cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KACANG TANAH Erika Wulandari; Sudrajat Sudrajat; Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9178

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh petani kacang tanah sering berfluktuasinya harga sehingga petani pada umumnya mengalami kerugian. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran kacang tanah mulai dari petani sampai ke konsumen, marjin, biaya dan keuntungan pemasaran kacang tanah di Desa Selasari Kecamatan Parigi, dan bagian harga yang diterima petani dari harga yang dibayar konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sedangkan metode penelitian menggunakan studi kasus, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 4 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada dua tipe saluran pemasaran kacang tanah yang ada di Kelompok Tani Saung Ceblok Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran yaitu: Saluran pemasaran I terdiri dari petani-pedagang pengecer-konsumen. Sedangkan saluran pemasaran II yaitu: petani-pedagang pengepul-pedagang besar-pedagang pengecer-konsumen. Pada saluran I marjin pemasarannya yaitu sebesar Rp.15.000, saluran II di pedagang pengepul yaitu Rp.1000, di pedagang besar Rp.2.000, dan di pedagang pengecer Rp.28.000.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN AYAM ORGANIK PRODUKSI USAHA DAGANG RAHAYU AK DI KOTA PEKANBARU Jum'atri Yusri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9073

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence consumer demand for organic chicken. This study uses a survey method. The research population is organic chicken consumers UD.Rahayu AK in Pekanbaru City. Research respondents are samples taken by purposive sampling at all outlets selling organic chicken UD. Rahayu AK. Data analysis used multiple linear regression. The results showed that consumers of organic chicken were concentrated at the age of 36-55 years with the average age of consumers being 44 years, the majority were female, the husband and wife's last education level was undergraduate (S1), the husband's occupation was mostly private employees and for wife is a businessman/entrepreneur, has an average household income of Rp 9,057,806/month and has a family of 3-4 people. The factors that are thought to influence the demand for organic chicken in Pekanbaru City are the price of organic chicken, the price of broiler chickens, household income, number of family members, and the length of education of the wife. Together, the effect is statistically significant with an R2 (adj) value of 0.822. Partially, the variables that have a significant effect are household income, number of family members, and wife's length of education with an elasticity coefficient of < 1, which is 0.251; 0.487; 0.424.
DINAMIKA KELOMPOK DAN PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) DI DESA DANASARI KECAMATAN CISAGA Lica Janwariska; Iwan Setiawan; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8810

Abstract

Program PUAP yang diimplementasikan secara temporer dan instan, membuat kelompok menjadi statis dan partisipasi masyarakat menurun, mengakibatkan masyarakat menjadi ketergantungan terhadap bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kelompok tani, mendeskripsikan tingkat partisipasi petani dalam program PUAP dan menganalisis hubungan dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi petani dalam program. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Desa Danasari Kecamatan Cisaga terhadap 41 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 512 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam indikator tujuan kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (78,05%), struktur kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (85,37%), fungsi dan tugas dengan nilai sedang skor 4-6 sebanyak (56,10%), efektivitas kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (92,68%). Tingkat partisipasi petani dalam program PUAP di Desa Danasari Kecamatan Cisaga dengan partisipasi petani pada tahap perencanaan dengan nilai sedang skor 4-6 sebanyak (56,10%), Tahap pelaksanaan dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (70,73%), tahap pemantauan dan evaluasi dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (65,37%), dan tahap pemanfaatan hasil dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (78,05%). Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi petani pada program PUAP, sehingga menunjukan semakin tinggi dinamika kelompok maka semakin tinggi pula tingkat partisipasi petani.
ANALISIS FINANSIAL KELAPA SAWIT RAKYAT Restu Isrami Astiani; D Yadi Heryadi; Dedi Djuliansah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9459

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani kelapa sawit berdasarkan NPV, Net B/C, IRR dan pada tahun keberapa modal yang diinvestasikan dapat kembali (Pay Back Period). Pada penelitian ini juga dilakukan analisis kepekaan  (sensitivity Analysis) pada usahatani kelapa sawit di Desa Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan mengambil satu orang responden yang merupakan petani yang sudah berhasil dan tokoh pengembangan kelapa sawit di Desa Petalongan Kecamatan Indragiri Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Usahatani kelapa sawit di Desa Petalongan Kecamatan Kerintang Kabupaten Indragiri hilir secara finansial dinyatakan layak untuk dilanjutkan dengan nilai NPV (net present value) yang dihasilkan adalah sebesar  Rp. 208.225.657 , Net B/C 10,08 dan IRR 24,90 persen, 2) Lamanya waktu yang diperlukan untuk mengembalikan investasi adalah 8 tahun 3 bulan, dan 3) Sensitivitas analisis dengan kenaikan harga pupuk sebesar 16 persen dan penurunan harga jual sawit segar sebesar 50 persen masih memberikan keuntungan, dengan demikian usaha perkebunan kelapa sawit rakyat dinyatakan layak secara finansial.
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI OPERASIONAL AGROINDUSTRI IKAN ASIN DI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI Ade Rahmad Rmadhan; Adia Nugraha; Maya Riantini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan strategi operasional agroindustri ikan asin. Lokasi penelitian ditetapkan dikarnakan agroindustri ikan asin di Kecamatan Labuhan Maringgai merupakan pusat sentra ikan asin di Kabupaten Lampung Timur. Jumlah responden sebanyank 23 yang terdiri dari pemilik agroindustri. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja produksi agroindustri keripik pisang dalam aspek kapasitas, kualitas, kecepatan pengiriman dan kecepatan proses sudah baik, sedangkan dalam aspek produktivitas dan fleksibel masih belum maksimal.  Kentungan rata-rata yang diperoleh pada agroindustri ikan asin di Kecamatan Labuhan Maringgai Rp 39.209.934/bulan yang artinya usaha agroindustri ikan asin menguntungkan dan layak umtuk dijalankan. Kekuatan yang paling besar dimiliki oleh agroindustri ikan aisn di Kecamatan Labuhan Maringgai yaitu terletak pada komponen produksi, dimana hal tersebut menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan agroindustri ini berkualitas baik dan sudah memenuhi standar kualitas yang baik. Kelemahan yang paling besar dimiliki agroindustri ikan asin di Kecamatan Labuhan Maringgai ini terletak pada aspek produksi, dimana belum adanya kemasan dan merk khusus untuk kemasan produk ikan asin yang mereka jual di pasar.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI TANAMAN KUBIS Irna Ardiyanti Suwandy; Budi Setia; Rian Kurnia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8522

Abstract

Kubis (Brassica oleracea) biasa dikenal masyarakat dengan sebutan kol merupakan tanaman semusim yang berbentuk perdu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) faktor kekuatan dan kelemahan yang ada didalam pengembangan usahatani tanaman kubis (Brassica oleracea). (2) faktor peluang dan acaman yang ada didalam pengembangan usahatani tanaman kubis (Brassica oleracea). (3) Menentukan formulasi strategi yang tepat dalam upaya pengembangan usahatani tanaman kubis (Brassica oleracea). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sampel diambil secara purposive sampling kepada 17 responden. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Faktor kekuatan yang ada yaitu lahan pengembangan tersedia, pengalaman petani, kemampuan petani dan akses transportasi mudah. Faktor kelemahannya yaitu modal terbatas, kurang informasi pasar, sarana produksi terbatas. (2) Faktor peluang yang ada yaitu kondisi alam potensial, permintaan kubis semakin meningkat. Faktor ancaman yang ada yaitu serangan hama dan penyakit pada tanaman, peran penyuluh belum maksimal, teknologi belum maksimal dan fluktuasi harga. (3) Formulasi strategi yang tepat dari hasil analisis SWOT berdasarkan hasil penelitian berada pada kuadran I strategi yang diutamakan adalah strategi agresif (S-O), yaitu dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk terus melakukan  usaha secara kontinyu  juga dengan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian dalam upaya meningkatkan produktivitas  kubis.
STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pluerotus Ostreatus) (Studi Kasus pada Home Industry Ustadz Jamur Desa Sidamulya Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap) Dewi Yuliana; Dini Rochdiani; Tiktiek Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8882

Abstract

Dalam mengelola usaha jamur tiram putih faktor internal dan eksternal turut memberikan dampak terhadap usaha atau bisnis yang sedang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui faktor kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang. 2) untuk mengetahui strategi apa yang dapat diterapkan pada home industry ustadz jamur(UJ). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan data primer dan sekunder.  Analisis data menggunakan IFE, EFE, Diagram SWOT dan Matriks SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan 1) faktor kekuatan yaitu tenaga kerja ahli dibidangnya, jamur tiram putih dijual dalam keadaan segar, jamur tiram yang diproduksi memiliki kualitas yang baik, jamur tiram cukup terkenal, harga terjangkau. Faktor kelemahan yaitu lokasi kurang strategis, modal terbatas, belum memiliki izin usaha, proses produksi masih tradisional, belum bisa memenuhi target pasar. Faktor peluang yaitu memiliki pelanggan teta, jamur tiram memiliki peminat yang banyak, memiliki peluang pasa yang baik. Faktor ancaman yaitu kondisi cuaca dan iklim yang tidak menentu, kesulitan dalam menemukan bahan baku dan bahan lainnya, persaingan dengan komoditas yang sama. 2) Strategi yang tepat yang dapat diterapkan yaitu Mempertahankan kondisi jamur tiram putih dalam keadaan segar dengan kualitas yang baik pada saat dijual, memanfaatkan peluang pasar yang ada dengan menambah pelanggan tetap untuk menjual jamur tiram
RISIKO PRODUKSI DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN KABUPATEN MAROS SULAWESI SELATAN Azisah Azisah; Arifin Arifin; Mohammad Anwar Sadat; Abdul Asis Pata
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9222

Abstract

Pelaksanaan usahatani padi sawah mengandung banyak risiko yang berakibat pada penurunan produksi yang sebagian tidak dapat dikendalikan. Usaha pertanian merupakan usaha yang selalu ditandai variabilitas hasil atau risiko yang tinggi. Pelaksanaan usahatani yang dilakukan oleh petani harus mempunyai pertimbangan yang tepat dalam berproduksi agar memperoleh pendapatan yang terbaik. Pelaksanaan usahatani yang dilakukan oleh petani harus mempunyai pertimbangan yang tepat dalam berproduksi agar memperoleh pendapatan yang terbaik. Pendapatan yang terbaik atau maksimum dicapai pada saat tingkat produksi optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis (1) menganalisis risiko produksi usahatani padi sawah tadah hujan, (2) menganalisis pendapatan usahatani padi sawah tadah hujan, dan (3) menganalisis kelayakan usahatani padi sawah tadah hujan. Jumlah populasi penelitian 358 orang, sedangkan jumlah sampel petani yang dijadikan responden adalah 50 orang. Untuk mendapatkan jumlah sampel digunakan teknik multi stage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan/observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data ada dua yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah risiko produksi dianalisis dengan menentukan besarnya koefisien variasi. Risiko produksi dapat diukur dari besarnya variance dan standar deviasi. Sedangkan pendapatan dan kelayakan dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan risiko produksi, pendapatan, dan kelayakan usahatani padi sawah tadah hujan Kecamatan Marusu (Desa Bonto Ma’tene) lebih besar daripada Kecamatan Lau (Kelurahan Soreang).
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI SAYUR DENGAN MENGGUNAKAN SCREEN HOUSE DAN TANPA SCREEN HOUSE Salsabila Nandira Nugroho; Tinjung Mary Prihtanti; Djoko Murdono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9150

Abstract

Screen house merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk budidaya tanaman hortikultura dengan tujuan untuk mengurangi adanya serangan hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan produktivitas dan pendapatan, nilai R/C, BEP dan Payback Period antara sayuran yang dibudidayakan menggunakan screen house dan tanpa menggunakan screen house pada komoditas pakcoy, selada merah, selada hijau, dan head lettuce. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 2 perlakuan dan 4 ulangan. Secara agornomi data analisis menggunakan sidik ragam Rancangan Petak Terbagi (RPT), dilanjutkan menggunakan sidik ragam Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada taraf 1% dan 5% dan Uji BNT. Secara ekonomis, data dianalisis menggunakan rumus perhitungan kelayakan usahatani dengan menggunakan tingkat harga jual yang berlaku di pengepul. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Budidaya dengan menggunakan screen house tidak berpengaruh nyata terhadap tanaman pakcoy dan berpengaruh nyata pada tanaman selada hijau, selada merah dan head lettuce. 2) Produktivitas yang dibudidayakan menggunakan screen house menghasilkan nilai yang lebih tinggi 20,53% dari budidaya tanpa menggunakan screen house. 3) Pendapatan usahatani sayuran dengan teknik budidaya menggunakan screen house menghasilkan nilai yang lebih tinggi 60,2%. 4) R/C menunjukkan komoditas yang layak dibudidayakan menggunakan screen house adalah selada merah dengn nilai R/C sebesar  2,30 dan nilai R/C head lettuce sebesar 1,50. 5) Nilai Payback Period (PP) usahatani menggunakan screen house untuk budidaya 4 jenis sayuran adalah 1 tahun 2 bulan dan nilai Payback Period (PP) usahatani menggunakan screen house untuk budidaya 4 jenis sayuran adalah 1 bulan
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI KUE SEMPRONG Risma Dwijayanti; Trisna Insan Noor; Tiktiek Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8837

Abstract

Studi Kelayakan usaha diperlukan untuk melihat sebuah gambaran mengenai layak atau tidak layak suatu usaha. Dalam menjalankan usaha Kue Semprong, kebanyakan pengusaha belum melakukan pencatatan khusus keuangan untuk usahanya,sehingga tidak diketahui berapa biaya pengeluaran dan pendapatan pada usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri kue semprong”Adin Jaya Rasa” di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. 2) Besarnya R/C agroindustri kue semprong “Adin Jaya Rasa” di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sampel penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa usaha tersebut merupakan satu-satunya agroindustri kue semprong yang memiliki keunikan pada bentuk dan rasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Biaya total agroindustri kue semprong “Adin Jaya Rasa” dalam satu kali proses produksi adalah Rp 2.509.525,53, penerimaan Rp 4.200.000, dan pendapatan Rp 1.690.474,47. 2) Besarnya R/C agroindustri kue semprong “Adin Jaya Rasa” adalah 1,67   artinya setiap biaya yang dikeluarkan 1 rupiah menghasilkan penerimaan 1,67 dan usaha kue semprong :Adin Jaya Rasa” di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan.

Page 57 of 107 | Total Record : 1061