cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUUDIDAYA IKAN HIAS KOKI (Carrasiuss auratus) DI DESA CIMUNING KECAMATAN MUSTIKA JAYA KOTA BEKASI Muhammad Taufik Barkah; Abubakar Abubakar; Luthfi Nur’azkiya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.6986

Abstract

 Kota Bekasi salah satu daerah yang menghasilkan budidaya perikanan air tawar di Provinsi Jawa Barat. Salah satunya di Desa Cimuning  Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi, potensi lahan perikanan budidaya secara nasional diperkirakan sebesar 17,92 juta ha yang terdiri potensi budidaya air tawar 2,83 juta ha, budidaya air payau 2,96 juta ha dan budidaya laut 12,12 juta ha. Akan tetapi, dalam pengembangan usaha ikan hias koki terdapat permasalahan seperti kurangnya minat dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempengaruhi produksi budidaya ikan hias koki dan terbatasnya akses penjualan para petani karena kurangnya informasi mengenai pemasaran di desa Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan acaman dalam pengembangan Usaha Budidaya Ikan Hias Koki di Desa Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 13 responden. Hasil penelitian analisis QSPM menunjukan bahwa strategi yag menjadi proritas utama adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi untuk memenuhi pasar dengan skor sebesar 9.12 dan strategi yang memiliki skor terkecil adalah menaggulangi ancaman hama dan penyakit dengan input produksi yang dapat dihasilkan sendiri dengan nilai 4.74.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI BUAH DAN SAYUR DI E-COMMERCE SAYURBOX SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kanisius Karo; Teguh Soedarto; Sri Widayanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7545

Abstract

Buah dan sayur merupakan komoditas hortikultura unggulan di masa pandemi Covid-19 karena kandungan zat gizi mikro, vitamin, mineral dan serat pangan yang penting untuk menunjang kesehatan dan daya tahan tubuh. Aktivitas pembelian secara online melalui e-commerce marak dilakukan oleh konsumen di masa pandemi Covid-19 untuk mengurangi mobilitas ke luar rumah. Kualitas produk dan harga merupakan dua faktor yang dapat mempengaruhi minat konsumen untuk membeli buah dan sayur secara online melalui e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap minat beli buah dan sayur di e-commerce Sayurbox Surabaya pada masa pandemi Covid-19. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Sampel berjumlah 40 orang responden yang ditentukan melalui teknik nonprobability sampling berupa purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat beli. Sedangkan harga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA CASCARA DI CV. KOPI CITARASA PERSADA Edwin Realdi Bagaskara; Sudiyarto Sudiyarto; Sri Tjondro Winarno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7421

Abstract

Produk cascara di CV. Kopi Citarasa Persada sulit berkembang karena belum banyak dikenal masyarakat dan inovasi dari produk ini masih minim terutama dalam pengemasan yang hanya menggunaka plastik pouch, sehingga tampilannya kurang menarik konsumen. Tujuan riset ini untuk memformulasikan alternatif strategi pengembangan usaha cascara di CV. Kopi Citarasa Persada yang unggul dan tepat dengan menggunakan metode analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Lokasi riset ditentukan dengan sengaja di CV. Kopi Citarasa Persada. Metode riset menggunakan analisis matriks IFE, matriks EFE, dan analisis SWOT. Hasil riset memperlihatkan analisis data pada analisis matriks IFE didapatkan skor untuk faktor kekuatan sebesar 1,80 dan skor faktor kelemahan sebesar 1,71. Sedangkan pada analisis matriks EFE didapatkan skor untuk faktor peluang sebesar 1,54, dan skor faktor ancaman sebesar 2,09. Hasil analisis matriks SWOT menempatkan usaha cascara di CV. Kopi Citarasa Persada berada pada kuadran II dan strategi yang harus diterapkan adalah mengoptimalkan kapasitas produksi untuk membuat produk yang lebih inovatif, mempertahankan bahan baku yang berkualitas untuk menjaga kualitas produk cascara, dan menggunakan marketplace untuk memperluas pasar.
KOMERSIALISASI USAHATANI CABE JAWA (Piper retrofractum) DI MADURA Fuad Hasan; Ihsannudin Ihsannudin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat komersialisasi usahatani cabe jawa dan faktor yang mempengaruhi tingkat komersialisasinya. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner terstruktur terhadap 96 sample petani. Data dianalisis menggunakan indikator komersialiasi dan regresi linier berganda. Idikator komersialisasi meliputi Crop Commercialisation Index (CCI), Household Commercialisation Index (HCI), dan Crop Input Market Participation Share (CIMPS). Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat komersialisasi berdasarkan nilai CCI = 100% (komersialisasi tinggi); HCI = 35% (sedang); dan 0,62 (sedang). Hasil regresi menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi HCI adalah jenis pekerjaan utama dan jumlah pohon. Faktor yang mempengaruhi CIMPS adalah pengalaman dan jumlah pohon.
ANALISIS NILAI TAMBAH HOME INDUSTRY BAWANG GORENG “MIJI-MIJI FOOD” KABUPATEN GRESIK Sinta Arifiana Kusumawati; Teguh Soedarto; Indra Tjahaja Amir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah untuk meninjau penambahan nilai (added value) dari aktivitas pengolahan bawang merah menjadi bawang merah goreng. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengolahan bawang merah di Miji Miji Food mampu memberikan nilai tambah. Hal ini dapat dilihat bahwa mampu memberikan nilai tambah sebesar 75% dengan diperoleh rasio nilai tambah pada pengolahan bawang merah > 50%. Dengan demikian, maka hipotesis yang menyatakan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan bawang merah menjadi bawang goreng di daerah penelitian adalah tinggi.
ANALISIS PERUBAHAN POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI KEL.BARU, KOTA JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA Achmad Dzaky Arrosyid; Pandi Pardian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7533

Abstract

Virus Corona (COVID-19) merupakan virus.yang pertama kali ditemukan di Kota.Wuhan, China pada akhir tahun 2019 dan  hingga 2021 masih tersebar di berbagai negara didunia. Berdasarkan data per 11 Juni 2021 Virus COVID-19 sudah menginfeksi sebanyak 175.576.659 orang. Dengan rincian sebanyak 12.668.506 kasus aktif, 159.120.855.kasus telah sembuh dan 3.787.298 orang meninggal dunia. Akan tetapi di Indonesia secara kumulatif per 12 Juni 2021 sudah mencapai 1.901.490 kasus dengan rincian 1.740.436 dinyatakan sembuh, 108.324 kasus aktif dan 52.730 orang meninggal dunia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei.  Kasus covid sendiri telah merubah pola konsumsi rumah tangga karena adanya berbagai pembatasan kegiatan dan guna meningkatkan imunitas tubuh. Penelitian menarik dilakukan pada masyarakat Rumah Tangga (RT) tepatnya RT 001 dan RT 008 pada RW 001 di Kelurahan Baru, Kota Jakarta Timur sebagai salah satu zona merah pandemi COVID-19. Metode analisis yaitu metode tabulasi silang (Crosstab). Rata-rata konsumsi atau pengeluaran pangan pada rumah tangga dalam satu bulan ketika sebelum dan saat COVID-19 sebesar Rp2.371.528 dan saat COVID-19 sebesar Rp2.581.879. Sedangkan rata-rata konsumsi atau pengeluaran non pangan pada  rumah tangga dalam satu bulan sebelum dan saat COVID-19 yaitu sebesar Rp2.871.161 dan Rp2.554.078. Hasil.analisis Crosstab menunjukkan bahwa adanya hubungan antara perubahan pola konsumsi dengan beberapa variabel karakteristik responden yaitu, pendapatan, pekerjaan, umur, pendidikan dan jumlah anggota keluarga.
KONTRIBUSI USAHATANI JAMUR MERANG (Volvariella volvacea) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG Resty Nurfrida; Abubakar Abubakar; Luthfi Nur’azkiya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7287

Abstract

Mushroom is one of the horticultural crops that have high business potential in Cilamaya Kulon District, Karawang Regency due to high market demand. The purpose of the research are to determine the income of mushroom farming, household income of farmers, the contribution of mushroom farming to household incomes of farmers, the level of main and secondary income of mushroom farmers. The research method used is descriptive quantitative method. This research uses primary data and secondary data. Primary data collection by interview technique using a questionnaire. The research was carried out from November to December 2021 by simple random sampling of 30 respondents of mushroom farmers in Cilamaya Kulon District, Karawang Regency. The analysis technique used are farm income analysis and descriptive percentage. The results showed that the average income of mushroom farming in one month was Rp2.180.770 and Rp4.959.063 for the average household income of farmers. The contribution of mushroom farming is 44,02% including the moderate level of contribution to the household income of farmers. The main and secondary income levels are 44,02% and 55,98% including the moderate level of contribution to the household income of farmers in Cilamaya Kulon District, Karawang Regency.
ANALISIS VOLATILITAS SAHAM PERUSAHAAN PERTANIAN DAN NON PERTANIAN Nurul Risti Mutiarasari; Enok Sumarsih; Octaviana Helbawanti; Trescha Ramadhan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat volatilitas saham serta risiko dan tingkat keuntungan investasi dari perusahaan pertanian dan non pertanian. Data yang digunakan dalam data sekunder terdiri dari harga saham perusahaan yang mengacu harga bursa efek Indonesia. Data berbentuk time-series setiap bulan pada tahun 2007 sampai tahun 2020. Metode yang digunakan untuk mengukur volatilitas harga saham adalah metode ARCH/GARCH. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat volatilitas dari perusahaan pertanian adalah rendah dan tingkat volatilitas dari perusahaan non pertanian adalah tinggi.  Model ARCH / GARCH terbaik untuk perusahaan pertanian adalah (1.0) dengan nilai volatilitas  (0.760330)  dan untuk perusahaan non pertanian adalah (2.1) dengan nilai volatilitas (1.008474). Hal ini menunjukan bahwa volatiltas perusahaan pertanian dipengaruhi oleh peningkatan dan fluktuasi pada satu periode sebelumnya dan untuk perusahaan non pertanian dipengaruhi oleh data dari dua periode sebelumnya dan nilai residu pada satu periode sebelumnya. Pada tingkat risiko dan keuntungan hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pertanian memiliki nilai volatilitas rendah, sedangkan pada perusahaan non pertanian memiliki nilai volatilitas yang tinggi.
ADOPSI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO PADA USAHATANI PADI DI PULAU BAWEAN Waqiatul Mukarromah; Slamet Widodo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7547

Abstract

Peningkatan produktivitas padi dapat melalui berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengenalkan teknologi sistem tanam jajar legowo. Jajar legowo merupakan sistem tanam padi yang dikembangkan dengan mengubah jarak tanam yang terbukti dibandingkan dengan sistem tanam tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi tanam jajar legowo terhadap petani padi di Pulau Bawean dan mengetahui faktor- faktor mempengaruhi adopsi sistem jajar legowo terhadap petani padi di Pulau Bawean. Penelitian ini dilakukan di Desa Bululanjang, Desa Balik terus di Kecamatan Sangkapura serta Desa Kelompanggubug, Desa Sukaoneng di Kecamatan Tambak dengan pertimbangan keempat desa tersebut mempunyai produksi padi tertinggi di Pulau Bawean. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 60 petani. Analisis yang digunakan untuk pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat adopsi petani berada pada tingkatan tinggi dengan persentase sebesar 71,67% yang menunjukkan petani padi  dapat mengadopsi sistem jajar legowo dengan baik. Adapun faktor yang berpengaruh terhadap tingkat adopsi petani padi di Pulau Bawean yaitu luas lahan dan partisipasi dalam kegiatan penyuluhan, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah usia, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani.
ADOPSI INOVASI INTERNET PADA PEMASARAN PADI DI DESA IKER-IKER KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK Hilda Bagas Noveri; Mubarokah Mubarokah; Nuriah Yuliati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7446

Abstract

Penggunaan teknologi internet dalam sektor pertanian dapat memberikan alternatif pilihan bagi para petani khususnya pada sektor pemasaran, petani dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen serta kemudahan dalam mencari informasi tentang pasar yang mereka butuhkan untuk mendukung keberlanjutan pertanian komersial dan berkontribusi pada pencapaian ketahanan pangan yang tinggi. Namun pada kenyataanya tingkat peggunaan internet oleh petani masih sangat rendah menurut BPS jumlah petani Kabupaten Gresik yang telah menggunakan internet kurang dari 15%. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan persepsi petani padi Desa Iker-Iker terhadap penggunaan internet sebagai sarana pemasaran produksinya (2) Menganalisis tingkat adopsi inovasi dalam penggunaan internet pada proses pemasaran hasil produksi padi di Desa Iker-Iker. Penelitian ini melibatkan 58 sample dari keseluruhan populasi petani data di analisis dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan alat ukur skala likert untuk melihat persepsi petani terhadap internet sebagai saluran pemasaran padi dengan menggunakan beberpa indikator dan melihat tingkat adopsi yang dilakukan oleh petani padi Desa Iker-Iker Geger dengan metode tingkat adopsi teknologi dengan beberapa jenis aplikasi yang telah di berikan. Penilaian terhadap fungsi internet sebagai saluran pemasaran mayoritas mendapatkan kategori yang kurang baik dimana mayoritas petani masih belum menggunakan internet sebagai saluran pemasaran melainkan hanya sebagai media hiburan, untuk tingkat adopsi sendiri hanya 10 orang petani atau 17,3% saja yang menggunakan Internet sedangkan yang tidak menggunakan internet sebagai saluran pemasaran sebanyak 48 orang atau sekitar 82,7% dari jumlah sampel, untuk jumlah aplikasi yang paling banyak di adopsi adalah Whatsapp namun sebagai media komunikasi dengan keluarga.

Page 48 of 107 | Total Record : 1061