cover
Contact Name
Thomas Triadi Putranto
Contact Email
jgt@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jgt@live.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Geosains dan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 26156520     EISSN : 2620634X     DOI : -
Jurnal Geosains dan Teknologi (JGT) merupakan terbitan berkala yang diterbitkan oleh Departemen Teknik Geologi Universitas Diponegoro. JGT menyediakan ruang publikasi untuk karya ilmiah di bidang ilmu kebumian dan terapan teknologinya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
Analisis Deformasi menggunakan DInSAR pada Gempa Bumi Blitar 10 April 2021 dan Kaitannya dengan Jenis Batuan Makara, Desnata Pozya Adi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.24-33

Abstract

Gempa bumi sering terjadi di Indonesia akibat aktivitas tektonik di zona subduksi. Pada 10 April 2021, gempa berkekuatan 6,1 Mw mengguncang Kabupaten Blitar, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan perubahan topografi yang signifikan. Penelitian ini menganalisis deformasi permukaan akibat gempa tersebut menggunakan metode Differential Interferometry Synthetic Aperture Radar (DInSAR) dengan data satelit Sentinel-1, yang memungkinkan pemantauan perubahan elevasi tanah secara akurat. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Blitar mengalami subsidensi dengan rentang deformasi antara -0,566 m hingga -0,357 m. Deformasi terbesar terdeteksi di daerah dengan litologi batuan vulkanik muda dan sedimen tidak terkonsolidasi yang rentan terhadap perubahan struktural akibat gempa. Jenis batuan dan kondisi tanah berperan dalam amplifikasi gelombang seismik dan risiko likuefaksi. Wilayah dengan batuan berpori tinggi mengalami pergeseran tanah lebih signifikan dibandingkan dengan daerah yang memiliki batuan lebih padat. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk mitigasi bencana dan perencanaan infrastruktur tahan gempa. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa metode DInSAR efektif dalam mendeteksi deformasi permukaan akibat aktivitas seismik dan dapat diterapkan dalam studi pemantauan risiko gempa di wilayah rawan bencana.
Analisis Potensi Pasir Kuarsa Sebagai Bahan Baku Semikonduktor Daerah Kecamatan Dusun Selatan dan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah Arif, Subhan; Razi, Faizal; Fadhli, T. Muharrizal
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.34-41

Abstract

Kebutuhan akan pasir silika berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi industri, terutama sebagai bahan baku semikonduktor membutuhkan eksplorasi komoditi ini perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri dan persebaran batupasir kuarsa serta kualitas pasir kuarsa di lokasi penelitian sebagai bahan baku semikonduktor. Metode yang digunakan adalah analisis geokimia X-ray fluorescence (XRF) untuk mengukur komposisi masing-masing sampel. Karakter pasir kuarsa berupa endapan dengan ukuran butir membundar tanggung, sortasi baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sampel 1 dan Sampel 3 memiliki kandungan SiO2 yang tinggi (di atas 99%), namun masih mengandung pengotor di atas batas yang ditetapkan untuk bahan semikonduktor. Sampel 2 memiliki kandungan SiO2 terendah (92,17%) dan pengotor tertinggi. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang kuat antara SiO₂ dengan pengotor, terutama Al2O3 dan TiO2. Disimpulkan bahwa ketiga sampel pasir silika tidak memenuhi standar kemurnian untuk bahan baku semikonduktor tanpa proses pemurnian lebih lanjut.
Tatanan Struktur Geologi Daerah Gunung Kudung dan Sekitarnya, Bengalon, Kutai Timur Adha, Ikhwannur; Isnani, Rr. Desi Kumala; Taslim, Andi Ibnu; Bahas, Raynold Mahersyal Berlian
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.42-48

Abstract

Cekungan Kutai merupakan salah satu cekungan penghasil batubara dan hidrokarbon yang berada di Kalimantan Timur. Batuan Oligosen yang berpotensi sebagai penghasil batubara dan hidrokarbon dari cekungan ini banyak tersingkap salah satunya di Gunung Kudung. Singkapan di sepanjang Gunung Kudung menunjukkan proses sedimentasi dan struktur geologi yang cukup kompleks. Akan tetapi, sangat sedikit publikasi penelitian menjelaskan daerah ini. Penelitian berfokus pada tatanan struktur geologi yang mempengaruhi daerah penelitian. Penelitian bertujuan untuk memberikan deskripsi konfigurasi geologi struktur yang menyusun di daerah penelitian. Data yang dimanfaatkan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer mencakup hasil observasi lapangan dan pengukuran data struktur geologi, sedangkan data sekunder meliputi stratigrafi dari studi terdahulu dan data DEM (Digital Elevation Model). Data DEM dianalisis dengan pendekatan morfologi untuk mengidentifikasi kelurusan topografi. Observasi lapangan dilakukan melalui lintasan dan inspeksi langsung di sepanjang Gunung Kudung dan sekitarnya. Data ini kemudian dianalisis lebih lanjut bersama dengan peta kelurusan topografi guna mendukung interpretasi geologi struktur secara menyeluruh dan sebagai dasar dalam penyusunan peta struktur geologi dan rekonstruksi penampang geologi daerah penelitian. Gunung Kudung dan sekitarnya dikontrol oleh zona sesar naik, zona sesar normal, dan kekar gerus. Jika dikaitkan dengan tektonik regional, maka pembentukan zona sesar naik ini berkaitan dengan pembentukan antiklinorium di Kalimantan Timur pada Miosen-Pliosen. Sedangkan sesar normal berkaitan dengan regangan lokal akibat proses perlipatan sesar naik.
Analisis Stabilitas Lereng pada Penambangan Terbuka Batubara di Paleo-Delta Mahakam Santoso, Hendra; Situmorang, Roni Marudut
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.1-15

Abstract

Kegiatan pertambangan di Kecamatan Anggana memiliki tingkat risiko yang tinggi karena wilayahnya berada di lingkungan pengendapan Delta Mahakam Purba. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kemiringan tambang terbuka batubara di permukaan tua Delta Mahakam menggunakan Metode Elemen Hingga. Metodologi penelitian melibatkan metode kesetimbangan batas dan probabilitas kelongsoran. Material geologi di daerah penelitian meliputi tanah pucuk, batupasir kerikilan, batulanau, batulempung, dan batubara. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Pengujian mekanika tanah di laboratorium menunjukkan nilai kohesi material berkisar antara 10 kPa (batupasirlempungan) hingga 314 kPa (batulanau), sedangkan sudut geser dalam (φ) berkisar antara 10,48° hingga 34,8°; (2) Hasil rekomendasi penentuan geometri lereng keseluruhan dari desain rencana tambang yaitu: rekomendasi Highwall dengan tinggi lereng  63 m dan sudut lereng maksimal 29 o, FK 1,13 dan PK 4,5%; Lowwall direkomendasikan kemiringan 20o dan tinggi 17 m, FK 1,3 dan PK 4,1%; Sidewall utara direkomendasikan sudut lereng tunggal 30o dan tinggi maksimum 25 m, FK 1,21 dan PK 3,9%; Sidewall selatan dengan maksimal tinggi 21,6 m, kemiringan lereng tunggal 35 o, memiliki rekomendasi Beban diatas lereng 100 kPa dengan FK 2,6 dan PK 1,2%, sedangkan pada kondisi non circular failure (tanpa pembebanan) hasil FK 2,06 dan PK 0%, dan pada kondisi circular failure (tanpa pembebanan) hasil FK 2,92 dan PK 0%. Hasil analisis stabilitas lereng pada tambang di Anggana ini sangat dipengaruhi kondisi geologi lingkungan pengendapan sistem delta di lower delta plain yang sangat terpengaruh air laut, sehingga kemiringan lereng dan tinggi lereng masuk kategori rendah untuk sebuah rencana pit tambang terbuka.
Pemodelan 2D Struktur Geologi Bawah Permukaan Daerah Lumbang Rarat, Tapanuli Utara, Berdasarkan Data Gravitasi GGMPlus 2013 Pirdaus, Risky Marolop; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.16-23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur geologi bawah permukaan berdasarkan nilai anomali gravitasi di daerah Lumbang Rarat, Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Daerah ini merupakan wilayah dengan kondisi geologi kompleks yang dipengaruhi oleh aktivitas tektonik. Data yang digunakan pada penelitian ini diunduh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) 2013. Penentuan nilai rata-rata densitas batuan dilakukan menggunakan metode Parasnis, sedangkan identifikasi struktur geologi dilakukan menggunakan analisis First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD). Pemodelan 2D dilakukan pada anomali regional dengan tiga lintasan untuk mengetahui kondisi bawah permukaan. Hasil pemodelan 2D menunjukkan bahwa formasi batuan di daerah penelitian terdapat tiga jenis, yaitu Formasi Tufa Toba (Qvt) dengan densitas 1,9 g/cm3, Formasi Gunungapi Sihabuhabu (Tuvs) dengan densitas 2,2 g/cm3, dan Formasi Kelompok Tapanuli Tak Terpisahkan (Put) dengan densitas 2,5 g/cm3. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya struktur sesar yang membentuk struktur horst dan graben pada formasi Tuvs dan Put sebagai basement. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut terkait pemetaan dan mitigasi risiko bencana geologi, terutama untuk mengidentifikasi potensi sesar aktif yang dapat mempengaruhi kestabilan tanah di daerah tersebut.
Mikrofasies Batugamping Formasi Sentolo, Daerah Karangsari, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Nurhidayah, Efrilia Mahdilah; Akmaluddin, Akmaluddin; Ardi, Ryan Dwi Wahyu; Maulida, Nisa' Khofiyan; Sholichah, Wahyunia Mar'atus
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.49-59

Abstract

Penelitian mikrofasies batugamping Formasi Sentolo dilakukan di daerah Karangsari, Kulon Progo, Yogyakarta. Formasi Sentolo terdiri dari batugamping dan perselingan napal-batugamping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi mikrofasies dan lingkungan pengendapanpada batugamping di Formasi Sentolo menggunakan analisis petrografi. Analisis dilakukan terhadap sepuluh sampel batugamping menggunakan metode petrografi untuk menginterpretasikan tipe mikrofasies dan lingkungan pengendapan, dengan delapan sampel di antaranya juga dianalisis foraminifera bentik besar untuk menentukan umur relatif. Karakteristik yang paling menonjol pada hasil analisis komposisi batuan adalah melimpahnya fragmen fosil foraminifera bentik besar dan alga. Analisis foraminifera bentik besar pada lokasi penelitian menunjukan umur Miosen (Te5–Tf), berdasarkan kehadiran asosiasi spesies Operculinoides panamensis, Amphistegina bowdenensis, Amphistegina lessonii, Operculina sp., dan Elphidium sp. Dua mikrofasies utama berhasil diidentifikasi, yaitu fasies foraminiferal wackestone yang mewakili lingkungan laut dalam toe-of-slope (FZ3), dan fasies amphistegina grainstone/ packstone yang mencerminkan lingkungan open marine (FZ7) pada bagian backreef. Perubahan lingkungan pengendapan dari laut dalam menuju laut dangkal mengindikasikan adanya pengaruh fluktuasi muka air laut serta kontrol morfologi sisa gunungapi purba terhadap sistem pengendapan karbonat di Pegunungan Kulon Progo.

Page 1 of 1 | Total Record : 6