cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
ANALISIS PARTISIPASI MAHASISWA DALAM GERAKAN POLITIK PRAKTIS (Studi Kasus Keterlibatan Mahasiswa Unsyiah Pada Liga Mahasiswa Nasdem Aceh) Riska Budiana; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.188 KB)

Abstract

ANALYSIS OF STUDENT PARTICIPATION IN PRACTICAL POLITICAL MOVEMENTS(Case Study of Unsyiah Student Involvement in Aceh Nasdem Student League))Riska Budiana1Effendi Hasan2(Riskabudianabasyar@yahoo.com , effendi23111@yahool.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaABSTRAKLiga mahasiswa NasDem sesuai dengan motonya, belajar, berpartisipasi, berbakti ingin menjadi pelopor dan pendobrak bagi kegamangan gerakan mahasiswa. Liga mahasiwa NasDem ingin mencetak kader-kader yang berbakti kepada rakyat, yang mendarma baktikan keahlian untuk membantu menyelesaikan persoalan rakyat. Liga mahasiswa NasDem adalah bagian dari Gerakan Restorasi Indonesia, tulang punggung partai NasDem untuk bersama-sama memuliakan martabat rakyat Indonesia.Tujuan dari penelitian adalah : Untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Mahasiswa Dalam Gerakan Politik Praktis Khususnya Keterlibatan Mahasiswa Unsyiah Pada Liga Mahasiswa Nasdem Aceh dan Bentuk Partisipasi Mahasiswa Dalam Gerakan Politik Praktis Khususnya keterlibatan mahasiswa unsyiah pada Liga Mahasiswa Nasdem Aceh di Unsyiah.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam politik khususnya pada Liga Mahasiswa Nasdem Aceh diwujudkan dari keinginan untuk mencari tahu tentang isu-isu terbaru dalam partai politik dan memiliki keinginan kuat untuk membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat. Bentuk partisipasi mahasiswa dalam gerakan politik praktis khususnya pada organisasi Liga Mahasiswa Nasdem Aceh semakin aktif di kampus dan berorganisasi, berani mengemukakan pendapat, tegas dan kritis dalam menyampaikan ide dan gagasannya.Mahasiswa mampu memanfaatkan peluang dan kesempatan di liga NasDem untuk mengembangkan potensi dan jati dirinya untuk lebih kreatif, inovatif dan terampil dalam dunia pendidikan dan politik. Masyarakat dan mahasiswa dapat sama -sama kompak dan aktif untuk menengakkan keadilan dan menyampaikan aspirasinya dengan cara yang tegas, terkendali dan bisa menjadi suatu tolak ukur untuk mencapai tujuan sesuai dengan tujuan Partai Nasdem.Kata Kunci : Keterlibatan Mahasiswa, PolitikABSTRACTThe NasDem student league matches its motto, learns, participates, serves, and wants to be a pioneer and breakthrough for the ambiguity of the student movement. The NasDem student league wants to print cadres who are dedicated to the people, who have dedicated expertise to help solve people's problems. The NasDem student league is part of the Indonesian Restoration Movement, the backbone of the NasDem party to jointly glorify the dignity of the Indonesian people. The purpose of the study is: To find out how Student Participation in Practical Political Moves Specifically, Involvement of Unsyiah Students in Aceh's Nasdem Student League and Forms of Student Participation In Practical Political Movements Particularly the involvement of unsyiah students in the Aceh Nasdem Student League in Unsyiah. The research method used in this study was descriptive qualitative. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation and literature. The results showed that the involvement of students in politics, especially in th e Aceh Nasdem Student League was manifested from the desire to find out about the latest issues in political parties and have a strong desire to help solve community problems . Forms of student participation in practical political movements, especially in the Nasdem Aceh Student League organization, are increasingly active on campus and in organizations, dare to express opinions, are firm and critical in presenting their ideas and ideas. Students are able to take advantage of opportunities and opportunities in the NasDem league to develop their potential and identity for more creative, innovative and skilled in the world of education and politics. The public and students can be equally cohesive and active in promoting justice and expressing their aspirations in a way that is firm, controlled and can be a benchmark for achieving goals in accordance with the goals of the Nasdem Party.Keywords: Student Involvement, Politics
PERAN HUMAS WILAYATUL HISBAH DALAM MENSOSIALISASIKAN HUKUM SYARIAT ISLAM DI BANDA ACEH Andre Febrian; Dr. Mahyuzar Drs., M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.828 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Peran Humas Wilayatul Hisbah dalam Mensosialisasikan Hukum Syariat Islam di Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Humas Wilayatul Hisbah dalam mensosialisasikan Hukum Syariat Islam dan apa-apa saja kendala yang dialami petugas dalam melakukan sosialisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan Teori Difusi Inovasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara terbuka dan dokumentasi. Data sekunder dikumpulkan dari buku-buku, brosur, halaman web, dan dokumen-dokumen lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas memiliki dua peran, yaitu humas sebagai penghubung antarlembaga dan humas sebagai pembina. Dalam menjalankan kegiatan, humas memiliki beberapa kendala, yaitu: (1) keterbatasan sarana dan prasarana, (2) keterbatasan personel atau pegawai, (3) keterbatasan anggaran, dan (4) kurangnya kesadaran masyarakat.Kata kunci: Peran, Humas, Sosialisasi, Hukum Syariat Islam, dan Kota Banda Aceh.The Role of Wilayatul Hisbah Public Relations in Socializing Islamic Law in Banda AcehABSTRACT, This study entitled “The Role of Wilayatul Hisbah Public Relations in Socializing Islamic Law in Banda Aceh.” This research aims to know how the role of Wilayatul Hisbah Public Relations in socializing Islamic law and what are the obstacles faced by the officer during the socialization. The method used in this research is qualitative methiod. This research uses Diffusion of Inovations theory. The source of research data consists of primary data and secondary data. Primary data  collected by interview and documentation. Secondary data collected from books, brochures, webpage, and other relevant documents. The results showed that public relations has two role, that is public relations as a liaison between intituions and public relations as a coach. During activity, public relations has several obstacles, that is: (1) lack of facilities and infrastructure, (2) understaffed, (3) shoestring budget, and (4) lack of public awareness.Key words: role, public relations, Islamic Law, and Banda Aceh City 
POLEMIK PENOLAKAN UQUBAT CAMBUK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LP) ACEH ( IMPLEMENTASI PERGUB NO.5 TAHUN 2018 TENTANG HUKUM JINAYAT DI BANDA ACEH) Andri Kurniawan; Cut Maya Aprita Sari, S.Sos, M.Soc., Sc.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.322 KB)

Abstract

POLEMIK PENOLAKAN UQUBAT CAMBUK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LP) ACEH ( IMPLEMENTASI PERGUB NO.5 TAHUN 2018 TENTANG HUKUM JINAYAT DI BANDA ACEH)Andri Kurniawan[1] Cut Maya Aprita Sari[2](andriikurniawann@gmail.com, cutmayaapritasari@unsyiah.ac.id)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah Kuala ABSTRAKPergub No. 5 Tahun 2018 tentang hukum jinayat atas pemindahan pelaksanaan uqubat cambuk di lapas telah disahkan sebagai aturan dalam bidang Syariat Islam sebagai pedoman sehari-hari untuk seluruh komponen masyarakat serta sebagai payung hukum bagi masyarakat Aceh. Hampir sebagian besar Kabupaten/Kota di Aceh belum efektif menjalankan Pergub No.5 Tahun 2018 tentang hukum jinayat, seperti kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui polemik penolakan uqubat cambuk di lembaga pemasyarakatan (LP) Aceh di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif dengan sumber observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini bahwa ada beberapa kendala yang menjadi hambatan dalam tidak terlaksanakannya proses uqubat cambuk di lembaga pemasyarakatan bagi pelanggar Syari’at Islam di Kota Banda Aceh. Terkait fasilitas yang kurang memadai dari lapas yang tidak dapat menampung jumlah penonton yang ingin hadir dalam proses pelaksanaan uqubat cambuk. Kendala terbesar lainnya yaitu perlu adanya transparansi kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah Aceh dalam proses pemindahan uqubat cambuk di lapas. Hal ini terlihat masih banyak pihak-pihak yang berwenang seperti Wilayatul Hisbah dan Satpol PP masih melakukan proses pelaksanaan uqubat cambuk tetap dilaksanakan di pekarangan masjid atau tempat terbuka demi menjaga transparansi dari kebijakan yang telah dibuat pemerintah yang disahkan melalui Pergub No.5 Tahun 2018 tentang hukum jinayat atas pelaksanaan uqubat cambuk di lapas. Kesimpulan penelitian ini bahwa Dinas Syari’at Islam, Satpol PP dan WH masih menjalankan peraturan yang telah dibuat oleh Qanun Jinayat, sebelum adanya perintah yang wajib dari Gubernur Aceh terkait pemindahaan pelaksanaan uqubat cambuk di lembaga pemasyarakatan. Kata Kunci: Pergub No.5 Tahun 2018, Cambuk, Kebijakan ABSTRACTThe struggle No. 5 year 2018 on the law of Jinayat on the transfer of the execution of the whip Uqubat in prison has been confirmed as a rule in the field of Islamic Sharia as a daily guideline for all components of society as well as a legal umbrella for the people of ACEH Most of the Regency/city in ACEH has not yet effectively exercised the struggle No. 5 year 2018 about Jinayat law, such as the city of Banda Aceh. The purpose of this research is to know the polemic rejection Uqubat whip in the prison (LP) of ACEH in Banda Aceh. The study used a qualitative approach with field observation sources, documentation and in-depth interviews. The results of this research that there are some obstacles that have become an obstacle in not doing the process of whip Uqubat in correctional Institution for sharia offenders in the city of Banda Aceh. Regarding the insufficient facilities of the prison that can not accommodate the number of spectators who want to attend the process of the whip Uqubat execution. Another biggest obstacle is the need for transparency of policy that has been made by the ACEH government in the process of transferring the whip Uqubat in the prison. This is seen there are still many authorities such as Wilayatul Hisbah and Satpol PP still perform the process of execution of the whip Uqubat remain implemented in the yard of the mosque or the open place to maintain the transparency of the policy that has been made government passed through the struggle No. 5 year 2018 on the law of Jinayat on the implementation of the whip Uqubat Conclusion of this research that Dinas Syari'at Islam, Satppol PP and WH are still running the rules that have been made by Qanun Jinayat, before the mandatory orders from the governor of Aceh regarding the transfer of the execution of the whip Uqubat in Correctional Institution. Keyword: Struggle No. 5 year 2018, whip, policy[1] Mahasiswa Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala[2] Dosen Pembimbing
Fenomena Pemilih Ganda Pada Pilkada Gayo Lues Tahun 2017 Irpan Syahputra; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.158 KB)

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gayo Lues rawan terhadap kecurangan Pilkada, Penyelenggara mesti mengantisipasi dan memperbaiki setiap data yang diperoleh baik itu dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta dari PPK dan PPS di setiap Desa masing-masing, kasus pemilih ganda sudah pernah ada isunya saat pemilihan kepala daerah tahun 2012 dan penyelenggara Pilkada Kabupaten Gayo Lues masih belum sepenuhnya berkerja dan mengantisipasi terjadinya isu pemilih ganda pada pemilihan kepala daerah selanjutnya, sehingga pada pemilihan kepala daerah tahun 2017 fenomena kecurangan pemilih ganda muncul lagi dan terbukti masyarakat melakukan pencoblosan lebih dari satu kali. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui proses terjadinya pemilihan ganda saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues. Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya pemilihan ganda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara pengumpulan data di lokasi penelitian dan mewawancarai para informan Penelitian sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan membaca buku teks, peraturan perundang-undangan dan bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecurangan pemilih ganda terjadi dikarenakan adanya kelalaian petugas pemutakhiran daftar pemilih dalam proses pembuatan tahapan-tahapan DPT di desa yang melakukan pemungutan suara ulang sehingga masyarakat mempunyai kesempatan untuk melakukan pencoblosan lebih dari satu kali. Proses pembentukan DPT peran kepala desa dalam menerima masyarakat yang pindah ke lingkungannya tidak sesuai prosedur tidak adanya surat keterangan pindah dari kepala desa yang lama. Kesimpulan penelitian ini adalah integritas penyelenggara Pilkada belum sesuai dalam menjalankan fungsi dan tugas mereka sebagai pihak yang memantau dan mengawasi jalannya pemilihan yang jujur dan damai dalam Pilkada tahun 2017 di Kabupaten Gayo Lues dan juga masyarakat belum sadar dalam memilih sesuai dengan aturan UU Pilkada Kata Kunci: Pilkada, Penyelenggara Pilkada, Kepala desa, dan Masyarakat.ABSTRACTThe implementation of regional head elections in Gayo Lues district is prone to cheating elections, the organizer must anticipate and correct any data obtained both from the Ministry of Population and Civil Registry as well as from PPK and PPS in each village Respectively, a double-selector case has been there when the regional head election of 2012 and the organizer of the district election Gayo Lues is still not fully working and anticipates the occurrence of double selector issue on the regional head elections Subsequently, so that at the election of the regional head of 2017 the phenomenon of double voter fraud appeared again and proved the community did Pencoblosan more than once. This research aims to determine the process of double elections during the election of regent and deputy Regent Gayo Lues. To find out the factors that cause double elections. This study used a qualitative, descriptive approach, the data required in the writing of this thesis was obtained through field research and literature. Field research is done by collecting data at research site and interviewing the informant research while the literature research is done by reading textbooks, laws and other reading materials that Related to this research. The results showed that double voter fraud occurred due to the negligence of the officers update the list of voters in the process of creating the DPT stages in the village that did the vote re so that the community has opportunity to conduct a pencoblosan more than once. The process of forming DPT village head role in accepting communities that moved to its environment does not fit the absence of certificate of information moved from the old village head. The conclusion of this research is the integrity of the organizers of the elections are not yet appropriate in carrying out their functions and duties as monitoring and supervising the course of honest and peaceful elections in the 2017 elections in Gayo Lues district and also In choosing accordance with the rules of the electoral LAW Keywords: The regional elections, the chief of the village, and the community.
PERAN KOMUNIKASI PERSUASIF GURU DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI LAMBARO NEUJID KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Dedi Asri; Nur Anisah, M. Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe Role Of the Teacher Persuasive Comunication in Fostering The Students Discipline in Elementary School of Lambaro Neujid in Sub-District Peukan Bada, Aceh BesarDedy Asri The title of this reseach "The Role of the Tacher Persuasive Comunication In Fostering the Student’s Discipline in Elementary School of Lambaro Neujid In Sub-district Peukan Bada, Aceh Besar”. The research problem is How is the Role of Teacher's Persuasive Communication in forming Students' Discipline in Lambaro Neujid State Elementary School? The population in this study were 72 students consisting of grade 4, grade 5, and grade 6. The informants in this study were 3 teachers, namely homeroom teachers 4, 5, and 6. The data collection techniques were carried out by researchers with using interview and observation techniques. The collected data is analyzed through three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research obtained by the researcher, the teacher generally did not remind their students before the violation of the discipline, because the teacher considered all the forms arranged in the school had been known by the students. The teacher's attitude towards students who violate school discipline does not show any attitude to students. The actions used by the teacher towards students' indiscipline are carried out by using persuasive communication. The conclusion of this study is that teachers play an active role in persuasive communication on student discipline development in schools. The role of cendrung teacher persuasive communication can be seen in the actions taken by the teacher both in class mamupun di luar kelas. Keyword: Persuasive Comunication, Fostering Discipline  ABSTRAKPERAN KOMUNIKASI PERSUASIF GURU DALAM  MEMBINA KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI LAMBARO NEUJID KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR  Dedy Asri  Penelitian yang berjudul “Peran komunikasi persuasif guru dalam membina kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri Lambaro Neujid Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar”. Permasalahan penelitian adalah Bagaimana Peran Komunikasi Persuasif Guru dalam membentuk Kedisiplinan Siswa di Sekolah Dasar Negeri Lambaro Neujid” Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran komunikasi persuasif guru dalam membina kedisiplinan siswa di SD Lambaro Nijid Kecamatan Aceh Besar. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 72 siswa yang terdri dari siswa kelas 4, kelas 5, dan kelas 6. Yang menjadi informan dalam penelitian ini ada 3 orang guru, yaitu guru wali kelas 4, 5, dan 6. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti, guru pada umumnya tidak mengingatkan siswa mereka sebelum adanya pelanggaran terhadap disiplin, karena guru menganggap semua bentu tata tertib yang diatur di sekolah sudah diketahaui siswa. Sikap guru terhadap siswa yang melanggar disiplin sekolah tidak memperlihatkan sikap apapun kepada siswa. Tindakan yang digunakan guru terhadap ketidakdisiplinan siswa dilakukan guru dengan menggunakan komunikasi persuasif. Kesimpulan penelitian ini yaitu guru berperan aktif dalam komunikasi persuasif pada pembinaan disiplin siswa di sekolah. Peran komunikasi persuasif guru cenderung terlihat pada tindakan-tindakan yang dilakukan guru baik di kelas mamupun di luar kelas. Kata Kunci :  Komunikasi pesuasif,  Membina Kedisiplinan
Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi E-KTP Oleh Setya Novanto Di Cnnindonesia.com Dan Viva.co.id Denny Elvaras jaya M. Syam, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.451 KB)

Abstract

 ABSTRAK – Penelitian ini berjudul Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi e-KTP Oleh Setya Novanto Di Cnnindonesia.com Dan Viva.co.id. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui framing berita tentang kasus korupsi e-KTP oleh Setya Novanto di cnnindonesia.com dan viva.co.id. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu berita tentang yaitu artikel berita tentang Setya Novanto pada tanggal 24 April 2018 di media online cnnindonesia.com dan viva.co.id. Peneliti menganalisis penelitian hasil penelitian ini menggunakan perangkat framing Robert N Entman. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya sudut pandang yang berbeda dari portal berita cnnindonesia.com dan viva.co.id. Cnnindonesia.com melihat kasus Setya Novanto bukan hanya sebagai permasalahan vonis hukum dan menggiring pembaca bahwa Setya Novanto bukanlah pelaku tunggal korupsi e-KTP dan mengembangkan alibi-alibi dari kasus tersebut. Namun viva.co.id melihat kasus ini sebagai kasus hukum yang hanya menonjolkan aspek hukum, dan hanya menyajikan fakta yang ada dilapangan tetapi tidak mengembangkan alibi-alibi yang disebutkan oleh Setya Novanto. Hal ini sesuai dengan teori framing yang mengatakan framing dijalankan oleh media dengan menyeleksi isu tertentu dan mengabaikan isu lain, serta menonjolkan aspek isu tertentu dan menggunakan berbagai strategi wacana serta penempatan yang mencolok, pengulangan, pemakaian grafis untuk mendukung dan memperkuat penonjolan, pemakaian label tertentu ketika menggambarkan orang atau peristiwa yang diberitakan.Kata Kunci : Framing, Kasus Korupsi, e-KTPFRAMING ANALYSIS REPORTING ON E-KTP CORRUPTION CASES BY SETYA NOVANTO ON CNNINDONESIA.COM AND VIVA.CO.IDABSTRACT - This research is entitled Framing Analysis of E-KTP Corruption Case Reporting by Setya Novanto on Cnnindonesia.com and Viva.co.id. The purpose of this study is to find out the news framing of e-KTP corruption cases by Setya Novanto on cnnindonesia.com and viva.co.id. In this study, researchers used a qualitative descriptive approach, and used data collection techniques, namely news articles about Setya Novanto on April 24, 2018 in online media cnnindonesia.com and viva.co.id. The researcher analyzed the results of this study using the Robert N Entman framing device. The results of this study indicate a different perspective from the news portal cnnindonesia.com and viva.co.id. Cnnindonesia.com sees the Setya Novanto case not only as a legal verdict and leads readers that Setya Novanto is not the only perpetrator of e-KTP corruption and develops alibis from the case. However viva.co.id sees this case as a legal case that only highlights the legal aspect, and only presents the facts in the field but does not develop the alibis mentioned by Setya Novanto. This is in accordance with the framing theory which says that framing is run by the media by selecting certain issues and ignoring other issues, and highlighting certain aspects of the issue and using various discourse strategies and striking placement, repetition, graphic use to support and strengthen prominence, use of certain labels describe the person or event that was reported.Keywords: Framing, e-KTP, Corruption Cases
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN PROVINSI ACEH DALAM MENYOSIALISASIKAN BAHAYA PENYAKIT DIFTERI DI PROVINSI ACEH Nurul Fitrah Muzakkir; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.475 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam Menyosialisasikan Bahaya Penyakit Difteri di Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam menyosialisasikan bahaya penyakit Difteri di Provinsi Aceh, dan Untuk mengetahui bagaimanakah faktor-faktor penghambat Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dalam menyosialisasikan bahaya penyakit Difteri di Provinsi Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perencanaan (Theory of Planning). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini ada 3 (tiga) orang informan yaitu Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Penanggung Jawab Media Promosi kesehatan dan Pengelola Program UKBM. Berdasarkan hasil penelitian, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Strategi komunikasi yang digunakan adalah dengan mengenal khalayak dengan melakukan  survey ke daerah-daerah dan  juga melakukan evaluasi ke  berbagai macam media untuk mengetahui respon masyarakat. Khalayak yang menjadi sasaran sosialisasi adalah orang tua terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita. Menyusun Pesan berdasarkan musyawarah dan sesuai isu yang sedang terjadi. Mengunakan metode persuasif, informative, edukatif, dan redundancy. serta memilih media massa dan media sosial untuk menyebarkan informasi. Kendala yang dihadapi Pro dan kontra label halal dan haram dari cairan vaksin yang menuai perbedaan pendapat di masyarakat.COMMUNICATION STRATEGY OF THE PROVINCIAL  HEALTH OFFICE OF ACEH In SOCIALISZATION THE DANGERS OF DIPHTHERIA IN ACEH PROVINCEABSTRACT, This research is entitled Communication Strategy of the Provincial Health Office of Aceh in Socialiszation the Dangers of Diphtheria in Aceh Province.  This study attempts to know Communication Strategy of the Provincial Health Office of Aceh in Socialiszation the Dangers of Diphtheria in Aceh Province and to determine the inhibiting factors Communication Strategy of the Provincial Health Office of Aceh in Socialiszation the Dangers of Diphtheria in Aceh Province. The theory used in this study is Theory of Planning. The method in this study was descriptive qualitative with interviews and in-depth observation as a technique for data collection. In this study there were 3 (three) informants, namely the Head of the Community Promotion and Empowerment Section, the Health Promotion Media Person and the UKBM Program. Based on the research done, provincial health department aceh the communications strategy that we use is to know people by doing survey to the provinces and performed evaluation to various kinds of media to know response the community. Audiences targeted socialization were parents especially mothers have children toddlers. Composing message based on deliberation and in accordance issues that is going on.Use a method of persuasive, informative, educational, and redundancy. And choose mass media and social media to spread information. The obstacles the pros and cons label halal and haram is of a vaccine reap dissent community.
Motivasi Menonton Tayangan Indonesia Lawyers Club Di Tv One (Studi Korelasional Motivasi Menonton Tayangan Indonesia Lawyers Club di TV One Terhadap Wawasan Mahasiswa Kota Subulussalam di Banda Aceh) Sulvia Nur Putri R; Deni Yanuar, M. Ikom
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.755 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Motivasi Menonton Tayangan Indonesia Lawyers Club di TV One (Studi Korelasional Motivasi Menonton Tayangan Indonesia Lawyers Club di TV One Terhadap Wawasan Mahasiswa Kota Subulussalam di Banda Aceh). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara motivasi menonton ILC di TV One terhadap wawasan mahasiswa Kota Subulussalam di Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif, yaitu metode yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengklarifikasikan, menganalisis dengan cara yang sistematis, terkontrol, dengan menggunakan model-model matematis. Penelitian ini dilakukan pada asrama putra dan asrama putri mahasiswa Kota Subulussalam, dan yang menjadi responden dari penelitian ini adalah mahasiswa Kota Subulussalam di Banda Aceh. Teori pendukung dalam penelitian ini adalah teori uses and gratification. Populasi yang digunakan berjumlah 540 orang. Sampel penelitian yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin yaitu menjadi 84 orang. Dengan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling dan teknik penarikan data menggunakan kuisioner.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju yaitu 48.8% atau 41 responden menonton tayangan ILC untuk memperoleh pengetahuan, sedangkan mahasiswa juga setuju menonton untuk mendapatkan wawasan dengan 59.5% atau 50 orang responden. Dalam menganalisis data penelitian menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan uji signifikan koefesien korelasi (uji t), dan hasil pengujian hipotesis (Ha) diterima, dan diperoleh r = 0.637. Dan hasilnya ialah terdapat hubungan yang cukup berarti antara motivasi menonton tayangan Indonesia Lawyers Club di TV One terhadap wawasan mahasiswa Kota Subulussalam di Banda Aceh. (Correlational Study of Motivation to Watch Indonesian Lawyers Club Impressions on TV One Against Student Insights of the City of Subulussalam in Banda Aceh)ABSTRACT, This study is entitled "Motivation to Watch Indonesian Lawyers Club Impressions on TV One (Correlational Study of Motivation to Watch Indonesian Lawyers Club Impressions on TV One Against Student Insights of the City of Subulussalam in Banda Aceh). The purpose of this study was to determine how the relationship between motivation to watch ILC on TV One and the insights of the students of the City of Subulussalam in Banda Aceh. The research method used in this study is a quantitative method, a method that aims to collect, clarify, analyze in a systematic, controlled manner, using mathematical models. This research was conducted at the male dormitory and female student dormitory of Subulussalam City, and the respondents of this study were Subulussalam City students in Banda Aceh. Supporting theory in this research is the uses and gratification theory. The population used was 540 people. Research samples obtained using the Slovin formula are 84 people. With the sampling technique using purposive sampling and data collection techniques using questionnaires. The results of this study indicate that the majority of respondents stated strongly agree that 48.8% or 41 respondents watched ILC shows to gain knowledge, while students also agreed to watch to gain insight with 59.5% or 50 respondents. In analyzing research data using the validity and reliability test, while to test the hypothesis using a significant correlation coefficient test (t test), and the results of hypothesis testing (Ha) are accepted, and obtained r = 0.637. And the result is that there is a significant relationship between the motivation to watch the Indonesia Lawyers Club show on TV One and the insights of the students of the City of Subulussalam in Banda Aceh.
Analisis Kemampuan Public Speaking Kepala Sekolah Tingkat SMP Negeri di Kota Banda Aceh Asmawati Sulaiman; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.675 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul “Analisis Kemampuan Public Speaking Kepala Sekolah Tingkat SMP Negeri di Kota Banda Aceh”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan public speaking kepala sekolah dalam menyampaikan pidatonya saat rapat bersama guru dan karyawan dan saat menjadi pembina upacara pada upacara bendera Hari Senin di sekolah. Penelitian ini menggunakan teori retorika Aristoteles, dengan menetapkan beberapa kriteria untuk menilai kemampuan public speaking kepala sekolah dalam sebuah pidato yang didasarkan pada asumsi retoris logos, pathos, dan ethos. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap lima informan yang ditetapkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria informan dalam penelitian ini adalah merupakan kepala sekolah SMP Negeri di Kota Banda Aceh, telah menjabat sebagai kepala sekolah minimal selama dua tahun, dan pernah menjadi instruktur/pembicara pada forum pertemuan kepala sekolah SMP tingkat provinsi dan atau tingkat nasional minimal satu kali. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelima informan menyampaikan pidato dengan menggunakan bahasa/istilah/kata yang santun, bertutur kata secara rapi dan mudah dipahami, dapat menghidupkan suasana dan berinteraksi dengan baik dengan audiens, memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan pidatonya, dan mengenal dengan baik siapa audiens mereka. Komunikasi nonverbal yang ditunjukkan kepala sekolah secara keseluruhan juga bersifat positif, terbuka, dan tidak menjaga jarak dengan audiens. Kepala sekolah juga menggunakan metode ekstemporan dalam menyampaikan pidatonya saat rapat bersama guru dan karyawan dan saat menjadi pembina upacara pada upacara bendera Hari Senin di sekolah.Kata Kunci: Public Speaking, Teori Retorika, Kepala Sekolah  Analysis of Public Speaking Ability on the Principals of State Junior High Schools in Banda AcehABSTRACT - This research is entitled "Analysis of Public Speaking Ability on the Principals of State Junior High Schools in Banda Aceh". The purpose of this research was to know the public speaking ability of the principal in delivering his/her speech on the meeting with the teachers and school’s staff, and also on delivering the speech on Monday’s flag ceremony. This research used Aristotle's rhetorical theory, by setting some criteria to measure the ability of the principal on public speaking in a speech, based on rhetorical assumptions of logos, pathos, and ethos. This research is a research with descriptive qualitative approach. Data collection for this research was collected through observation, semi-structured interviews, and documentation of the five determined informants who were selected using purposive sampling technique. The criteria of the informant in this research were the headmaster of the State Junior High School in Banda Aceh, who had served as the principal for at least two years, and had been a speaker at the provincial and national level of junior high school principals conference at least once. The results of this research indicated that the five informants delivered their speeches using polite language/words, said the words neatly and it were easy to understand, they could liven up the atmosphere and interacted well with the audience, the informants also have broad insight in delivering their speeches, and know their audiences well. The non-verbal communication that was shown by the principals was positive, open, and expressed the closeness with the audiences. The five principals also used the extemporan method in delivering their speeches during a meeting with teachers and employees and when they were the ceremony supervisors at the Monday flag ceremony.Keywords: Public Speaking, Rhetorical Theory, Principal 
ANALYSIS OF THE POLITICAL STRATEGY OF MAWARDI ALI AND TGK. HUSAINI A WAHAB AT THE GRAND ELECTION OF ACEH YEAR 2017 Said Yasin; Ubaidullah Ubaidullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3299.167 KB)

Abstract

ABSTRAKPada Pemilukada Aceh besar dimenangkan oleh Pasangan Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab dengan meraih 110.116 suara atau 57,08 % dari total surat suara 192.930. Sedangkan pasangan nomor urut dua hanya meraih 82.814 suara atau 42,92 %. Kemenangan Mawardi Ali dan Tgk.Husaini A Wahab menggeser kekuatan partai politik lokal di Kabupaten Aceh Besar. Partai Aceh sebagai partai lokal sebelumnya telah berhasil menguasai Aceh Besar dengan mengalahkan PAN pada Pilkada 2012. Pasangan yang diusung Partai Aceh (PA)pada saat tersebut, Mukhlis Basyah/Syamsulrizal, menang dengan perolehan 53.789 suara atau 30,16 persen dari suara sah. Perolehan suara tersebut mengalahkan pasangan Mawardi Ali dan Marwan Abdullah yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Daulat Aceh (PDA) yang meraih 41.266 suara (23,17%).Hal itu menunjukkan bahwa ternyata partai politik lokal yakni Partai Aceh tidak mampu mempertahankan eksistensinya di Aceh Besar.Partai Aceh hanya berhasil menuguasai di level eksekutif Aceh Besar selama satu periode saja. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Strategi politik pasangan Mawardi Ali dan Tgk.Husaini A Wahab pada Pilkada Aceh Besar 2017dan untuk mengetahui Stretegi Komunikasi Politik pasangan Mawardi Ali dan Tgk.Husaini A Wahab pada Pilkada Aceh Besar 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi politik yang pasangan Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab lakukan adalah dengan membuat visi-misi terbaik. Visi misi yang disusun dengan melihat berbagai kebutuhan dari masyarakat itu sendiri. Dilain hal strategi kemenangan yang pasangan Mawardi Ali dan Tgk Husaini lakukan adalah membentuk Tim Pemenangan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Besar, serta dari sisi masyarakat, marketing politik yang ditawarkan Mawardi Ali itu berhasil dengan image dan lebelisasi yang tidak merugikan pasangan lawannya. Seperti isu politik dengan “asal bukan merah asal bukan merah” . Karena strategi tersebut tidak dapat mengecohkan masyarakat dan stretegi Komunikasi Politik pasangan Mawardi Ali dan Tgk.Husaini A Wahab pada Pilkada Aceh Besar 2017 adalah dengan membuat Narasi-narasi politik juga diperkuat dengan kuatnya Tim Pemenangan yang mempunyai pengelolaan anggaran partai yang bagus, serta Tim Pemenangan yang solid. Seperti yang disampaikan oleh Aryos Nivada selaku pengamat perpolitikan Aceh, beliau mengatakan bahwa Mawardi Ali memiliki Tim Pemenangan yang sangat bagus. Tim tersebut mampu menggiring pasangan Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab sebagai calon pertarungan Pemilukada yang layak didukung dan diusung oleh berbagai partai politik lokal dan nasional. Komunikasi politik yang dilakukan pasangan Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab juga dapat menarik perhatian hampir sebelas partai politik lokal maupun nasional, yang pada akhirnya mengusung Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab untuk naik sebagai calon Bupati. Kata Kunci : Mawardi Ali, Tgk.Husaini A Wahab, PilkadaABSTRACTIn the great ACEH elections, it was won by Mawardi Ali and Tgk Husaini A Wahab by reaching 110,116 votes or 57.08% of the total number of 192,930 votes. While the couple's two-sequence number only grabs 82,814 votes or 42.92%. The victories of Mawardi Ali and Tgk. Husaini A Wahab shifted the power of local political parties in Aceh Besar district. The ACEH party as a local party had successfully conquered Aceh Besar by defeating PAN in the 2012 elections. The couple who were promoted by the ACEH Party (PA) at the time, Mukhlis Basyah/Syamsulrizal, won with the acquisition of 53,789 votes or 30.16 percent of the valid vote. The vote defeated the couple Mawardi Ali and Marwan Abdullah with the National Mandate Party (PAN) and the Aceh Sovereign Party (PDA) which received 41,266 votes (23.17%). This shows that the local political party, the Aceh party, was unable to maintain its existence in ACEH Besar. The Acehnese party only succeeded in the executive level of ACEH Besar for one period. The purpose of this research is to know the political strategy of Mawardi Ali and Tgk. Husaini A Wahab in the election of Aceh Besar 2017 and to know the political communication Stretegi of the couple Mawardi Ali and Tgk. Husaini A Wahab at the election of Aceh Besar 2017. The methods used in this study are qualitative methods. The results of this study show that the political strategy that the couple Mawardi Ali and Tgk Husaini A Wahab did was to make the best visi -misi. The vision of the mission is structured by seeing the various needs of the community itself. On the other hand, the winning strategy that Mawardi Ali and Tgk Husaini did was to form a winning team in every sub-district in Aceh Besar District, as well as from the community, the political marketing offered by Mawardi Ali was successful with Image and lebelization that does not harm the opponent's spouse. Such a political issue with the "Origin is not red instead of red". Because the strategy is not able to sociize the community and the political communication of the couple Mawardi Ali and Tgk. Husaini A Wahab at the election of Aceh Besar 2017 is to make the political narratives also strengthened by the strong victory team that Has good party budget management, as well as a solid winning team. As presented by Aryos Nivada as an observer of ACEH politics, he said that Mawardi Ali has a very good winning team. The team was able to lead the couple Mawardi Ali and Tgk Husaini A Wahab as the candidate for the fight worthy of the election to be supported and carried out by various local and national political parties. Political communication conducted by Mawardi Ali and Tgk Husaini A Wahab also attracted the attention of almost eleven local and national political parties, which eventually carried Mawardi Ali and Tgk Husaini A Wahab to ascend as candidate Regent. Keywords: Mawardi Ali, Tgk. Husaini A Wahab, election

Page 63 of 102 | Total Record : 1018