cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Syahrul Arief; Isa Nagib Edrus
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 16, No 3 (2010): (September 2010)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3640.245 KB) | DOI: 10.15578/jppi.16.3.2010.235-250

Abstract

Pulau terpencil di wilayah Maluku Barat Daya telah mendapat perhatian pemerintah dalam kaitannya dengan pengumpulan informasi sumber daya pesisir. Penelitian ini dilakukan pada Pulau Leti, Moa, Lakor, Metimialam, dan Metimiarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi struktur komunitas ikan karang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dan informasi adalah sensus visual dalam transek sabuk seluas 250 m2. Hasil penelitian pada 21 lokasi pencuplikan data menunjukan bahwa sedikitnya terdapat 309 jenis ikan karang dari 45 suku. Indeks kekayaan jenis berkisar pada nilai 8-18. Indeks keanekaragam komunitas ikan karang berkisar pada nilai tiga. Indeks dominansi di bawah 0,10. Kepadatan ikan per meter persegi di bawah 10 individu dan ini tergolong rendah pada sebagian besar lokasi transek. Kelompok ikan mayor mendominansi komunitas ikan karang. Remote islands in South East Maluku get a government concern in terms of gathering coastal resource information. This study was caried out in the adjacent waters of Leti, Moa, Lakor, Metimialam, and metimiarang Islands. This study objectives were to obtain data and information about community structure of coral fishes. Methods used for those were census visual in belt transect with 250 m2 in area. For the 21 data gathering sites, the results showed that at least there were 309 spesies derived from 45 families identified for reef fish. Richness index of fish spesies ranged from 8-18. Diversity indices of the community were around of 3 level. Dominant indices below 0.10. Fish density per square meter was less than ten individuals and those are rare for majority of the transect areas.Mayor-fish group dominated the communities.
INVENTARISASI JENIS DAN STRUKTUR EKOLOGI ZOOPLANKTON DI SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR, SUMATERA SELATAN Eko Prianto; Husnah Husnah; Siti Nurul Aida
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 14, No 3 (2008): (September 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.729 KB) | DOI: 10.15578/jppi.14.3.2008.263-271

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di Sungai Musi bagian hilir telah dilakukan pada bulan Mei, September, dan Januari 2007. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei pada 9 lokasi. Pemilihan lokasi pengambilan contoh dengan menggunakan purposive sampling didasarkan pada mikrohabitat. Contoh zooplankton diambil dengan menggunakan ember 10 l dan total volume yang disaring dengan plankton net 150 l. Parameter yang diukur meliputi kelimpahan, komposisi jenis, keragaman, keseragaman, dan indeks dominasi zooplankton. Hasil analisis jumlah spesies zooplankton yang tertinggi dijumpai pada bulan September dan terendah pada bulan Mei. Indeks keragaman dan kelimpahan zooplankton pada Mei 2006 dan Januari 2007 berkisar antara 0 sampai dengan 2,2 dan 0,8 sampai dengan 21x103 ind.m-3. Indeks keseragaman bervariasi. Nilai yang tertinggi diperoleh pada bulan Januari (0,8 sampai dengan 1), sedangkan bulan Mei dan September 2006. Pada September dan Mei lebih bervariasi dengan kisaran nilai masing-masing 0,6 sampai dengan 1 dan 0,6 sampai dengan 0,9. Selanjutnya untuk dominasi jenis, terdapat 2 stasiun yaitu Sebokor (bulan Mei) dan Selat Cemara (bulan September), yang didominasi 1 jenis zooplankton. Research with aiming to know the community structure of zooplankton at the down stream of Musi Rivers was conducted in May and September 2006, and January 2007. The work was done with field survey method at nine sampling sites, that were set up by using purposive sampling method based on the difference an microhabitat. Samples for zooplankton were collected by using 10 l bucket to sample a total of 150 l of water, and the total volume of wals filtered by using plankton net. Parameters measured include the abundance, spesies composition, diversity, similarity, and dominance index of zooplankton. Results show that the highest number of zooplankton species was found in September while the lowest one was recorded in May. The diversity index and abundance zooplankton in May 2006 and January 2007 were between 0 until 2.2, and 0.8 until 21x103 ind.m-3, respectively. The similarity index varied. The highest value was recorded in january (0.8 until 1) while in may and september 2006 were 0.6 until 1 and 0.6 until 0.9, respectively. Zooplankton was dominanted sebokor and cemara sampling sites.
PENGARUH KADAR PROTEIN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN KERAPU LUMPUR, Epinephelus coioides Ketut Suwirya; Muhammad Marzuqi; Nyoman Adiasmara Giri; Kaspriyo Kaspriyo; Agus Prijono
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.038 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.1.2005.39-43

Abstract

Percobaan ini dilaksanakan untuk mengetahui kebutuhan protein pakan terhadap pertumbuhan benih kerapu lumpur, Epinephelus coiordes. Ikan percobaan diperihara pada kepadatan 10 ekor dalam bak ukuran 100 L dengan sistem air mengalir serama 9 minggu.
ANALISIS SITUASI PENGELUARAN DAN KONSUMSI RUMAH TANGGA TERHADAP KOMODITAS IKAN DI INDONESIA Siti Hajar Suryawati; Subhechanis Saptanto; Sonny Koeshendrajana
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3801.809 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.9.2005.63-72

Abstract

Riset bertujuan untuk mengkaji situasi pengeluaran dan konsumsi rumah tangga untuk komoditas ikan di Indonesia telah dilakukan pada tahun 2004. Metoda eksploratif-analitik digunakan dalam kajian tersebut. Analisis deskriptif statistik digunakan untuk eksplorasi data SUSENAS tahun 1996, 1999 dan 2002.
PERTUMBUHAN |KAN GABUS (CHANNA STRTATA BLOCHI. DI DAERAH BANJIRAN TALANG FATIMA DAS SUMATERA SELATAN Safran Makmur
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9786.45 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.6.2004.1-18

Abstract

Untuk mengetahui pertumbuhan ikan gabus (Chana Striata Bloch) di daeran Banjiran Talang Fatima DAS Musi Sumatera Selatan telah dilakukan penelitian dari bulan Juli 2002 sampai Desember 2002.
DISTRIBUSI SPASIO TEMPORAL KELIMPAHAN DAN BIOMASSA FITOPLANKTON DALAM KAITANNYA DENGAN POTENSI PRODUKSI IKAN DI WADUK IR. H. DJUANDA, JAWA BARAT Endi Setiadi Kartamihardja; Adriani Sri Nastiti Krismono
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6675.169 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.7.2003.9-18

Abstract

Fitoplankton sebagai produser primer berperan penting dalam siklus energi di suatu perairan waduk atau danau. Distribusi spasio-temporal kelimpahan dan biomassa fitoplankton menggambarkan karakteristik umum suatu badan air dan dapat digunakan untuk menaksir potensi produksi ikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasio-temporal kelimpahan dan biomassa fitoplankton dalam kaitannya dengan potensi produksi ikan di Waduk lr. H. Djuanda, Jawa Barat
AKTIVITAS PROTEOLITIK EKSTRAK PILORIK KAEKA IKAN TONGKOL (Aurius thazard) Murniyati Murniyat; Endang Sri Heruwati
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1695.025 KB) | DOI: 10.15578/jppi.8.6.2002.71-74

Abstract

Organ isi perut ikan khususnya pilorik kaeka, telah diketahui berpotensi sebagai sumber enzim proteolitik, yang diketahui banyak manfaatnya baik dalam industri pangan maupun non pangan
PENGARUH INOKULASI KAPANG PADA FERMENTASI KATSUOBUSHI CAKALANG (Katsuwonus pelamis) Jamal Basmal; Umi Rahayu; Suyuti Nasran
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7693.041 KB) | DOI: 10.15578/jppi.7.2.2001.60-69

Abstract

Percobaan pembuatan katsuobushl cakalang (Katsuwonus pelamis) denganmenginokulasikan jenis-jenis kapang Eurotium repens, E. chevaliei dan kombinasi kedua kapang ini tefah dilakukan dengan cara menyemprotkan ke permukaan arabushi.
PENGARUH FITOSTEROL DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN YUWANA UDANG PUTIH (Penaeus indicus) Muhammad Marzuqi; Ketut Sugama; Ketut Suwirya; Zafril Imran Azwar
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1781.809 KB) | DOI: 10.15578/jppi.3.4.1997.11-15

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan fitosterol sebagai substitusi kolesterol dalam pakan terhadap pertumbuhan yuwana udang putih, Penoeus indicus. Percobaan dilakukan di laboratorium pakan dengan menggunakan yuwana dari pemijahan induk udang putih asal tambak.
PENGARUH PENGEMASAN VAKUM DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP DAYA AWET IKAN TONGKOL ASAP Fredrik Rieuwpassa; Endang Sri Heruwati
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6475.086 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.1.1995.125-137

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengasepan ikan tongkol (Euthynnus affinis) untuk melihatpengaruh pengemasan (vakum dan non-vakum) dan suhu penyimpanan (suhu kamar dan suhu rendah) terhadap daya awet ikan tongkol asap.

Page 11 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue