cover
Contact Name
Feri Maulana
Contact Email
feri.maulana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
barsasella@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Persada Husada Indonesia
ISSN : 23563281     EISSN : 26224666     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Pengaruh Keterpaparan Media Informasi Mengenai Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seksual Remaja Nadirahilah Nadirahilah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.312 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.200

Abstract

Accessibility to reproductive health information is getting more easy through print and electronic medias. This can be influential towards adolescents sexual behavior especially undergraduates. This study aims to find out media influence towards undergrads sexual behavior. Study population samples were 156 STIKes Jayakarta undergrads. The study showed 147 respondents (94.2%) uses the internet media to access information on reproductive health and respondents with sexual behavior risks of kissing at 62 students (39.7%), foreplay at 30 students (19.2%) and 6 students (3.8%) engaging in sexual activity. The print and electronic medias influence towards STIKes Jayakarta students sexual behavior showed a statistic significant (p value < 0.05). With more students being exposed to electronic media liked the internet and the television to access information on reproductive health, the risks of sexual behavior occurrence can be minimalized.
Pengaruh Faktor Keluarga Terhadap Kesiapan Masuk Sekolah Dasar Pada Anak Usia Prasekolah Nedra Wati Zaly
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.297 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.202

Abstract

Usia prasekolah merupakan masa persiapan anak untuk masuk sekolah. Pada usia ini perkembangan sosial, emosi, dan kognitif anak berkembang dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan anak usia prasekolah untuk mulai bersekolah. Desain penelitian ini menggunakan studi deskriptif. Dengan pengumpulan data kesiapan sekolah menggunakan pemeriksaan Nijmeegse Schoolbekwaanheids Test (NST) pada 206 anak. Hasil penelitian ini menjelaskan sebesar 42,3% anak sudah siap masuk sekolah. Hasil regresi logistik multinomial menunjukkan faktor keluarga yang paling mempengaruhi kesiapan masuk anak sekolah adalah pendidikan ibu dan pekerjaan ibu. Penelitian ini merekomendasikan perawat dapat memberikan edukasi tentang pentingnya peran ibu dalam mempersiapkan anak masuk sekolah terutama pada anak usia prasekolah.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Pulau Jawa (Analisis Data SDKI 2012) Puji Laksmini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.124 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.203

Abstract

Angka Fertilitas Total di Pulau Jawa tahun 2012 sudah rendah namun penggunaan MKJP masih tergolong rendah. Padahal pada saat ini pemerintah menyediakan secara gratis tiga jenis alat kontrasepsi (alkon) di seluruh wilayah Indonesia, yaitu : kondom, Alat kontrasepsi dalam rahim/Intra Uterine Device (IUD), dan susuk KB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di Pulau Jawa Tahun 2012. Desain penelitian yang digunakan cross sectional dengan jumlah sampel 5257 responden dan dianalisis dengan complex samples. Data didapatkan dari data sekunder SDKI 2012. Variabel yang berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah variabel pengetahuan kontrasepsi, umur, pendidikan, status bekerja, status sosial ekonomi, jumlah anak hidup, dan sumber pelayanan KB. Variabel dominan adalah variabel sumber layanan KB dengan nilai OR = 9,4. Variabel yang tidak berhubungan adalah info KB dari petugas KB dan info KB dari media massa. Variabel konfounding dalam penelitian ini adalah info KB dari media massa
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Formulir Ringkasan Masuk Dan Keluar Periode Triwulan IV Tahun 2015 Ajeng Nurliani; Imas Masturoh
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.261 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.204

Abstract

Formulir ringkasan masuk dan keluar merupakan formulir yang diabadikan, sehingga wajib terisi lengkap. Di RSUD Kabupaten Ciamis masih ditemukan formulir ringkasan masuk dan keluar yang masih belum lengkap mencapai 68%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka ketidaklengkapan pengisian formulir ringkasan masuk dan keluar di RSUD Kabupaten Ciamis periode triwulan IV tahun 2015. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif.Cara pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Sampel sebanyak 313 dokumen rekam medis dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan persentase ketidaklengkapan tertinggi review identifikasi pasien, yaitu kasus anak pada item agama sebesar 55,7%. Pada review laporan yang penting persentase ketidaklengkapan tertinggi yaitu kasus kebidanan: pada item lama dirawat, penyebab luar, infeksi nosocomial, penyebab infeksi, imunisasi, radioterapi, transfuse darah, cara keluar dan keadaan keluar sebesar 100%. Persentase ketidaklengkapan tertinggi autentikasi yaitu kasus kebidanan pada item nama dokter sebesar 52,6%. Dan persentase ketidaklengkapan tertinggi pencatatan yang baik yaitu kasus kebidanan pada item diagnosis terbaca sebesar 60,5%. Simpulan bahwa sebagian besar ketidaklengkapan tertinggi yaitu pada kasus kebidanan sebesar 43,6%. Disarankan perlu ditindak lanjut berupa sosialisasi dan adanya ketegasan dari pihak rumah sakit kepada bagian kebidanan agar dokumen rekam medis khususnya formulir ringkasan masuk dan keluar menjadi lengkap.
Analisis Implementasi Basic Index PPK BLUD Pada Insentif Perawat di RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur Diah Nurlita; Dumilah Ayuningtyas
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.645 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.205

Abstract

RSUD Pasar Rebo sebagai BLUD, masih menerapkan remunerasi pada tahun 1992, ini mengindikasikan ketidaksesuaian antara status BLUD dengan remunerasi yang diterapkan. Salah satu profesi yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan berperan cukup besar dalam menjaga mutu dan reputasi Rumah Sakit adalah perawat. Maka manajemen Rumah Sakit perlu memperhatikan kesejahteraan perawat khususnya dalam bentuk insentif. Pemerintah mengeluarkan Permendagri No. 6 Tahun 2007 yang dapat dijadikan acuan RSUD Pasar rebo dalam menyempurnakan penetuan insentif untuk perawat, dimana salah satu indikator penentuan insentif adalah dengan memperhatikan Basic Index. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penentuan insentif untuk perawat ynag berlaku di RSUD Pasar Rebo, serta menganalisis implementasi insentif perawat berdasarkan Permendagri No. 61 Tahun 2007 di RSUD Pasar Rebo. Penelitian operasional dengan pendekatan kualitatif ini menggunakan teknik Wawancara Mendalam. Informan penelitian adalah beberapa pejabat pengelola terkait serta Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Pasar Rebo, pejabat pengelola dan Direksi PT Rumah sakit Pasar Rebo sebagai Informan Triangulasi. Hasil penelitian ini menggambarkan insentif perawat yang berlaku di RSUD Pasar Rebo dinilai dari Variabel Tetap dan Tidak Tetap. Pola penentuan insentif yang berlaku di RSUD Pasar Rebo sudah ada unsur Basic Index. Saran penelitian ini adalah penetuan insentif di RSUD Pasar Rebo didasarkan pada prestasi kerja perawat, RSUD Pasar Rebo dapat mengacu pada Permendagri No. 6 Tahun 2007. Basic Index sudah ada dalam sistem remunerasi RSUDPasar Rebo, untuk selanjutnya dapat memasukkan indikator lainnya seperti Risiko Kerja, Tingkat Kegawatdaruratan dan pengoptimalan indikator Capaian Kinerja dalam menentukan insentif peraat di RSUD Pasar Rebo, serta peningkatan komitmen bersama dari unsur pimpinan dan Pejabat Pelaksana di RSUD Pasar Rebo.
Kajian Penggunaan Antibiotik Pada Penyakit Demam Tifoid di Ruang Rawat Inap Anak RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya 2015 Nuri Handayani
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.577 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.206

Abstract

Typhoid fever is one of the emerging infectious diseases in the globalization era, which is caused by health problems and bad sanitation. The treatment of typhoid fever needs antibiotics. There are some problems with the usage of antibiotics, which is causing the emergence of resistants. The pattern of antibiotic usage is needed to minimize resistant occurrence in the treatment of typhoid fever. The purpose of this study is to describe the pattern of antibiotic usage in pediatric patients with typhoid fever in the children ward of RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya in 2015. This study uses descriptive and retrospective method. Data is taken from patient’s medical record, and analyzed with descriptive statistic. The results showed the most widely used antibiotics for therapy of typhoid fever in children in RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya is ceftriaxone (55.54%). The use of a combination of antibiotics is 8.62%. Change of antibiotic therapy based on length of therapy is not compatible (12.07%).
Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Perawat dalam Merawat Bayi di NICU Melalui Latihan Asuhan Perkembangan Ayuda Nia Agustina; Yeni Rustina; Ice Yulia
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.789 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v5i18.207

Abstract

Care development appliation by nurses is essential to minimize pain and stress, however not al nurses have yet to understand about care development. This study identifies the influence of providing developmental education through videos and pocket books. Study layout applied pre-test post-test equivalent group quasi experiment involving 34 NICU nurses divided into 2 groups (control and intervention) chosen from total sampling method. D ata analysis applied SPSS software with dependant test t-test. Study result showed there was a significant knowledge and skill difference between te control and intervention groups (p=0,000), and not found the relation between nurses’ characteristics (age, education, lenth of employment,training history) with knowlede and skill (p>0,05). Education on care development is essential for nurses and for care development application to be optimized.
Gambaran Kelengkapan Pengisian Kuesioner Autopsi Verbal Kematian Ibu Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Ciamis Maulani Agustina; Imas Masturoh
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.658 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v5i18.209

Abstract

A verbal autopsy is a search for a series of events, circumstances, symptoms, and signs of disease that lead to death through interviews with family or other parties who know the sick condition of the deceased. In the implementation of verbal autopsy there are problems regarding the completeness of filling out the verbal autopsy questionnaire, making it difficult for doctors to determine the cause of maternal death. The purpose of this study was to find out the complete picture of filling in a verbal autopsy questionnaire for maternal deaths at the Ciamis District Health Office. The type of research used was quantitative descriptive with populations and samples using a total sampling of 15 maternal death forms. Data collection methods used are observation and interviews. The results showed that the largest completeness was 60% for filling direct causes. The largest completeness was 73.3% in antenatal care items, items aged <20 years old were found 6.7% complete, age 20-35 years 60% complete. The item number of children ≤3 mostly 53.3% complete, items number of children> 3 obtained 26.7% complete. Item pregnancy distance ≥2 years is 40% complete. Items are late looking for help 33% complete. Late referenced items are 60% complete. And items that are late in making decisions are 40% complete. This incompleteness is caused by the lack and difficulty of obtaining information from families, private hospitals and midwives, midwives sometimes are lazy to fill and inaccurate, and the unavailability of Standard Operating Procedures for the AV questionnaire.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas dalam Melaksanakan Program PHBS di Sekolah Dasar Andi Suhenda
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.149 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v5i18.210

Abstract

Penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (6-10 tahun), ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Departemen Kesehatan telah menetapkan indikator pencapaian 17 sasaran Grand Strategy yang akan menjadi dasar bagi pemerintah kabupaten/kota untuk melaksanakan program PHBS di masa yang akan datang. Motivasi dipengaruhi oleh faktor gaji, mutu supervisi, bonus, piagam penghargaan, tanggung jawab, status, pekerjaan dan tugas. Faktor internal dan faktor eksternal dapat mempengaruhi motivasi seseorang, sehingga dapat mengubah perilaku individu atau petugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi petugas promosi kesehatan di puskesmas dalam melaksanakan program PBHS dan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi. Metode penelitian menggunakan rancangan cross sectional dengan mixed methods explanatory. Subjek penelitian petugas promosi kesehatan di 37 puskesmas (total sampel). Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara mendalam. Analisis data kuantitatif dengan chi-square dan kualitatif melalui tahapan transkrip, kategori, interpretasi dan menyajikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umur berhubungan dengan motivasi (p = 0,003); tingkat pendidikan berhubungan dengan motivasi (p = 0,031); lama kerja berhubungan dengan motivasi (p = 0,007); beban kerja berhubungan dengan motivasi (p = 0,028); pengetahuan berhubungan dengan motivasi (p = 0,033); rewards berhubungan dengan motivasi (p = 0,045), ketertarikan terhadap pekerjaan berhubungan dengan motivasi (p = 0,031); dan pemahaman terhadap tupoksi berhubungan dengan motivasi (p = 0,013), sedangkan variabel pembinaan dan pengarahan tidak berhubungan dengan motivasi (p = 0,8). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, rewards, ketertarikan terhadap pekerjaan, pemahaman terhadap tupoksi, umur, tingkat pendidikan, lama kerja dan beban kerja dengan motivasi.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Antara Metode Ceramah dan Demonstrasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Cuci Tangan Siswa SDN Sunyaragi Kota Cirebon Andi Suhenda; Omay Rohmana; Aman Budi Santoso
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.002 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v5i18.211

Abstract

Permasalahan perilaku kesehatan anak usia sekolah (6-10 tahun) biasanya berkaitan dengan kebersihan perorangan seperti cuci tangan yang baik dan benar. Hasil Riskesdas 2008 menunjukkan bahwa terdapat provinsi yang indikator cuci tangannya masih dibawah rerata nasional atau 23,2. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan anak usia sekolah dalam cuci tangan adalah memberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ”Quasi experimental one group pre and post test design” dengan intervensi pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Jumlah sampel sebanyak 44 siswa. 22 siswa untuk metode ceramah dan metode demonstrasi adalah 22 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah Quota sampling. Teknik statistik untuk data ordinal dapat digunakan teknik statistik Wilcoxon Signed Rank dan Uji Mann Whitney U Test. Ada peningkatan pengetahuan tentang cuci tangan secara bermakna (p value < 0,05) setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah sebanyak 13 responden (rerata peningkatan sebesar 7,92) dan ada peningkatan pengetahuan tentang cuci tangan secara tidak bermakna (p value > 0,05) setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi sebanyak 9 responden (rerata peningkatan sebesar 8,44). Antara metode ceramah dengan metode demonstrasi secara statistik tidak bermakna (p value > 0,05), Artinya antara metode ceramah (rerata peningkatan 23,35) dan metode demonstrasi (rerata peningkatan 17,65) sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang cuci tangan. Ada peningkatan pengetahuan cuci tangan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi pada anak sekolah dasar. Metode ceramah dan demonstrasi sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan cuci tangan pada anak sekolah dasar.

Page 10 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 43 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 42 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 41 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 40 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 39 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 38 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesa Vol 10 No 37 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 36 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 35 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 32 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 31 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 30 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 25 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 24 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 23 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 22 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 21 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 20 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 19 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 16 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 15 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 14 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 13 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 11 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 10 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 9 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 8 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 7 (2015): Journal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 6 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 5 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 4 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 3 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 2 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia More Issue