cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Phone
-
Journal Mail Official
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Anterior Jurnal
ISSN : 14121395     EISSN : 23553529     DOI : -
The publication of Anterior Jurnal certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 9 articles consisting of Education, Social and Political, Agrotechnology and Forestry, Islamic Studies, and Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 490 Documents
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palangka Raya Suprayitno Suprayitno; Widyakanti Widyakanti; Sidderatul Akbar
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1683

Abstract

Salah satu fungsi utama Satpol PP Kota Palangka Raya adalah menegakkan peraturan daerah dan menjadi barometer implementasi peraturan daerah khususnya peraturan daerah no.3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Palangka Raya. Tetapi ternyata masih banyak Personel yang merokok di Kantor Satpol PP Kota Palangka Raya sehingga hal ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini dilakukan di Kantor Satpol PP Kota Palangka Raya dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukan implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok di Satpol PP Kota Palangka Raya belum terimplementasi dengan baik. Hal ini karena belum adanya Sosialisasi menyeluruh, Sistem Pengawasan yang masih lemah, Belum adanya Penegakan dan Pembinaan yang optimal kepada personel. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer berupa hasil observasi dan wawancara serta pendukung data lainnya. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data nya adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data Satpol PP Kota Palangka Raya sebagai garda terdepan penegakan peraturan daerah harus menjadi contoh bahwa mereka mampu mengimplementasikan peraturan tersebut di internal mereka. Harus ada perbaikan di internal Satpol PP Kota Palangka Raya agar Perda no.3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dapat terimplementasi dengan baik dengan cara Melakukan Sosialisasi Menyeluruh, Memberikan Sanksi Yang Tegas, Harus Ada SOP yang Jelas, Penambahan Kamera Pengawas, dan Melarang aktivitas jual beli rokok di Kantor Satpol PP Kota Palangka Raya.
Pendidikan Politik Bagi Siswa Kelas XII Berbasis Kearifan Lokal Di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Alfrid Sentosa; Wiwik Suprapti
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1685

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk menggambarkan bentuk-bentuk pendidikan politik berbasis kearifan lokal di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. 2) Untuk mengetahui Faktor-faktorapa yang menjadi penghambat dalam memberikan pendidikan politik di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan penjelasan kualitatif. Deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Hasil Penelitian a) Pedidikan politik non formal adalah pendidikan yang didapatkan oleh siswa XII diluar jam sekolah adau dirumah yaitu dalam bentuk nilai luhur yang di turunkan secara turun temurun baik melalui budaya, adat istiadat serta kearifan lokal setempat. b) Pendidikan politik formal biasa didapatkan oleh siswa yaitu di sekolah yang diberikan oleh guru atau pun pihak yang terkait didalannya seperti KPU, Bawaslu dan Lainnya. Melalui pelajaran PKn guru memberikan pengetahuan tentang pendidikan politik bahwa mereka memiliki hak suara berhak untuk memilih dan di pilih apabila sudah berumur 17 tahun. Dalam memberikan pendidikan politik ada beberapa hal yang menjadi pengambat yaitu: Kurangnya sosialisasi yang diberikan kepada siswa XII, kurangnya pengetahuan siswa tentang seni budaya, adat istiadat, kearifan lokal setempat, adanyan kendala dari pihak penyelenggara dalam memberikan sosialiasi kepada pemilih kelas XII yang telah berumur 17 tahun karena wabah virus corona Covid 19, pendidikan disekolah kurang maksimal juga dalam memberikan pendidikan politik karena siswa sekolah dari rumah.
Scores From Overloaded Continuous Assessment Timetable: A Predictor Of Senior School Students Performance In Economics In Ilorin South Bello Bolanle Muhinat
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.1724

Abstract

This research work was carried out to investigate and ascertain how scores from overloaded continuous assessment (C.A) timetable predict senior school students’ academic performance in economics in Ilorin south local government. The study adopted an ex-post-facto design, and sample senior school (SS-II) students as the target population from nine randomly selected senior schools in Ilorin south local government. A hundred and eighty-two senior school students’ 2019 C.A and examination were sampled with the use of proforma. The data collected was analyzed using the mean score and Pearson’s Product Moment Correlation. The findings revealed that the students’ performance in economics C.A was low as a result of the overloaded in the C.A timetable. The result indicated that there was a significant relationship between senior school students’ C.A score and their economics examination at 0.05 level of significance. Based on these findings, it is recommended that school administrators should ensure that C.A timetable is properly designed and structured in a way that will enhance the performance of students in economics C.A in Ilorin south local government
Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Supervisi Akademik Di SDN 1 Sungai Kapitan Tahun 2019 Heru Wahyuti
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1737

Abstract

Profesionalisme seorang guru merupakan suatu keharusan dalam mewujudkan sekolah berbasis pengetahuan, yaitu pemahaman tentang pembelajaran, kurikulum, dan perkembangan manusia termasuk gaya belajar (Kariman, 2002). Pada umumnya, sekolah-sekolah yang memiliki guru dengan kompetensi professional akan menerapkan “pembelajaran dengan melakukan” untuk mengantikan cara mengajar dimana guru hanya berbicara dan peserta didik hanya mendengarkan. Dalam suasana seperti itu, peserta didik secara aktif di libatkan dalam memecahkan masalah, mencari sumber informasi, data evaluasi, serta menyajikan dan mempertahankan pandangan dan hasil kerja mereka kepada teman sejawat dan lainya. Sedangkan para guru dapat bekerja secara intensif denganguru lainya dalam merencanakan pembelajaran, baik individual maupun tim, membuat keputusan tentang desain sekolah, kolaborasi tentang pengembangan kurikulum, dan partisipasi dalam penilaian. Kompetensi Pedagogik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari empat kompetensi utama yang harus dimiliki seorang guru, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi Pedagogik yaitu kemampuan seorang guru dalam mengelola proses pembelajaran peserta didik. Kinerja dan kompetensi guru memikul tanggung jawab utama dalam transformasi orientasi peserta didik dari ketidaktahuan menjadi tahu, dari ketergantungan menjadi mandiri, dari tidak terampil menjadi terampil, dengan metode-metode pembelajaran bukan lagi mempersiapkan peserta didik yang pasif, melainkan peserta didik berpengetahuan yang senantiasa mampu menyerap dan menyesuaikan diri dengan informasi baru dengan berikir, bertanya, menggali, mencipta dan mengembangkan cara-cara tertentu dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupannya.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Pengembangan Silabus dan RPP Daring Melalui Pola Pembinaan Profesional Dengan Pendekatan Kooperatif Di SD Negeri 1 Kumai Hulu Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 Muhamad Husaini
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1738

Abstract

Guru menjadi kunci hadirnya kualitas yang baik pada bidang pendidikan. Di tangan para guru yang mumpuni, siswa-siswi bisa mengembangkan diri secara optimal. Untuk itu, selain redistribusi guru-guru unggul untuk pemerataan mutu sekolah di seluruh daerah, yang tak kalah penting ialah meningkatkan mutu seluruh guru yang ada. Dampak dari pandemi corona di Indonesia, tahun 2020 ini merupakan tahun yang hampir semua program kerja nasional banyak yang tidak terlaksana, dalam dunia pendidikan diantaranya, UN ditiadakan US juga dengan alternatif pilihan disesuaikan dengan kemampuan sekolah masing masing, misalnya semua agenda kegiatan dihentikan belajar di rumah baik peserta didik, guru, pengawas madrasah dan kepala sekolah dari mulai tanggal 16 maret harus di rumah aja, agenda tahunan bagi peserta didik di jenjang SD, SMP dan SMAS/K semua di batalkan atas dasar penyelamatan manusia agar terhindar dari sang corona. Saat minggu pertama belajar dirumah, kerja dirumah melakukan social distancing menjadi acuan dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (on line), semua kepala ramai berdiskusi membicarakan pakai apa, bagaimana, lalu bentuk materi dan tugas tugas apa yng harus diberikan kepada peserta didik yang tanpa harus berkelompok dan tidak juga harus keluar rumah. Setidaknya ini menjadi topic perbincangan di antara guru dalam grup Whatapp. Berdasarkan kenyataan yang ada dilapangan bahwa di SD Negeri 1 Kumai Hulu yang merupakan tempat peneliti sebagai kepala sekolah. Kondisi guru-guru tersebut, para guru masih kesulitan dalam mengembangkan silabus dan RPP daring.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Penginputan Penilaian E-Raport Melalui Pelatihan TIK Di SDN-1 Pangkalan Satu Tahun Pelajaran 2019/2020 Mansyur Mansyur
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1739

Abstract

Penilaian hasil belajar dimulai dengan merencanakan penilaian, menyusun instrumen, melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan, serta melaporkan hasil penilaian. E-Raport sebagai muara akhir dari proses penilaian yang dilakukan pada seluruh proses pada satuan pendidikan. Aplikasi E-Raport yang telah diluncurkan oleh Kemendikbud baik untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK telah berlangsung kurang lebih 3 tahun. Guru disibukkan dengan tugasnya sebagai pendidik, dimana guru dalam fungsi tugasnya Merencanakan, Mengajar, Mendidik dan Melakukan Evaluasi atau Penilaian terhadap peserta didik di setiap akhir semester. Kalau selama ini penilaian dilakukan secara manual yaitu guru menuliskan Raport dengan menggunakan tinta pulpen, setelah diluncurkan E-Raport maka penilaian Raport di lakukan dengan digital dimana guru harus merencanakan penilaian dan melakukan penilaian secara semi online. Penilaian E-Rapor memiliki tingkat keribetan yang tinggi ketika sudah berhadap K13 di bandingkan KTSP.
Penyelesaian Kasus Tanah Dengan Dengan Surat Tanah Lebih Dari Satu ( Sertifikat Ganda) Di Kota Palangka Raya Eny Susilowati
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.1778

Abstract

Tanah merupakan suatu kebutuhan dari setiap warga negara saat ini. Kebutuhan akan tanah terlihat dari antusias setiap orang akan memperoleh dan mempertahankan tanah yang mereka inginkan dan mereka miliki. Tanah yang merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, memiliki nilai yang sangat tinggi secara ekonomi, sosiologi, maupun secara derajat seseorang ditengah masyarakat. Seiring perkembangan akan kebutuhan tanah disaat ini, bersamaan dengan itu juga berkembang pula regulasi-regulasi atau aturan yang mengatur bagaimana cara memperoleh serta mempertahankan tanah tersebut. Pemerintah yang berwenang mengeluarkan segala jenis aturan tersebut merasa harus untuk mengeluarkan peraturan-peraturan tentang pertanahan, maka dibentuklah Undang-undang Pokok Agraria yaitu Undang-undang No. 5 Tahun 1960. Namun peraturan-peraturan tersebut belum sepenuhnya melindungi para pemegang hak atas tanah. Karena besarnya nilai tanah tersebut, sering menimbulkan sengketa pertanahan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang menitik beratkan terhadap data primer. Faktor yang menyebabkan surat tanah menjadi ganda adalah kurang telitinya panitia ajudikasi dalam mengumpulkan data fisik tanah yang dimohonkan pendaftarannya, sering mengakibatkan terjadinya overlapping (tumpang tindih) surat tanah. Selain hal tersebut kurangnya pengetahuan masyarakat tentang prosedur pembuatan surat tanah, sehingga dimanfaatkan oleh oknum perangkat desa atau pejabat badan pertanahan dengan memalsukan data – data yang di perlukan dalam rangka pendaftaran tanah. Penyelesaian sengketa yang dapat dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah memfasilitasi dalam Mediasi/Musyawarah. Badan Pertanahan Nasional berperan sebagai tempat mediasi atau tempat menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan tanpa melewati pengadilan.
Upaya ASEAN dalam Menangani Masalah Perdagangan Manusia di Asia Tenggara Naufal Fikhri Khairi
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.1795

Abstract

Perdagangan manusia telah menjadi salah satu permasalahan yang besar di Asia Tenggara. Oleh karena itu, ASEAN selaku wadah integrasi regional harus melakukan segala upaya untuk memberantas, menangani, dan mencegah perdagangan manusia. Tujuan dari paper ini yaitu untuk menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan ASEAN untuk menangani isu human trafficking. Konsep human security dan konsep sustainable development goals (SDGs) akan digunakan untuk menggambarkan permasalahan human trafficking dan upaya-upaya ASEAN memberantasnya di Asia Tenggara. Hasil yang didapatkan yakni ASEAN telah melakukan berbagai upaya untuk memberantas human trafficking baik dari berbagai deklarasi, konvensi, dan kebijakan-kebijakan luar negeri masing-masing negara anggota ASEAN, akan tetapi masih belum mencapai hasil yang signifikan. Namun, hal ini telah menjadi bukti kepedulian ASEAN terhadap isu keamanan non-tradisional terkhusus human security dan terhadap pembangunan berkelanjutan yang tercantum dalam SDGs.
Apakah UMR Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja : Pendekatan Model Demometrik Arief Rahman Hakim; Aston Pakpahan
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.1831

Abstract

Salah satu tujuan dalam pembangunan daerah dan pembangunan nasional adalah penyerapan tenaga kerja dan penurunan pengangguran. Studi tentang penyerapan tenaga kerja selama ini hanya dilakukan dengan pendekatan ekonomi (economic base) yang melihat aspek tenaga kerja dari sisi permintaan saja. Kondisi ini kurang lengkap karena mengabaikan sisi penawaran. Perlu dilakukan studi yang lebih komprehensif dari aspek ekonomi sebagai sisi permintaan dan aspek demografi sebagai sisi penawaran. Pendekatan ini dikenal sebagai model Demometrik. Penelitian bertujuan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja dengan model demometrik. Aspek ekonomi yang dikaji adalah investasi dan tingkat upah, sedangkan aspek demografi yang diteliti adalah jumlah penduduk. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari seluruh 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah pada periode 2010 – 2019 (9 tahun, dikurangi data tahun 2016). Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda data panel sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel investasi dan jumlah penduduk berpengaruh posituf dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sedangkan upah minimum regional tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.
Studi Potensi dan Peluang Ekowisata Di Hutan Desa Tangkahen Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau Yos A. Tangkasiang; Kristanto.V. Baddak
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.1841

Abstract

Kegiatan konservasi dapat berjalan dengan baik jika mampu mengakomodasikan kepentingan ekonomi masyarakat setempat, salah satunya melalui kegiatan ekowisata. Penelitian ini akan melakukan pengukuran tentang seberapa besar potensi serta peluang Hutan Desa Tangkahen di Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Metode yang digunakan adalah metode survei dan parameter pengukuran potensi yang digunakan adalah akses, daya dukung/sumber daya, fasilitas pendukung, interaksi sosial serta tingkat pengetahuan/ketrampilan masyarakat. Sampel dipilih dari semua pengunjung yang dapat ditemukan selama periode September – Oktober 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Desa Tangkahen (HDT) mempunyai daya tampung 134 orang per hari dan dapat bertambah jika fasilitas jalur penjelajahan di tambah sementara penilaian potensi HDT termasuk kategori sedang dengan nilai 62.581.