pisau untuk Desa Sektor Pembangunan, sebagian besar telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa pada 2019 dan ada satu yang kurang tepat karena tidak menggunakan pola intensif tunai seperti Perogram. program pengembangan BTS Menara Mini Yang kedua, Penggunaan Dana Desa untuk Tahun Anggaran 2019 Di Desa Kanamit Barat, Kabupaten Maliku, Kabupaten Pulang Pisau untuk Bidang Pemberdayaan Masyarakat semuanya sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Desa 16 tahun. 2018 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa pada 2019.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Huma Betang Dalam Kegiatan Pembelajaran Ismuba Kelas X IPS Di Sma Muhammadiyah Kasongan
Supriadi Supriadi;
Halpiani Halpiani
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.844 KB)
|
DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1509
Ruang lingkup pendidikan, khususnya pendidikan karakter sangat luas, formal dan non formal baik di ranah keluarga, komunitas maupun lingkungan sekolah. Melalui sekolah proses menanamkan nilai-nilai karakter siswa akan diterapkan baik melalui kegiatan belajar mengajar, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri. Sebagai agen pembelajaran, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran tetapi juga dituntut untuk merumuskan kegiatan pembelajaran agar memiliki kandungan nilai karakter di dalamnya, salah satunya adalah melalui pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran.Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan: (1) Bagaimana pendidikan karakter berbasis huma betang kearifan lokal pada kegiatan pembelajaran kelas X ISMUBA di SMA Muhammadiyah Kasongan? (2) Bagaimana nilai karakter berdasarkan huma betang kearifan lokal dalam kegiatan pembelajaran ISMUBA kelas X IPS di SMA Muhammadiyah Kasongan?Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah 1 (satu) guru ISMUBA, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Wakil Kepala Bagian Kurikulum dan Kepala Sekolah Tinggi Muhammadiyah Kasongan. Sekolah. Data yang dicari dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi yang divalidasi dengan Triangulasi, kemudian dianalisis melalui beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Tindak Tutur Dalam Tinjauan Filsafat Bahasa
Izhar Izhar;
Seftika Seftika
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1528
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian tindak tutur berdasarkan tinjauan secara ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Di dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa mengkaji tindak tutur secara ontologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi konsep atau hakikat, yakni konsep tuturan dan tindakan dalam berbahasa. Mengkaji tindak tutur secara epistemologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi proses, prosedur, atau cara kerja tindak tutur tersebut dalam berbahasa. Dan, mengkaji tindak tutur secara aksiologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi konsep nilai atau manfaat tindak tutur tersebut dalam berbahasa
Strategi Pemerintah Daerah Dalam Mempertahankan Sumber Daya Perikanan Tangkap Di Sungai Rungan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah
Desy Selawaty;
Ika Safitri Windiarti;
Muh Ashari
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1532
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah Dalam Mempertahankan Sumber Daya Perikanan Tangkap di Sungai Rungan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan langsung, wawancara, dan mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Dinas Kelautan dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Nelayan dan Masyarakat sekitar sungai rungan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemerintah daerah dalam mempertahankan sumber daya perikanan tangkap sudah cukup efektif dengan beberapa program yaitu penebaran benih ikan (restocking) disungai dan danau di kota palangka raya, pencegahan illegal fishing dengan pengaturan alat tangkap ikan, pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Ikan perairan Kota Palangka Raya, dan memberikan sanksi berupa pembinaan kepada masyarakat nelayan yang melakukan illegal fishing.danmengembangkan konservasi dan rehabilitasi kawasan perikanan di sungai dan danau di Kota Palangka Raya. Kondisi eksisting sungai saat ini sudah mengalami penurunan kualitas air yang banyak di akibatkan oleh limbah perkebunan, illegal fishing dengan racun, tuba dan alat setrum, pelaku tambang emas dan pasir illegal. Dari jumlah produksi perikanan tangkap di Kota Palangka Raya mengalami penurunan tiap tahunnya yang diakibatkan degradasi lingkungan disungai dan danau sedangkan tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan selalu naik tiap tahunnya
Makna Simbolik Perkawinan Adat Dayak Ngaju Di Kota Palangka Raya
Sriyana Sriyana;
Hiskiya Hiskiya
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1546
Suku Dayak memiliki filosofi Belom Bahadat (hidup beradat)yang melandasi seluruh aspek kehidupan orang Dayak Ngaju. Salah satu tatanan kehidupan yang masih dipertahankan dan dilestarikan adalah penyelenggaraan perkawinan adat Dayak Ngaju. Tidak semua masyarakat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya memahami sepenuhnya mengenai makna perjanjian perkawinan dan makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju. Terkadang hanya tua-tua adat dan para orang tua yang telah berpengalaman saja yang memahami makna perkawinan adat Dayak Ngaju, sedangkan pasangan muda umumnya kurang mengetahui akan hal itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Sedangkan Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan prosesi perkawinan memiliki makna simbolik, dimana simbol-simbol tersebut mempunyai makna dan fungsi masing yang saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak Ngaju. Simbol-simbol tersebut selalu mempunyai peranan dan sebagai petunjuk bagi para penganutnya.
Tradisi Batuyang Maulid Masyarakat Samba Bakumpai
Theresia Dessy Wardani;
Satriya Nugraha
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1553
Perayaan Kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. telah menjadi tradisi yang melekat bagi masyarakat di Indonesia, tidak terkecuali masyarakat Desa Samba Bakumpai Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah yang dikenal dengan Batuyang Maulid. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan kajian historis, makna serta relevasi perayaan Batuyang Maulid pada masyarakat Desa Samba Bakumpai. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang terdiri dari prosedur, teknik pengumpulan serta analisis data yang memuat setiap unsur sumber data penelitian yang menghasilkan gambaran mengenai keberadaan tradisi Batuyang Maulid dalam masyarakat Desa Samba Bakumpai. Tradisi Batuyang Maulid adalah tradisi yang telah mengakar di adat islam masyarakat Desa Samba Bakumpai yang berasal dari perpaduan budaya islam dan hindu. Pelaksanaan perayaan Batuyang Maulid dilakukan dengan mengayun anak-anak dalam sebuah ayunan yang telah dihiasi dengan bermacam bunga, janur daun kelapa serta pinduduk. Setiap barang yang digunakan memiliki makna dan harapan untuk anak yang diayun, seperti Janur yang berbentuk ular lidi memiliki makna kebersihan, anak yang diayun diharapkan nantinya menyukai kebersihan, baik kebersihan diri mapun hatinya. Janur yang berbentuk bunga dan burung memiliki makna kebesaran, anak yang diayun diharapkan menjadi orang besar di kemudian hari nanti. Kemudian Bunga, buah, serta uang yang dijadikan hiasan juga memiliki makna, yaitu kejayaan. Tradisi Batuyang Maulid juga menggambarkan makna kehidupan masyarakat Desa Samba Bakumpai yang selalu mencerminkan sikap gotong royong, kekeluargaan, saling menghormati dan menjaga toleransi sesama warga Desa Samba Bakumpai.
Analisa Pembelian Kebutuhan Produk Pencegahan Covid-19 Oleh Instansi Non Pelayanan Kesehatan Pada PT. Ersa Prima Medika
AA Gde Erlangga Kusumaningrat;
A.A. Istri Agung Maheswari
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1582
Covid-19 merupakan suatu pandemi yang terjadi saat ini di seluruh dunia, tanpa terkecuali di Indonesia. Imbas dari pandemi ini sungguh tidak main – main, banyak perusahaan tutup, pabrik – pabrik bangkrut sampai dengan ekonomipun ikut menciut. Segala kegiatan yang sudah terencana dari jauh haripun ikut digagalkan oleh COVID-19 ini. Sudah hampir 4 bulan lamanya COVID-19 menyerang Indonesia, dimulai pada bulan maret 2020 kasus COVID-19 pertama di Indonesia ditemukan, sejak saat itu pemerintah sudah mulai memperingatkan seluruh warga Indonesia untuk selalu menjaga kesehatan. Sampai dengan pada pertengahan bulan April – Mei kasus positif di Indonesia melonjak tajam dan banyak daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan perusahaan - perusahaan tutup sementara dan merumahkan pegawainya. Namun untuk saat ini pemerintah telah menyerukan pola hidup baru yang disebut New Normal atau hidup normal baru yang gunanya untuk menggerakan kembali roda ekonomi masyarakat Indonesia. Dalam mempersiapkan segala kebutuhan Pencegahan COVID-19, saat ini seluruh instansi yang akan bekerja kembali atau yang tetap beroperasi berbondong - bondong untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing, dan tidak jarang beberapa instansi melakukan pembelanjaan kebutuhan baru dalam jumlah yang sangat besar untuk persediaan selama satu bulan - tiga bulan kedepan. Melihat hal itu, saya merasa tertarik untuk menganalisa kebutuhan pencegahan COVID-19 apa saja yang dibutuhkan oleh instansi non pelayanan kesehatan dan cara PT. Ersa Prima Medika selaku perusahaan penyedia kebutuhan pencegahan COVID-19 dalam memasarkan produk yang dimiliki.