cover
Contact Name
Dr. Noermanzah, M.Pd.
Contact Email
noermanzah@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
silamparibisa@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
ISSN : 26206919     EISSN : 26203316     DOI : -
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing is a journal that focuses on publishing research results in Indonesian language and literature education, foreign language and literature education, and local language and literature education.
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
ANALISIS BAHASA SINGKATAN DAN EMOTIKON PADA APLIKASI INSTAGRAM SEBAGAI CIRI KOMUNIKASI DIGITAL MAHASISWA UNPARI Dwi Anggita; Yulia Nirmalasari; Tita Kurnia Sari; Tiara Agma
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4053

Abstract

This study aims to describe the form, function, and meaning of the use of abbreviations and emoticons on Instagram as a characteristic of digital communication among the UNPARI students. The method used is descriptive qualitative. The research procedure includes data collection, data classification, data analysis, and conclusion drawing. The research data consists of written utterances containing abbreviations and emoticons, while the data sources come from posts, comments, and messages on the Instagram application used by the UNPARI students. Data collection techniques were conducted through documentation and recording. Data analysis was conducted by identifying the forms of abbreviations and emoticons, grouping them based on type and function, and then interpreting their meaning in the context of digital communication. The results show that abbreviations and emoticons are used to streamline message delivery, express emotions, reinforce the intent of speech, and foster familiarity among Instagram users. The use of these elements also reflects linguistic creativity and the community's adaptation to developments in social media. Furthermore, the use of abbreviations and emoticons is influenced by factors such as the communication situation, social relationships between users, and the local cultural context. The conclusion of this study is that abbreviated language and emoticons on Instagram are important characteristics of digital communication in the UNPARI students community, serving as a means of conveying messages and expressing identity and social relations in the digital space.
NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT “PUTRI SILAMPARI” Rhama Kvina; Ilham Anggara; Renita Amelia; Safina Moza Aulia
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya moral yang terkandung dalam cerita lokal Kota Lubuklinggau berjudul Cerita Putri Silampari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan teks cerita yang mengandung nilai-nilai budaya moral, sedangkan sumber data berasal dari cerita rakyat Cerita Putri Silampari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan nilai-nilai budaya moral yang terdapat dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Silampari memuat berbagai nilai budaya moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, kepedulian sosial, kerja keras, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui perilaku tokoh, konflik, serta peristiwa dalam alur cerita yang menggambarkan kehidupan masyarakat Lubuklinggau. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Cerita Silampari berfungsi tidak hanya sebagai karya sastra hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya moral yang penting untuk pembentukan karakter dan pelestarian budaya lokal bagi generasi muda.
DAMPAK GAYA HIDUP DIGITAL TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR REMAJA SMP DI LUBUKLINGGAU Imelda .; Mukhbita .; Elmi Sutri; Nessa Ayu Salsabilla
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak gaya hidup digital terhadap minat dan motivasi belajar remaja SMP di Lubuklinggau. Gaya hidup digital ditandai oleh intensitas penggunaan gawai, media sosial, dan internet yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Prosedur penelitian meliputi penyusunan instrumen berupa angket, penentuan sampel siswa SMP secara purposive, penyebaran angket, pengumpulan data, serta analisis data secara sistematis. Data primer diperoleh dari angket yang disebarkan kepada siswa SMP di beberapa sekolah di Lubuklinggau. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui pola gaya hidup digital serta tingkat minat dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital memiliki dampak positif dan negatif terhadap minat dan motivasi belajar. Dampak positif berupa kemudahan mengakses informasi dan sumber belajar digital yang meningkatkan minat belajar. Dampak negatif berupa menurunnya konsentrasi, ketergantungan pada gawai, dan berkurangnya motivasi belajar akibat penggunaan media digital yang berlebihan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa gaya hidup digital berpengaruh signifikan terhadap minat dan motivasi belajar remaja SMP di Lubuklinggau, sehingga diperlukan pengelolaan dan pengawasan penggunaan teknologi digital agar mendukung proses belajar secara optimal.
NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DESA AIR BELITI Indah Oktaviyani; Shindi Sulastri; Rafi Jaka Kusuma; Iqbal Febriandani
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa perilaku, tradisi, dan aktivitas sosial masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti gotong royong, musyawarah, sopan santun, dan rasa kekeluargaan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan sosial, adat, dan interaksi antarindividu. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam membentuk kebersamaan, kepedulian sosial, dan menjaga keharmonisan masyarakat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas memiliki peran strategis sebagai pedoman hidup masyarakat dan perlu dilestarikan sebagai identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
ALIH KODE DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA DI LUBUKLINGGAU Dea Nur Fadillah; Martina Aliyah Rahma; Indy Anggraini; Muhammad Delliansyah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk alih kode, faktor penyebab, dan fungsi penggunaan alih kode dalam percakapan mahasiswa di Lubuklinggau. Kajian ini penting karena mahasiswa sebagai penutur muda cenderung menggunakan campuran bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan ragam gaul dalam komunikasi sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data melalui rekaman percakapan spontan mahasiswa di lingkungan kampus serta dokumentasi chat dari grup WhatsApp. Data penelitian berupa tuturan lisan dan tulisan yang memuat peristiwa alih kode. Sumber data adalah mahasiswa aktif dari berbagai program studi di Lubuklinggau. Analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, identifikasi jenis alih kode, klasifikasi faktor penyebab, dan interpretasi makna menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode intern lebih dominan dibanding alih kode ekstern. Peralihan bahasa terjadi terutama antara bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Palembang atau dialek Lubuklinggau. Faktor yang paling memengaruhi alih kode adalah kedekatan sosial, situasi informal, penyesuaian lawan tutur, dan kebutuhan penekanan makna. Fungsi alih kode yang ditemukan meliputi fungsi solidaritas, penegasan, pencipta suasana santai, dan penanda identitas lokal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa alih kode merupakan strategi komunikasi yang wajar dan produktif digunakan mahasiswa di Lubuklinggau sebagai bentuk ekspresi identitas sekaligus penyesuaian konteks percakapan.
ANALISIS NILAI SOSIAL CERITA RAKYAT DANAU RAYO DI MURATARA Beben .; Romlah Rahmatullah; Anisa Pamili; Levi Nurjannah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita rakyat Danau Rayo di Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam cerita rakyat Danau Rayo, sedangkan sumber data diperoleh dari teks cerita rakyat yang berkembang di masyarakat Muratara. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penafsiran nilai sosial berdasarkan teori nilai sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Danau Rayo mengandung berbagai nilai sosial, seperti nilai gotong royong, kepedulian sosial, tanggung jawab, kejujuran, dan ketaatan terhadap norma masyarakat. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sikap dan perilaku tokoh-tokoh cerita. Simpulan penelitian ini adalah bahwa cerita rakyat Danau Rayo memiliki peran penting sebagai media pewarisan nilai sosial kepada generasi muda serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal.
PERAN MASYARAKAT DAN GENERASI MUDA MENJAGA TRADISI Gr. Mani; Tiwi Setyo Putri; Nina Herli Yanti Putri; Bayu Kirana Al azziz
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi, serta dokumen pendukung terkait kegiatan adat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berperan sebagai penjaga nilai-nilai tradisi, pelaksana upacara adat, serta pengajar dan pemberi teladan bagi generasi muda. Generasi muda berperan sebagai penerus tradisi dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan adat, mempelajari nilai budaya, dan memanfaatkan teknologi untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan tradisi. Penelitian ini juga menemukan bahwa sinergi antara masyarakat dan generasi muda menjadi kunci keberlangsungan tradisi, meskipun terdapat tantangan seperti rendahnya minat sebagian generasi muda dan keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, pelestarian tradisi bergantung pada kerja sama aktif antara masyarakat sebagai penjaga nilai dan generasi muda sebagai penerus dan inovator.
DAMPAK BAHASA DAERAH TERHADAP EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI DESA F TRIKOYO Bima Junio Wijaya; Diah Puspa Ningrum; Siti Nur Alfiani; Imelsha Imelsha
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa daerah terhadap eksistensi Bahasa Indonesia di Desa F Trikoyo. Fokus kajian diarahkan pada pola penggunaan bahasa dalam ranah keluarga, pendidikan, dan masyarakat serta sikap bahasa masyarakat terhadap Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan laporan. Data penelitian berupa tuturan lisan dan informasi sikap bahasa masyarakat Desa F Trikoyo. Sumber data diperoleh dari masyarakat setempat yang dipilih secara purposif berdasarkan usia dan latar belakang pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah masih dominan digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam ranah keluarga dan interaksi sosial. Kondisi ini berdampak pada rendahnya intensitas penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan informal. Namun, Bahasa Indonesia tetap memiliki peran penting sebagai bahasa resmi dalam pendidikan dan komunikasi formal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan bahasa daerah tidak mengancam eksistensi Bahasa Indonesia, tetapi diperlukan upaya penyeimbangan penggunaan kedua bahasa agar Bahasa Indonesia tetap berfungsi optimal sebagai bahasa persatuan tanpa menghilangkan identitas bahasa daerah.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS KOLABORASI INTERAKTIF DAN PARTISIPATIF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PUISI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP PERINTIS 29 SEMARANG Najwa Qurrota A’yun; Agus Wismanto; Siti Fatimah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4155

Abstract

This study is motivated by the low level of students’ poetry reading skills caused by limited active engagement in the learning process, and aims to determine the effectiveness of an interactive and participatory collaborative learning method in improving the poetry reading skills of eighth-grade students at SMP Perintis 29 Semarang. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest model, involving 13 students selected through purposive sampling. Data were collected through pretest and posttest as well as classroom observation. The results indicate a significant improvement in students’ poetry reading skills, as evidenced by the increase in the average score from 58.46 in the pretest to 83.84 in the posttest. In addition, improvements were observed in affective and psychomotor aspects, including students’ activeness, self-confidence, and collaboration skills. Enhancement was also found in intonation and pronunciation, although expressive appreciation still requires further development. These findings suggest that the interactive and participatory collaborative learning method, grounded in constructivist theory, is capable of creating a more interactive, meaningful, and student-centered learning environment, and thus has the potential to serve as an alternative instructional strategy for improving students’ poetry reading skills.
MAKNA DAN FUNGSI SOSIAL BAHASA GAUL BETAWI ORA PADA REMAJA DI KOTA BEKASI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Mohammad Dharmansyah; Dian Karina Rachmawati; Idhoofiyatul Fatin
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4161

Abstract

Teenage slang is a dynamic linguistic variation that evolves alongside the intensity of social interaction in urban areas. In Bekasi City, teenage slang shows a strong tendency to absorb elements of the local Betawi Ora dialect, which then undergo adaptations in form and meaning to meet the speakers' communication needs. This study aims to describe the contextual meaning and social functions of Betawi Ora-based slang vocabulary used by teenagers in Bekasi City. This research employed a qualitative descriptive method with a sociolinguistic approach. Data were collected through participatory observation (SLC) and non-participatory observation (SBLC) involving 11 teenagers aged 18–22 years through three observation sessions conducted in public social spaces. The results identified 15 key vocabularies, including bagen, danta, ilok, sabi, and eug, whose meanings are highly dependent on the speech situation and the relationship between speakers. Findings indicate that these vocabularies serve multidimensional social functions: as group identity markers, means of emotional expression, solidarity-strengthening strategies, and conflict control mechanisms. This study confirms that local dialect elements continue to play a vital role in shaping the linguistic identity of the younger generation amidst urban social dynamics.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 8 No 2 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 8 No 1 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 7 No 2 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 7 No 1 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 6 No 2 (2023): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 6 No 1 (2023): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 5 No 2 (2022): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 5 No 1 (2022): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 2 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 1 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 3 No 2 (2020): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 3 No 1 (2020): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 2 No 2 (2019): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 2 No 1 (2019): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 1 No 2 (2018): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 1 No 1 (2018): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing More Issue