cover
Contact Name
Ika Lestari
Contact Email
visi_ptk_pnf@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
pip@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Perspektif Ilmu Pendidikan
ISSN : 14115255     EISSN : 25812297     DOI : -
Core Subject : Education,
Perspektif Ilmu Pendidikan published by Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Perspektif Ilmu Pendidikan contained results of the research which focused about education from practitioners, academics, researchers, and education observers.
Arjuna Subject : -
Articles 351 Documents
KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID -19 Dede Rahmat Hidayat; Ana Rohaya; Fildzah Nadine; Hary Ramadhan
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 2 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.342.9

Abstract

Kemandirian belajar penting bagi para peserta didik, terutama pada saat pembelajaran dilaksanakan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemandirian belajar remaja yang melakukan pembelajaran daring. Metode kuantitatif dengan rancangan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Sampel pada penelitian dipilih melalui teknik snowball yang melibatkan 579 responden terdiri dari siswa SMA dan SMK dan mahasiswa di Jakarta dengan rentang usia mulai dari 16 sampai dengan 21 tahun. Instrumen yang digunakan adalah kemandirian belajar pada mahasiswa yang dikonstruksi oleh Hidayati & Listyani (2010), yang memiliki 19 butir pernyataan. Reliabilitas instrumen ini adalah Alpha Cronbach 0,879. Hasil pengukuran terhadap kemandirian belajar menunjukkan bahwa responden memiliki kemandirian yang cenderung rendah (rerata = 2.78/St.Dev. 0.289 dalam skala 5) dan komponen yang terendah adalah tanggung jawab dan inisiatif belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa para pemelajar (siswa/mahasiswa) belum cukup siap untuk belajar secara daring, penyebabnya adalah karena kebiasaan belajar, dan teknologi yang kurang mendukung.Self-regulated learning is important for students, especially when learning is carried out online. This study aims to obtain a description of the self-regulated learning of students who carry out online learning. Quantitative method with descriptive research design was used in this research. The sample in this study was selected through the snowball technique involving 579 respondents consisting of secondary and vocational high school students as well as university students with age range between 16 and 21 years. The instrument used was self-regulated learning on students constructed by Hidayati & Listyani (2010) which has 19 statements. The reliability of this instrument is Cronbach Alpha 0.879. The results show that the respondents have low self-regulated learning ability (mean = 2.78 / St.Dev. 0.289 on a scale of 5) and the lowest components are learning responsibility and initiative. These results indicate that the learners are not quite ready to learn online caused by study habits and less supportive technology.
PENGEMBANGAN MEDIA CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK KELAS X DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rifa Usaifa; Mochammad Sukardjo; Murni Winarsih
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 2 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.342.8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif yang dirancang berdasarkan karakteristik pembelajaran dengan bantuan komputer atau CAI (Computer Assisted Instruction) untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris di SMK. Media pembelajaran ini dikembangkan untuk membantu siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Model pengmbangan yang digunakan untuk mengembangkan media CAI ini adalah model Hannafin and Peck. Data dikumpulkan menggunakan angket, wawancara, dokumen hasil pembelajaran dan tes. Hasil uji validasi pakar materi, media, desain instruktional, uji satu-satu, uji kelompok kecil serta hasil uji lapangan dengan menggunakan perhitungan t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media CAI. Dengan kata lain media CAI untuk pembelajaran Bahasa Inggris dinilai efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.The purpose of the study is to develop an interactive learning media that are designed based on the characteristics of learning with the help of computer or CAI (Computer Assisted Instruction) to improve English learning outcomes in vocational high school. This learning media was developed to help Vocational High School students who have not yet reached the competency standards set in English subjects. The research method used is a research and development method. The development model used to develop CAI media is the model from Hannafin and Peck . Data were collected using questionnaires, interviews, learning outcomes documents and tests. Validation test results for material, media and design experts instructional, one-on-one test, small group test and the results of field tests using t-test calculations showed that there were significant differences in student learning outcomes before and after using CAI media. In other words, CAI media for learning English was considered effective and can help improving students’ learning outcomes.
ADAPTASI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SECARA BLENDED LEARNING DALAM MENGHADAPI MASA NEW NORMAL Ernawati; Wilodati
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 2 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.342.2

Abstract

Kondisi pandemi, yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia saat ini, mengakibatkan interaksi tatap muka di kelas antara guru dan peserta didik tidak mungkin untuk dilakukan. Oleh karena itu pembelajaran digital menjadi alternatif yang penting untuk mengganti tatap muka di kelas. Namun dalam realitas sesungguhnya, banyak persoalan ketidaksiapan yang ditemukan untuk melaksanakan pembelajaran digital baik terkait dengan sarana prasarana maupun peserta didik. Salah satu cara yang paling memungkinkan untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui adaptasi pembelajaran secara blended learning dalam menghadapi masa new normal terutama dalam pembelajaran sosiologi. Tujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengetahui adaptasi pembelajaran sosiologi secara blended learning dan kebijakan pendidikan Indonesia dalam mencegah Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kajian literatur kepustakaan di mana peneliti menganalisis berbagai penelitian yang relevan dengan adaptasi pembelajaran sosiologi. Penyajian data dilakukan dengan teknik deskriptif yaitu menggambarkan adaptasi pembelajaran secara blended learning yang terjadi dalam menghadapi masa new normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pembelajaran sosiologi secara blended learning dalam menghadapi masa new normal dilakukan dengan 3 mode (1) Dalam jaringan (daring) sosiologi, (2) Luar jaringan (luring) sosiologi dan (3) tatap muka, di daerah zona hijau berbasis protokol kesehatan.The pandemic condition, which is currently sweeping the world including Indonesia, makes face-to-face interactions in class between teachers and students impossible to do. Therefore, digital learning is an important alternative to replace face-to-face classrooms. But in reality, many unpreparedness issues are found to carry out digital learning both related to infrastructure and students. One of the most possible ways to overcome this is through the adaptation of blended learning in the face of the new normal, especially in sociology learning. The main objective of this study is to determine the adaptation of sociology learning by blended learning and Indonesian education policies in preventing Covid-19. The method used in this study is a literature review where the researcher analyzed various studies relevant to the adaptation of sociological learning. The presentation of the data is carried out using descriptive techniques, which describe the adaptation of blended learning that occures in the face of the new normal period. The results show that the adaptation of sociology learning by means of blended learning in the face of the new normal period was carried out in three modes (1) online sociology networks, (2) offline sociology and (3) face-to-face, in green zone based area obeying the health protocol.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI TUTORIAL UJIAN TANDA KECAKAPAN KHUSUS PRAMUKA SEKOLAH DASAR Hendar Ahmad Wibisono; Robinson Situmorang; Etin Solihatin
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 2 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.342.7

Abstract

Minimnya media instruksional sebagai salah satu sumber belajar materi kepramukaan di sekolah, menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi tutorial ujian Tanda Kecakapan Khusus (TKK) wajib pramuka tingkat penggalang, sebagai salah satu sumber belajar dalam ujian TKK wajib dalam kegiatan kepramukaan. Model metode pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Penelitian pengembangan ini menghasilkan sebuah media pembelajaran Video Animasi Tutorial Ujian TKK Wajib Pramuka dalam bentuk video animasi .mp4 yang dapat dioperasikan pada perangkat keras yang memiliki fitur pemutar media digital, seperti; smartphone dan notebook. Video animasi tutorial ini juga disertai buku pedoman penyelenggaran dan Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai pelengkap produk media instruksional. Pada tahap pengembangan, video animasi tutorial ini telah diuji oleh ahli materi yang memiliki kualifikasi di bidang kepramukaan dan ahli media, dengan hasil “baik”. Adapun dalam tahap implementasi dan evaluasi, video animasi tutorial ini telah diuji oleh praktisi pembelajaran dan pengguna, hasilnya adalah video animasi tutorial dapat menjadi acuan dalam kegiatan kepramukaan untuk penyelenggaraan ujian TKK wajib tingkat penggalang yang dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai pada saat tes awal dibandingkan dengan nilai pada saat tes akhir dalam asesmen kegiatan kepramukaan.The lack of instructional media as scouting material learning resources in schools become the reason in conducting this research. This study aims to develop an animated video tutorial of advancement badges test for boyscout, as one of learning resources for scouting. The development model method used was ADDIE. This research produced an animated video tutorial of advancement badges test for boyscout in .mp4 video format which can be operated on hardware that has a player feature, such as; smartphone and notebook. This animated video tutorial is accompanied by a manual book and student worksheet as a complementary to instructional media products. At step of development, This animated video tutorial has been tested by qualified material and media experts of scouting, which results “good”. As for the implementation and evaluation stages, this video has been tested by learning practition and users. The result from this stage recommends that the animated video tutorial can be used as a reference for advancement badges test for boyscout. It was proven by an increasing score at the time of the pretest compared to the score at the end of posttest assessment of scouting activities.
PENERAPAN METODE MATERNAL REFLEKTIF (MMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Tiana Putri; Murni Winarsih; Trisna Mulyeni
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.7

Abstract

The purpose of this classroom action research was to improve the reading comprehension of students with hearing impairments through the application of Maternal Reflective Methods (MMR) in the learning activity. Based on the results of observations and initial tests on students with hearing impairment in grade 4 of school for students with disabilities, it is evident that students reading comprehension skills need to be improved further. The Maternal Reflective Method is utilized to improve reading comprehension for students with hearing impairments. The research participants consisted of a male and three females with hearing impairment students. The research was held in two cycles. Each cycle consists of 4 stages: planning, implementation, observation, and reflection. The data were obtained through classroom observation, reading comprehension tests, and supplementary documents. The results showed that the utilization of the Maternal Reflective Method in learning activity could significantly improve reading comprehension for students with hearing impairments.
ANALISIS KESUKSESAN KARIR ALUMNI PROGRAM MAHASISWA BERPRESTASI DI PERGURUAN TINGGI Zakiyah Salsabila Syafhil; Lindawati Kartika
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.2

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat nasional sejak 2004. Kompetisi ini mencakup aspek penilaian komprehensif yang meliputi kemampuan akademik, kemampuan berbahasa asing, capaian unggulan, kemampuan menulis ilmiah, dan kepribadian. IPB University merupakan perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik dalam ajang tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, menganalisis kompetensi alumni berdasarkan kriteria PILMAPRES dan karir pascakampus, serta menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kesuksesan karir alumni program PILMAPRES. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif berupa survei dan studi dokumen dari berbagai hasil kajian yang relevan. Partisipan penelitian merupakan 45 orang alumni Mahasiswa Berprestasi yang mewakili semua fakultas dan sekolah di IPB. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang diberikan melalui internet kepada responden. Data diolah dengan metode analisis deskriptif dan SEM PLS. Mayoritas alumni bekerja sebagai karyawan swasta dengan masa tunggu rata-rata empat bulan. Dari analisis SEM-PLS diketahui bahwa variabel capaian unggulan dan kepribadian berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan karier, sedangkan kemampuan akademik, kemampuan bahasa asing dan kemampuan penulisan ilmiah tidak berpengaruh signifikan. The Ministry of Education and Culture has held National Outstanding Students Selection (PILMAPRES) since 2004. This competition covers comprehensive aspects such as academic abilities, foreign language skills, non-academic achievements, scientific writing abilities, and personality. IPB University has a good reputation in this event. This research was conducted at the Directorate of Student Affairs and Career Development of IPB with the objectives to identify the characteristics of outstanding student alumni, analyse alumni competencies based on PILMAPRES criteria and career, and analyse the influence of competence on career success. The approach used is quantitative with primary data from survey and secondary data from various relevant studies. Research participants were 45 outstanding student alumni representing all faculties and schools in IPB. Data collection was carried out by means of a questionnaire given via the internet to respondents. The data were processed using descriptive analysis and SEM-PLS. The majority of alumni work as private employees with a maximum average waiting period of four months. From the SEM-PLS analysis, it is known that the variables of achievements and personality have a significant effect on career success, while academic abilities, foreign language skills, and scientific writing abilities do not have any significant effect.
PENGELOLAAN DIRI SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KERJA SAMA DALAM PERTUKARAN PELAJAR DI PERGURUAN TINGGI Anita Eka Ramadhani; Aulia Yogi Septia; Ririn Wijayanti; Arina Septianingtias
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.8

Abstract

Masa pandemi saat ini mendorong seluruh bidang dan kegiatan di dalamnya dilakukan secara daring ataupun virtual, termasuk pada pelaksanaan program pertukaran pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya Pengelolaan diri untuk membangun kerja sama pada program pertukaran pelajar di perguruan tinggi secara virtual. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi partisipasi dan wawancara terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa PGSD semester 5 pada dua perguruan tinggi negeri di Jawa, yang mengikuti kegiatan pertukaran pelajar antar program studi di perguruan tinggi yang berbeda. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dengan pedoman yang didasarkan pada parameter mengenai pengelolaan diri dan kerja sama. Analisis terhadap hasil wawancara diperkuat dengan pengamatan karena peneliti terlibat langsung dalam keseharian orang yang sedang menjadi objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yang terdiri atas aktivitas data reduction, data display, dan drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan tiap partisipan sudah memiliki Pengelolaan diri yang baik, ditunjukkan dengan cara mengatasi berbagai masalah kerja sama tim secara virtual dengan pengelolaan diri, cara membagi waktu, prioritas dan komunikasi yang baik, sehingga tercipta kerja sama tim yang baik. Pengelolaan diri yang baik akan menciptakan kerja sama tim yang baik pula, begitupun sebaliknya. The current pandemic has prompted all fields and activities to be carried out online or virtually, including the implementation of student exchange programs. The research aims to determine the importance of self-management in building solid teamwork between students in exchange programs virtually. Data collected through structured interviews and participatory observation. Participants are 20 students of the 5th semester in Primary teacher education (PGSD) from two universities in Java that follow Student Exchange Programs in Kampus Merdeka-Merdeka Belajar. Interview data were collected and classified according to interview guidelines based on self-management and solid teamwork indicators. The interview results were confirmed with direct observation by the researcher involved in the daily activities of research participants. The data analysis uses the Miles and Huberman model that consists of data reduction, data display, and drawing/verification activities. The results revealed that each participant experienced difficulties building virtual teamwork in terms of internet networks, individual interests, et cetera. Participants also carry out self-management to work together in teams by setting time, priorities, and other related to their performance to complete group tasks.
EFIKASI DIRI MAHASISWA PESERTA KEGIATAN PERTUKARAN PELAJAR MELALUI PERKULIAHAN JARAK JAUH Yashinta Meyliana Fatima; Ainun Nafisah; Theresia Vivi Lusiana; Sinta Sukma Dewi; Sri Marmoah
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.3

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang salah satu kegiatannya adalah pertukaran pelajar. Namun adanya pandemik Covid-19 menyebabkan perkuliahan pada kegiatan pertukaran pelajar dilaksanakan secara jarak jauh (daring). Pembelajaran jarak jauh sering menimbulkan masalah bagi mahasiswa seperti academic burnout, stres, dan kelelahan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efikasi diri mahasiswa pada kegiatan pertukaran pelajar dalam pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan menyebar kuesioner pada 20 mahasiswa dan wawancara pada 6 mahasiswa peserta kegiatan pertukaran pelajar di program studi PGSD UNS-UNY. Lima faktor untuk melihat efikasi diri dalam menyelesaikan pembelajaran daring; berinteraksi secara sosial dengan teman sekelas; menangani alat di CMS (Course Management System); berinteraksi dengan instruktur di pembelajaran daring; dan berinteraksi dengan teman sekelas untuk tujuan akademis (Shen et al., 2013). Hasil penelitian menunjukkan tingkat efikasi diri mahasiswa pertukaran pelajar pada masa pembelajaran jarak jauh dalam kategori tinggi dan cukup tinggi. Mahasiswa memiliki keyakinan atau kepercayaan diri yang baik untuk mengikuti program transfer kredit dan berada pada kriteria tinggi. The Ministry of Education and Culture launched merdeka belajar kampus merdeka program which one of the activities is student exchange. However, during the COVID-19 pandemic, the lecture activities in the meant programs is carried out remotely (online). Distance learning often poses problems for students such as academic burnout, stress, emotional fatigue. This study aims to determine the level of self-efficacy of the students who took part in the exchange program which conducted online. The method used in this research is mixed between survey and interview. Questionnaire was given to twenty students of PGSD UNS-UNY who join the exchange program through google form and six of them were interviewed. The results showed that the level of self-efficacy of UNS-UNY exchange student during distance learning is in moderate and high categories. It means that students have good self-confidence and in high criteria to join the credit transfer program. Researchers recommend further research to deepen information.
DAMPAK PENGHARGAAN DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI Iza Syahroni
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.4

Abstract

Tercapainya tujuan pembelajaran tidak terlepas dari kreativitas guru dalam proses pembelajaran, salah satu dari kreativitas tersebut adalah dengan guru memberikan reward. Pemberian penghargaan atau reward kepada siswa merupakan sesuatu hal yang penting karena dapat membangkitkan atau mengembangkan minat siswa. Pemberian reward memberikan dampak pada proses pembelajaran terutama pada masa anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah dasar seperti siswa merasa senang dan mereka akan bangga dengan apa yang sudah dikerjakan. Dengan adanya rasa seperti ini maka siswa akan termotivasi untuk mengembangkan minatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak pemberian reward dalam proses pembelajaran IPS siswa kelas V MI Negeri di Lombok Barat. Dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari guru mata pelajaran IPS dan siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Lombok Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa, dampak pemberian reward dalam proses pembelajaran IPS adalah meningkatnya perhatian siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan antusias belajar siswa, meningkatnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, siswa lebih bisa dikendalikan tingkah lakunya ketika proses pembelajaran berlangsung. Achieving learning objectives is inseparable from the creativity of teachers in the learning process, one of the creativity is giving rewards by teachers. Awarding or rewarding students is important because it can awaken or develop students' interest. Reward giving has an impact on the learning process, especially for elementary school children because the reward will make theem feeling happy and proud of what has been done. This study aims to find out how the impact of rewarding in the learning process of IPS subject for class V students of MI Negeri 1 Lobar using descriptive qualitative research. Data source consists of subject teachers and students of class V MI Negeri I Lobar. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results of the study conclude that rewarding impacts learning process such as increasing attention, enthusiasm, participation of students and were more able to control their behavior during the learning process.
ANALISIS HASIL ASESMEN DIAGNOSTIK PADA KONSENTRASI MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI (PTKIN) Chairunnisa Djayadin; Wardah Wafiyah Mubarakah
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.1

Abstract

Pembelajaran daring selama pandemik Covid-19 berhadapan dengan sejumlah permasalahan. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan bagi penelitian terkait permasalahan konsentrasi mahasiswa saat melaksanakan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan mendapatkan data untuk menegakkan diagnosis melalui tes asesmen diagnostik bahwa telah terjadi permasalahan pada konsentrasi mahasiswa selama proses pembelajaran daring, yang akan menjadi dasar dalam tindakan penyelesaian atau intervensi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner melalui googleform selama seminggu di Bulan Juni 2020. Pertanyaan bersifat tertutup dan terstruktur yang disesuaikan dengan karakteristik asesmen diagnostik berupa selected response. Kuesioner yang lengkap terisi sebanyak 163 buah. Partisipan penelitian adalah 163 mahasiswa dari PTKIN, dengan rincian 122 dari UIN, 36 mahasiswa dari IAIN, dan 5 mahasiswa STAIN. Hasil asesmen diagnostik terhadap konsentrasi mahasiswa dalam pembelajaran daring menunjukkan bahwa terdapat permasalahan konsentrasi belajar mahasiswa baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, yang menjadi alat ukur konsentrasi dalam belajar. Hasil tersebut, menegakkan diagnosis bahwa telah terjadi permasalahan pada konsentrasi mahasiswa PTKIN saat mengikuti pembelajaran daring. Penelitian ini merekomendasikan untuk dilakukan intervensi pada proses pembelajaran terkait konsentrasi mahasiswa dalam belajar. This study aims to proof that there is concentration problem faced by students during online learning process. This research is a preliminary study of a research focusing on students concentration problems. The data was collected through survey with a questionnaire which sent to the participants via google form. The questionnaire distribution was started on June 21 to June 26, 2020. The participants who completed the questionnaire were 163 students with details of 122 students from UIN, 36 students from IAIN, and 5 STAIN students. The results of the diagnostic assessment show that there is a problem with student concentration in online learning on three aspects, namely cognitive, affective, and psychomotor as the measuring tools for concentration in learning. These results proofed the diagnosis that there has been a problem with the concentration of PTKIN students while participating in online learning. Based on the result showed, this study recommended further intervention to overcome the problems faced by the students.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 40 No. 1 (2026): Perspektif Ilmu Pendidikan (In Press) Vol. 39 No. 2 (2025): Perspektif Ilmu Pendidikan (In Press) Vol. 39 No. 1 (2025): Perspektif Ilmu Pendidikan (In Press) Vol. 38 No. 2 (2024): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 38 No. 1 (2024): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 37 No. 2 (2023): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 37 No. 1 (2023): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 36 No. 2 (2022): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 36 No. 1 (2022): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 2 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 2 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 34 No 1 (2020): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 33 No 2 (2019): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 33 No 1 (2019): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 32 No 2 (2018): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 32 No 1 (2018): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 31 No 2 (2017): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 31 No 1 (2017): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 30 No 2 (2016): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2016): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 30 No 1 (2016): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2014): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2014): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2013): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 27 No. 1 (2013): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 26 No. XVII (2012): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 26 No XVII (2012): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 25 No. XVI (2012): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 25 No XVI (2012): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 24 No XV (2011): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 23 No XIV (2011): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 22 No XIII (2010): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 21 No XII (2010): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 20 No XI (2009): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 19 No X (2009): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 17 No IX (2008): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 16 No VIII (2007): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 15 No VIII (2007): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 14 No VII (2006): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. VII (2006): Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 13 No VII (2006): Perspektif Ilmu Pendidikan More Issue