cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Peran Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Dalam Membela Kaum Buruh di Kota Banda Aceh studi Kasus Dewan Perwakilan Wilayah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DPW KSPI) Kota Banda Aceh Yusnil Yusnil; Dr. Dahlan, SH., M.Hum Dr. Dahlan, SH., M.Hum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.365 KB)

Abstract

  Yusnil2017ABSTRAKPERAN KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA (KSPI) DALAM MEMBELA KAUM BURUH DI KOTA BANDA ACEHFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (ix, 72), pp, bilb, app(Dr. Dahlan, S.H.,M.Hum)Upah minimum yang diterima oleh buruh di Aceh, khusunya di Kota Banda Aceh masih sangat rendah yaitu 1,9 juta. Dimana dalam Survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dimiliki oleh KSPI mencapai 2,5 juta. Namun,  jumlah nominal tersebut tidak di sepakati dalam sidang Dewan Pengupahan. Hal tersebut mengakibatkan upah minimal yang di dapatkan buruh di kota Banda Aceh tidak sesuai harapan.Tujuan Penelitan ini untuk mengetahui Peran Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Aceh dalam mempengaruhi kebijakan pengupahan untuk bisa membela kaum buruh. Kemudian bagaimana Strategi KSPI dalam mengkonsolidasikan seluruh buruh/ pekerja untuk menaikkan upah minimum bagi para buruh di kota Banda Aceh untuk kehidupan buruh yang layak.Teknik pengumpulan data melalui analisis data, pengumpulan data yang diperoleh melalui kepustakaan dan lapangan. Dilakukan dengan cara membaca buku teks, jurnal, peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara wawancara langsung informan yang sudah ditetapkan.Hasil dari Penelitian ini menunjukkan Perjuagan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia yang ada di Aceh, menyelesaikan persoalan terkait rendahnya upah terhadap kaum buruh setiap tahunnya, diantaranya Mekanisme hasil survey  KHL yang dilakukan oleh KSPI Aceh dan ABA(Aliansi Buruh Aceh) adalah dengan cara Langkah-langkah advokasi,  memberikan pendidikan politik dan melakukan mediasi dengan memberikan selebaran, buku-buku, agar tercipta suatu kesadaran di kalangan pekerja/buruh untuk mengerti hak normatif pekerja/buruh. Dengan demikian gerakan-gerakan politik perburuhan yang tertanam dikalangan pekerja/buruh dapat mengerti dan mampu merebut hak-haknya apabila terjadi perselisihan hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja, ini menjadi senjata bagi KSPI Aceh untuk menguatkan posisi buruh di setiap perusahaan. Upah minimum Provinsi Aceh untuk tahun 2015 sebesar Rp 1.900.000 di anggap masih kurang layak bagi kehidupan buruh. Harapan para buruh/pekerja menurut hasil survey yang dilakukan oleh KSPI Aceh, seharusnya Dewan Pengupahan menetapkan Upah buruh di kota Banda Aceh adalah  sebesar Rp. 2.5 juta. Kata Kunci :   Peran KSPI, Advokasi Serikat Pekerja, Membela Kaum Buruh. THE ROLE OF INDONESIAN WORK CONFERENCE (KSPI) IN DEFANDING LABORERS IN BANDA ACEH CITYABSTRAKYusnil2017              THE ROLE OF INDONESIAN WORK CONFERENCE (KSPI) IN DEFANDING LABORERS IN BANDA ACEH CITYFakulty of Social and Political Sciences Syiah Kuala University.Dr.Dahlan, SH.,M.Hum(x, 72), pp., bibl., app.                The minimum wage received by workers in Aceh, especially in the city of Banda Aceh is still very low at 1.9 million. Where in the Living Needs Survey (KHL) owned by KSPI reached 2.5 million. However, the nominal amount is not agreed in the Wage Council session. This resulted in the minimum wage earned by workers in the city of Banda Aceh not as expected.               The purpose of this research is to know the role of Indonesian Workers Union Confederation (KSPI) Aceh in influencing wage policy to be able to defend the workers. Then how is the KSPI Strategy in consolidating all workers / workers to raise the minimum wage for workers in the city of Banda Aceh for a decent worker's life.               Data collection techniques through data analysis, data collection obtained through literature and field. Conducted by reading textbooks, journals, legislation relating to this research, while field research conducted by direct interviews informants who have been set.               The results of this study indicate the Confederation of Indonesian Trade Union Unions in Aceh, resolving issues related to low wages to the workers every year, including the mechanism of KHL survey results conducted by KSPI Aceh and ABA (Alliance of Aceh Workers) is by way of advocacy measures , providing political education and mediating by providing leaflets, books, in order to create an awareness among the workers to understand the workers' normative rights. Thus, labor movements embedded among workers can understand and be able to seize their rights in the event of industrial relations disputes between companies and workers, this becomes a weapon for KSPI Aceh to strengthen the position of workers in every company. The minimum wage of Aceh province for 2015 amounting to Rp 1,900,000 is considered still unfit for labor life. Expectations of workers / workers according to survey results conducted by KSPI Aceh, Wage Board should set the wages of workers in the city of Banda Aceh is Rp. 2.5 million. Kyword : The Role of KSPI, Advocacy of Trade Unions, Defending the Workers.    
Strategi Komunikasi KIP Banda Aceh pada Pilkada 2017 dalam Mensosialisasikan Anti Golput melalui Media Massa Aidil Saputra; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.952 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi KIP Banda Aceh pada Pilkada 2017 dalam Mensosialisasikan Anti Golput melalui Media Massa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi yang dijalankan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh pada Pilkada serentak 2017 dalam meminimalisir atau menekan suara golput melalui media massa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi.Subjek informan dalam penelitian mengambil teknik purposif sampling, yang berjumlah empat informan bagian dari KIP Banda Aceh.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Pemasaran Sosial (Social Marketing) dimana sering juga disebut dengan kampanye sosial karena dalam pelaksanannya menggunakan strategi kampanye dalam mengkampanyekan produk sosial untuk mengatasi masalah sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat strategi yang disampaikan KIP Banda Aceh dalam Pilkada 2017 terhadap kesadaran masyarakat pemilih, yakni adalah mengenal khalayak, kemudian penyusunan pesan, menetapkan metode, dan penggunaan media. Saran dari penelitian ini adalah KIP Banda Aceh harus lebih gencar dalam mensosialisikan pilkada mendatang agar sesuai dengan target pemilih yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, yaitu 75 %.Kata Kunci: Komunikasi Massa, Pemasaran Sosial KIP Banda Aceh.Communication Strategy Implemented by KIP of Banda Aceh in Socializing Anti-Abstain through Mass Media in 2017 Local Leader Election.ABSTRACT - This research entitled Communication Strategy Implemented by KIP of Banda Aceh in Socializing Anti-Abstain through Mass Media in 2017 Local Leader Election. The aim of this study is to know the communication strategy implemented by Independent Commision of the Election of Banda Aceh on simultaneous regional elections in 2017 in order to minimize or suppress the ballot of abstain through mass media. A descriptive qualitative was used as the method in this study. The data was obtained by interviewing, observing and documenting. To select the sample, the writer use purposive sampling technique, which consists of four informants from the KIP Banda Aceh. In conducting this research, the writer use social marketing theory which is also known as social campaign, the implementation of this theory is using social product in order to resolve social issues as its campaign strategy. The results showed that there are four strategies that is delivered by KIP of Banda Aceh in order to minimize the number of abstains or increase society participations in 2017 local leader election, namely know the audiences, compose messages, set the methods, and media usage. The writer suggests Independent Commision of the Election of Banda Aceh to be more intense in socializing the upcoming local election to meet the voters’ target which is set by Indonesian General Election Commission, namely 75%.Key Words: Mass Communication, Social Marketing, KIP of Banda Aceh.
REPRESENTASI KONFLIK ACEH MELALUI FILM DOKUMENTER (Analisis Semiotika Pada Film Dokumenter Jalan Pedang RI dan GAM) Mulia Rahmat; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.777 KB)

Abstract

ABSTRAK IndonesiaPenelitian ini berjudul” Representasi Visual Konflik Aceh Melalui Film Dokumenter (Studi Analisis Semiotika Pada Film Dokumenter Jalan Pedang RI dan GAM)”. Film dokumenter merupakan salah satu genre yang banyak menampilkan sisi lain dari lingkungan sosial. Hal ini dikarenakan pembuatan film dokumenter  memiliki pengaruh besar dalam mengangkat problema yang terjadi dalam kehidupan masyarakat secara kompleks. Film dokumenter ”Jalan Pedang” bercerita tentang perjuangan rakyat Aceh dalam menuntut keadilan dari Indonesia. Yang mana ketika diproklamasikan kemerdekaan indonesia termasuk Aceh, Aceh tidak merasakan kemerdekaan dan merasa terabaikan. Representasi visual konflik  dalam film terbagi atas tiga tipe yaitu visual konflik persepsi, visual konflik perasaan, visual konflik tindakan. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisisi semiotika Roland Barthes. Studi kepustakaan yang digunakan berupa sebuah film dokumenter karya Watchdoc dan buku-buku, foto, serta website resmi rumah produksi watchdoc. Hasil dari penelitian ini yaitu Representasi Visual Konflik dalam film dokumenter ini masih disimbolkan dengan bantuan teks, foto dan beberapa visual adegan flashbck saat tragedi peristiwa berdarah yang terjadi pada tahun 1999 silam. Adapun adegan –adegan yang mewakili visual konflik yaitu penggunaan senjata tajam, adanya kumpulan massa yang memberontak, dan beberapa kumpulan foto bersejarah dari tahun berdirinya Gerakan Aceh Merdeka hingga puncak peristiwa berdarah dimulai dari tahun 1999-2005 sebagai puncak perdamaian antar RI-GAM Melalui ikatan perjanjian MoU-Helsinki Di Swedia.Kata Kunci: Representasi, Konflik, Film Dokumenter Jalan Pedang"Visual Representation of Aceh Conflict through Documentary Films (Semiotics Analysis Study on Documentary Movie Jalan Pedang RI and GAM)"ABSTRACTThe study is entitled "Visual Representation of Aceh Conflict through Documentary Films (Semiotics Analysis Study on Documentary Movie Jalan Pedang RI and GAM)". Documentary film is one of the many genres that show the other side of the social environment. This is because the making of documentary film has a big influence in lifting the problems that occur in the life of the community in a complex way. The documentary "Jalan Pedang" tells the story of the struggle of the people of Aceh in demanding justice from Indonesia. Which when proclaimed independence of Indonesia including Aceh, Aceh did not feel independence and felt neglected. The visual representation of conflicts in the film is divided into three types: visual perception conflict, visual conflict of feeling, visual conflict of action. This research was analyzed descriptively by using qualitative approach through Roland Barthes semiotics analisisi. The literature study used in the form of a documentary by Watchdoc and books, photos, and the official website of watchdoc production house. The result of this research is Visual Representation Conflict in this documentary is still symbolized with the help of text, photos and some visual flashbck scene during the tragedy of bloody events that occurred in 1999 ago. The scenes that represent visual conflict are the use of sharp weapons, the presence of rebel masses, and several historic photographs from the establishment of the Free Aceh Movement to the peak of bloody events from 1999-2005 as the peak of peace between RI-GAM Through the bond agreement MoU-Helsinki In Sweden.Keywords: Representation, Conflict, Documentary Movie Jalan Pedang 
Intensitas Komunikasi Keluarga Dalam Meminimalisir Kenakalan Remaja (Studi Pada Remaja Sabung Ayam di Desa Lung Ie Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar) Raudhatul Husna; Syarifuddin Hasyim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.899 KB)

Abstract

Perilaku kenakalan anak dan remaja dimaknai sebagai suatu bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. Mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendorong remaja melakukan sabung ayam, dan Apa yang harus dilakukan keluarga untuk meminimalisir kenakalan remaja sabung ayam. Lokasi penelitian ini terletak di Desa Lung Ie Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini memakai teori kontrol sosial menurut Albert J. Reiss yang mengemukakan bahwa ada tiga komponen dari kontrol sosial yang menjelaskan kenakalan anak atau remaja. yang pertama kurangnya kontrol internal yang wajar selama masa anak-anak, yang kedua hilangnya kontrol internal, dan yang ketiga tidak adanya norma-norma sosial atau konflik antara norma-norma, di keluarga, lingkungan dekat, dan di sekolah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan 9 informan yang terdiri dari 2 orang keluarga yaitu ibu dari pelaku sabung ayam, remaja sabung ayam 2 orang, Kepala Desa, 2 masyarakat laki-laki dan 2 masyarakat perempuan. Untuk pemilihan informan ditetapkan dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada beberapa faktor yang menyebabkan remaja melakukan sabung ayam di Desa Lung Ie yaitu: faktor keluarga, ekonomi, pendidikan dan teman bermain. Faktor keluarga sangat berpengaruh terhadap timbulnya kenakalan remaja (sabung ayam). Kontrol orang tua dalam meminimalisir kenakalan remaja di Desa Lung Ie Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar tidak terlepas dari pengaruh internal dan eksternal pada remaja. Disini ada orang tua yang menggunakan gaya komunikasi otoriter  sambil memberikan nasehat kepada anaknya dan ada juga yang menggunakan gaya komunikasi demokratis memberikan nasehat yang lembut kepada anaknya pada saat mengetahui anaknya melakukan sabung ayam. Terdapat remaja yang berubah dikarenakan adanya pengontrolan dari keluarnya, ada juga yang tidak berubah dan tidak menghiraukan nasehat-nasehat dari orang tuanya. Kata kunci: Komunikasi, Keluarga, Kenakalan Remaja.
Motivasi dan Pola Interaksi Pengguna Role Play Twitter Pada Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Iin Parlina; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.616 KB)

Abstract

Abstrak, Penelitian ini berjudul “Motivasi dan pola interaksi pengguna role play twitter pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi informan dalam menggunakan role play di jejaring social twitter dan mengetahui pola interaksi yang terbentuk pada pengguna Role play di jejaring sosial twitter. Twitter telah menjadi salah satu situs yang paling sering dikunjungi di internet. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penggunaan dan kepuasan atau uses and gratification theory, teori ini memfokuskan perhatian pada audiens sebagai konsumen media massa, dan bukan pada pesan yang disampaikan. Metode penelitian menggunakan pendekatanp enelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Ala tpengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara wawancara semi-terstruktur dan juga studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalaht eknik snowball atau bola salju. Berdasarkan hasil pengolahan data yang didapatkan berdasarkan wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentas imaka dapat dilihat bahwa motivasi pengguna role play twitter adalah sebagai pengalihan dari rutinitas sehari-hari serta sebagai wadah untuk meluapkan segala bentuk kreatifitas, emosional dan pengalihan diri yang tidak dapat diekspresikan di dunia nyata, selain itu mahasiswa/i lebih nyaman menggunakanrole play twitter, dibandingkan memerankan orang lain menggunakan identitas asli. Hubungan personal antara sesama pemain role play di twitter lebih mudah berinteraksi karena sesama pengguna role play lebih paham dalam membahas seputar kehidupan artis idolanya. Dalam hal pengawasan, menggunakan media sosial khususnya role play di twitter memudahkan penggunanya untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Hal ini disebabkan karena tidak semua pengguna role play memiliki motif yang sama dalam menggunakan akun tersebut. Mengenai pola interaksi, pola yang digunakan adalah atas dasar keinginan sendiri ataupun ajakan dari kerabat maupun lingkungan sekitar untuk membuat akun role play dan membentuk masyarakat maya di dunia role play.Motivation and Role Play Interaction Pattern of User on Twitter at Syiah Kuala University Student Abstract,This study entitled "Motivation and Role Play Interaction Pattern of User on twitter at Syiah Kuala University students". The aim of this study is to determine the motivation of informants in using role play in the social networking twitter and to determine the interaction patterns formed on the role play on twitter. Twitter has become one of the most visited sites on the internet. The theory used in this research is the theory of use and satisfaction or uses and gratification theory. This theory focuses the attention on the audience as consumers of mass media, not on the messages delivered. The research method used in this study is descriptive qualitative. The Data collection tools used in this study are semi-structured interview and documentation study. The informant selection technique used is the snowball technique. Based on the results of the data obtained by semi-structured interview and documentation study, it can be seen that the motivation of the role play pattern from the twitter users is as a diversion from the daily routine and as an avenue to vent any form of creativity, emotional and diversion of self that cannot be expressed in real world. In addition, the students are more convenient to use role play twitter, compared to portray someone else using  their original identities. Personal relationships between fellow players on role play twitter are more easily  as fellow users better understand the role play about the life of the their idols. In terms of supervision, using social media, especially the role play in twitter allows users to achieve something they desire. This is because not all role play users have the same motive in using the account. Regarding the interaction patterns, patterns are given on the basis of their own desires or solicitation of relatives and the environment to create a role play account and form a virtual community.
kepuasan pengunjung media online femaledaily.com dalam memperoleh informasi (studi pada mahasiswi universitas syiah kuala) Anggi Kurniasih; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.42 KB)

Abstract

ABSTRAKPada era modern seperti sekarang ini banyak informasi yang didapatkan melalui media cetak maupun media elektronik. Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahun membuat internet melahirkan beragam bentuk jenis media online, salah satunya ialah media online femaledaily.com. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk melihat kepuasan pengunjung media online femaledaily.com dalam memperoleh informasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori uses and gratification, teori ini digunakan karena penelitian ini melihat penggunaan media dan kepuasan akan informasi yang diperoleh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlan 10 informan dan kriteria yang ditetapkan ialah  mahasiwi universitas syiah kuala yang terdaftar sebagai member femaledaily.com. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yakni observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah pengunjung media online femaledaily.com menggunakan media sesuai kebutuhannya dan mencari apa yang di butuhkan, salah satunya ialah informasi pada website femaledaily.com. Selain menyajikan informasi yang lengkap dan terpercaya, tampilan femaledily.com juga sangat menarik. Tidak hanya berbentuk website tetapi juga media sosial, sehingga memudahkan pengunjung memperoleh informasi. Pengunjung femaledaily.com sangat puas dengan informasi yang didapatkan, sehingga tidak ragu-ragu untuk merekomendasikan femaledaily.com kepada orang di sekitar mereka.Kata Kunci: Femaledaily.com, Kepuasan, Media Online, Informasi. SATISFACTION OF FEMALEDAILY.COM MEDIA ONLINE VISITORS IN GETTING INFORMATION (STUDY ON UNIVERSITY STUDENTS SYIAH KUALA) ABSTRACT - In the modern era like nowadays, there are a lot of information which can be received through printed media or electronic media. As the time goes by, the quick development of internet from year to year, leads to the emergence of various online media, one of which is femaledaily.com online media. The aim of this research is to evaluate the satisfaction of femaledaily.com visitors in obtaining information. Theory used in this research is “uses and gratification” theory. This is a qualitative research with descriptive research property. This research used data collecting technique from observation and interview. The result of this research shows that the visitors of femaledaily.com have used the media according to their needs and searched what they need, one of which is the information in femaledaily.com website. Besides the thorough and trusted information, femaledaily.com display is also attractive. Not only in the website form, but also social media, thus the visitors can obtain the information easily. The visitors of femaledaily.com are satisfied with the obtained information, thus they do not hesitate to recommend femaledaily.com to the people close to them.Keywords: Femaledaily.com, Satisfaction, Online Media, Information.
Kesadaran Kritis Mahasiswa Aceh Terhadap Informasi Hoax (Studi Deskriptif Kualitatif Literasi Media Tentang Kesadaran Kritis Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry Terhadap Informasi Hoax di Media Sosial Facebook), Critical Awareness of Aceh Students to Information Hoax (Qualitative Descriptive Study Media Literacy About Critical Awareness of Communication and Broadcasting Students of Islam UIN Ar-Raniry Against Information Hoax in Social Media Facebook) Fithratul Aini; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.386 KB)

Abstract

Kesadaran Kritis Mahasiswa Aceh Terhadap Informasi Hoax (Studi Deskriptif Kualitatif Literasi Media Tentang Kesadaran Kritis Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry Terhadap Informasi Hoax di Media Sosial Facebook)ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Kesadaran Kritis Mahasiswa Aceh Terhadap Informasi Hoax (Studi Deskriptif Kualitatif Literasi Media Tentang Kesadaran Kritis Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry Terhadap Informasi Hoax di Media Sosial Facebook)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesadaran kritis mahasiswa komunikasi Aceh terhadap informasi hoax. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif-kualitatif yang bertujuan untuk menafsirkan dan menguraikan fakta yang bersangkutan dengan dengan situasi yang sedang terjadi dengan menggunakan teori Literasi Media. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa aktif jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik penarikan sample purposif sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan kesadaran kritis mahasiswa berupa kemampuan kognitif dalam menerjemahkan isi pesan, membagi pesan berdasarkan unsur 5W1H dan piramida terbalik, mempertanyakan kebenaran informasi, memeriksa kelengkapan, membandingkannya dengan konteks nyata, menganalisis sumber, serta membandingkan informasi dengan tautan situs dan informasi di media lain. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan literasi media mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran UIN Ar-Raniry berada dalam kategori medium, yaitu kemampuan pengoperasian media (technical skills) tinggi, kemampuan dalam menganalisis dan mengevaluasi konten media bagus (critical understanding), serta aktif dalam memproduksi konten media dan berpartisipasi secara sosial (communicative abilities).Kata Kunci : Hoax, Literasi media, Kesadaran kritisCritical Awareness of Aceh Students to Information Hoax (Qualitative Descriptive Study Media Literacy About Critical Awareness of Communication and Broadcasting Students of Islam UIN Ar-Raniry Against Information Hoax in Social Media Facebook)ABSTRACT, The study is titled “Critical Awareness of Aceh Students to Information Hoax (Qualitative Descriptive Study Media Literacy About Critical Awareness of Communication and Broadcasting Students of Islam UIN Ar-Raniry Against Information Hoax in Social Media Facebook)”.The purpose of this research is to know how critical awareness of student of Aceh communication to hoax information. The approach used is a qualitative approach with the type of descriptive-qualitative research that aims to interpret and describe the facts concerned with the situation that is happening by using the theory of Media Literacy. The subject of this research is the active student of the Department of Communication and Islamic Broadcasting of Ar-Raniry State Islamic University of Banda Aceh.Teknik data collection conducted using observation techniques, interviews and documentation. With sampling technique purposive sampling. The results of this study indicate students' critical awareness of cognitive ability to translate message content, split messages based on 5W1H elements and inverted pyramids, questioning the truth of information, checking completeness, comparing it with real contexts, analyzing sources, and comparing information with sitelinks and information in other media . The conclusion of this research stated that students media literacy ability of Communication and Broadcasting of UIN Ar-Raniry are in medium category, that is high technical operation ability, ability in analyzing and evaluating critical media content and active in producing content media and participate socially (communicative abilities).Keywords: Hoax, Media Literacy, Critical Awareness
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DALAM MEMPENGARUHI KECEMASAN BERKOMUNIKASI DI DEPAN PUBLIK (STUDI PADA MAHASISWA FISIP DAN FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA) HIDAYATULLAH HIDAYATULLAH; MARTUNIS YAHYA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.088 KB)

Abstract

Abstrak            Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Dalam Mempengaruhi Kecemasan Berkomunikasi di Depan Publik dengan studi pada mahasiswa FISIP dan FKIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kecemasan berkomunikasi di depan publik dan faktor apa saja yang mengakibatkan timbulnya kecemasan berkomunikasi pada mahasiswa FISIP dan FKIP Universitas Syiah Kuala. Teori yang digunakan pada penelitian ini teori sosiopsikologis sifat atau kecemasan sosial dari Stephen W. Little Jhon yang membahas cara berpikir, merasakan, dan bertingkah laku terhadap situasi khususnya saat berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bermacam bentuk kecemasan komunikasi pada mahasiswa FISIP dan FKIP Universitas Syiah Kuala ketika berkomunikasi di depan publik yang berupa gugup, keringat dingin dan gemetaran yang pada akhirnya bentuk kecemasan itu mengakibatkan mereka menjadi terbata-bata dalam berbicara dan tidak fokus sehingga sulit untuk menyampaikan pesan-pesan kepada audiens. Terdapat tiga faktor yang menimbulkan kecemasan tersebut, antara lain faktor kurangnya persiapan dan pengalaman, faktor lingkungan dan faktor audiens. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa FISIP dan FKIP Universitas Syiah Kuala memiliki cara masing-masing mengatasi kecemasan berkomunikasi di depan publik, mulai dari berlatih dan mempersiapkan bahan sebaik mungkin, berani untuk tampil dan tidak takut salah, memberikan jeda waktu kepada diri sendiri ketika sedang berbicara sampai hanya fokus pada laptop atau teks ketika mereka berbicara di depan umum. Hal tersebut dapat dimaklumi karena latar belakang dan pengalaman mereka berbeda-beda dalam berbicara di depan umum sehingga cara mereka untuk mengurangi bentuk kecemasannya juga beragam.Kata Kunci: Kecemasan Berkomunikasi di Depan Publik, Komunikasi MassaAbstract                    This study titled “Analysis of Factors Affecting Communication Anxiety in Public with Study on FISIP and FKIP Student of Syiah Kuala University of Banda Aceh”. The purpose of this study is to determine the form of anxiety communicating in public and any factors that lead to the emergence of anxiety to communicate to students FISIP and FKIP Syiah Kuala University. The theory used in this study is the sociopsychological theory of the nature or social anxiety of Stephen W. Little Jhon who discusses the way of thinking, feeling, and behaving towards situations especially when communicating. This research uses descriptive qualitative method. The data of this research is obtained through interview method, observation and documentation. The results show that there are various forms of communication anxiety in FISIP and FKIP students of Syiah Kuala University when communicating in public which is in the form of nervous, cold sweats and trembling which in the end the form of anxiety leads them to stammer in speech and not focus so difficult to delivering messages to the audience. There are three factors that cause the anxiety, among other factors lack of preparation and experience, environmental factors and audience factors. In addition, the results of the study showed that FISIP and FKIP students of Syiah Kuala University have their own way of overcoming the anxiety of communicating in public, ranging from practicing and preparing the best possible materials, daring to perform and not afraid of wrong, giving time lag to self while Talking until just focus on the laptop or text when they are speaking in public. This is understandable because their background and experience vary in public speaking so that their ways to reduce the form of anxiety are also varied.Keywords: Communication Anxiety in Public, Mass Communication
Fenomenologi Keluarga Korban Bencana Gempa Pidie Jaya di Kota Meureudu Al KAUTSAR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.763 KB)

Abstract

AbstractMeureudu has faced disasters thrice in past of eight years. In 2009, flood occured in Pidie, in 2013 there was a wildfire, and in december 2016, there was an earthquakes which affected the people in Meureudu. There were a lot of families in Meureudu getting harm in big amount. In seeking a disaster,Koss (1946), developed a model which is named as ‘roller coaster’ and afterwards developed by Hill (1949). The model of Roller Coaster is used to find out the social process happened in family during the disaster period. Based on Roller Coaster mode, there are some phases happened in family during the disaster period. This research used qualitative phnomenology. The phenomenology research is used to obtain the data from the experience which happened to the subject of the phenomena. That experience afterwards describe the condition of the subject who is investigated on that phenomena. The disasters occured bring some impacts to the family who as victims of the disasters in Meureudu. The impact can probably affect each family differently.Key words: Family, Disaster, Phenomenology, Meureudu City
Kekalahan Muzakir Manaf-TA Khalid dalam Pilkada Serentak 2017: Analisis Efektivitas Partai Aceh dalam Mendulang Suara di Pilkada Khairul Imam; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.54 KB)

Abstract

Abstrak Partai Aceh dapat dikategorikan sebagai partai politik terbesar di Aceh. Hal ini dikarenakan keberhasilan mereka memenangi pemilu dua kali berturut-turut. Karena MoU Helsinki, perjuangan politik GAM berubah menjadi Partai Aceh. Pada pilkada gubernur Aceh tahun 2017, Partai Aceh beserta koalisi beberapa partai politik lainnya mengusung pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid sebagai calon gubernur-wakil gubernur. Ironisnya, koalisi besar partai politik tersebut dikalahkan oleh pasangan dengan koalisi yang lebih kecil: Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa efektifitas Partai Aceh dalam mendulang suara pada pilkada gubernur Aceh 2017. Termasuk analisis tentang faktor kekuatan dan kelemahan Partai Aceh. Penelitian ini menggunakan dua teori sebagai basis dari kerangka teori, yaitu teori marketing politic dan teori elit. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mencari informasi berdasarkan literatur, observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partai Aceh memiliki peran sekaligus kelemahan dalam mendulang suara di Pilkada gubernur Aceh tahun 2017. Tiga peran tersebut adalah infrastruktur politik, sejarah dan koalisi partai politik. Sementara tiga kelemahannya adalah faktor internal, eksternal, dan kinerja partai pada periode sebelumnya. Penelitian ini juga menyarankan agar ada perubahan yang komprehensif dan meyeluruh bagi PA demi kejayaan di masa depan.Kata kunci: Pilkada, Partai Aceh, Peran, Kelemahan. The Defeated of Muzakir Manaf-TA Khalid on Election 2017: The Effectivity Analyze of The Aceh Party on Pulled the Mass VotersAbstract Partai Aceh (Aceh Party) can be categorized as the largest political party in Aceh. It is because their success in achieving two consecutive winner in election. Because of the MoU of Helsinki, political struggle of GAM shifted into Partai Aceh. In the 2017 Aceh governor Election, Partai Aceh as well as its coalition that consist of several political parties nominated the pair of Muzakir Manaf-TA Khalid as their governor-vice governor candidates. Ironically, the huge coalition of political parties was defeated by a pair candidates with a smaller coalition: Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. This study aims to determine and analyze the effectiveness of Partai Aceh in getting votes in the Aceh Governor Election in 2017. It is including the analysis about the strengths factor and weaknesses of Partai Aceh. This research utilizes two theories as the basis of its theoretical framework, namely the theory of political marketing and the elite theory. This research is a qualitative research that seeks information based on literature, observation and interview. The finding of this research shows that the Aceh Party had role as well as weakness in getting votes in the election of Governor of Aceh in 2017. The three roles are political infrastructure, history and the coalition of political parties. While they are three weaknesses, namely the internal factors, external, and party’s performance in the previous period. This research also suggests that it is compulsory for PA to do a comprehensive and holistic change to achieve glory in the future.Keywords: Local Election, Partai Aceh, Role, Weakness.

Page 37 of 102 | Total Record : 1018