cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 2654251X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan (JPLP, e-ISSN: 2654-251X) adalah jurnal yang bertujuan mewadahi semua informasi karya ilmiah hasil penelitian, telaah pustaka, makalah teknis, dan kajian buku, dari bidang Pengelolaan Laboratorium. JPLP diterbitkan oleh Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Universitas Diponegoro. JPLP terbit dua nomor pertahun pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol.6, No.2, Juli 2024" : 8 Documents clear
“ANKER” Video Prosedur K3 untuk Meningkatkan Kesadaran Kerja di Laboratorium Mikrobiologi Putra, Renardi Erwinsyah; Hofifah, Siti Nur; Maemunah, Iin; Purwanti, Sri Tri; Barmana, Doni
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.133-144

Abstract

This research aims to examine the production of occupational health safety (OHS) videos in microbiology laboratories. The procedure used is "ANKER", which is an acronym for work analysis and reconstruction from making OHS videos used in workshop activities to increase work awareness in the microbiology laboratory. The OHS video analysis score using the VEE diagram obtained 38 points on a scale of 100. The work procedure was carried out by testing the OHS video with 37 workshop participants. On the basis of obtaining the scores above, video reconstruction needs to be carried out which includes adding Focus Questions, clarifying knowledge claims, adding data recording processes and activities. The results of interviews with respondents showed an incompatibility between the music and the storyline so that the background music in the video needed to be replaced. After the reconstruction process using the VEE diagram, a score of 94 points on a scale of 100 was obtained. Thus, the use of the "ANKER" procedure using the VEE diagram can be used to increase awareness of working in a microbiology laboratory. Respondents were of the opinion that K3 information via video was very helpful in increasing awareness of working in the laboratory. Submission of information about K3 must be carried out before carrying out laboratory activities and after carrying out laboratory activities as part of the practical evaluation  
Katalog Klasifikasi dan Standard Operating Procedure (SOP) Pengoperasian Peralatan Laboratorium Fisika Dasar Berbasis Quick Response (QR)-Code Setyaningsih, Natalia Erna; Nu'man, Agus; Muttaqin, Rodhotul; Ratnasari, Fifin Dewi
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.72-81

Abstract

Pendidikan dalam bidang fisika memiliki peran penting membentuk calon ilmuwan dan teknisi yang berkualitas. Salah satu faktor dalam proses belajar mengajar fisika adalah penggunaan peralatan laboratorium yang memadai, namun terkadang penggunaan peralatan laboratorium tidak efektif karena pengguna kurang memahami cara pengoperasian yang benar. Selain itu, kesulitan dalam mengakses informasi mengenai peralatan yang tersedia dan cara penggunaannya dapat menghambat proses belajar mengajar di laboratorium Fisika. Hal inilah yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini.Penelitian ini menggunakan metode ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Teknik pengambilan data dilakukan dengan  wanwancara dan angket yang dibagikan kepada beberapa  ahli dalam bidang mengevaluasi kelayakan katalog. Selain itu angket juga diberikan kepada pengguna katalog berbasis QR-code yaitu mahasiswa sebagai peneliti dan praktikan di Laboratorium Fisika Dasar.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas penggunaan peralatan laboratorium Fisika Dasar, serta memberikan inspirasi untuk pengembangan teknologi QR-code dalam bidang pendidikan. Dari penelitian  diperoleh  skor rata-rata uji kelayakan adalah 88% menyatakan  katalog sangat layak. Sedangkan   skor rata-rata untuk uji efektivitas adalah 89% yang menyatakan katalog sangat efektif.Dengan demikian, pembuatan katalog klasifikasi dan Standard Operating Procedure (SOP) pengoperasian peralatan Laboratorium Fisika Dasar berbasis Quick Response (QR)-code dapat meningkatkan efektivitas kegiatan praktikum dan penelitian di laboratorium Fisika Dasar.
Rancang Bangun Sheet Metal Rotary Cutting Shears Guna Mendukung Kinerja Laboratorium Kerja Plat Riyadi, Eko Slamet; Kusumawati, Erlina
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.63-71

Abstract

The sheet metal working laboratory must be equipped with the latest tools and technology to facilitate effective learning for students, including the use of sheet metal cutting tools. This research aims to design and construct an efficient, safe, precise, and production-accelerating sheet metal cutting tool to support the sheet metal working laboratory at the DIV Manufacturing Engineering Technology program, Mechanical Engineering Department, Banyuwangi State Polytechnic, which is moving towards the Teaching Factory (TEFA) program. The research involves literature review, conceptual design, actual design, material cutting based on the design plan, assembly, finishing, and performance testing stages. The manufacturing and performance testing of the tool are conducted in the bench working laboratory of the mechanical engineering department at Banyuwangi State Polytechnic. Performance testing includes cutting time, thickness of material that can be cut, and the quality of the resulting cut. The results indicate a shorter cutting time and non-damaged edges (NG) compared to other tools like angle grinders and lever shears. Therefore, Rotary Cutting Shears are considered a more efficient option with straight, precise, and even cutting edges for various thicknesses ranging from 0.5 mm to 2 mm. Laboratorium kerja plat harus dilengkapi dengan peralatan dan teknologi terbaru agar mahasiswa dapat belajar dengan baik dan efektif dimana salah satunya adalah alat potong logam lembaran. Alat ini dirancang untuk memotong material logam lembaran. Dalam penggunaannya, alat potong harus memenuhi kriteria presisi, kecepatan, dan efisiensi untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan mempercepat proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah alat potong logam lembaran yang efisien, aman dan presisi guna mendukung kinerja laboratorium kerja plat pada program studi DIV Teknologi Rekayasa Manufaktur  Jurusan Teknik mesin  Politeknik Negeri Banyuwangi yang menuju program Teaching Factory (TEFA). Penelitian ini dilakukan dengan tahapan studi literatur, perancangan konsep, pembuatan alat dan pengujian performa. Pengujian performa dilakukan untuk mengetahui kinerja alat potong. Pengujian meliputi waktu potong, ketebalan material yang dapat dipotong, dan hasil potongan yang dihasilkan. Alat potong digerakkan oleh motor elektrik three phase 380V dengan gearbox sehingga operator tidak perlu lagi melakukan feeding secara manual dan dibuat secara ergonomis agar nyaman digunakan oleh operator. Desain ergonomis juga memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kenyamanan operator saat menggunakan alat potong. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengadaan alat potong logam lembaran yang modern dan efisien. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi pengembangan Teaching Factory di masa depan dan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan industri di wilayah Banyuwangi.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Kualitas Udara Berbasis Iot (Internet Of Things) dengan Sensor DHT11 dan Sensor MQ135 Muttaqin, Rodhotul; Prayitno, Wasi Sakti Wiwit; Setyaningsih, Natalia Erna; Nurbaiti, Upik
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.102-115

Abstract

Penerapan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sangat penting dalam operasional laboratorium, terutama dalam hal penggunaan alat dan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32. Sistem ini dirancang untuk mengukur parameter kualitas udara seperti suhu, kelembaban dan konsentrasi gas berbahaya di unit Laboratorium Fisika Material. Sistem monitoring yang dikembangkan menggunakan 2 sensor yaitu sensor MQ-135 dan sensor DHT 11. Sensor MQ-135 merupakan sensor kimia yang sensitif terhadap CO2, alkohol, aseton dan lain-lain. Sedangkan sensor DHT 11 digunakan untuk mengukur parameter suhu dan kelembaban pada ruangan. Kedua sensor ini terhubung dengan mikrokontroler NodeMCU ESP32 untuk mengirim data ke cloud menggunakan protokol Wi-Fi. Data yang dikirim ke cloud dapat dipantau secara real-time menggunakan blynk cloud yang merupakan platform Internet of Things (IoT). Hasil dari penelitian ini berupa Prototype Sistem Pemantauan Kualitas Udara Berbasis IoT (Internet of Things). Grafik pengukuran sistem pemantauan menunjukkan pola regresi linier baik untuk pengukuran suhu maupun kelembaban dengan koefisien determinasi masing-masing sebesar 0,98 dan 0,94. Hal ini menunjukkan bahwa sensor DHT 11 yang digunakan dapat merespon perubahan suhu dan kelembaban yang terjadi pada ruang pada kotak pengujian. Koefisien determinasi yang diperoleh dari pengukuran kadar alkohol, kadar aseton dan kadar CO2 masing-masing sebesar 0,85, 0,97 dan 0,93. Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu merespon dengan baik perubahan kadar alkohol, aseton, dan karbon dioksida di dalam ruangan.
Suplementasi Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa) pada Potato Sucrose Agar (PSA) untuk Menggantikan Dichloran Rose Bengal Chloramphenicol (DRBC) pada Praktikum Mikrobiologi Pangan dan Pengolahan Yastanto, Anang Juni; Indrati, Retno
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.116-125

Abstract

Ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa) dengan menggunakan pelarut akuades memiliki aktivitas antijamur. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan ekstak daun ketapang pada media Potato Sucrose Agar (PSA) untuk praktikum Mikrobiologi Pangan dan Pengolahan pada uji jamur perusak pangan. Jamur Rhizopus sp. diinokulasikan pada media PSA yang mengandung ekstrak daun ketapang muda dan tua (konsentrasi 10% dan 20%). Jamur kemudian diinkubasikan pada suhu ruang selama 4 hari dan tiap hari diukur diameter pertumbuhannya untuk menentukan daya hambat ekstrak. Media DRBC digunakan sebagai media pembanding pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya hambat tertinggi diperoleh pada ekstrak daun ketapang daun muda 20% (sebesar 42,27+1,03%) kemudian diikuti oleh daun tua 20% (sebesar 40,91+0,75%). Semakin rendah konsentrasi ekstrak daun ketapang akan semakin rendah daya hambatnya, yaitu daun muda 10% menghamabt 33,18+0,89%, sementara daun tua 10% menghambat 30,23+0,75%. Daya hambat ekstrak daun ketapang ini mengalami penurunan sebesar 17% setelah dilakukan sterilisasi panas. Aplikasi uji jamur perusak pangan menggunakan sampel jagung diperoleh hasil cemaran biji dan genus jamur yang yang tumbuh pada media PSA sama dengan jamur yang tumbuh pada media DRBC. Oleh karena itu penambahan ekstrak daun ketapang sebanyak 20% pada media PSA dapat digunakan sebagai pengganti media DRBC pada uji jamur perusak pangan
Pembuatan Prototype CNC Machine Pengambaran Pola Jalur PCB Berbasis Mikrokontroler untuk Efektifitas Pratikum Perancangan dan Pabrikasi Elektronika Efrizon, Efrizon; Yultrisna, Yultrisna; Fajri, Muhammad; Madona, Era; Wardhani, Aditya
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.92-101

Abstract

Telah dilakukan pembuatan prototype CNC machine pengambaran pola jalur PCB  terkendali mikrokontroler yang didasarkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendesain rangkaian elektronika. Sasaran penelitian ini, yaitu (a) membuat sebuah prototpe sistem, (b) memrograman sistem berbantuan Arduino IDE, GRBL, dan (c) mengukur kinerja sistem. Metode penelitian dimulai dari pembuatan prototipe, dan pengukuran kinerja sistem. Hasil pengukuran kinerja sistem ditunjukkan tegangan pada motor stepper ketika bergerak menghasilkan 4,94 Vdc untuk sudut X, sedangkan 4,95 untuk sudut Y dan Z. Waktu pencetakan hasil gambar mengikuti masukan gambar dan ukuran gambar yang sudah di setting. Secara keseluruhan alat dapat berfungsi dengan baik. Saran untuk penelitian lanjutan, dapat ditambahkan pengeboran pada jalur PCB.
Efektifitas Perasan Kulit Mangis Sebagai Pengganti Eosin 2% Pada Pemeriksaan Telur Cacing Febriyanti, Eka; Mulia, Putra; Valencia, Trivini
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.126-132

Abstract

Examination of Intestinal Nematode worm eggs is one of the practicum subjects in the Basic Science of Nursing course at the Biomedical Laboratory of the Faculty of Nursing, University of Riau. Eosin 2% is a stain used in the examination of Intestinal Nematode worm eggs. However, the availability of 2% eosin cannot be sufficient to facilitate every student. This is because the procurement of consumables in the laboratory is very limited. An alternative new coloring method is needed using natural ingredients, one of which is derived from mangosteen peel juice. This study aims to determine the effectiveness of the percentage of mangosteen peel juice that can be used as a substitute for 2% eosin. The research design was an experimental study using a completely randomized design (CRD). The subjects of the study were direct staining of mangosteen peel juice and 2% eosin as a control. The object of research is worm positive feces. As a treatment is mangosteen peel which consists of 2 (two) times the level of treatment, namely mangosteen peel juice 5%, 10%. The results showed that a concentration of 10% mangosteen peel juice was effective in examining worm eggs as a substitute for eosin. Based on the results obtained, it can be concluded that mangosteen peel juice is effective as a substitute for 2% eosin in staining worm eggs, namely at a concentration of 10%.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Laboratorium untuk Mahasiswa Guna Mendukung Projec Base Learning Kusumawati, Erlina; Riyadi, Eko Slamet; Hermawanto, Fendi
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.6, No.2, Juli 2024
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.6.2.82-91

Abstract

The utilization of information technology can help improve the efficiency of laboratory services for students in order to support Project Based Learning. The use of information technology allows students to access information related to laboratories and practicum online, register for practicum, and monitor the status of practicum applications that have been made. This can minimize the time and cost required in the laboratory administration process, thus allowing students and laboratory staff to focus more on the main activities in learning. In addition, it can also facilitate the process of collecting, processing, and analyzing the data needed in Project Based Learning, thereby increasing the effectiveness of learning and the quality of project results produced. The research method used is descriptive research by collecting data through observation, interviews, and literature studies. Website development is made using the Laravel framework, and the time required is 2 months. After improving the laboratory service system through a web platform, 90.3% of respondents answered very satisfied and satisfied.

Page 1 of 1 | Total Record : 8