cover
Contact Name
Kuswahyudi
Contact Email
Kuswahyudi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsegar.ikor@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SEGAR
ISSN : 23208351     EISSN : 25809849     DOI : -
Terbit dua kali dalam satu tahun pada bulan November dan Mei. Berisi tulisan-tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian-kajian di bidang ilmu keolahragaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
Model Latihan Keterampilan Shooting Olahraga Petanque Untuk Pemula
Jurnal Segar Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 1, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.282 KB) | DOI: 10.21009/segar/0701.05

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan keterampilan shooting olahraga petanque untuk pemula. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model latihan keterampilan shooting olahraga petanque untuk pemula dan mengetahui efektivitas, efisiensi serta daya tarik anak terhadap model yang dibuat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R & D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa SMA dan SMK DKI Jakarta yang terdiri dari 30 anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket, kuisioner, serta instrumen test menembakkan bola ke sasaran (shooting) olahraga petanque yang digunakan untuk mengumpulkan datavhasil shooting atlet pemula, adapun tahapan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah, pada tahap: (1) analisis kebutuhan, (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) ujicoba terbatas (ujicoba kelompok kecil); dan (4) ujicoba utama (field testing). Uji efektifitas model menggunakan test menembakkan bola ke sasaran (shooting) untuk mengetahui tingkat kemampuan shooting olahraga petanque untuk pemula sebelum pemberian treatmen berupa model latihan shooting yang dikembangkan dan untuk mengetahui tingkat kemampuan shooting setelah perlakuan atau treatmen model latihan shooting yang dikembangkan, dari tes awal yang dilakukan diperoleh tingkat shooting atlet/siswa sebesar 11.87, kemudian setelah diberikan perlakuan berupa model latihan shooting diperoleh tingkat kemampuan shooting atlet/siswa sebesar 18.57. Maka model latihan shooting olahraga petanque ini efektif dalam meningkatkan latihan shooting olahraga olahraga petanque untuk pemula. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan model latihan keterampilan shooting olahraga petanuqe untuk pemula dapat dikembangkan dan diterapkan dalam latihan ekstrakurikuler di sekolah (2) Dengan model latihan shooting olahraga petanque untuk pemula yang telah dikembangkan, diperoleh bukti adanya peningkatan ini ditunjukan pada hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model. Keywords: Pengembangan, model, shooting.
Meningkatkan Hasil Belajar Lay Up Shoot dengan Menggunakan Metode Bagian Perbagian (Penelitian Tindakan Pada Mahasiswa Prodi PJKR STKIP Pasundan Cimahi Sobarna, Akhmad; Rusmana, Ruslan; Meirizal, Yopi
Jurnal Segar Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 1, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.311 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan lay up shoot permainan bola basket pada mahasiswa prodi PJKR STKIP Pasundan. Subjek penelitian adalah 25 orang mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan desain Kemmis dan Taggart. Keterampilan yang dinilai adalah produk dan hasil keterampilan lay up shoot pada saat sikap awalan, langkah panjang, langkah pendek, shooting dan follow Throught. Prosentase ketercapaian KKM pada pra siklus penilaian produk sebesar 28% (7 orang mahasiswa). Pada siklus 1 dilakukan perlakuan menggunakan metode bagian perbagian dan didapat peningkatan persentase ketercapaian KKM menjadi sebesar 72% (18 orang mahasiswa) Pada siklus II didapat peningkatan persentase ketercapaian KKM menjadi sebesar 84% (21 orang mahasiswa) . Sedangkan pada penilaian proses juga sama pada pra siklus sebesar 28% (7 orang mahasiswa). Diberikan perlakuan pada siklus I dan didapat peningkatan persentase ketercapaian KKM menjadi sebesar 60% (10 orang mahasiswa). Pada siklus II didapat peningkatan 88% (22 orang). Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa metode bagian perbagaian dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan lay up shoot pada permainan bola basket. Kata Kunci: Metode bagian, pembelajaran, lay up.
Model Latihan Gerak Dasar Senam Lantai B-Gym Untuk Pemula (Usia 9-12 Tahun)
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.99 KB) | DOI: 10.21009/segar/0702.01

Abstract

MODEL LATIHAN GERAK DASAR SENAM LANTAI B-GYM UNTUK PEMULA (USIA 9-12 TAHUN) Chandra Yuza1, Moch. Asmawi2, Widiastuti3 Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka,DKI Jakarta yuza.chandra@gmail.com, asmawi.moch@yahoo.co.id, widiastuti@unj.ac.id Abstrak. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengembangkan desain model latihan gerak dasar senam lantai Handstand, Meroda, dan Kayang untuk pemula usia 9-12 tahun dan mendapatkan data empiris tentang efektivitas dan efesiensi pengembangan model latihan gerak dasar senam lantai B-Gym untuk pemula usia 9-12 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall, dimana subjek dalam penelitian ini dikhususkan untuk pesenam pemula. Analisis data penelitian menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai rata-rata data dikatakan layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan gerak Handstand, Meroda dan Kayang. Dalam uji signifikansi didapat data dengan selisih pre test dan post test gerak Handstand 0,00 < 0,05, Meroda 0,00 < 0,05, Kayang 0,00 < 0,05 dengan taraf signifikansi 0,05 maka Hipotesis nihil ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model latihan gerak dasar senam lantai B-Gym untuk pemula usia 9-12 tahun yang dikembangkan dapat diterapkan secara efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar senam lantai pesenam pemula. Kata Kunci: Model latihan, senam, pemula
KETERAMPILAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (Studi eksperimen strategi mengajar, motivasi dan gaya mengajar )
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.797 KB)

Abstract

KETERAMPILAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (Studi eksperimen strategi mengajar, motivasi dan gaya mengajar ) Akhmad Sobarna1, Ruslan Rusmana2, Gugun Gunawan3. 1STKIP Pasundan, 2 STKIP Pasundan, 3STKIP Pasundan Abstrak. Penelitian Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan dampak dari metode pembelajaran dan gaya mengajar perintah pada pencapaian gaya lompat-jongkok selama belajar. Penelitian dilakukan di SMK Kesehatan Surya Global cimahi, 2017 dengan n = 44 dipilih secaa bertingkat-acak. Penelitian ini merupakan percobaan dengan rancangan faktorial 2x2. Hasil penelitian ini adalah: (1) secara keseluruhan ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan gaya mengajar latihan dan gaya mengajar komando terhadap prestasi belajar gaya lompat jongkok; (2) Ada interaksi yang signifikan antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap siswa, prestasi belajar gaya belajar melompat-jongkok; (3) untuk kelompok siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, prestasi belajar lompat jauh lebih baik daripada gaya mengajarLatihan; (4) Bagi kelompok siswa yang berpendidikan rendah lebih baik daripada mereka yang menggunakan gaya mengajar komando. Kata Kunci: Metode pembelajaran, motivasi, lompat jauh gaya jongkok, prestasi belajar.
Profil Aktivitas Olahraga Karyawan FIK UNJ Tahun 2015
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.856 KB)

Abstract

PROFIL AKTIVITAS OLAHRAGA KARYAWAN FIK UNJ TAHUN 2015 Ramdan Pelana1 1Program Studi ilmu keolahragaan Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta Jl. Pemuda No. 10 Rawamangun Jakarta Timur ramdanpelana@unj.ac.id Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi pentingnya aktivitas olahraga bagi kesehatan dan memberi pengetahuan tentang aktivitas olahraga yang harus dilakukan oleh keryawan khususnya dan masyarakat pada umumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survey menggunakan angket dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di lingkungan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana sampel diambil dari seluruh jumlah populasinya. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar karyawan FIK UNJ masih ragu-ragu dengan pentingnya aktifitas olahraga. Kata Kunci: Profil, Aktivitas Olahraga, Karyawan FIK UNJ
Model Latihan Senam Irama RC One untuk Gerak Dasar Lokomotor Anak Sekolah Dasar
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.006 KB)

Abstract

MODEL LATIHAN SENAM IRAMA RC ONE UNTUK GERAK DASAR LOKOMOTOR ANAK SEKOLAH DASAR Rio Candra1, Iman Sulaiman2, Nofi Marlina Siregar3. 1,2,3Universitas Negeri Jakarta Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran sena irama RC one untuk gerak dasar lokomotor anak sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang penerapan model pembelajaran senam irama RC one. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kategori sekolah dasar yang terdiri dari 30 subjek. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kuisioner, serta instrument tes keterampilan gerak dasar lokomotor yang digunakan untuk mengumpulkan data, adapun tahapan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis kebutuhan, (2) evaluasi ahli, (3) uji coba terbatas serta (4) uji coba utama. Uji efektivitas model menggunakan tes keterampilan gerak untuk mengetahui tingkat keterampilan gerak dasar lokomotor siswa. Dari tes awal yang dilakukan diperoleh nilai gerak dasar lokomotor jalan sebesar 437 dan gerak dasar lokomotor lari 414 sedangkan gerak dasar lokomotor lompat sebesar 431. Kemudian setelah diberikan perlakuaan terjadi peningkatan gerak dasar lokomotor jalan sebesr 765 dan gerak dasar lokomotor lari sebesar 705 sedangkan gerak dasar lompat sebesar 570. Maka model pembelajaran senam irama RC one untuk gerak dasar lokomotor anak sekolah dasar ini dinyatakan efektif dalam meningkatkan gerak dasar lokomotor anak sekolah dasar. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan model pembelajaran senam irama RC one ini siswa dapat belajar dengan lebih efektif dan efisien, (2) dengan model pembelajaran senam irama RC one ini, diperoleh peningkatan yang ditunjukkan pada hasil pre-test dan post-test adanya perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Pembelajaran, Senam Irama, lokomotor.
Penerapan Model Latihan Sirkuit untuk Meningkatkan Keterampilan Sepak Bola (SSB) Ricky Yacobi U-12
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.424 KB)

Abstract

PENERAPAN MODEL LATIHAN SIRKUIT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SEPAK BOLA (SSB) RICKY YACOBI U-12 Pratikno1, Moch. Asmawi2, Nofi Marlina Siregar3 Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka,DKI Jakarta pratikno1978@gmail.com, asmawi.moch@yahoo.co.id, nofims@unj.ac.id Abstrak. Penelitian inin dilakukan di SSB Ricky Yacobi di Senayan, dengan sampel sebanyak 30 orang dari sekolah sepakbola Ricky Yacobi U-12. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dnegan menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini yang akan ditingkatkan adalah sistem pelatihan untuk meningkatkan keterampilan sepak bola anak-anak SSB U-12 melalui latihan sirkuit. Tujuan dari peneliian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sepak bola melalui latihan sirkuit terutama terkait dengan keterampilan sepak bola, passing, menembak dan mengendalikan anak-anak U-12 di SS Ricky Yacobi Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes keterampilan sepak bola yang meliputi tes dribbling, tes menembak dan tes kontrol. Hasil penelitian menunjukkan melalui model pelatihan sirkuit dapat meningkatkan keterampilan sepak bola. Hasil passing keterampilan sepak bola anak U-12 SSB Ricky Yakobi untuk rata-rata tes awal 4,22 (66,67%), dribbling 3,16 (50%), menembak 2,93 (26,67%), dan mengendalikan 4,13 (83,33%), siklus 1 nilai rata-rata melewati 5,07 (83,33%), dribbling 3,67 (56,67%), menembak 3,37 (56,67%), dan mengendalikan 5,03 (100%) dan siklus 2 nilai rata-rata melewati 5,67 (83,33%), menggiring bola 4,63 (76,67%), menembak 3,63 (53,67%), dan mengendalikan 5 , 70 (100%). Berdasarkan penelitian data, dapat disimpulkan bahwa penerapan pelatihan sirkuit dapat meningkatkan keterampilan sepak bola anak usia U-12. Kata Kunci: Latihan Sirkuit, Keterampilan Sepak Bola
Model Latihan Keterampilan Tendangan (CA) Menggunakan Media Latihan Pada Karate-ka Pemula
Jurnal Segar Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.718 KB)

Abstract

MODEL LATIHAN KETERAMPILAN TENDANGAN (CA) MENGGUNAKAN MEDIA LATIHAN PADA KARATE-KA PEMULA Clarissa Anindya1, Yasep Setiakarnawaijaya2, Widiastuti3 123Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Clarissaanindya13@gmail.com, yasep.s@unj.ac.id, widiastuti@unj.ac.id Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu desain model latihan keterampilan tendangan maegeri, mawashi geri,dan ushiro geri menggunakan media latihan dan mendapatkan data yang empiris tentang efektivitas dan efisiensi pengembangan model latihan keterampilan tendangan menggunakan media latihan pada karate-ka pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah karate-ka pemula sebanyak 30 orang. Analisis data penelitian menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 0,05. Analisis data diperoleh nilai rata-rata dari 3 keterampilan tendangan karate-ka pemula layak dan efektif untuk meningkatkan tendangan karate-ka pemula. Dari uji signifikansi diperoleh selisih dari pre test dan post test 3 keterampilan tendangan: (1) Tes Tendangan Maegeri 0,00<0,05, (2) Tes Tendangan Mawashi Geri 0,00<0,05, dan Tes Tendangan Ushiro Geri 0,00<0,05 maka dengan taraf signifikansi 0,05 Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa model latihan keterampilan tendangan menggunakan media latihan pada karate-ka pemula efektif dan efisien digunakan untuk peningkatan keterampilan tendangan. Kata Kunci: Karate, keterampilan tendangan, model latihan, media latihan
Perbandingan Efek Kerja Minuman Beroksigen dan Air Mineral terhadap Saturasi Oksigen dalam Darah setelah Melakukan Joging 30 Menit Tim Futsal SMA Islam Al MAruf Jakarta Timur Giatarma, Bean Ken; Setiakarnawijaya, Yasep; Wardoyo, Hendro
Jurnal Segar Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.27 KB) | DOI: 10.21009/segar.0302.01

Abstract

PERBANDINGAN EFEK KERJA MINUMAN BEROKSIGEN DAN AIR MINERAL TERHADAP SATURASI OKSIGEN DALAM DARAH SETELAH MELAKUKAN JOGING 30 MENIT TIM FUTSAL SMA ISLAM AL MARUF JAKARTA TIMUR Bean Ken Giatarma1, Yasep Setiakarnawijaya2, Hendro Wardoyo2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging selama 30 menit. 2). Efek kerja minuman air mineral (aqua) terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit. 3). Perbandingan minuman beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2015. metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan pre-test sebelum melakukan dan post test setelah melakukan dan dengan teknik pengambilan purposive sampling, sampel yang berjumlah 10 dengan populasi 15 orang.Instrumen penelitian dengan teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah variabel-variabel yang terdapat dalam peneliti dan diambil dengan pemberian tes sebelum perlakuan dan tes setelah perlakuan. Pada hasil penelitian perbandingan air beroksigen dan air mineral menghasilkan Efek kerja minuman beroksigen terhadap kadar oksigen dalam darah selah melakukan jogging 30 menit jadi Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (8,5) > t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya ditolak Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit. Efek kerja minuman air mineral terhadap kadar oksigen dalam darah setelah melakukan jogging 30 menit Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (1) < t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa efek kerja air mineral terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit tidak terdapat perbedaan. Perbandingan air minum beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan jogging terdapat perbedaan pada hasil tes, yang menunjukan air beroksigen lebih signifikan. Karena t-hitung (2,90) > t-tabel (2,10), dengan demikian Hipotesa nihilnya ditolak, ada perbedaan pengaruh peningkatan kadar oksigen dalam darah pada air minum beroksigen dan air mineral dimana air beroksigen mendapat pengaruh lebih besar terhadap peningkatan kadar oksigen dalam darah dibandingkan dengan air mineral setelah melakukan jogging selama 30 menit. Maka diambil keputusan bahwa terdapat penigkatan kadar oksigen dalam darah pada air beroksigen dan efek kerja minuman beroksigen lebih signifikan hasilnya. Kata Kunci: Minuman Beroksigen, Air Mineral
Efek Kerja Joging 30 Menit terhadap Penurunan Kadar Gula dalam Darah pada Siswa SMA Muttaqien Jakarta Selatan Munandar, Furqan Aries; Jauhari, Mansur; Setiakarnawijaya, Yasep
Jurnal Segar Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal SEGAR, Volume 4 Nomor 2, Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.145 KB) | DOI: 10.21009/segar.0402.05

Abstract

EFEK KERJA JOGING 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DALAM DARAH PADA SISWA SMA MUTTAQIEN JAKARTA SELATAN” Furqan Aries Munandar1, Mansur Jauhari 2, Yasep Setiakarnawijaya2. 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui “ Efek Kerja Joging 30 menit terhadap Penurunan kadar Gula dalam Darah Pada Siswa SMA Muttaqien Jakarta Selatan pada bulan Mei. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan “One Group Pre-Test dan Post-Test Design”. Sampel yang diambil berjumlah 25 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes awal sebelum penelitian dan tes akhir sesudah penelitian. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibandingkan dengan t-tabel pada taraf signifikan 0,05. Hasil perhitungan persentase kadar gula darah awal kerja joging dan kadar gula darah akhir kerja joging diperoleh selisih rata-rata(MD) 20,44 dengan standar deviasi perbedaan (SDD ) 12,13. Standar error perbedaan rata-rata ( SEMD ) 2,48 dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung 8,24 dan t-tabel 2,06 pada taraf signifikan 0,05. Dengan nilai t-hitung > t-tabel yang menunjukkan bahwa hipotesis nilai nihil atau (H0 ) ditolak dan hipotesis alternative ( H1) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan kadar gula dalam darah pada awal dan akhir kerja joging. Kata Kunci: Efek Kerja Joging, Kadar Gula, Darah

Page 5 of 15 | Total Record : 148


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Segar, Volume 14 Nomor 1, November 2025 Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Segar, Volume 13 Nomor 2, Mei 2025 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Segar, Volume 13 Nomor 1, November 2024 Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Segar, Volume 12 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Segar, Volume 12 Nomor 1, November 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal SEGAR, Volume 11 Nomor 2, Mei 2023 Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal SEGAR, Volume 11 Nomor 1, November 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal SEGAR, Volume 10 Nomor 2, Mei 2022 Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal SEGAR, Volume 10 Nomor 1, November 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal SEGAR, Volume 9 Nomor 2, Mei 2021 Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal SEGAR, Volume 9 Nomor 1, November 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal SEGAR, Volume 8 Nomor 2, Mei 2020 Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 8 Nomor 1, November 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 2, Mei 2019 Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal SEGAR, Volume 7 Nomor 1, November 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal SEGAR, Volume 6 Nomor 2, Mei 2018 Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal SEGAR, Volume 6 Nomor 1, November 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal SEGAR, Volume 5 Nomor 2, Mei 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal SEGAR, Volume 5 Nomor 1, November 2017 Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal SEGAR, Volume 4 Nomor 2, Mei 2016 Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 4 Nomor 1, November 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015 Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal SEGAR, Volume 2 Nomor 1, November 2013 More Issue